NovelToon NovelToon
Posesif Duteng (Duda Ganteng)

Posesif Duteng (Duda Ganteng)

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:10.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: aulina alfiana

Arabella Pramudita harus terjebak dengan seorang Duda Ganteng yang selama ini mengikuti dan mencintai nya.


"Menikahlah dengan ku sayank, aku akan memberikan apapun yang kamu mau."


"Cihh....aku tidak sudi menikah dengan laki laki seperti kamu."


"Bagaimana kalau kamu hamil??"


Moreno Suryapradika sengaja menjebak seorang gadis kecil yang sudah mencuri hatinya, hanya dengan cara inilah Reno bisa menikahi gadis yang belakangan ini mengobrak abrik jiwa raganya.


Bagaimana Reno sang Duteng menaklukan hati Abel, gadis remaja yang masih sekolah itu??


Ikuti kisah selanjutnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aulina alfiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bapak Mau Apa??

"Aduh..."

Abel menepuk jidad nya sendiri, kalau saja bisa memukul itu laki laki, pasti nya akan di lakukan nya. Tetapi, gadis itu tidak bisa berkutik lagi, bukan karena Reno adalah gurunya, tetapi ia takut dengan ancaman Reno.

Nikah sama Mas

"Stop!".

Pemanasan ketiga sudah selesai. Reno mengembangkan senyumannya, apalagi sudah mendapatkan ciuman mesra dari Abel, duh begitu senangnya. Andai saja ia hanya sendiri an, pastinya akan jingkrak jingkrak.,bahkan mungkin akan salto rol depan dan rol belakang.

"Oke, sekarang lari lima kali putaran.", seru Reno yang membuat Abel seketika membuka suaranya.

"What!!! bapak gila!!"

"UPS!",, Abel seketika menutup mulutnya sendiri, ia keceplosan mengumpat Reno. Dan sekarang ia hanya terdiam sembari menunggu duda gila itu menghukumnya karena kesalahan yang sudah berani berani nya mengumpat gurunya, sekaligus calon suami nya.

Reno yang mendengar hanya tersenyum sembari mengedipkan sebelah matanya, dan menggoda Abel.

"Bel....gak tahan gue dengan kedipan mata Om Reno. Sumpah tuh Om Om ganteng banget, pasti juga hot.", bisik Resa yang membuat Abel melotot kan mata nya tajam.

Sedangkan Reno hanya melihat Abel dan Resa, ia tau kalau kedua gadis nakaal itu telah membicarakan nya.

"Romi. Bapak tinggal dulu sebentar, kamu awasi teman teman kamu, kalau ada yang curang , laporkan sama bapak." Reno menepuk pundak Romi dan memberikan mandat kepada ketua kelas untuk melakukan tugasnya dengan baik, sementara Reno harus mengurus sesuatu dulu.

"Siap Pak!!"

"Kalau yang melanggar Abel bagiamana??", bisik Romi yang sudah menaruh curiga kepada Reno yang sedang kesengsem dengan Abel.

"Sama saja, cukup kamu catat, tapi jangan di apa apakan.", balas Reno yang membuat Romi membuka matanya lebar lebar, karena apa yang dipikirkan nya adalah benar.

"Siap Pak!! jangan lupa traktiran nya?? atau nilai saya di tambah.", kekeh Romi lagi dengan nyengir kuda.

Reno meninggalkan lapangan, ia kemudian melangkahkan kakinya untuk masuk kedalam ruangan kepala sekolah, karena memang ada sesuatu yang harus ditanya kan, dan di bahas dengan kepala sekolah, mengingat ia adalah pemilik baru sekolah ini, jadi nya Reno harus tau banyak hal.

"Wake up bro!!"

"Bangun bangun.....acara sante sante bin leyeh leyeh sudah selesai, saatnya kita lari lima putaran.", ujar Romi dengan tepukan tangannya, ia juga sudah berdiri di depan barisan teman teman nya itu.

"Jadi lima putaran?? gak dapat diskon?", protes Abel, yang tidak terima dengan apa yang diinstruksikan oleh Reno.

"Lo kira di mall?? tiap awal akhir bulan nyari diskonan Bel??",

"Kirain lah Rom.!!"

"Ya sudah ayok lari lima putaran, tidak ada yang ngeluh ataupun gimana, termasuk kamu Abel sayank."

