NovelToon NovelToon
Pelakor Tak Berdosa

Pelakor Tak Berdosa

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Poligami / Hamil di luar nikah / POV Pelakor / Menikah Karena Anak / Tamat
Popularitas:531.5k
Nilai: 5
Nama Author: Reski Muchu Kissky

⚠️Novel ini hanya karya fiksi semata ⚠️

Kesuciannya direnggut secara paksa oleh pria tak di kenal dalam semak-semak sepulang sekolah.

Dirinya yang ketahuan berbadan dua tak di terima dalam lapisan masyarakat, hingga ia berhenti sekolah dan di usir dari kampung halamannya.

Kedua orang tuanya yang hanya buruh lepas pemetik teh, terpaksa menikahkannya dengan sang tuan tanah yang telah memiliki istri namun tak punya keturunan.

“Aku hanya mau anak mu, setelah kau melahirkan kau akan ku ceraikan.” ucap Arash sang tuan tanah pengendali masyarakat setempat.

Bagaimana kisah hidup Ruby Maryam selanjutnya?

Akankah ia bahagia? Atau justru menderita?

Instagram : @saya_muchu


Ikuti terus alur novel Pelakor Tak Berdosa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reski Muchu Kissky, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sah!

“Apa bisa kita mulai, karena aku masih banyak urusan.” Arash mendesak agar pernikahannya dan Ruby segera di laksanakan.

“Bisa tuan.” sahut Dahlan dan juga pak ustad.

Setelah itu Dahlan pun menjabat tangan Arash dengan gemetaran.

Sebab dirinya yang datang dari kalangan bawah tak mengira akan bersentuhan tangan dan menikahkan putri satu-satunya dengan tuan tanah penguasa di daerah itu.

Arash yang merasakan dinginnya tangan Dahlan pun berdecak.

“Ck, lakukan yang benar, teksnya kan ada di depan mata mu!” Arash tak ingin membuang waktunya untuk hal yang tak bermanfaat.

“Tapi saya tidak bisa membaca tuan.” Dahlan memberitahu kekurangannya.

Bunga yang tahu kalau keluarga Ruby datang dari keluarga buta huruf tertawa getir.

Luar biasa, batin Bunga.

“Astaga!” Arash geleng-geleng kepala mengetahui calon mertuanya yang kurang pintar.

“Coba pak ustad, ajari dia dengan benar, ku tunggu 2 menit.” Arash yang selalu pelit akan waktu membuat orang lain kucar kacir.

“Baik tuan.” jawab pak ustad dengan perasaan cemas.

Ruby yang menyaksikan ayahnya di perlakukan buruk oleh calon suaminya merasa tak terima.

“Tuan, harusnya...”

“Dari pada kau bicara tak penting, lebih baik kau diam.” Arash yang dingin mengunci mulut Ruby rapat-rapat.

Bunga yang dari tadi stres karena pernikahan suaminya, merasakan pusing kepala yang luar biasa. Ia pun memijat pelipisnya yang terasa sakit.

Sementara Dahlan yang telah selesai belajar, merasa yakin bisa melafalkan ijab kabul di luar kepala.

“Sudah bisakan?” tanya Arash memastikan.

“Bi-bisa tuan.” jawab Dahlan dengan suara bergetar.

“Bi-bi-bis!”

Arash yang kesal memotong perkataan Dahlan. “Hei, kalau kau begitu pernikahan ku dengannya tidak akan sah, ucap yang benar pak tua!”

“Maaf tuan, saya bersalah.” setelah itu Dahlan menarik napas dalam-dalam.

“Hufff... Bismillahirrahmanirrahim, Saya nikahkan dan saya kawinkan engkau ananda Arash Arafat bin Suaib Arafat dengan anak saya yang bernama Ruby Maryam dengan mas kawin berupa emas seberat 2 gram dibayar tunai.”

“Saya terima nikah dan kawinnya Ruby Maryam binti Dahlan dengan mas kawin tersebut tunai.” Arash mengucapkannya dalam satu napas.

“Bagaimana saksi? Sah?” tanya pak ustad pada beberapa orang yang hadir di pernikahan Ruby dan Arash.

Mendengar dan melihat Ruby telah resmi menjadi istri suaminya.

Bunga yang yang oleng dari tadi malah ambruk ke lantai dari tempat duduknya.

Sontak Arash menoleh ke belakangnya. “Ini bagaimana tuan?” tanya Raja.

