NovelToon NovelToon
Cinta Yang Kembali Di Hari Vonis

Cinta Yang Kembali Di Hari Vonis

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Dark Romance / Angst
Popularitas:8.9k
Nilai: 5
Nama Author: linda huang

Rasa putus asa menyelimuti Jessica Zhou saat hakim menjatuhkan vonis hukuman mati atas dirinya karena dituduh membunuh kedua orang tuanya demi warisan.

Bandingnya ditolak. Harapan seakan habis.

Hingga kasus itu sampai ke tangan Hakim Li—Adrian Li—yang dijuluki “Hakim Gila” karena ketegasan dan caranya yang tak biasa dalam mencari kebenaran.

Adrian, yang selama ini hanya fokus pada pekerjaannya, dicintai oleh dua wanita: Jessica Zhou dan Holdie Fu. Holdie berambisi tinggi dan berusaha mendapatkan hati pria dingin itu, sementara Jessica memilih memendam perasaannya setelah cintanya ditolak sepuluh tahun lalu.

Kini, nasib Jessica berada di tangannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon linda huang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20

“Max, bawa Jessica kembali ke penjara, pastikan dia selalu aman,” perintah Adrian.

“Apakah kau tidak ingin bertemu dengannya?” tanya Max dengan sedikit heran. Ia merasa aneh karena biasanya Adrian selalu memastikan sendiri kondisi orang yang sedang ditanganinya.

“Aku masih ada urusan lain,” jawab Adrian singkat sambil beranjak dari tempatnya.

Langkahnya cepat seolah tidak ingin membuang waktu.

Max menatap punggung Adrian yang menjauh dengan dahi berkerut.

“Ada urusan apa, sehingga harus pergi terburu-buru?” gumamnya pelan. Ia lalu menghela napas. “Anehnya kenapa dia sepertinya sangat peduli dengan Jessica Zhou? Kalau hanya karena simpati, tidak mungkin dia begitu cemas.”

Sementara itu Adrian menuju ke gedung forensik tanpa memberi tahu Max.

Ruangan itu dipenuhi aroma bahan kimia dan suara alat-alat laboratorium yang bekerja pelan.

Begitu melihat Adrian masuk, seorang dokter paruh baya segera menyapanya.

“Hakim Li,” sapa dokter itu dengan sopan.

Adrian menghampiri meja kerja dokter tersebut.

“Apakah hasilnya sudah keluar?” tanya Adrian dengan nada serius.

Dokter itu mengangguk, lalu mengambil sebuah map laporan dari meja.

“Hakim Li, anda betul,” katanya sambil menyerahkan laporan itu. “Memang ada seseorang yang berhasil membuka pintu rumah keluarga Zhou, bukan karena dia tahu angkanya. Tapi dia menggunakan tepung untuk mencari angka yang sering ditekan.”

Dokter itu menunjuk beberapa foto dalam laporan tersebut.

“Ini laporannya. Sayang sekali sidik jarinya tidak dapat ditemukan karena pelaku mengenakan sarung tangan.”

Adrian membuka laporan itu dan memperhatikannya dengan teliti.

“Orang ini sepertinya telah lama menyusun rencana ini,” kata Adrian pelan. “Tapi kenapa dia hanya menjebak Jessica, bukan kedua kakaknya?”

Dokter itu menatap Adrian dengan kagum.

“Hakim Li, anda cukup teliti,” katanya. “Saat tim forensik pertama kali ke lokasi kejadian, mereka hanya fokus mencari sidik jari sehingga tidak menemukan adanya sisa tepung yang tertinggal. Benda sekecil itu bisa ditangkap oleh anda.”

Adrian menutup laporan tersebut perlahan.

“Banyak pertanyaan yang belum terungkap. Sehingga aku harus pergi ke lokasi kejadian untuk memastikan tidak ada yang terlewat. Penyelidikan sudah berlangsung cukup lama, tapi masih belum bisa terbukti siapa pelakunya.”

Dokter itu mengangguk pelan.

“Hakim Li, anda sangat teliti dalam setiap kasus,” katanya lagi. “Semua kasus yang melewati meja anda… hampir selalu anda sendiri yang turun tangan. Namun kali ini pelaku benar-benar berhasil mengelabui semua orang. Asalkan terbukti pelakunya bukan Jessica Zhou, maka pelaku sebenarnya pasti sangat gelisah.”

