rena seorang gadis cantik yang hidup sebatang kara dikota besar...trauma masa lalu membuat dia tidak mempunyai pasangan meskipun usianya sudah cukup dewasa untuk menikah..waktu liburan kantornya keluar kota sesuatu yang buruk terjadi padanya yang membuat hidupnya jadi berantakan
apakah yang terjadi sama rena..??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
kepo
akhirnya waktu makan siang datang juga..rena langsung mengajak tasya untuk makan siang direstoran kesukaan mereka..karena dia sudah rindu dengan masakannya
sana pesan gih" ucap rena kepada tasya sambil duduk dikursi dekat jendela..tempat duduk favorit mereka berdua karena bisa melihat jalanan yang ramai di ljam makan siang
kebiasaan langsung duduk" ujar tasya langsung pergi memesan makanan untuk mereka berdua
sambil menunggu makanan datang..rena yang udah penasaran dari tadi pagi langsung kepo
jadi kayak mana ceritanya kok bisa sinta dan pak adam dipecat" tanya rena sambil menatap tasya
hmmm...udah ga sabar ya mau bergosip" ledek tasya sambil ketawa dalam hati akhirnya hari ini dia bisa bikin kakaknya yang super dingin dan cuek dengan masalah orang lain tiba tiba kepo
sedikit sih..tapi kalau ga mau ceritain juga ga masalah..ntar kakak tanya sama meri aja" sahut rena lagi dengan santai
meri sama kakak juga sama sama ga tahu sinta dipecat..meri cuti pulang ke kampungnya karena kakak akan menikah.." sahut tasya lebih santai lagi dapat mengalahkan rena
pantesan kakak ga ada lihat meri tadi..rupanya dia cuti" ucap rena lagi
saat rena akan bertanya lagi masalah sinta..tiba tiba pelayan datang membawa makanan yang telah mereka pesan
makan dulu gih" ajak rena yang sudah kelaparan begitu melihat makanan kesukaannya datang
tasya yang mendengar ucapan rena langsung menuruti rena karena dia lebih lapar lagi karena batal sarapan tadi pagi
pelan pelan makannya tasya..ntar kamu tersedak" ucap rena yang melihat tasya makan terburu buru
lapar kak" sahut tasya dengan mulut penuh
rena yang melihat tingkah tasya hanya bisa geleng geleng kepala
makasih ya kak atas traktirannya" ucap tasya menyudahi makannya dengan menyeruput segelas minuman sampe habis
iya..janjinya mana dong" tanya tasya lagi
oh iya hampir lupa" jawab tasya sambil tersenyum dan memegang perutnya yang kekenyangan
tasya juga tidak tahu kenapa dia dipecat kak"ucap tasya memulai percakapan
tapi denger denger dia melakukan sesuatu yang salah saat liburan dipulau bali kemarin..dan yang membuat karyawan lain penasaran..pengacara adam kok sampai dipecat juga.." desah tasya yang merasa kehilangan cowok tampan dikantornya
berhenti dulu deh sedih nya gara gara cowok tampan" ucap rena yang tau tasya lagi mikirin cowok
tapi denger denger gosipnya yang memecat mereka berdua itu adalah ceo nya langsung kak..kan heran apa hubungannya gitu"lanjut tasya lagi yang mulai fokus kembali
ceo kantor kita..??" tanya rena lagi yang tambah bingung dengan ucapan tasya
iya.."sahut tasya penuh semangat
selama aku kerja disini aja..aku belum pernah nengok ceo kantor kita kak..tapi kok bisa bisanya dia tahu sinta dan pak adam..??ucap tasya yang juga kebingungan
rena yang mendengarkan ucapan tasya juga dibuat heran..apa hubungannya masalah dipulau bali dengan ceo kantor mereka
dan ada lagi yang lebih parah..sinta dan pak adam tidak bisa diterima bekerja diperusahaan yang ada dikota ini..makanya sinta sekarang kerja diwarteg dan pak adam pulang kampung"lanjut tasya lagi bercerita bertubi tubi
minum dulu nih" ucap rena yang melihat keringat yang mengalir di dahi tasya
makasih kak" sahut tasya sambil meminumnya sampai habis
kamu tahu dari mana sinta kerja diwarteg dan pak adam pulang kampung" tanya rena lagi yang penasaran dengan cerita tasya
kalau pak adam pulang kampung dari temannya doni yang satu apartemen dengan dia..kan masih bekerja dikantor kita
kalau sinta itu aku jumpa sendiri...dia lagi bantuin pemilik warteg tempat makanan kesukaan aku" jawab tasya panjang lebar
