NovelToon NovelToon
White Love In You

White Love In You

Status: tamat
Genre:Romantis / Fanfic / Tamat
Popularitas:10.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Rniehamizan

ini cerita sedih tentang seorang istri yang tak di cintai suami nya, karena dia hanyalah istri yang di pilih keluarga nya bukan hatinya.

setelah perceraian terjadi, pria itu baru menyadari betapa pentingnya gadis itu untuknya.

perjuangannya untuk mendapatkan cintanya kembali akankah berhasil? menikahinya untuk kedua kalinya. atau malah cintanya tak terbalas karena si gadis mencintai pria lain.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rniehamizan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 20

3 hari berlalu dengan cepat, Reva kini memutuskan untuk menemui Adam. dia ingin kepastian tentang hubungannya. meskipun sebenarnya hatinya berat karena jujur saja Adam adalah cinta pertama baginya.

Jessy menatap Reva dengan nyalang saat melihat nya kembali datang kerumah Adam.

"mau apa kau kesini?" ketusnya. dia sengaja mengelus perutnya sebagai isyarat kalau dia tengah hamil sekarang. Reva tersenyum kecut.

"aku hanya ingin meminta penjelasan pada adam."

"ya,, dan ini keputusan ku. kau menginginkan ini bukan?" Adam menyerahkan surat cerai pada Reva.

Reva melihat surat cerai itu lalu melihat Jessy yang kini duduk dengan kaki menyilang dan senyum penuh kemenangan.

"iya." ucap Reva seraya tersenyum penuh kepahitan. ini sungguh lucu baginya, seperti sebuah lelucon saja.

"bagus. mulai saat ini aku tak akan melihat wajah jelekmu lagi. dan ingat.. jangan pernah muncul dihadapan ku lagi." ujar Adam membuat hati Reva seperti disayat silet.

Reva memejamkan matanya menahan emosi juga rasa sakit yang saling beradu dalam hatinya.

"tenang saja. ku pasti akan pergi jauh dari hidupmu." tangan Reva terulur mengambil surat cerai dari tangan Adam tanpa keraguan sedikitpun dia menandatanganinya membuat Adam sedikit terhenyak. dia tak menyangka kalau Reva akan melakukan nya tanpa menangis sedikit pun.

"aku sudah menandatangani nya. jadi sekarang aku bukan istrimu lagi. berbahagialah dengan istri barumu juga calon anakmu." ucapan Reva lebih terdengar seperti sebuah kutukan bagi Adam. entah kenapa dia merasa keputusan ini tidak benar. hatinya berat melihat Reva yang kini telah pergi.

Kini Reva berkunjung kerumah Venty untuk memberitahukan semuanya. dia harap venty akan tetap menyayangi nya meski pun sekarang bukanlah menantunya lagi.

"hikkss..." sebuah isakan kecil lolos begitu saja saat mendengar semua cerita Reva.

Tangannya terulur, menarik tubuh yang lebih kecil itu kedalam pelukan nya. dia tahu perasaan Reva saat ini seperti apa. nasibnya tak jauh berbeda dengannya.

"ibu, sudahlah. kenapa masih menangis?"

"kau tahu Reva. kenapa nasib kita sama?" lirih venty, melepaskan pelukannya. "semua pria itu br*ngs*k." umpatnya tanpa sadar kalau secara langsung dia mengumpati anaknya sendiri.

"ibu.."

"sudahlah. mulai saat ini kau putri ku. dan si sialan Adam itu hanya pecundang. dia persis seperti ayahnya."

Reva senang mendengar nya saat venty masih menganggap nya anak. tapi dia juga merasa tak enak karena venty lebih memilih nya di banding Adam.

Adam termenung di kamarnya. siluet wajah Reva tak bisa hilang dari pikiran nya. senyuman yang selalu terukir meskipun sering di maki, tubuh kecil nya yang ringkih selalu cekatan melakukan tugas rumah. bahkan dia bisa melakukan tiga pekerjaan sekaligus dalam waktu yang sama. mencuci baju, mencuci piring dan memasak.

"Adam, kau kenapa sih?" Jessy melingkar kan tangannya dengan manja di pinggang Adam.

memeluk Adam dari belakang yang kini tengah berdiri di depan jendela. entah apa yang dia lihat di luar kamarnya.

Adam merasakan perut Jessy yang menekan punggungnya, serasa ada yang mengganjal.

"Jessy..." dengan cepat Adam memutar tubuhnya menghadap jessy. matanya menatap perut Jessy yang masih rata belum terlihat jelas.

"ada apa? kau mengagetkan ku." tentu saja Jessy terkejut karena Adam tiba-tiba memutar tubuhnya.

Rahang Adam mengeras. setiap dia melihat perut Jessy atau ingat bahwa Jessy tengah hamil saat ini membuat emosinya menjadi naik. dia masih ragu dengan kehadiran janin itu. benih itu miliknya atau bukan.

Di lain waktu dan tempat ada dua orang pria yang tengah duduk bercanda di sebuah warung pinggir jalan. Meraka masih memakai jas kerja sehingga menarik perhatian beberapa orang yang ada atau hanya sekedar melintas.

"kau mengenal Jessy?" tanya Calvin saat Lexy menanyakan soal Jessy yang tak terlihat di kantor hari ini.

