NovelToon NovelToon
Hasrat Liar CEO Arogan

Hasrat Liar CEO Arogan

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Crazy Rich/Konglomerat / Nikahmuda
Popularitas:6.2k
Nilai: 5
Nama Author: giyonk17

"jangan om, aku masih perawan, "!! kata seorang gadis yang sudah berada di bawah kungkungan seorang laki laki tampan ,namun terlihat bagitu arogan.
"siapa yang menyuruhmu kesini ,"! sahut laki laki tersebut dengan suara yang terdengar paro, sambil menahan sesuatu yang sudah ingin meledak saat itu juga.
"om, jangan macam-macam atau aku tendang itu ular arab mu ya"!! ancam gadis tersebut yang masih mencoba mempertahan kan dirinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon giyonk17, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 20

Sore telah berubah menjadi malam,cahaya mentari telah tertutup kabut hitam,angin semilir menerpa permohonan,menambah suasana semakin dingin malam itu.

Masih di dalam kamar hotel.

Clara yang duduk di atas ranjang sedang kan Devan yang saat ini duduk di atas sofa .

"Kemarilah". Kata Devan sambil melirik ke arah clara.

"Emoh"! Sahut clara sambil menggelengkan kepalanya cepat.

"Kemari".

"Emmm"!! Kembali Clara menggelengkan kepalanya.

Devan mendengus kesal mendapati penolakan dari istrinya.

Devan berdiri dari duduknya dan menatap tajam ke arah Clara.

"Okey,,okey,,aku kesana"! Sergah Clara yang juga ikut berdiri dari duduknya.

Devan kembali mendudukan bokongnya di atas sofa, dan Clara pun perlahan berjalan mendekat ke arah Devan dan duduk di sampingnya.

Devan memberikan sebuah black card miliknya dan sebuah sertifikat villa mewah sebagai hadiah pernikahan untuk Clara .

"A-apa ini tuan"!? Tanya Clara dengan mata yang sudah membulat sempurna.

"Hadiah pernikahan untuk mu".

"Haaa"!! Mulut Clara mengangak seketika.

"Dan kartu itu ,pakai sesukamu untuk memenuhi kebutuhan pribadi mu".

"Apaa"!! Clara masih di buat bingung,ya benar, yang di katakan Tania jika dia mendadak jadi sultan setelah di nikahi devandra.

"Satu lagi,,jangan memanggilku dengan sebutan tuan,aku suamimu maka panggilan dengan benar". Clara tidak menjawab ,hanya menatap ke arah Devan dengan otak yang sudah bingung ,memikirkan panggilan untuk suami tampanya itu.

Ke eso kan hari.

Devan yang sudah siap dengan baju kantornya,ya laki laki tampan tersebut harus segera menghadiri rapat penting pagi itu

"Aku sudah menyuruh orang untuk menjemputmu,untuk mengantar ke rumah kita,ajak keluargamu ,jika mereka mau mereka bisa menginap di rumah kita untuk beberapa waktu kedepan". Kata Devan sambil merapikan dasinya.

"Yaa, terimakasih tuan, maksud ku ,sa- sayang"!.

Devan melirik sekilas ke arah Clara ,tak lupa dengan ujung bibir nya yang sudah mengembangkan senyum,saat Clara memanggilnya sayang .

"Aku pergi dulu"! Kata Devan lalu melangkah begitu saja keluar dari kamar hotel Meninggalkan Clara yang masih terduduk di atas ranjang.

"Sek, sek, ini semua seperti mimpi,seperti dongeng Cinderella yang sering aku tonton saat kecil dulu,rasanya masih tidak percaya aku sudah menikah ,dan mempunyai segalanya". Gumam Clara sambil mengambil kartu hitam dan sertifikat yang masih teronggok di atas nakas, dipandangnya kedua benda tersebut,kembali helaan nafas dalam keluar dari mulut Clara,.

"Jadi aku sudah tidak bebas lagi ya ,masa mudaku ,ckck belum juga aku merasakan nya ,pacaran misalnya ,kencan ,ini lansung saja punya suami,sunggu tidak romantis sekali hidupmu". Lagi lagi Clara hanya merutuki nasib nya saat ini.

Hingga satu jam berlalu ,Clara akhirnya beranjak dari tempat tidur dan berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan diri.

