NovelToon NovelToon
Janjiku Kepadamu Anindya

Janjiku Kepadamu Anindya

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Komedi
Popularitas:42.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Muhammad Ridho

(Sedang Tahap Revisi)

Terkadang Cinta itu bisa merubah segalanya, Keras nya batu akan melunak.
Terpaan dingin akan menghangat.
Ketika kita bertemu dengannya.

Seperti Aku melihat wajahnya saat hari pertama sekolah, Aku-lah Gilang Sanjaya berharap mewujudkan cinta kepada dia Anindya.

Halangan dan Rintangan akan daku hadapi untuk menikahi dia, ketika waktu itu telah tiba.

☪. Cerita Cinta Remaja bernuansa Islami

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Muhammad Ridho, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Akhir Permasalahan

⚠ Diharapkan untuk tidak meniru adegan dalam cerita ⚠

...

"Lang, gua ikut bantu gebukin mereka." ujar Irwan yang berada di sampingku dengan memegang double stick juga.

"Lu yakin Wan?" tanyaku sedikit heran, karena aku tau sifat Irwan ketika sedang marah. Dia tidak akan perduli dengan nyawa lawannya, yang ada di otaknya hanyalah ingin membunuh.

"Yakin."

"Tapi, lu jangan sampai membunuh mereka. Cukup yang dulu aja, lu bunuh orang di taman."

"Tenang, sekarang gua udah bisa ngendaliin emosi gua."

______________________________________________

Flashback

Sedari SMP, Aku dan Irwan ikut ekskul silat yang ada di sekolah. Kami berdua sangat antusias dalam latihan silat itu, karena sering melihat adegan berkelahi di film-action. Di pertengahan tahun pertama, pelatih kami mengajak untuk ikut ke tempat padepokan silek Harimau, karena dia melihat kami mempunyai bakat terpendam dalam ilmu silat. Sesampainya di sana, kami sangat terkejut akan porsi latihan mereka. Cara mereka latihan berbeda dengan apa yang kami pelajari di ekskul sekolah, didikannya lebih keras dan tanpa ampun.

'Legenda silek (silat) Minangkabau diciptakan oleh Datuk Suri Diraja dari Pariangan, Tanah Datar di kaki gunung merapi pada abad ke-11. Kemudian silek dibawa dan dikembangkan oleh para perantau Minang ke seluruh Asia Tenggara. Demikian pula cerita rakyat mengenai asal mula silat aliran Cimande, yang mengisahkan seorang perempuan yang mencontoh gerakan pertarungan antara harimau dan monyet.'

Melihat itu semua, aku dan Irwan merinding ketakutan, apalagi ketika melihat ada murid yang di tinju dengan kuatnya, sampai dia terjatuh.

"Seperti ini lah latihan Silek Cimande sebenarnya, Alang, Irwan."

"Disini, kalian akan di gembleng terus menerus tanpa ampun. Sampai kalian layak

menjadi pendekar sesungguhnya, layaknya di-film yang kalian tonton itu." ucap pelatih kami.

Setelah itu, aku dan Irwan di persilahkan untuk memperkenalkan diri hadapan mereka semua. Mereka menerima dengan baik, dan langsung akrab tanpa ada batasan senior dan junior. Para tuo silek atau guru besar silat memberikan wejangan kepada aku dan Irwan

"Jiko mamancak di galanggang, kalo basilek di muko musuah. Jan gunokan ilmu silek untuak manindas." Omongan ini membuat aku dan Irwan kebingungan, karena tidak mengerti artinya apa.

Melihat kami yang dalam kebingungan, pelatih menjelaskan arti perkataan itu.

"Jika melakukan tarian pencak di gelanggang, sedangkan jika bersilat untuk menghadapi musuh. Jangan gunakan ilmu silat yang kalian pelajari untuk menindas orang yang lemah."

"Apa itu gelanggang, Kak?" tanya aku bingung.

"Seperti panggung pementasan." jawabnya

Dalam proses penerimaan, aku dan Irwan terikat dalam sumpah kuat yang berbunyi.

Kaateh indak bapucuak, kabawah indak baurek, ditangah-tangah digiriak kumbang.