"Ckkkk gue gak bakalan ngeluh, cuma protes saja. Guru baru sudah bikin sebel saja."

"Eh awas ya?? nanti jatuh cinta kapok kamu Bel.", ujar Romi dengan tertawa.

"Ckkk gak akan?!", jawab Abel yang langsung lari mengelilingi lapangan sebanyak lima putaran.

Bagi Abel itu tidak susah, karena ia yang sudah mengikuti ekskul olahraga yang sudah menjadi makanan nya sehari hari, jadi tidak masalah, hanya saja ia tidak suka dengan sikap Reno yang begitu menyebalkan, dan membuat harinya harinya resah dan gelisah., juga ketakutan memikirkan nasibnya jika yang kemarin itu adalah benar, mengingat belum adanya satu bulan, jadi belum bisa dipastikan kalau ia hamil atau tidak, kalau Reno memang sudah menidurinya atau belum.

"Capek Bel.", Resa yang sudah ngos ngosan lalu menghentikan kaki nya, ia sudah tidak tahan lagi, apalagi matahari yang tidak bersahabat.

"Sama. Tapi gue lebih ke sebel nya, bukan capeknya."

"Jangan sebel sebel, nanti jatuh cinta lo.!!"

"Enggak dan tidak akan.!!"

Mereka berdua hanya jalan saja, seolah olah tidak mengindahkan ancaman dari Reno, jika tidak melakukan lari lima putaran itu Hingga...

"Abel.....Resa!!!"

Teriak seseorang dengan lantang nya yang membuat Abel dan Resa menoleh seketika.

Tidak menunggu lama atau banyak drama kaget nya, gadis cantik itu langsung berlari menuju ke suara yang memanggil nya, tentunya dengan perasaan senang bukan main.

"Arman..."

"Maman..."

Bukk

Seperti di film film, pria yang memanggil Abel dan Resa itu langsung merentangkan tangan nya, dan bersiap untuk memeluk dua gadis cantik yang sudah ia rindukan.

"Kangen banget ya?", ucap Arman dengan tangan nya masih memeluk kedua tubuh gadis itu.

"Bukan kangen lagi, lo jahat gak pernah kasih kabar ma kita berdua.", ucap Abel yang diangguki kepala oleh Resa.

"Hei....gue di sana kan belajar, bukan untuk nyari pacar atau nyari istri seperti yang kalian mau. Lagian gue mau jagain kalian dulu, kalau kalian sudah ada yang njaga barulah gue cari itu namanya perempuan."

"Gue jadi terharu Ar." ucap Resa.

"Ah gue juga Man.", Abel ikut ikutan, tentunya dengan ucapan yang entah itu benar atau tidak, karena kedua gadis itu sangat lah unik dan langka.

"Kantin, gue traktir."

Tanpa banyak berpikir, Abel dan Resa langsung mengangguk, kemudian mereka bertiga ke kantin, dengan tangan Arman memegang erat tangan Abel, seperti sepasang kekasih saja, tetapi itu tidak.

Yah, Arman Anggara, ia adalah sahabat Abel dan juga Resa ,tetapi jangan ditanya apakah sifatnya sama seperti kedua gadis itu. Jawaban nya adalah tidak.

Arman itu berbanding terbalik dengan Abel dan juga Resa, karena Arman adalah siswa dengan nilai tertinggi di sekolah ini. Karena itulah, Arman mengikuti pertukaran pelajar di London, dan baru datang pagi ini dan langsung menemui kedua sahabat nya.

Semenjak Abel dan kedua sahabat nya ke kantin, Reno yang sedari tadi memperhatikan Abel dengan Arman, langsung mengepalkan tangannya, lagi lagi ia harus dibuat cemburu oleh Abel, pujaan hatinya.

Tidak terima lah jika calon istri nya itu dipeluk ataupun di gandeng oleh pria lain. Reno pun segera menghubungi Andre, untuk menyiapkan pertemuan nya dengan Tuan Septian Pramudita., apalagi kalau bukan tentang Abel.

"Pak Reno melihat ketiga anak tadi??"

Pak Budi yang sudah menghampiri Reno langsung bertanya soal Abel dan teman teman nya.