rena yang mendengarkan cerita tasya jadi kasihan terhadap sinta yang bekerja diwarteg..dan dengan adam dia tidak terlalu bersimpati karena adam adalah anak orang kaya dikota kelahirannya
sore harinya ketika rena melangkah kan kakinya berjalan pulang dari kantornya..dia mendengar tasya berteriak memanggil namanya
ada apa?" tanya rena sambil menoleh kearah tasya yang ngos ngosan karena berlari
ini berkas yang kakak suruh aku ambil kemaren itu" ucap tasya sambil menyerah kan sebuah berkas ke tangan rena
oh iya hampir lupa" jawab rena yang baru ingat dengan berkas yang dikirim pak dion kemaren itu
berkas apaan sih kak..??" tanya tasya lagi yang penasaran tidak bisa melihatnya karena disegel
kebiasaan kepo mang susah hilang ya" ucap rena sambil berjalan lagi yang disusul tasya yang ikut berjalan di sampingnya
kepo dikit ga papa lah kak" sahut tasya cuek
loh..!! kok kamu ikut jalan pulang bareng kakak..arah rumah kita kan beda" ucap rena yang heran tasya mengikutinya jalan pulang ke kosannya
hadeehh..jadi pikun deh" sahut tasya sambil memukul kepalanya
itu karena kebiasaan kepo tuh dengan urusan orang" ucap rena sambil tertawa
ya udah lah..aku pulang dulu ya kak"ucap tasya sambil balik arah dan berjalan meninggalkan rena
hati hati" teriak rena yang dianggukin tasya
rena yang melihat sahabat yang sudah dianggap seperti adiknya itu hanya senyum senyum sendiri dan melanjutkan jalan pulang ke kosannya
sesampainya di rumah dia tidak melihat dava dimanapun..baru saja dia akan menelepon nomor dava..dia melihat 2 lembar kertas diatas meja yang berisi pesan
rena melihat kedua lembar kertas itu..yang satu berisi pesan yang ditinggalkannya tadi pagi..yang satu lagi pesan yang ditulis dava bahwa dia ada urusan kerja mendadak dan akan pergi selama 3 hari
*********
dibandung
adam yang sudah kembali kerumahnya selama 2 hari hanya bisa mengurung dirinya dikamar..dia merasakan malu yang teramat sangat atas penghinaan yang terjadi kepadanya selama disurabaya
setelah dia dipecat secara tidak hormat dikantor tempat dia bekerja tanpa tahu alasannya
harga dirinya seakan akan jatuh berkali kali lipat membayangkan bagaimana dia dihina seperti pengemis ketika melamar pekerjaan diperusahaan lain dikota itu
siapakah yang berkuasa dikota itu...?? hingga mampu membuat dia jadi gelandangan..pikiran itu terus berkecamuk dalam benak adam hingga dia mengunci dirinya sendiri didalam kamar..tidak ingin diganggu siapapun
kedua orang tuanya sangat cemas dengan kondisi putra bungsunya itu
apa yang terjadi kepadanya..??" ucap papa adam kepada mamanya
mama juga tidak tau pa..semenjak dia pulang dia terus mengurung dirinya didalam kamar.."sahut mama adam tak kalah khawatir dengan kondisi putranya
tiba tiba kakak adam (adi) masuk ke dalam rumah karena baru pulang dari kantor..dari luar dia mendengarkan perbincangan kedua orang tuanya
biarkan saja dia dulu paa..maa...mungkin adam lagi butuh waktu sendiri " ucap adi kepada kedua orang tuanya
orang tua adam hanya bisa menuruti apa yang dikatakan anak sulungnya..mungkin setelah adam tenang dia akan menceritakan apa yang terjadi kepadanya
malam hari ketika keluarga adam lagi makan malam bersama..adam tiba tiba keluar dan menyapa kedua orang tuanya
duduklah nak.." ucap sang mama kepada putra kesayangannya itu
adam duduk didekat mamanya dan langsung ikut makan bersama dengan keluarganya
selesai makan malam dia duduk kumpul bersama keluarganya
adam boleh papa bertanya" terdengar suara papa adam memulai percakapan
adam sudah tahu apa yang akan papa tanyakan" sahut adam cepat
papa pasti ingin tahu apa yang terjadi sama adam kan..kenapa adam pulang tiba tiba tanpa pemberitahuan" ucap adam lagi yang membuat orang tuanya hanya bisa diam mendengarkan
tapi pa..adam belum bisa menceritakannya sekarang..nanti kalau sudah siap akan adam ceritakan semuanya..maafkan adam bang..mama..papa" lanjut adam sambil berdiri menuju kamarnya dan mengunci pintu
adi sama kedua orang tuanya hanya bisa saling pandang tak mengerti dengan perubahan sikap adam..akhirnya mereka hanya diam membisu tidak tahu harus berkata apa