NovelToon NovelToon
SELIR SANG AKTOR

SELIR SANG AKTOR

Status: tamat
Genre:Poligami / Tamat
Popularitas:241.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: Ayumi

Scarlet adalah gadis yatim piatu yang kuliah sambil berkerja. Pada suatu hari dia kesandung masalah memecahkan Guci antik dan disuruh mengganti dengan uang seratus juta tunai.

Dalam kebingunannya akhirnya Scarlet ke Club malam dan menjual kegadisannya dengan pemilik Club. Karena merasa terhina Scarlet tidak mau menerima uang dari pemuda itu.

Tapi pemuda yang bernama David itu malah jatuh cinta kepada Scarlet, dan mulai membantu keuangan Scarlet secara diam-diam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayumi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KEHILANGAN SCARLET

David gabut, dia mati gaya ketika Iwan mengingatkan bahwa Scarlet tidak punya ponsel. Gara-gara David terlalu kesal melihat Scarlet banyak kandidat, akhirnya dia menyuruh Iwan mencuri ponsel Scarlet. Tapi dia lupa untuk membelikannya yang baru. David menelpon Iwan sambil marah-marah.

"Aku sudah menyuruh kamu membeli ponsel baru, bagaimana kamu bisa lupa, kamu mau di pecat!!" teriak David.

"Sabar bos jangan berteriak, ini sudah jam satu malam." jawab Iwan di seberang sana.

"Besok ingetin beliin Scarlet ponsel, jangan sampai lupa."

"Ya bos istirahatlah, kalau bisa jangan lama-lama meninggalkan Scarlet, banyak yang ngantre."

"Besok aku pulang."

Hubungan telepon di putus, David baru ingat bahwa ponsel Scarlet ada pada dirinya. Dia membuka koper mencari ponsel itu, ketemu. David berbaring membuka ponsel itu, dia melihat wallpaper gadis itu sambil tersenyum, Scarlet sungguh cantik. bathin David.

Dia kemudian membuka whatsapp dan membaca satu persatu chat masuk. David tersenyum, ternyata banyak juga yang minta menjadi pacarnya Scarlet, dan rata-rata dia menolaknya.

Tapi ada satu kandidat yang Scarlet mau dekati namanya Tyo samudra. Foto pria itu lumayan ganteng dan anak orang berada, dia menjabat sebagai CEO di Perusahan Samudra.

Aarrgg... David jadi panas hatinya, karena ada chat yang di hapus oleh Scarlet. Mereka ternyata bertemu pertama kali di Toko Bunga. Tanggal mereka saling chattingan baru-baru ini.

Kurang ajar!! gerutu David. Ternyata Scarlet menikamnya dari belakang. Scarlet tidak pernah cerita tentang pria ini, berarti pria ini yang Scarlet mau ajak nge-date.

Dia harus tahu siapa Tyo Samudra itu dan sampai dimana hubungan mereka. David menutup ponselnya dan berusaha tidur, besok pagi-pagi dia harus pulang.

Derrtt...derrtt...

Tangan David meraih ponselnya yang terus berbunyi. Matanya masih mengantuk karena jam tiga pagi dia baru bisa tidur.

"Hallo...." sahut David serak.

"Bos..Scarlet kabur." David tersentak, matanya seketika terbuka.

"Jangan bercanda Wan..."

"Cepatlah pulang bos, aku sudah mencari ke semua temannya."

"Awasi di Toko Bunga, tempat kost, Kampus....aku segera datang."

David melempar ponselnya ke atas kasur, jantungnya berdebar tidak karuan. Dia menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.

"Scarlet..jangan pergi...aku tidak rela..." David mengusap wajahnya dengan kasar, hatinya sakit. Ada rasa khawatir yang sangat menyentuh kalbunya. Pikirannya melayang ke sosok Tyo Samudra. Laki-laki yang mau mengajaknya nge-date.

Ya Tuhan, aku tidak bisa menahan marah ini." rintih Tyo dalam diam.

Pukul 09.15 menit. David sudah kembali, dia memakai jasa Taxi untuk mengantarnya pulang. Keluar dari Taxi, dia setengah berlari masuk ke rumahnya. Wajahnya merah membara, matanya tajam menatap satu persatu pelayan yang berderet menunggu perintahnya. Mereka semua menunduk takut.

"Apa saja kerja kalian ah... menjaga wanita satu orang kalian tidak becus. Apa mau aku pecat kalian semua."

"Maaf kami Tuan, nyonya tidak mungkin bisa pergi kalau tidak ada yang membantu, dia begitu lemah dan sering menangis."

"Jangan kamu banyak bacot, ini kesalahan kalian semua. Aku kasi waktu sampai besok, kalau tidak ketemu, aku akan pecat kalian semua."

"Maaf bos...aku dudah menyebar anak buah, kami seperti kehilangan jejak. Aku jadi curiga dengan semua kandidatnya, jangan-jangan salah satu dari mereka menyembunyikan.."

"Iwan diam mulutmu, aku minta pertanggung jawaban darimu." potong David cepat. Dia sangat gusar melihat Iwan.

"Maaf bos, aku yang teledor. Saat itu aku tidak menyangka dia akan kabur karena kondisinya belum sehat betul. Kecuali dia dibantu oleh salah satu dari kita. Aku tidak tahu apa motifnya membantu Scarlet kabur."

"Tuan..lebih baik kita berpencar untuk mencari nyonya..." Kedasih ikut memberi saran.

"Aku tidak mau mendengar apapun dari kalian lagi. Semua keluar mencari nyonya sampai dapat." titah David dengan suara keras. Dia sendiri mau pergi ke PT Samudra untuk bertemu Tyo. Dia tidak mau membuang waktu lagi.

