Di dunia ini hanya yang kuatlah yang berkuasa dan yang lemah hanya menjadi pion, oleh sebab itu aku harus menjadi yang terkuat agar bisa membuat seluruh dunia berada di bawah kendali ku
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arisky wa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps 20.Pertarungan
Ketika keluarga Feng Ying sudah duduk di kursi mereka, mereka melihat seorang pria yang terlihat berusia dua puluhan tahunan sedang berdiri di arena pertarungan.
Seorang pelayan yang sedang melayani Feng Jia Li menjelaskan bahwa pria itu adalah seorang pendekar dari Sekte Pedang Matahari.
Ia menantang salah satu pendekar Cakar Naga yang mengalahkan saudaranya di Turnamen generasi muda beberapa tahun yang lalu.
"Jadi dia membalaskan kekalahan adiknya?"
Tanya Feng Ying kepada pelayan itu.
"Benar Tuan muda,apalagi adiknya kehilangan tangannya dalam pertarungan itu"
Jawab pelayan itu.
Feng Ying pun kembali melihat pendekar itu yang masih berdiri tegak memeluk pedangnya di arena pertarungan menunggu lawannya.
Tak lama kemudian beberapa pendekar tingkat Bumi mengelilingi arena pertarungan dan membuat pelindung agar tidak ada serangan nyasar ke penonton.
Pembawa acara pun tiba dan mulai menjelaskan rincian pertarungan nanti dan memperkenalkan para penantang.
"Memperkenalkan penantang pertama dari Sekte Pedang Matahari, Su Yang!"
Ucap pembawa acara dan di sambut meriah oleh para penonton.
Kemudian seorang pendekar yang terlihat seumuran naik keatas arena, pendekar itu menggunakan seragam Cakar Naga yang terlihat masih baru.
"Dan salah satu pendekar kebanggaan kita dari Cakar Naga..... Shi Tian!!"
Seru pembawa acara dan kembali di sambut heboh oleh para penonton dan anggota Cakar Naga yang sedang menonton.
Kedua pendekar itu pun langsung berhadapan, terlihat wajah Su Yang sangat tidak bersahabat kepada Shi Tian.
Wasit kemudian berdiri di tengah-tengah mereka berdua dan menjelaskan bahwa di pertandingan persahabatan ini peraturannya hanya satu, yaitu tidak boleh membunuh, mereka juga harus menggunakan armor pelindung yang sudah di siapkan.
Mereka bebas menggunakan jurus-jurus tingkat tinggi dengan bebas karena tidak akan melukai penonton karena ada pelindung di sekitar arena.
Kedua pendekar itu pun memasang kuda-kuda mereka bersiap untuk bertarung, ketika wasit memulai pertarungan, Su Yang langsung mengeluarkan jurus yang hebat.
Pedang yang Su Yang gunakan mengeluarkan api dan menyerang Shi Tian dengan cepat, Shi Tian pun menangkis jurus pedang api milik Su Yang tanpa kesulitan.
Melihat Su Yang terus menyerang dengan ganas, Shi Tian mulai menggunakan jurus yang sama hebatnya.
Kedua pedang mereka bertemu dan menciptakan percikan energi yang hebat, keduanya mengeluarkan jurus andalan mereka karena tidak satu dari mereka ingin mengalah.
Dengan pedang pusaka yang Su Yang gunakan, perlahan Su Yang mampu menekan Shi Tian, namun wajah Shi Tian masih tetap tenang dan berhasil menangkis setiap tebasan pedang Su Yang.
"Cahaya membelah Gunung!"
Su Yang mengeluarkan jurus pamungkasnya setelah membuat Shi Tian kehilangan keseimbangan.
Tebasan pedang Su Yang mengandung Qi yang hebat dan juga cepat, Shi Tian kemudian mengalir kan Qi yang tak kalah hebatnya setelah mendapatkan keseimbangannya.
Pedang Shi Tian mengeluarkan energi hitam yang hebat, sedangkan pedang Su Yang mengeluarkan energi cahaya yang terang.
Tebasan Su Yang dan tusukan Shi Tian akhirnya bertemu karena Shi Tian sedikit telat menyerang jadi ia mengincar tangan Su Yang namun ia hanya sanggup menusuk pedang Su Yang.
Ledakan energi yang cukup hebat pun terjadi karena benturan pedang mereka berdua,Shi Tian terlempar mundur beberapa langkah, terlihat Shi Tian mendapatkan beberapa luka ringan karena serangan Su Yang lebih siap.