"Iya, baru saja saya mau bertanya kepada Bapak. Emangnya mereka siapa?? kelihatan nya akrab sekali?? apa salah satu dari mereka pacaran??"

Reno berharap jika jawaban dari Pak Budi adalah tidak, tetapi kalau dilihat dari sikap pria itu ke Abel, ia jadi pesimis, dan sudah menduga duga kalau mereka adalah sepasang kekasih.

'Tapi aku akan mengambil Abel dari kamu anak ingusan.'

"Tidak Pak, mereka tidak pacaran, mungkin kalau orang orang yang melihat mereka, pastinya akan berpikiran seperti Bapak. Apalagi Abel dan Arman, bapak lihat sendiri tadi dengan enteng nya Arman menggandeng tangan Abel, begitu juga dengan Abel yang menyambut nya dengan senyuman."

"Lalu??"

"Mereka hanya bersahabat saja."

Reno sedikit lega, karena jawab dari Pak Budi, walaupun ia belum tau kebenaran nya sendiri, tetapi ia yakin kalau Abel belum punya pacar.

"Lalu kenapa dia telat?? sudah hampir tiga puluh menit?? dan tidak berseragam?"

"Arman baru pulang dari London pagi ini, dia mengikuti pertukaran pelajar disana. Dan meskipun mereka bertiga bersahabat, tetapi hanya Arman lah yang paling waras diantara mereka."

Reno mengangguk, walaupun jawaban adalah tidak pacaran, tetapi ia tidak ingin calon istri nya dipegang pegang oleh laki-laki lain.

Tiga puluh menit lagi, jam pelajaran selesai dan Reno sudah balik ke tengah lapangan untuk mengabsen anak didik nya.

'Kamu ya sayank, minta dihukum beneran deh!!'

Reno kemudian mendapatkan ide agar bisa lebih lama bersama dengan pujaan hatinya.

"Rom, panggil Abel dan Resa. Tetapi Resa suruh membersihkan toilet sedangkan Abel membersihkan ruangan saya , saya tunggu sekarang.", ucap Reno yang sudah berlalu pergi meninggalkan lapangan, setelah ia membubarkan barisan dan mengatakan pesan kepada kedua gadis nakal.

*

*

*

*

Sepuluh menit kemudian.

Tok tok tok

Abel yang sudah ketar ketir dan gelisah tak menentu, mengetuk pintunya ruangan Reno, yang sebelum nya ia sudah berdebat dengan Romi.

"Masuk!!", ucap Reno dengan tersenyum licik.

Ceklek

Abel yang masih menggunakan pakaian olahraga dan tentu saja rambutnya yang masih ia ikat ke atas dengan asal.,masuk ke dalam setelah mendengar ucapan dari pemilik ruangan.

Tatapan mereka bertemu, namun Abel yang tau kalau ia tidak boleh dekat dekat lagi, dan akan terpesoma nantinya, langsung memalingkan wajahnya, berusaha untuk mengalihkan pandangan matanya.

Reno, pria yang sudah mencintai Abel sejak pandangan pertama, langsung menghampiri Abel.

Srettt...

Tanpa berkata-kata , Reno langsung memeluk tubuh Abel, ia juga memegang tangan Abel seperti apa yang dilakukan oleh Arman tadi.

Sedangkan Abel tidak bisa berkutik, ia hanya diam saja, karena mau berontak sudah tidak bisa, sudah ia coba, malahan Reno semakin erat memeluk dan menggenggam nya.

"Mas akan hapus sentuhan tangan di tubuh kamu, dari pria lain."

Dan, Reno semakin mendekat kan wajahnya dengan wajah Abel , dekat dan sangat dekat, hingga tidak ada jarak yang memisahkan nya.

Reno berada dalam jarak yang tidak aman, hanya sedikit saja ia sudah dapat menyentuh apa yang ia inginkan.

"Bel,.bibir kamu sungguh menggoda." ucap Reno dengan aura yang sudah membahayakan.

'Mam**mpusss lo Bel.'

"Bel......"

"Bapak mau apa??"

Abel mendorong tubuh Reno, tetapi.....