"Bos, aku sudah menyuruh Yuki untuk datang ke Panti Asuhan, fillingku Scarlet berada disana."

"Kita pergi bersama." kata David mengajak Iwan satu mobil untuk mencari Scarlet.

Setelah bos mereka pergi, pelayan bubar dan bekerja seperti biasa. Kedasih menggerutu tidak senang kalau David terlalu peduli dengan Scarlet. Tentu saja Kedasih berdoa, dalam hati supaya Scarlet tidak bisa di temukan.

Anak buahnya Iwan memilih lebih hati-hati bertindak karena Scarlet belum menikah dengan David. Ke pemilikkan David lemah terhadap Scarlet, kalau Scarlet terlalu di desak dan merasa terancam bisa saja dia balik melaporkan, ini menimbulkan perkara baru.

Ibu Panti membuka pintu dan keluar ketika ada suara ketukan dipintu.

"Selamat siang Ibu, boleh kami masuk?" Yuki menyapa sopan Ibu Panti. Dia mengedarkan pandangan ke seluruh ruangan.

"Oh..siang, silahkan masuk." sahut Ibu Panti tersenyum ramah. Dia ingat pesan Scarlet, seketika wajahnya menjadi dingin.

"Silahkan duduk, maaf anak-anak pada sekolah jadi agak sepi."

"Tidak apa-apa bu, kami temannya Scarlet, kami kesini ingin bertemu dengannya untuk membahas masalah pekerjaan." lajut Yuki. Iwan dan David mengangguk mengiyakan.

"Sayang sekali Scarlet sudah lama tidak kesini lagi, tidak pernah SMS atau menelpon Ibu."

"Berarti istri saya tidak ada disini?" tanya David membuat Ibu Panti kaget matanya tajam menatap David, dia tidak percaya David suami Scarlet. Orang-orang ini pastilah mucikari, pikir Ibu Panti curiga.

"Tuan suaminya?"

"Ya .. saya suaminya, apakah Scarlet tidak pernah mengatakan bahwa dia sudah bersuami?" kata David datar. Dia begitu percaya diri mengeluarkan kata-kata yang tidak masuk akal itu. Untuk memperkuat kebohongannya David mengeluarkan dokumen palsu pernikahannya. Iwan dan Yuki saling pandang.

Ibu Panti segera membuka map biru itu dan meneliti surat pernikahan itu, tidak ada yang salah, tapi mengapa Scarlet tidak menanda tangani, malah disitu terdapat cap jempol saja. Ibu Panti yakin surat ini Aspal.

"Selamat Tuan, saya baru tahu kalau Scarlet sudah menikah, nanti kalau dia kesini saya akan beritahu bahwa suaminya mencarinya."

"Tolong ya bu, ini penting sekali." kata Iwan sambil mengambil surat bosnya. Tentu dia tidak ingin surat itu tertinggal, karena palsu.

Sebelum mereka pergi David mengeluarkan amplop yang berisi uang dan menyerahkan kepada Ibu Panti.

"Ibu, ini sekedar untuk anak-anak Panti." kata David.

"Trimakasih, sudah datang kesini dan memberi sumbangan kepada kami. Kami berdoa supaya anda sukses dan rejekinya banyak."

Mereka akhirnya mohon diri, Yuki kembali ke Toko bunga, sedangkan David dan Iwan mencari ke tempat lain. Terakhir mereka mencari ke PT. Samudra.

Iwan dan David sudah berada di PT. Samudra, sayang sekali bos mereka yaitu Tyo Samudra sedang berada di luar negeri.

David sangat kecewa, Scarlet seolah di telan bumi. Dimana-mana tidak ada. Dia merasa frustasi.

"Aku tidak menyangka Scarlet tega meninggalkan diriku. Dia tidak mengerti betapa aku merasa sakit." keluh David dengan mata berkabut.

"Sabar bos, aku rasa kita akan bisa menemukannya suatu saat." Iwan juga ikut sedih melihat bos nya yang dulu ceria menjadi pemurung dan dingin. Sekarang dia berubah menjadi monster yang menakutkan.

*****

1
like
Kecewa
like
Buruk
Fay
Luar biasa
Fay
Lumayan
delete account
gara-gara kamu jadinya/Grievance/
delete account
daripada senyam-senyum Mulu trs sudah dimasukkan obat ke dalam minuman
delete account
cie tetap di waspadai tapi kira-kira apakah Iwan bisa atasi/Doubt/
delete account
jadi gimana tu apakah ada yang menolong?
delete account
dimasukkan ke dalam obat /Doubt/
delete account
🤣🤣/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
delete account
diancam kepolisian karena sifat buruk
delete account
benar tu pelan-pelan saja tidak perlu buru-buru
delete account
Kok pengen nya cepat banget
delete account
seharusnya lebih hati-hati
delete account
Wahaha kasihan baru dapat kerja sudah dimaki-maki
delete account
hadir
delete account
banyak sekali pesanan buat apa
🎎 Lestari Handayani 🌹
semangat terus. lanjut ceritanya
Arya suryadi🐞
🥰🥰🥰👌👌👌
ayumi: 🍬🍭🍬🍭🍭🍬
total 1 replies
🦋⃟ℛ⭐ʀᴀᴅɪsʏᴀ⭐🦋ᴬ∙ᴴ࿐
TOP LABEL⭐⭐⭐⭐⭐

SEMOGA MAKIN SUKSES KARYA NYA

GOOD JOB👍👍👍
ayumi: tq kk udh mampir
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!