Adrian terdiam sejenak mendengar kata-kata itu.

Tatapannya menjadi lebih dalam, seolah sedang memikirkan sesuatu.

“Dokter Shu,” katanya akhirnya. “Aku butuh bantuan darimu. Aku ingin menjalankan persidangan dengan menjebak. Aku yakin dengan cara ini kita akan tahu siapa dia.”

Dokter itu langsung mengangguk.

“Baik, Hakim Li. Silakan perintah!” jawabnya.

Adrian kemudian mengeluarkan ponselnya dan menghubungi Max.

Beberapa saat kemudian telepon itu diangkat.

“Hallo, Hakim Li!” sahut Max dari seberang telepon.

Adrian berbicara tanpa basa-basi.

“Max, keluarkan surat penahanan. Tahan Jeff Zhou, Catty Zhou dan Nico Zhou segera,” perintah Adrian dengan suara tenang.

Di sisi lain telepon, Max langsung terdiam.

“Apa?” katanya kaget. “Hakim Li… anda ingin menahan mereka semua?”

“Lakukan saja,” jawab Adrian singkat.

"Tapi yang mencurigakan hanya Jeff Zhou," kata Max.

“Setelah menahan mereka langsung hubungi media. Kalau bisa semakin gempar semakin bagus,” perintah Adrian dengan nada tenang.

Di sisi lain, Max langsung terdiam beberapa detik. “Adrian Li, aku tahu kau gila,” katanya akhirnya dengan nada bingung dan tidak percaya. “Tapi ini kesalahan besar. Tanpa bukti dan saksi kau ingin menahan mereka bertiga?”

Adrian tetap menatap keluar jendela. Wajahnya tidak menunjukkan sedikit pun keraguan.

“Max,” katanya pelan namun tegas, “kalau kita teruskan penyelidikan seperti ini, kita hanya membuang waktu. Kau tahu aku tidak punya kesabaran,” lanjut Adrian. “Yang aku inginkan hanya satu—memecahkan kasus ini dan memberi pelajaran pada pelaku sebenarnya.”

Adrian berhenti sejenak sebelum melanjutkan.

“Aku tahu salah satu dari mereka adalah pelaku. Oleh sebab itu kita harus segera bertindak."

Di ujung telepon, Max menghela napas panjang.

“Baik,” jawab Max akhirnya dengan nada pasrah. “Aku akan mengurusnya.”

Telepon pun terputus.

Di ruangan itu, Adrian masih berdiri diam.

"Hakim Li, rencana anda hanya akan membahayakan posisi anda saat ini," ucap Dokter Shu.

"Demi membuat pelakunya mengakui perbuatannya, aku hanya bisa mengunakan karirku sebagai taruhan," kata Adrian.

1
Melinda Cen
lanjut perbyk eps nya lg seru nih💪
Dian Fitriana
benar jg...holdi ad perannya dgn kematian ortua Jesica...up lg
Maria Mariati
jangan jangan kematian orang Jesica ada campur tangan holdi fu
Dian Fitriana
update
Maria Mariati
hehhhhh
Raine
nah sesuai dugaan sebelumnya, kalau jj dalangnya dan cuman pura pura koma
erviana erastus
ya jj itu pura2 koma 🤭🤭🤭
Nadila Fathania Alfi
makin seru 😍😍
Melinda Cen
seruu lanjutkan lg
Nadila Fathania Alfi
min bikin cerita jangan pendek", panjang panjang aja 😄😄
erviana erastus
apakah dalangx JJ pura² koma🤔🤔🤔
Anonymous
Seru2…. Up yg bnyk Thor 💪💪💪
Melinda Cen
lanjut bykkan eps nya
Dian Fitriana
update
Melinda Cen
perbyk dong eps nya kk lg seru nih
Dian Fitriana
update
erviana erastus
selamat hakim chen kamu bakalan habis sama Adrian Li 🤭
Maria Mariati
kapokkk hadapin tuh hakin neraka ,main2 sama nyawa orang,siap2 hadapin hakim neraka
Dian Fitriana
update
erviana erastus
habis hidup mu chen ckckck keluar kadang harimau masuk ke kandang macan 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!