NovelToon NovelToon
Sorry My Suami

Sorry My Suami

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Dijodohkan Orang Tua / Paksaan Terbalik / Tamat
Popularitas:63.3k
Nilai: 5
Nama Author: Blue Shoes

Karya ketiga dari imajinasiku.
Kisah pernikahan perjodohan antara Vechia dan Arkan. Wanita pemilik butik dengan seorang dosen muda di sebuah Universitas. Selain dosen Arkan merupakan anak juragan kelapa sawit yang sangat kaya di kota itu.

Arkan berkepribadian baik dan lembut. Keadaan keluarga nya yang mengajarkan kepada nya agar bersikap baik dan lembut pada orang lain.

Arkan juga dosen yang digilai oleh pada mahasiswa nya di kampus. Pria berusia 26 tahun itu hanya menganggap hal itu sebagai anugerah saja.

Vechia wanita 22 tahun yang sudah menyelesaikan sarjana pada usia 21. Ve di sibukkan dengan pengurusan usaha butik milik nya yang di dapat karena kerja keras nya.

Ia hanya seorang wanita cantik yang berasal dari keluarga kaya dan tidak bahagia.

Badai yang sempat membuat keluarga nya hampir kandas di usianya yang kala itu masih 17 tahun membuat nya membenci yang namanya pernikahan. Ia sebenernya bukan membenci melainkan rasa takutnya lebih menguasai dirinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Blue Shoes, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penjelasan Arkan

"Ada apa ni Ar?? kenapa bisa begini?" tanya papa Dirga

"Maaf pa, aku tidak tau bagaimana kejadiannya saat aku berbalik Vechia sudah pingsan di jalan. Untungnya Ve hanya tersenggol saja pa, aku sudah melihat cctv toko. semoga tidak terjadi apa apa pa" ujar Arkan menunduk

huft... papa Dirga menghela nafasnya ia benar-benar khawatir dengan kondisi sang putri

"Sabar pa.. kita doakan agar Vechia baik baik saja" ujar mama Sarah mengelus lengan papa Dirga

Arkan terduduk lemas di kursi tunggu, mereka menunggu dokter yang menangani Vechia

Tak lama terlihat lah dokter sudah keluar dari IGD. Arkan dan yang lainnya segera bangkit dan menghampiri dokter

"Bagaimana dok dengan putriku?" tanya papa Dirga

"Alhamdulillah.. nona baik baik saja, tidak ada cedera yang serius. Nona hanya terluka sedikit di atas pelipisnya dan pindang akibat kelelahan serta shock akibat tabrakan tersebut" jelas sang dokter

"Alhamdulillah.." mereka serempak menjawab

"Apa kami bisa melihatnya dok??" tanya Arkan

"Bisa tuan, sebentar lagi akan kami bawa ke ruang inap. Setelah tuan dan nyonya bisa melihatnya" ucap sang dokter

"Baik lah.. terimakasih dok"

"Sama sama. Kami pamit" ujar sang dokter dan menunduk meninggalkan Arkan, papa Dirga dan lainnya

...****************...

Vechia membuka matanya, menelusuri seluruh ruangan

"Sayang.. kamu sudah sadar?" tanya papa Dirga yang sedari tadi duduk di samping

"Sayang.. sudah sadar?? mau minum??" timpal mama Sarah

"Pa..." ucap Vechia lirih

"Iya sayang,, ada apa? ada yang sakit?" tanya papa Dirga

Vechia tersenyum dan kemudian menggelengkan kepalanya

"Papaku sudah kembali" batin Vechia

"Gak pa, aku haus" ujar Vechia

"Sebentar sayang, papa ambil air"

Papa Dirga langsung mengambil air putih di meja kecil di ruangan itu dan memberikan kepada Vechia

Mama Sarah membantu Vechia untuk bangkit dan duduk bersandar di brankar tersebut

Arkan mendekat pada ranjang Istri nya setelah menunggu lima belas menit Vechia bercengkrama dengan papa nya

"Pa.. Vechia kan sudah sadar, sekarang papa sama Mama Sarah istirahat lah. Sudah dari tadi mama sama papa menunggu dan belum sarapan pagi" ujar Arkan

Vechia menatap tidak suka mendengarkan ucapan Arkan yang seperti menjauhkan dia dengan papa nya

"Papa keluar sebentar ya, papa mau bawa mama sarapan dulu" ujar papa Dirga mengelus lembut rambut Vechia