“Tolong angkat ke dalam.” titah Arash.

“Kenapa bukan tuan yang membawa nyonya?” pingsannya Bunga lebih membuat Ruby jantungan di Banding akad nikahnya dengan Arash.

“Tak mungkin ku biarkan dia terbaring di lantak, tak pantas juga kau pergi sebelum do'a ,” terang Arash.

Ruby menatap aneh pada Arash yang menurutnya tak punya hati.

Tuan ini waras apa enggak sih? Masa orang lain yang menggendong istrinya ke dalam rumah? batin Ruby.

Kemudia pak ustad pun memimpin do'a. Setelah selesai, Ruby mencium punggung tangan suaminya.

Sedang Arash mengelus puncak kepala istri keduanya tanpa memberi kecupan.

Setelah acara pernikahan itu selesai. Arash langsung meninggalkan tempat menuju Bunga.

Ruby yang dapat perlakuan demikian hanya diam, ia sadar posisinya tak begitu penting, hingga suaminya meninggalkannya setelah akad nikah selesai.

Dahlan pun menatap wajah putrinya yang terlihat murung.

“Kau baik-baik saja nak?” tanya Dahlan.

“Iya ayah, aku hanya belum makan.” jawab Ruby penuh Dusta.

Pak ustad yang telah menyelesaikan tugasnya pun menjabat tangan setiap orang yang ada di tempat pernikahan itu berlangsung, sebab ia ingin langsung pulang.

Saat yang tersisa hanya Ruby dan kedua orang tuanya, Dahlan pun mulai buka suara.

“Ruby, siapa wanita yang pingsan tadi?” tanya Dahlan, sebab ia tak tahu jika Arash sudah pernah menikah.

”Istri pertamanya tuan ayah.” Ruby memberitahu kebenarannya pada sang ayah.

“Astaga!!!” Dahlan syok berat, begitu pula dengan Marisa.

“Jadi kau ini istri kedua?” tanya Marisa dengan mata membelalak.

“Iya bu, aku juga baru tahu, mau mundur tapi tuan tak mengizinkan.” Ruby menceritakan kronologi yang telah terjadi.

🏵️

Arash yang ada di atas sofa panjang memangku kepala istrinya.

Wajah Bunga yang cantik nampak sangat pucat.

“Harusnya kau ikhlas.” Arash mengelus puncak kepala istirnya.

Tak lama, Ruby dan kedua orang tuanya pun masuk ke dalam villa.

“Nyonya belum bangun tuan?” Ruby menjadi cemas, apa lagi sakitnya sang nyonya karena dirinya.

“Belum.” ucap Arash seraya memijat kecil pelipis Bunga.

“Boleh saya memijat nyonya tuan? Mungkin akan membantu, agar cepat sadar.” Ruby menawarkan keahliannya dalam pijat memijat.

“Silahkan.” Arash pun mengizinkan Ruby untuk mengobati istrinya.

Kemudian Ruby mulai memijat bagian tubuh tertentu Bunga dengan minyak angin, setelah itu baru seluruh tubuhnya.

Terakhir, Ruby mengoleskan minyak angin ke hidung Bunga.

“Um??” sontak Bunga meregangkan seluruh tubuhnya yang tadinya terasa berat, kini menjadi lebih ringan.

“Apa nyonya sudah merasa baikan?” sapa Ruby yang sedang duduk di di sofa sebelah kaki Bunga.

Bunga yang baru sadar langsung naik pitam. Kakinya yang jenjang dengan cepat menendang siku Ruby sebelah Kiri.

Puk!

“Apa kau tahu, Ruby yang membantu mu sadar?” Arash tak suka dengan sikap kasar istri pertamanya.

“Aku tak perduli.” meski Bunga dan suaminya memiliki kesepakatan, namun nyatanya Bunga tak dapat menahan diri untuk tak menyakiti Ruby.

Ia yang muak dengan Ruby dan juga suaminya bangkit dari sofa kemudian melengos pergi dari tempat itu.

Arash dan keluarga Ruby yang di tinggal pun hanya diam, sebab mereka semua tahu, yang korban adalah Bunga.

Saat semuanya masih membisu, tiba-tiba dering telepon Arash berbunyi. Sontak ia pun menjawab panggilan tersebut.

Halo Vin? Ada apa kau menelepon ? 📲 Arash.

