NovelToon NovelToon
Seporsi Kekalahan Dari Kehidupan, Aku Bangkit!

Seporsi Kekalahan Dari Kehidupan, Aku Bangkit!

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Penyesalan Keluarga / Mandul
Popularitas:17.5k
Nilai: 5
Nama Author: Rere ernie

Selama tujuh tahun, Zahira Narapati mengorbankan karier dan mimpinya demi mendampingi Deris Adikara membangun usaha. Namun, saat kesuksesan akhirnya diraih, Deris justru menceraikannya karena menganggap Zahira tak lagi sejalan dengan kehidupannya dan memilih wanita lain.

Semua orang mengira perceraian itu akan menghancurkan Zahira. Nyatanya, ia bangkit dari nol, membangun kembali kariernya hingga menjadi perempuan sukses yang berdiri di atas kakinya sendiri.

Dalam perjalanan itu, Zahira bertemu Revan Wiranata, pria yang menghargai kesetiaan dan memberinya kebahagiaan baru. Ketika Deris menyesali keputusannya dan ingin kembali, Zahira memilih melangkah bersama seseorang yang benar-benar menghargainya. Sebab, setiap luka bukanlah akhir, melainkan awal dari kebangkitan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rere ernie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode — 33.

Lampu ballroom diredupkan, seluruh perhatian tertuju pada layar LED raksasa di depan ruangan. Rekaman CCTV mulai diputar, terlihat jelas koridor lantai dua puluh beberapa menit sebelum gala dinner dimulai.

Di layar, Zahira keluar dari kamar nomor 2020 dengan mengenakan gaun biru tua. Ia mengunci pintu kamarnya, lalu berjalan menuju lift.

"Time stamp sesuai dengan waktu registrasi peserta," jelas kepala keamanan hotel.

Beberapa detik setelah Zahira menghilang dari koridor, seorang pria berseragam staf hotel muncul sambil mendorong troli. Tatapan para tamu mulai berubah serius. Pria itu melihat ke kanan dan ke kiri, memastikan koridor sepi. Kemudian, Ia mengeluarkan sebuah kartu akses dari sakunya.

Bip...

Lampu indikator pintu kamar 2020 berubah hijau.

Klik.

Pintu terbuka, dan pria itu masuk ke dalam kamar.

Ruangan ballroom langsung dipenuhi gumaman. "Dia bukan penghuni kamar."

"Kenapa dia bisa masuk?"

"That's illegal."

Rekaman terus berjalan.

Empat puluh tujuh detik kemudian, pria itu keluar kembali. Sebelum menutup pintu, tangannya tampak memasukkan sesuatu ke dalam saku. Lalu ia mendorong troli dan pergi begitu saja.

Video berhenti.

Suasana ballroom mendadak sunyi.

Ketua panitia langsung menoleh ke arah kepala keamanan hotel. "Itu staf hotel kalian?"

"Tidak." Jawaban itu membuat suasana semakin tegang.

"Kami sudah memeriksa seluruh daftar karyawan. Seragam yang dipakai identik dengan milik hotel, tetapi pria itu bukan pegawai kami."

Wajah para peserta mulai berubah, berarti seseorang memang menyamar.

Namun ketua panitia masih mempertahankan sikap profesional. "Rekaman ini hanya membuktikan ada orang masuk ke kamar Ms. Zahira."

"Benar, karena itu masih ada rekaman berikutnya," lanjut Revan.

Almira yang semula mulai gelisah, kembali berusaha menenangkan diri.

Tidak mungkin, dia tidak mungkin punya lebih banyak bukti.

"Putar rekaman kedua." Revan memberi isyarat.

Layar kembali berubah. Kali ini berasal dari kamera tersembunyi yang dipasang tim keamanan internal Wiranata Corp di ujung koridor. Sudut pengambilannya lebih dekat. Terlihat jelas pria penyamar itu membuka tas tangan Zahira yang berada di atas meja dekat pintu kamar. Lalu... Ia mengeluarkan sebuah flashdisk hitam dari sakunya. Perlahan, flashdisk itu dimasukkan ke dalam tas Zahira. Setelah itu ia menutup tas kembali hingga tampak seperti tidak pernah disentuh.

Ruangan sontak gempar.

"Oh my God..."

"She was framed."

"Itu jebakan."

Beberapa CEO berdiri dari kursinya, Ketua panitia ikut membelalakkan mata. Sementara Zahira hanya menatap layar tanpa berkedip. Jadi, flashdisk itu memang sengaja diselipkan.

Di sisi lain ruangan wajah Kayla seketika memucat, tangannya mulai gemetar.

"Bagaimana..." Ia menoleh ke arah Almira. "...bagaimana mereka bisa mendapatkan rekaman itu?"

Almira tidak mampu menjawab, ekspresinya benar-benar berubah.

Namun Revan belum selesai, Ia memandang ketua panitia.

"Kalau bukti itu masih belum cukup..." Ia menganggukkan kepala kepada anggota tim keamanan. "Berikan map itu padaku...."