Vechia hanya bisa mengangguk padahal dia tidak suka

"Vechia mau pesan sesuatu sayang?? nanti mama bawakan" ujar mana Sarah

"Tidak perlu, terima kasih" balas Vechia ketus

"Ya sudah.. Arkan .. jaga Vechia ya nak"ujar mama Sarah pada Arkan

"iya ma"

"Papa pergi sebentar ya" ujar papa Dirga

"Iya pa" angguk Vechia

"Ngapain sih nyuruh papa pergi? kamu memang mau hancurin kebahagiaan aku?" tanya Vechia ketus

Arkan segera duduk di kursi tempat papa Dirga duduk tadi

"Gak sayang.. aku gak ada maksud begitu. Aku tuh kasian mama Sarah sama papa belum makan dari tadi karena nungguin kamu siuman sayang" terang Arkan

"Ckck... alasan kamu aja, kamu memang suka membuatku sakit hati" cibir Vechia

"Sayang.. aku gak pernah buat kamu sakit hati tapi kamu sendiri yang sakit hati ngeliat aku. Aku sampai heran dimana kesalahan aku" ujar Arkan memelas

"Dan sekarang aku tanya kenapa kamu bisa di sana? di belakang aku?" tambah Arkan

"Terserah akulah.. tubuh tubuh aku suka aku aku" ketus Vechia

"iya aku tau sayang. Maksud aku tu kamu ngapain di sana? dan aku lihat dari cctv toko itu kamu seakan ngikutin aku loh. Apa jangan jangan kamu ikutin karena cemburu aku jalan berdua bareng Ranti?" tanya Arkan kembali

"Owh.. namanya Ranti"batin Vechia

"Gak.. jangan kepedean, aku tu hanya penasaran itu beneran kamu atau bukan" elak Vechia

Arkan membeliakkan matanya, sekarang dia paham apa yang terjadi pada istrinya ini

"Owh.. jadi kamu ikutin aku karena takut aku tuh sama wanita lain?" tanya Arkan tersenyum

"Gak tuh" ujar Vechia memalingkan wajahnya ke samping

Arkan menarik pelan wajah Vechia dan sekarang berhadapan dengan nya

"Sayang.. kamu dengar sini, hanya kamu istri ku, hanya kamu satu satunya wanita ku. Aku gak akan menduakan kamu sayang. aku kan cintanya sama kamu doang" ucap Arkan menggenggam tangan Vechia

Vechia mendengar kejujuran sang suami menoleh pada Arkan

"Beneran kamu gak punya hubungan dengan wanita itu?" tanya Vechia pelan

"Iya sayang.. aku berani sumpah loh" Ujar Arkan membuat tanda V pada tangannya

"Hemmm... baiklah" balas Vechia datar namun dalam hati dia senang

"Btw kamu seperti orang cemburu saja? kamu udah cinta sama aku?" tanya Arkan dengan nada menggoda istrinya

"hemm.. tidak " tepis Vechia dengan cepat

"Benarkah??"

"Iya.."

"owh.. kalau gitu aku gak apa dong jalan sama perempuan" ujar Arkan yang ingin melihat ekspresi istrinya

Vechia melotot matanya pada sang suami

"ya kan, istriku tidak cemburu dan tidak menyukai aku jadi tidak masalahkan untuk istri ku ini" tambah Arkan makin membuat Vechia geram

"Jangan berani kamu ya, jika berani aku bunuh kamu". ujar Vechia ketus

"Hahahaha.... sayangku ini kalau cemburu bikin gemas deh, pengen peluk" Arkan tergelak bahagia mendengar ancaman istrinya

"Tidak lucu, jangan tertawa"

"Hahaha.. iya sayang.. tidak lucu kok tapi kamu lucu banget" ucap Arkan mencolek dagu istri

"Ishh.... menyebalkan" Vechia menepis pelan tangan Arkan

Sungguh saat ini wajah Vechia memerah karena sangat malu dengan keadaan mereka

Arkan mengelus pelan pipi istrinya, Vechia tidak menolak hingga Arkan tersenyum dibuat nya

"Semoga ini menjadi hal yang baik" ujar Arkan dalam hati

"Kapan aku bisa pulang?" tanya Vechia setelah lama bersitatap dengan istrinya

"Nanti aku tanya sama dokter, emangnya udah gak sakit lagi??" tanya Arkan dengan nada khawatir

"Gak.. aku mau pulang. Aku gak mau lama lama di sini"

"Oke sayang.. nanti aku tanya dokter. Kamu mau makan buah dulu?" tawar Arkan

"Boleh.. kupas untuk ku" pinta Vechia meski dengan nada datar

"Oke"

...****************...

