Roni seorang laki-laki dari sebuah desa pelosok,dia hanya lulusan sekolah dasar,walaupun dia anak satu-satunya tapi orang tuanya tidak mampu melanjutkan sekolah anaknya,karena keadaan ekonomi yang serba kekurangan,Bapaknya Roni bukanlah orang yang gigih dalam bekerja.
Risa adalah teman Roni sjeak kecil mereka berdua saling jatuh cinta,dan cintanya berlanjut sampai dewasa.Demi mendapatkan restu dari Bapaknya Risa,Roni di tuntut harus bisa menjadi orang kaya melebihi kekayaan Bapaknya Risa.
Demi memperjuangkan cintanya,Roni membulatkan tekadnya untuk merantau di kota Jakarta,yang dia ketahui Jakarta adalah kota yang banyak uangnya,banyak orang sukses dan menjadi kaya raya.
Ternyata tidak mudah hidup dikota itu,Roni mengalami banyak rintangan disana,hingga membuat nyawanya hampir melayang di tangan para preman.Beruntung ada seorang kakek yang hidup sebatang kara menolongnya,yang setiap hari kerjanya sebagai pengemis.Roni di rawat sampai sembuh .
Ronipun membalas kebaikan kakek itu,dengan selalu menemaninya saat mengemis.Roni di anggap seperti cucunya sendiri,tidak begitu lama kakek mengemis bersama Roni tibalah ajalnya.
Karena sudah tua tibalah ajalnya,dan ternyata sang kakek tua itu mempunyai simpanan banyak uang hasil dari mengemis selama bertahun-tahun.
Apakah Kakek tua itu akan mewariskan simpanan uangnya pada Roni?.
Apakah Roni bisa kaya melebihi Bapaknya Risa dalam satu tahun?
Simak kelanjutannya....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon munasih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 20 Di bantai
(Johan)
(Bimo)
***
Temannya Roni langsung melapor pada bos Johan, dia menceritakan yang dia lihat di pasar tadi kalau ternyata Roni telah berhianat pada bos Johan. Johan langsung murka.
"berani sekali dia,dia mau merendahkan harga diri preman, cepat cari dia bawa kesini," teriak Johan.
Anak buah Johan langsung mencari Roni dan berpencar, mereka takut Roni akan melarikan diri. Ternyata Roni tidak mempunyai niat untuk melarikan diri, dia tetap kembali ke markas dengan santainya seperti dia tidak melakukan kesalahan sama sekali.
"itu dia Roni!!!,"
Mereka sudah menemukan Roni yang sedang menuju markas, mereka mengikutinya dari belakang, takut kalau Roni akan melarikan diri.
Roni biasa saja memasuki markas, dia merasa tidak ada masalah apa-apa. Bos johan melihat kedatangan Roni yang biasa saja tanpa rasa takut dan bersalah.
Bos Johan menyambutnya dengan teriakan memanggil namanya dengan garangnya, Roni pun tidak mengerti maksudnya, kenapa bos johan memanggilnya seperti itu.
"Roni, kamu dari mana saja, apa yang baru saja kamu lakukan," tanya bos johan dengan kemarahannya.
"Saya tidak melakukan apa-apa?" kata Roni menjawab dengan santainya.
"Oh jadi kamu tidak tau kesalahanmu," bentak johan lagi, sembari menampar wajah Roni,Roni merasa kesakitan.
"Ada apa bos tiba-tiba menghajar saya, saya tidak salah apa-apa?,kata Roni.
"Kamu sudah berani menolong dan membela si penjual itu," bos johan murka lagi sambil memukul wajah Roni.
"Ampun bos," kata Roni yang merasa kesakitan.
"Aku hanya minta maaf padanya," kata roni membela dirinya.
"Apa?, minta maaf, itu sama saja kamu menjatuhkan harga diri preman, yang sudah lama berkuasa di pasar itu."
"Kurang ajar kamu," kata johan lagi sambil menghajar Roni.
"Dasar anak tidak tau di untung, sudah di beri pekerjaan tidak terima kasih, kamu sok jadi orang baik, kamu mau melawanku, kamu mau jadi pahlawan kesiangan, ini balasan kamu, karena sudah berani melawanku."
Kata Johan lebih marah dan memukuli Roni sampai tidak berdaya, semua anak buah johan hanya menyaksikannya, tak ada yang berani menolongnya, termasuk juga Bimo.
Ternyata Roni masih bisa berbicara, dia mengatakan pada Johan.
"Ingat Johan, semua orang yang kau palak sangat sakit hati padamu dan anak buahmu, tapi mereka berusaha berbuat baik padamu dan menurut padamu, tapi kamu tidak membalas kebaikan mereka sedikitpun, selalu menekan mereka dan menganiaya mereka jika tidak menuruti perintahmu.
Andai saja kamu berada di posisi mereka, apa yang akan kamu lakukan, pasti kamu merasakan seperti yang mereka rasakan, ada pekerjaan yang lebih baik dari menjadi seorang preman."
"Jangan menceramahiku," kata johan dengan sangat marah, dia mendekati Roni dan menendangnya.