Yang mempunyai arti, pelanggar sumpah tidak akan pernah mendapatkan hidup yang baik selama hidupnya di dunia, seperti yang diibaratkan nasib suatu pohon yang merana.

Waktu demi waktu kami berlatih dengan keras, menjadi lebih terlatih. Tidak lagi takut akan gertakan, bisa mengontrol emosi dan daya tahan tubuh menjadi lebih kuat.

Saat itu ketika malam minggu, aku dan Irwan pergi jalan-jalan ke taman, untuk mencari udara segar setelah hari penobatan menjadi guru.

Saat sedang bersantai di pinggir jalan yang sepi, ada segerombolan preman mendekati kami. Mereka meminta semua barang berharga yang kami bawa, dengan cara paksa menggunakan pisau. Menerima perlakuan tersebut, aku dan Irwan langsung menghindar dan berjaga jarak dari mereka.

Beberapa preman mengeluarkan pisau kecil saat tau kami menghindar. Melihat mereka banyak yang membawa senjata tajam, Aku dan Irwan langsung mengeluarkan senjata kerambit yang selalu kami sembunyikan di balik baju, ketika sedang bepergian.

'Kerambit adalah sebuah senjata kecil yang mirip dengan bentuk celurit, hanya saja ukuran nya kecil. Senjata khas dari Minangkabau.'

Layaknya adegan film aksi, kami membuat gerakan kuda-kuda yang membuat para preman tertawa.

"Hahaha, kelihatan mereka banyak menonton kungfu ini mah." ucap seseorang dari mereka.

"Udah lah, lebih baik kalian serahkan barang berharga dan pergi dari sini. Kalau tidak mau mati!"

Dikarenakan tidak menuruti kemauan mereka, perkelahian pun terjadi. Aku dan Irwan masing-masing melawan 4 orang preman, pukulan dan tusukan pisau kami tangkis, namun sialnya Irwan terkena tusukan di bagian lengan tangannya. Membuat Irwan hilang kendali emosinya, dan membunuh preman itu dengan menusuk tepat di jantung. Melihat perbuatan itu, teman-teman mereka makin beringas menyerang Irwan tanpa ampun, namun akhirnya 4 preman itu tewas di tangan Irwan.

Sedangkan aku hanya membuat mereka lumpuh, dengan mengoyakkan tepat di bagian persendian.

Setelah membereskan para preman, kami langsung pergi ke padepokan untuk menceritakan kejadian ini. Aku tidak tahu akan keselamatan preman itu, apakah selamat atau tidak. Karena ketika kami pergi, aku lihat mereka banyak mengeluarkan d*rah.

...

"Apa maksud kalian menghadang jalan kami!?" tanya Irwan membentak.

"KAMI TIDAK TERIMA ATAS KEKALAHAN SEBELUMNYA, KAU HARUS KAMI HABISIN!!" bentak Pandu.

"Oke, jika kalian mau itu. Majulah."

Aku dan Irwan langsung mengambil ancang-ancang membuat kuda-kuda yang kokoh dan serempak berkata.

"Alam takambang jadi guru."

Perkelahian pun terjadi dengan sengit dan cepat, karena aku dan Irwan tidak ingin sampai kehilangan kesadaran emosi. Ke 4 senior itu terbaring kesakitan, karena pukulan double stick kami menghantam wajah dan tubuh mereka. Sedangkan aku dan Irwan hanya mendapatkan memar di kedua tangan, karena menangkis pukulan dari kayu dan besi.

Tidak lama kemudian, rombongan bantuan dari sekolahan datang untuk menyudahi perkelahian. Satpam dan para Guru langsung membawa 4 senior itu kembali ke sekolah untuk di obati, dan Kepala Sekolah menyuruh aku dan Irwan untuk ikut juga.

Sesampainya disana, Kepala Sekolah langsung memanggil orang tua dari 4 senior itu untuk di beritahukan akan perbuatan anak mereka. Anin langsung mengambil kotak P3K dan langsung mengobati aku, melihat itu Irwan langsung nyeletuk.

"Alang doang yang di obati, akunya enggak. Nasib jomblo gini mah."