Pagi menjelang siang,,Clara yang saat ini sudah berada di luar hotel dengan mobil mewah yang sudah menunggunya .

"Bibik,paman ,apa kalian yakin tidak ingin mampir kerumah baru Clara"! Tanya Clara kepada paman dan bibinya,ya hari itu juga paman Santo dan bibik Titin juga memutuskan untuk kembali ke desa ,apalgi Ryo dan Naila harus sekolah.

"Kapan kapan kalau Ryo dan Naila libur sekolah kita main ke kota lagi." Kata bik Titin.

"Ryo , Naila ,janji ya tidak boleh jadi anak yang nakal,". Kata clara kepada kedua keponakan nya itu.

"Iya kak"! Jawab naila dan Ryo bersamaan..

"Clara meraih tas nya dan mengeluarkan beberapa lembar uang seratus ribuan untuk di berikan kepada kedua keponakan nya.

"Mulai sekarang kakak yang akan membiayai sekolah dan uang jajan kalian".

"Cla,tidak perlu seperti itu". Sergah paman Santo yang tidak mau merepotkan keponakan nya lagi.

"Tidak paman,sudah saat nya Clara untuk membalas Budi kepada paman dan bibi".jawab Clara .

"Terimakasih kak"!

Emmmm"! Clara hanya mengangguk sambil memeluk kedua keponakan nya bergantian.

"Pak,antar paman dan bibi ku ke stasiun ya,pastikan mereka naik kereta api dulu sebelum anda tinggal pulang".

"Siap nona"! Jawab seorang laki laki yang di tugaskan Devan  untuk mengantar keluarga Clara .

"Kamu hati hati ya,kalau ada apa apa beri tahu kami". Kata paman dan bik Titin akhirnya.

"Emmmmm"!! Clara pun akhirnya masuk kedalam mobil mewah tersebut yang akan membawanya menuju rumah baru nya dengan sang suami.

1 jam berlalu mobil hitam yang ditumpangi Clara memasuki sebuah mansion mewah ,dimana ada beberapa security yang menjaga mansion tersebut ,halaman yang luas di kelilingi bunga bunga indah yang nampak cantik dan rapi.

"Pak,apa ini".

"Betul nona ,ini mansion milik tuan Devan dan anda".

"Haaaaah"!! Sungguh benar benar Clara di buat syok.

"Silahkan nona"! Kata supir tersebut setelah membukakan pintu untuk nona mudanya.

"Selamat datang nona"! Sapa beberapa pelayan yang sudah berdiri dan berjejer rapi menyambut kedatangan majikan baru mereka.

Ya sejak Devan jatuh cinta kepada seorang Clara azelina ,Devan telah menyiapkan semuanya untuk Clara jika suatu saat dirinya bisa menikahi gadis cantik tersebut,dan benar saja meskipun dengan pemaksaan ,akhirnya clara pun menjadi miliknya saat ini.

"Terimakasih , terimakasih semuanya"! Sahut Clara dengan senyum kikuknya.

"Silahkan nona ,kamar anda dan tuan Devan ada di lantai atas". Jawab salah satu pelayan yang memiliki umur sekitar bik Titin,bisa jadi wanita paruh baya tersebut adalah kepala dari semua pelayan disini.

"Emmmmm"!! Clara mengangguk kan kepalanya singkat dan langsung menaiki anak tangga.

"Silahkan nona". Kata bik Lastri setelah membukakan Sebuh kamar yang berada di hadapannya.

Perlahan Clara masuk dan memandang setiap isi kamar yang sunggu sangat mewah di mata Clara..

"edan jadi suami ku benar benar sultan ya". Gumam Clara dalam hati sambil melangkah pelan menelisik setiap sudut kamar tersebut.

"Maaf nona,baju ganti anda ada disini, tas sepatu semua sudah tersusun rapi". Kata bik Lastri sambil menggeser sebuah lemari yang menempel pada tembok,yaa siapa yang tahu jika disitu ada lemari super besar ,mewah dan bentuknya saja sama seperti dinding.

"Oh,my God"!! Pekik Clara dengan mata yang sudah akan loncat dari tempatnya .

1
Ananda Fibrianti
lnjut min seru bangettt
Ananda Fibrianti
lanjut dong min
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!