Ceklek....

Vechia dan Arkan menoleh ke arah pintu yang terbuka

"Kak Ve.. apa kakak terluka? yang mana terluka? apa masih sakit kak?" tanya Nadya beruntun pada Vechia

Vechia tertegun sejenak. "Dia begitu khawatir denganku. Aku sedikit merasa bersalah" batin Vechia

"aku baik, tidak apa apa" jawab Vechia meski dengan nada datar

"Syukurlah.. aku khawatir sekali tadi waktu mama telpon katanya kak Ve kecelakaan" ujar Nadya bernafas lega

"Kamu sih.. datang datang buat rusuh sendiri" ledek Arkan

"Kakak... aku tuh khawatir sama kak Ve. Apalagi kak Ve kecelakaan karena ikutin kakak jalan berdua dengan perempuan lain. Kakak sudah berani selingkuh ya? aku akan cincang kakak" ujar Nadya berapi api

"Eh.. enggak.. itu bukan selingkuhan kakak, kakak cuma cinta sama kakak kamu saja" saut Arkan

"helleh... entah benar, aku jadi curiga. Kak Ve tenang saja aku akan mengawasi gerak-gerik Kak Arkan jika mencurigakan dan aku akan melaporkan kepada kakak" Ujar memainkan alisnya dan tersenyum pada Ve

"Kau masih kecil sudah mau jadi mata mata. fokus kuliah saja" cibir Arkan

"Ih.. kak Arkan.. aku bukan anak kecil aku sudah 19 tahun" bantah Nadya

"sama saja Nad. Masih di bawah umur" jawab Arkan

"Ish.. kak Arkan menyebalkan. Aku duduk saja di sofa itu, aku terlalu lelah juga berdiri dan meladeni sikap menyebalkan kak Arkan" ujar Nadya mengundang gelak tawa Arkan dan Vechia

"Dia sangat berisik" gerutu Vechia dalam hati namun ia tetap tertawa mendengar ocehan Nadya

"Dasar kurang waras" ejek Arkan

"kakak..." pekik Nadya tidak terima

Nadya melipatkan kedua tangannya, ia sangat kesal dengan perkataan Arkan

Vechia tersenyum tipis melihat interaksi keduanya

Mungkin Vechia menyayangi Nadya namun gengsinya lebih dulu muncul makanya ia tidak mengungkapkan rasanya

...****************...

Hola... author update lagi..

semoga suka 💕

Happy Reading 💕

Jangan lupa untuk mampir di karya author yang lainnya

Tamat

...Menemukan Ibu...

On-Going

...My Ex Suamiku...

Thanks 🌹🙏

1
Tri Ulidar
masih blm nyambung alur y, lanjut
dewi
ayo lo rom kenak hajar sm rita.....haaaaa
Liany Sayda
next
Liany Sayda
lanjut
Theo Pratama
bagus ceritanya thor
Blue Shoes
jaringan kurang bagus maka Ter update dua🥲🙏
dewi
ya kirain doubel up thoor ternyata oh ternyata.....lanjut up lg dong
Tiwik Firdaus
vesheia kok kelihatan tua ya
Blue Shoes
jangan lupa untuk like dan komentar nya teman teman 🤗
Blue Shoes
nanti kita lanjut kan lagi ya😄
makasih atas semangat nya💪
dewi
kurang pajang kayanya br baca udh habis aja .....smgt thoor
dewi
mksh thoor .....lanjut lg
dewi
haaa 😄😄😄 romi d roy sama2 modus ini dgn cewek2 blm berani jujur y bos
Blue Shoes: memang radar radar kalem gitu 🤣
total 1 replies
dewi
di tunggu kelanjutan nya thoor semagat d sehat2 terus 😁😘😘
dewi
ayo arkan coba lah berbicara dr hati ke hati dgn venesia liat lah anak kalian jgn mikir ke egoisan d harga diri kalian saja tapi pikirkan kebahagin anak2 kalian juga
Blue Shoes
terimakasih masih setia menunggu cerita ini😍
Lismayani Yani
karyan ini sangat menarik bagi saya.🥰🥰🥰
dewi
ok thoor d tgg kelajutan nya
dewi
lanjut thoor
dewi
tamboh lagi thoor ms kurang rasanya blm nendang heee
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!