Su Yang tidak membiarkan Shi Tian beristirahat, ia langsung memberikan tebasan susulan kearah perut Shi Tian, Shi Tian tidak hanya mencoba bertahan kali ini.
Ia mengeluarkan energi hitam yang lebih hebat dari sebelumnya, ia kemudian bersiap menyerang Su Yang sedang bergerak cepat ke arahnya.
"Kekuatan Naga Hitam"
Shi Tian mengeluarkan jurus andalan anggota Cakar Naga, kekuatan Naga Hitam yang mampu membuat kekuatan penggunanya bertambah hebat dengan mengeluarkan semua Qi miliknya.
Shi Tian langsung memberikan tebasan pedang yang sangat amat cepat kepada Su Yang yang juga menyerangnya.
Namun kecepatan tebasan Shi Tian lebih cepat dari Su Yang, alhasil sebuah luka horisontal di dada Su Yang terbentuk dan membuat luka yang tidak ringan.
Wasit langsung bergerak cepat menghentikan pertarungan dan menghentikan pendarahan Su Yang dengan Qi energinya, ia kemudian memanggil pendekar yang memiliki kekuatan penyembuhan yang sering di sebut penyihir
Hanya butuh beberapa saat setelah para penyihir itu datang, luka Su Yang langsung sembuh tanpa bekas, namun Su Yang kehilangan kesadarannya karena syok sebab luka yang di deritanya juga memotong beberapa tulang rusuknya,Wasit pun mengumumkan Shi Tian sebagai pemenangnya.
Shi Tian dan Su Yang adalah pendekar Master Tingkat Enam,mereka berdua menunjukkan kemampuan terbaik mereka di pertarungan ini yang membuat banyak orang yang memuji mereka berdua.
Shi Tian memberi hormat kearah pelatih Su Yang dan meminta maaf, pelatih Su Yang tidak mempermasalahkan pertarungan tadi karena memang sudah di setujui oleh kedua belah pihak.
Mereka semua pun turun dari arena pertarungan, pembawa acara kemudian kembali memimpin acara agar tetap berjalan dengan lancar.
Ia kemudian menjelaskan bahwa pertama selanjutnya adalah pertarungan besar antara Putra mahkota dari kekaisaran Zenit melawan Calon penerus keluarga Naga.
"Bukankah harusnya pertarungan ini di urutan terakhir karena mereka berdua calon penerus kekuatan hebat di dunia?!"
"Naga emas melawan Naga Hitam!!"
"Apakah mereka ingin membuktikan siapa raja di masa depan?!"
Seru para penonton yang kembali antusias karena pertarungan yang sebentar lagi akan mereka saksikan.
Di sisi lain Feng Ying tersenyum lebar karena ia ingin menyaksikan pertarungan kehebatan dua calon tokoh penting ini.
Sebelum menuju pertarungan, pembawa acara mengumumkan bahwa di pertarungan ini akan ada tempat untuk taruhan agar acara ini lebih panas.
Beberapa menit setelah pembawa acara mengumumkan tempat taruhan, para penonton segera bertaruh kepada jagoan mereka masing-masing.
Pembawa acara menghentikan acara beberapa saat karena banyak yang mengantri untuk memasang taruhan, tak sampai setengah dari penonton yang mengantri, uang yang terkumpul sudah miliaran Zen.
"Mereka sungguh domba domba gemuk"
Ucap Long Fei sambil melihat para penonton yang memasang taruhan.
"Kenapa kita tidak ikut bertaruh?"
Tanya Feng Ying sambil memakan cemilan.
"Sebenarnya aku ingin, namun kedua petarung ini sama-sama kuat, aku tidak mengambil resiko rugi satu Zen pun"
Jawab Long Fei yang sebenarnya takut Feng Jia Li marah karena tidak suka berjudi.
"Banyak dari mereka yang merupakan pengusaha yang sangat kaya di kota ini, bertaruh ratusan juta Zen bukan masalah untuk mereka"
Ucap Feng Jia Li sambil mengamati orang-orang yang kembali duduk di kursi VIP.
Karena Feng Jia Li adalah pengusaha ia lebih kenal para pengusaha dari pada pendekar, pengusaha sekelas Feng Jia Li memiliki kekayaan setara puncak pendekar Master.
Sejauh yang ia ketahui hanya ada beberapa pengusaha yang memiliki kekayaan pribadi setingkat pendekar Bumi dan mereka juga pasti berasal dari keluarga besar terkenal.