Pria tim keamanan menyerahkan sebuah map berisi beberapa lembar dokumen pada Revan. "Pelaku sudah kami amankan tiga puluh menit yang lalu."

Ruangan kembali riuh.

"Apa?"

"Sudah ditangkap?"

Revan menerima map tersebut. "Setelah menjalankan aksinya, dia memang sempat keluar dari hotel. Namun tim kami terus membuntutinya hingga berhasil bekerja sama dengan kepolisian Singapura untuk mengamankannya."

Revan menyodorkan map itu pada Ketua panitia, orang itu segera membuka dokumen itu. Di halaman pertama terdapat foto pria penyamar. Di halaman berikutnya, bukti transfer sejumlah uang. Nominalnya mencapai puluhan ribu dolar Singapura, dan pengirimnya menggunakan perusahaan cangkang. Namun di halaman terakhir, terlampir hasil pelacakan transaksi. Pemilik rekening terakhir... semua mata membelalak.

Tatapan para peserta perlahan beralih ke arah salah satu sudut ballroom. Almira merasakan seluruh tubuhnya membeku, tangannya yang memegang gelas mulai bergetar hebat.

Revan menatap lurus ke arahnya, sorot matanya tetap tenang, tetapi kali ini terasa jauh lebih tajam.

"Sepertinya..." Suara Revan terdengar jelas memenuhi ballroom. "...kita sudah menemukan siapa dalang di balik upaya menjatuhkan General Manager Wiranata Corp."

Ballroom kembali sunyi, tak ada lagi yang berani berbicara. Semua orang menunggu, siapa nama yang akan disebut Revan berikutnya.

1
Mundri Astuti
gile bener lampir yg satu ini ... minta di luluh lantakkan lagi apa y perusahaan papanya
Elina thea
apa gak ada harta gono-gini buat zahira...secara warisan peninggalan orangtua Zahira relakan demi demi usaha si deris kan,minimal harus di ganti gitu....
Rere🌠: Tenang kak, udh disiapin Deris tp belum dikasih dia kan udh tobat di bab selanjutnya 🤭
total 1 replies
Mundri Astuti
woyyy lampir masih untung papamu ngeluarin kamu dari penjara dan cuma menonaktifkan jabatanmu.

kalo papamu ngikutin kemauan kamu, semuanya bisa kena, bisa bangkrut, aneh berpendidikan tapi otaknya ga dipake
sri hastuti
ayahnya bagus gitu ,kok anaknya kelakuan nya kyk spt itu, wanita gak tau diri 😡😡
merry yuliana
semoga ada lelaki seperti revan di dunia nyata euy
Mundri Astuti
yah lampir yg satu bebas ..masih punya dana...bakalan kumat lagi ga si, ni lampir yg bangal juga akhirnya mau the and juga, makanya klo sirik mikir" ...kan semuanya jadi keseret gara" iri, sirik dan dengki satu org
Muft Smoker
tenang aj almira Kayla ,, harus ny km bersyukur masuk penjara ,, kalian gx perlu repot2 mikirin makan tiap hari ,, semua udh dtanggung pihak penjara ,, Selamat menempuh hidup baruuuu ,, duo kuntiii ,, 😏😏😏😏
Muft Smoker
nah kan ,, anda bermain dg org yg slah almira😏😏😏😏
Muft Smoker
untung pak bos peka yx ,,
Mundri Astuti
jangan sampai ada jaminan dari keluarganya, Revan jaga tetu jangan kasih kendor
Aditya hp/ bunda Lia
rasain ... merasa diri pintar padahal Revan lebih jenius .. selamat bobo cantik di hotel prodeo 👍
Aditya hp/ bunda Lia
mampus kalian lampiiirrr . gerandong
Muft Smoker: 🤭🤭🤭🤭🤭🤣🤣🤣🤣🤣
total 3 replies
gina altira
Hayo loh Almira
gina altira
untung ada revan
Uba Maoludin
Almira, Kayla kamu sebentar lagi mendapatkan kehancuran arena kamu berdua biangnya kerusuhan karena hati busukmu
Muft Smoker
orang panik biasa ny akan melakukan kesalahan ,, 😒😒😒
Dan kesalahan tu yg bikin mereka gx ingin melihat Dunia luar lgii ,, 😏😏😏😏😏😏
Muft Smoker
orang sirik tanda tak mampu ,,
dsnii bakal keliatan ,,
mana yg berdiri dg kaki ny ,,
Dan mana yg berdiri msh menggunakan kaki orang tuany ,, 😒😒😒😒🤭🤭🤭🤭
Aditya hp/ bunda Lia
duh gantung udah pinisirin bingit padahal ... gak sabar
Rita Rita
makin seru dan makin ingin tau aksi brutal 2 Mak Lampir.🤔🤭 yg udah sebenarnya udah kalah talak dengan Zahira,,
Mundri Astuti
gitu dong Revan, itu baru laki" keren
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!