Apa mas pulang hari ini? 📲 Alvin.

Rencana begitu, oh ya?? Jam berapa kau berangkat? 📲 Arash.

Jam 8 malam, soalnya pesawat ke London hanya ada di jam segitu, pulanglah mas, aku ingin melihat mu sebelum pergi, 📲 Alvin.

Baik, tapi aku enggak janji. 📲 Arash.

Baik, ku tunggu. 📲 Alvin.

Setelah sambungan telepon terputus, Arash melihat ke arah Ruby serta kedua orang tuanya.

“Kami akan pulang ke Jakarta sekarang juga, kalian tak berniat ikutkan?” ucap Arash.

“Tidak tuan,” jawab Marisa.

“Kalau begitu kalian sudah bisa pulang sekarang.” Arash mengusir kedua mertuanya.

Lagi-lagi Ruby kesal karena suaminya selalu seenaknya pada kedua ibu dan ayahnya.

Namun apa boleh buat, mengelus dada lebih baik dari pada melawan sang tuan tanah.

Setelah itu Ruby pun memeluk ibu dan ayahnya secara bergantian.

“Ibu dan ayah jaga diri ya.” hati Ruby sangat berat, saat meninggalkan ayah dan desa kelahirannya.

”Iya, kau juga nak.” Dahlan menitikkan air mata kesedihannya.

“Ruby, jangan sampai membuat masalah, baik-baiklah pada tuan dan nyonya. Ingat status mu nak.” Marisa menasehati putri sambungnya

“Iya bu. Akan ku ingat semua apa yang di katakan ibu.” meski ia tak suka pada Marisa, bukan berarti ia tak mau mendengar kata-kata wanita yang sering menyakiti hatinya itu.

...Bersambung......

1
υɐnɾɐnɥ🎐ᵇᵃˢᵉ𝐙⃝🦜
pastinya Arash juga suka dengan gadis yang muda 🤣🤣
υɐnɾɐnɥ🎐ᵇᵃˢᵉ𝐙⃝🦜
awas aja ya Arash jatuh hati kepada Ruby 👊🏻👊🏻
υɐnɾɐnɥ🎐ᵇᵃˢᵉ𝐙⃝🦜
lama² Kesal sama kepseknya ihh.. kok tidak membela muridnya yang menjadi korban asusila 🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Evy
Dikira tidak sampai diperkosa Thor...kok begitu sih..
Evy
Jahatnya..gak punya hati..
Evy
Teman teman yang menyesatkan...
Evy
Aku curiga adiknya Arash yg telah memperkosa Ruby....
Evy
kerja diperkebunan Tuan Arash kok gajinya miris banget.Ayah dan ibu Ruby bekerja tapi untuk beli minyak goreng juga tidak mampu.jangan2 orang kepercayaan nya itu korupsi gaji karyawan ya...
Evy
Ibu tirinya kejam banget ya... kenapa sampai tidak diberikan makanan.kasihan...
Ainisha_Shanti
dari awal cik Aini curiga kalau Alvin adalah ayah biologi janin yang d kandung Ruby
Ainisha_Shanti
Astaghfirullah... mulut bu guru ni rasa nak je cik Aini cilikan 😡😡😡.
Ainisha_Shanti
Astaghfirullah... ini buk guru pendidik ka bu guru pem'provokasi? seorang pendidik tak akan pernah mengeluarkan kata2 kesat walau sesalah apa pun muridnya. bu guru akhlak less juga namanya ni😡😡😡
Ainisha_Shanti
bu marisa ada planing jahat ke pada ruby?
Ainisha_Shanti
malangnya nasib mu ruby. sudah jatuh, tertimpa tangga pula
Ainisha_Shanti
Yaa Allah... semoga d luar sana tak ada yang mengalami nasib seperti apa yang ruby alam, semoga hanya ada di dalam novel sahaja. sudah miskin, di dera ibu tiri, dan di nodai lagi. betul2 malang hidupnya.
Ainisha_Shanti
Astagjfirullahalazim... nak membunuh pula rasanya si iblis jantan ni😡😡😡
Puspa Trimulyani
ini seperti jaman apa ya .... sepertinya....semacam desa tertinggal atau apa ya....
Puspa Trimulyani
siapa sebenarnya dia?
Puspa Trimulyani
ibu tiri lucknut 😡
Puspa Trimulyani
mendiang ibumu? berarti ibunya sdh meninggal??
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!