"Iya nanti setelah selesai obati Alang, aku obati juga kamu, Wan,"

Setelah selesai di obati, Guru memanggil aku dan Irwan untuk masuk ke ruangan kepala sekolah, karena orang tua dari 4 senior itu sudah datang. Ketika kami masuk, musyawarah pun di mulai untuk menyudahi permasalahan ini. Awalnya orang tua mereka tidak terima kalau anaknya di pukulin sampai begini, bahkan sampai ada yang ingin memukul aku dan Irwan, namun di hadang oleh beberapa Guru. Setelah semua di jelaskan oleh Kepala Sekolah dan pengakuan dari semuanya, akhirnya orang tua mereka pun menerima, dan langsung memarahi anak mereka masing-masing.

Kepala Sekolah memutuskan untuk mengeluarkan mereka dari sekolah, karena perbuatan mereka sudah sangat keterlaluan. Namun orang tua dari 4 senior itu tidak menerimanya, karena anak mereka sudah kelas 3 dan sebentar lagi akan ujian nasional.

Melihat ekspresi orang tua mereka, aku langsung merasa iba.

"Maaf, Pak," ucapku memotong pembicaraan.

"Ada apa, Lang?"

"Jangan keluarkan mereka, Pak."

"Loh kenapa jangan? Mereka kan sudah memukuli kamu, untung saja kamu bisa silat, kalau tidak?"

"Iya benar yang Bapak jelaskan, tapi saya mohon untuk tidak mengeluarkan mereka. Biarkan mereka menyelesaikan sekolah sampai lulus."

Kepala Sekolah dan Guru pun langsung rapat sebentar untuk mencari jalan tengah dari permasalahan ini.

"Oke, anak Bapak dan Ibu tidak akan kami keluarkan. Tapi ada syaratnya!" ucap Kepala Sekolah dengan tegas.

"Apa itu, Pak?" tanya mereka.

"Mereka dilarang membuat onar kembali, harus laporan 2x setiap hari kepada saya. Dan mereka di larang membawa kendaraan, datang dan pulang wajib dengan orang tua."

"Jika melanggar, maka mereka akan kami keluarkan secara tidak hormat. Bisa dipahami?"

"Bisa, Pak. Terimakasih sudah tidak mengeluarkan anak kami."

"Berterimakasih lah kepada Alang, karena dia telah memaafkan anak kalian." ucap Kepala Sekolah.

Permasalahan pun telah selesai, orang tua dan 4 senior itu berterimakasih dan meminta maaf atas kejadian tadi. Aku dan Irwan pun pulang di dampingi para perwakilan guru, untuk nanti di jelaskan kepada orang tua kami di rumah.

...

"Hey ho guys, apakabar kalian hari ini ☺. Sudahkah tersenyum hari ini?"

1
Dhina ♑
halo Gilang
Zolovelypeony: halo kak, yuk mampir juga baca cerita aku, judulnya Camelia Rahma: Kamulah Jodohku 🤗🍁
total 1 replies
Bu Fit
ikutan dong makan. bakso mercon nya

😁😁

#FWC#
Bu Fit
jadi deg deg kan aku thor
#FWC#
Bu Fit
sadis amat thor, beruang Wkwkwk

#FWC#
Bu Fit
aamiin moga terkabul ya doa mu
#FWC#
Bu Fit
so sweet rencanaya, moga lancar
#FWC#
Bu Fit
kesel ya kalau yg jawab OP nya bukan orangnya . semangat ya thor jan ikutan kesal.

#FWC#
Bu Fit
boleh ikutan nggak thor, aku juga mau jadi pendekar
😀😀😀
#FWC#
Bu Fit
jan ikutan galau ya thor
😁😁😁
#FWC#
hanifatulhsn_
semangat kaakkk☺😊 ceritanya bagus, keren.
Sept September
jempollll
Sept September
like ya
Sept September
semangat kakakkkk 🤗 pengunjung setia 😂
G.
lanjut thor
Mei Pertiwi
lucu
annidya
Next thorrr
Raihan Ramadhan Nasution
lanjut dho
Zahra
lagi
annidya
Lah ak masih smp
annidya
Kyk ngerasain ada di dalam ceritanya apa karena namaku annidya ya😆
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!