1
Qaisaa Nazarudin
Harusnya yang jelasin bukannya Abel doang,jangan ketemu berdua doang, Harusnya kedua Ortunya Abel sekalian,Lagian Naga ngenyel banget,ilfil aku sama cowok yg kayak gini..
Qaisaa Nazarudin
good Reno,Biar tau Rasa dia,Gak sadar diri ganggu isteri orang malam2 apa maksudnya coba..
Qaisaa Nazarudin
Angkat aja callnya tapi jangan bicara,bikin Abel mendesah biar tu Cowok dengarnya biar tambah puaanaaassss..🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Kasihan Reno istri pertama berkhianat dan Selingkuh,dapat isteri kedua abegeh dan PLIN PLAN,udah kayak PIALA BERGILIR..
Qaisaa Nazarudin
Abel udah kayak PIALA BERGILIR AJA..
Hanya di novel2 yg kayak gini, Padahal dulu dia yg sok jual Mahal, sekarang malah sok TERSAKITI,Seolah dia yg paling Benar,Lagian Reno ngapain di ladeni Lelaki kayak Naga dan Rangga sih, Para Cowok yang gak benar..
Qaisaa Nazarudin
Gila,Gak melecet dan robek tu sampai berjam2??
Qaisaa Nazarudin
Begini nih yang aku suka sikap cowok yg 4M tapi bisa menjauhkan dirinya dari berbuat zina,Ada beberapa novel yg ku baca peran utamanya Cowoknya kayak Reno,Tapi kebanyakan TEH CELUP,katanya cinta sedari kecil,tapi malah pacaran sana sini, CELUP sana sini,Tapi saat ceweknya pacaran dan cuman jalan doang dengan cowok lain malah dia gak terima dan marah2,Aneh kan..
Qaisaa Nazarudin
Selingkuh itu pilihan mu sendiri,Harusnya kamu bangga punya punya pacar yg masih ory,dijagain sampai di halalin,Lha ini malah BUANG BERLIAN DEMI BATU AKIK,yah Rasain lah kamu sekarang,emang enak ditinggal Nikah,Noh Nikahin si Jesy,ngapain kayak ORANG GILA TALAK..??🤦🤦🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwk gak kebalik tuh..Udah gak mampan kata2 mu Ga..Rasain tuh,Kamu cuman ninggalin dia SELINGKUH,lha dia malah Ninggalin kamua NIKAH dengan Pria lain,Gimana rasanya...
Qaisaa Nazarudin
Setuju dengan Reno,bukannya POSESIF tapi Reno MENJAGA maruah isteri,Walaupun papanya sendiri tetap aja seorang Pria,Banyak tuh Mertua yang main sama menantunya..gak pria gak wanita sama saja..
Qaisaa Nazarudin
Makin lama makin kesel aja sama nih PENYELINGKUH,Ngapain ngurusin cewek lain,urusin aja tuh cewek kamu..🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Lumayan
Qaisaa Nazarudin
Good sama prinsip kita,Masih banyak cowok yg lebih baik diluar sana.. SELINGKUH itu PILIHAN ,Dan dia yg milih utk Selingkuh,terus ngapain DRAMA sok TERSAKITI..
Qaisaa Nazarudin
MANTAN yang GAMON,Saat madih bersama gak DIHARGAI,setelah dia PERGI baru NYESEL dan GAK TAU MALU masih ngaku2 pacaran 🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Aku udah berapa kali baca novel satu ini ulang2,Tapi gak pernah bosan,Aku suka sikap dan sifat POSESIF,CINTA,TEGASnya Reno ke Abel,Dan yg paling ku suka Reno SETIA 👏👏👍👍👍
Qaisaa Nazarudin
Biasanya mana novel yg ku baca isteri yang seorang MODEL kebanyakan SELINGKUH,Suami/kekasihnya dijadiin ATM BERJALAN doang,Tapi anehnya saat sang SUAMI/KEKASIH sudah punya PASANGAN BARU dan BAHAGIA,Nah maka saat itu lah dia dtg kembali sebagai PELAKOR yang SOK TERSAKITI..🤦 Dan menghalalkan segala cara untuk mendapatkan MANTAN kembali..
Qaisaa Nazarudin
Ialah gak mau dia,Kebanyakan yg udah Dewasa tuh udah pada bolong semua,Mending ngincar yg masih kinyis2 masih ory,mana daun muda lagi..
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
nyambung baca lagi, sampe lupa karna kelamaan mandeg dulu ntah karna apa.🤭🤭
Ayu Nuraini Maulina
😁😁😁😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!