"ah.. tentu saja. siapa yang tak kenal sekretaris itu. dia begitu cantik..."

"huss... dia istri bos mu. apa tak sebaiknya kau pelankan suaramu." potong Calvin cepat. Lexy hanya terkekeh pelan.

"aku tahu." Lexy meremas pahanya saat mengingat Jessy. dia akan diam mulai sekarang,tak akan lagi menyebut nama itu.

"eh.. Reva..." teriak Calvin seraya melambaikan tangannya begitu melihat Reva yang baru turun dari taxi.

Merasa di panggil Reva pun segera membalikan badannya. "ah.. Calvin." ujarnya senang.

"eh..Lexy..kau.."

"kau.. Reva..."

Reva dan Lexy bicara bersamaan. Calvin melihat reva lalu Lexy. "kalian saling mengenal?"

"tidak"

"tidak"

mereka kembali menjawab dengan kompak. maksud Reva menjawab tidak hanya untuk membuat calvin agar tak banyak bertanya lagi. berbeda dengan Lexy, lelaki itu memang seperti itu.

"ku rasa ada yang tidak aku tahu saat ini." tatapan Calvin penuh selidik.

"cukup. aku lapar. sebaiknya kita pesan makan sekarang." ujar Lexy cepat.

"mm..oke. Bu.. kwetiau goreng nya 3 ya.." seru Calvin. "minumnya jus jeruk...."

"jus mangga" seru Reva.

"air putih saja."

Lexy memang tak menyukai minuman yang berasa. lidahnya selalu merasa tak enak jika menyesap rasa manis atau asam yang berlebihan.

Sambil menunggu pesanan mereka datang, sebuah obrolan kecil menjadi sesuatu hal yang cocok di lakukan.

"Ku dengar kau pulang ke rumah mu?"

"iya.. tapi sebentar."

"umm.. kenapa kau tak makan di rumah. biasanya tak suka makan di pinggir jalan Seperti ini."

"ah... itu. di tempat ku tinggal sekarang belum ada kompor." jawaban reva membuat Calvin bingung. Lexy hanya diam terpaku tanpa melakukan apapun.

"maksud mu tempat tinggal sekarang itu apa?"

"eoh.. cerita nya panjang. aku sekarang tinggal di rumah yang sudah di siapkan paman Arnold."

"apa kau dan Adam.."

"pesanan nya tuan.." seorang wanita muda mengantarkan pesanan mereka. memotong acara bicara Calvin.

Mereka segera menyantapnya. tak ada lagi yang bersuara. hanya dentingan sendok dan garpu karena terbentur piring.

apa mereka bercerai?"

pikir Calvin seraya melihat Reva yang sepertinya begitu tak baik-baik saja.

Lexy melirik calvin dan Reva bergantian.

apa hubungan mereka..

untung saja. keburu datang mie penyelamat ini." itu suara hati Reva.

Setelah di rasa cukup kenyang. mereka memutuskan untuk pulang.

"sampai berjumpa lagi.. Lexy. " teriak Reva. karena kini tengah berjalan menjauh darinya. mereka pulang masing-masing karena arah jalan mereka yang berbeda.

"kau yakin.. tak ingin ku antar pulang?" Calvin membuka kaca mobil nya. Reva menggeleng pelan.

"ini sudah dekat. tak usah.."

"baiklah.. Aku duluan ya.."

Sepeninggal nya Calvin dan lexy, reva langsung melangkah kan kakinya ke depan. hingga sebuah suara memanggil nya.

"Reva, apa kau sudah menemui Adam.?"

"iya. dan aku juga berkunjung kerumah ibu."

"masuklah di luar sangat dingin." ajakan Arnold langsung di turutinya.

Arnold dan venty lebih memilih Reva. kelakuan Adam yang seperti itu membuatnya kesal.

1
Laili Dwi Agustina
karyanya bagus tapi kenapa off ditengah jalan /Sob/
Moch Firman
markutet mphi
Moch Firman
apakah authornya ini Army
Moch Firman
V kamu ngapain di sini
Moch Firman
mphi ngapain kamu di situ
Memelia Paixao
mantannya vante muncul
Memelia Paixao
saingan baru Adam nih😀😎
Memelia Paixao
thor buat reva pergi yg jauh
피롷
pantes kya ga asing sama nama vante🤣🤣🤣🤣cuma 1 yg pernah ngomong bgtu🤣🤣🤣
피롷
heh markutet disini😭😭😭
🍃༺𝕳𝖚𝖏𝖆𝖓༻🥬🍒
JEJAK
la lauce🌷🌿
nangis aku bacanya bang😭😭😭😭
Hasanah Ana
mantap
amalia gati subagio
some body new 4 R, plz 😈
amalia gati subagio
beehhhh carakternya si A dangkal yack 🤓💪💪
amalia gati subagio
telmi, heeeh...segitu terharu dpt perhatian si L ma V, apa ortu lo gak perhatian ma lo R. 😈 hmmmm next 🤓💪💪
amalia gati subagio
why......😈🤓💪💪💪💪
amalia gati subagio
dunia halu, penasaran endingnya 😁😈
amalia gati subagio
aduh....bab berapa ya 🤓
amalia gati subagio
Bab si R sadar zalim dgn dirinya membiarkan si A menyakitinya & pergi itu Bab berapa ya 😁💪💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!