"Cepat habisi dia, anak ini sudah bosan hidup, dia datang ke Jakarta, katanya dia ingin menjadi orang kaya, ternyata dia hanya akan menjadi bangkai busuk dan takkan pernah kembali ke kampung halamannya karena, sudah berani melawan Johan."
Roni masih dalam keadaan sadar, dia berkata dalam hatinya, "ya Tuhan apakah hidupku akan berakhir di sini,dan tidak bisa memenuhi janjiku pada Risa."
Anak buah Johan langsung menyerbu dan menghajar Roni sampai tidak berdaya dan tidak sadarkan diri. Roni terlihat tubuhnya berlumuran darah.
"Sepertinya dia sudah tewas," kata Bimo melapor pada bos Johan. Johan menyuruh Bimo untuk segera membereskan mayat Roni.
"Cepat kamu buang mayat itu, jangan sampai ada yang mengetahui selain kita," perintah Johan.
"Oke bos akan kami laksanakan."
Hari sudah malam,Bimo dan dua kawannya membopong tubuh Roni, mereka akan membawa Roni ke kali yang lokasinya dekat dengan markas. Seperti biasa mereka sering membuang mayat seseorang yang di bantai di kali itu, tanpa ada satu orang pun yang tau.
"Sepertinya Roni masih bernafas,"kata teman Bimo.
"Benarkah," kata Bimo kaget.Bimo sebenarnya kasihan melihat Roni seperti ini.
"Kasihan Roni, dia ke jakarta ingin menjadi orang kaya dan bisa menikahi cinta sejatinya, ternyata dia akan mati dan tidak bisa menepati janjinya," ucap Bimo.
"Ayo cepat kita buang Roni ke kali," kata teman Bimo yang satunya.
"Ya, ayo cepat kita lempar Roni ke kali, kalau lama-lama nanti kita ketahuan orang," kata temannya lagi.
Sebelum mereka melempar tubuh Roni yang tak berdaya ke kali, Bimo berkata pada Roni yang tak sadarkan diri.
"Maafkan aku Ron, aku tidak bisa membantumu dan menyelamatkanmu, aku berharap kamu masih bisa hidup, bila kamu masih hidup kamu hiduplah yang baik mencari pekerjaan yang baik, jangan pernah kamu mencari kami lagi,penuhilah janjimu untuk kekasihmu."
Lalu mereka melempar Roni ke dalam kali, "byuuur," suara lemparan tubuh Roni.
Mereka segera meninggalkan kali, dan tubuh Roni hanyut di bawa arus yang sangat deras.
**di rumahnya Risa.
Risa sedang memikirkan Roni, dia sangat rindu padanya,Risa mencoba menghubungi Roni, tapi nomernya tidak aktif, Risa menghubunginya berkali-kali tetap tidak aktif, Risa sangat gelisah.
Risa memandangi foto Roni yang di pajang di kamarnya, tiba-tiba saja foto itu terjatuh dan kacanya pecah hingga membuat Risa kaget dibuatnya,dan menyebut nama Roni.
"Ron, ada apa dengan kamu," Risa mempunyai firasat tidak enak pada Roni.
"Apa yang terjadi dengan kamu Ron, di hubungin nggak bisa."
Risa sangat sedih memikirkannya. Risapun berdoa semoga tidak terjadi apa-apa pada Roni. Risa meninggalkan pesan pada Roni," sayang semoga kamu selamat nggak terjadi apa-apa, tetap semangat aku menunggumu," pesan Risa lewat hand phone.
*Dirumahnya Roni.
Bapak dan Ibunya Roni sedang tertidur pulas, Tiba-tiba saja Ibu bermimpi melihat Roni jatuh ke jurang yang sangat dalam, Ibu pun berteriak memanggil-manggil nama Roni sangat keras, hingga terdengar oleh Bapak.
"Bu,Bu,bangun,ada apa teriak-teriak menyebut nama Roni," kata Bapak.Ibu terbangun dan menceritakan mimpinya pada Bapak
"Pak Ibu tadi bermimpi,Ibu melihat Roni terjatuh ke dalam jurang yang sangat dalam, itu seperti nyata pak," kata Ibu menceritakannya dengan perasaan takut dan sedih.
"Apa yang terjadi ya, pada Roni anakku?" kata Ibu bertanya-tanya sendiri.
"Sudahlah Bu,jangan terlalu di pikirkan, itu hanya mimpi, mimpi itu bunganya tidur," kata Bapak menenangkan Ibu yang sedang gelisah.
"Tapi itu seperti kenyataan, Ibu takut sekali pak, bagaimana kalau itu terjadi beneran."
"Sudahlah Bu, jangan parno gitu, lebih baik ayo kita berdoa, semoga tidak terjadi apa-apa pada Roni, dan Roni sehat selamat di Jakarta sana."
Bapak dan ibu langsung mengerjakan sholat malam dan berdoa kepada Alloh, agar Roni selalu di beri keselamatan dan juga kesehatan selama di Jakarta dan menjadi orang yang sukses.
"Aamiiiiin"
*** Berrsambung....
tapi uang tak cukup
Haiii kak..aku udah hadirrr
jngn lupa like back yhh di karyaku
klik akun ku!
hadiirrr
smngatt br karyaa ka
goodluck .,🤗
#ketika takdir menyatukan aku dan mereka.
#Mencintai mu dalam gelap