NovelToon NovelToon
PUNCAK CINTA

PUNCAK CINTA

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintapertama / Cintamanis / Contest / Romansa-Percintaan bebas / Tamat
Popularitas:198.8k
Nilai: 4.8
Nama Author: Tie tik

Kisah cinta yang penuh dengan perjuangan untuk menuju puncak Cinta tertinggi telah dilalui oleh Gadis cantik bernama Elsara Anjani dengan teman sebangkunya Ivan Ardiansyah. Perbedaan status ekonomi dan restu orangtua telah menghalangi kisah cinta mereka.

Segala perjuangan telah di lalui oleh keduanya, Cinta yang kuat membuat mereka bertahan dari segala rintangan yang menghadang di jalan mereka.

Bagaimanakah kisah mereka menuju puncak Cinta yang di tuliskan oleh Takdir?terus ikuti kisah nya dalam Novel PUNCAK CINTA ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tie tik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gombal dan Sariawan...

Jatuh Cinta membuat orang lupa waktu dan lupa segalanya. Hujan dan Panas tak menghalangi mereka yang sedang mengikuti kata hati untuk mencintai sosok yang ada di dalam hatinya. Sama hal nya dengan Elsa dan Ivan yang sedang menyusuri bangunan Candi brahu di tengah teriknya matahari yang ada tepat di atas kepala.

"El kita istirahat dulu ya, panas El." Ucap Ivan sambil matanya mencari bangku kosong yang ada di bawah pohon-pohon di sekitar candi.

"Iya Van, kaki ku juga capek!" Ucap Elsa yang sedang mengikuti langkah Ivan.

Mereka berdua akhirnya menemukan satu bangku kosong yang ada di belakang bangunan Candi. Karena gerah Elsa mengambil kunciran yang ada di dalam tas slempang nya. Ia juga mengambil sisir dan kaca kecil yang selalu di bawa kemana pun ia pergi.

"Van, tolong pegang kacanya Van!!" Elsa memberikan sebuah kaca kecil kepada Ivan. Ia juga mengatur di mana Ivan harus memegangi kaca nya.

"Van, kurang ke atas dikit." Ucap Elsa sambil menyisir rambutnya. Elsa sibuk menyisir rambut panjangnya untuk di kuncir agar tidak merasakan gerah dan panas.

"Cantik!!" Satu kata yang terucap dari bibir Ivan ketika menatap Elsa yang sedang serius menguncir rambutnya.

"Apa Van??" Elsa mencoba meyakinkan satu kata yang baru saja di ucapkan oleh Ivan tadi.

"Cantik, kamu cantik El!!" Ucap Ivan sekali lagi sambil menatap Elsa yang tersipu malu.

"Gombal banget sih!!" ucap Elsa setelah selesai menguncir rambutnya dengan wajah yang beralih menatap ke arah lain. Hati nya di penuhi bunga-bunga yang bermekaran karena pujian dari Ivan.

"Aku gak lagi ngegombal El, aku serius... Kamu memang cantik." Ucap Ivan sambil menatap Elsa yang sedang menundukkan kepala nya untuk menyembunyikan wajahnya yang memerah.

"Kamu ini sebenarnya kenapa sih Van, dua hari ini kamu jadi banyak bicara sama aku?" Akhirnya Elsa memberanikan diri untuk bertanya kepada Ivan tentang hal yang membuatnya penasaran.

"Karena aku mengikuti kata hatiku untuk mendekat denganmu El." Gumam Ivan dalam hatinya sambil menatap Elsa.

"Masa sih El?? emang aku kemarin-kemarin gimana?" tanya Ivan yang berhasil membuat Elsa menegakkan kepala nya untuk menatap Ivan.

"Menyebalkan!!" Satu kata dari Elsa yang berhasil membuat Ivan terkekeh.

"Oh iya El, apa hari ini kamu sedang sariawan?" Tanya Ivan yang membuat Elsa menaikkan satu alisnya.

"Tidak Van, aku baik-baik saja kok. Memangnya kenapa?" Tanya Elsa penasaran.

"Ya aku kira kamu hari ini sedang sariawan karena sejak tadi kamu lebih banyak diam. Biasanya saja cerewet dan berisik." Ucap Ivan yang membuat Elsa melengos untuk menatap arah lain.

"Aku gugup Van!!! rasanya aku kehilangan semua kata yang ada di hatiku karena terlalu bahagia bisa jalan berdua dengan kamu." Jawab Elsa dalam hatinya.

"Enggak tuh, perasaan dari tadi aku masih sama kok seperti biasanya." Kilah Elsa.

Ivan menahan tawanya ketika tahu Elsa sedang berbohong saat ini dari sorot matanya. Beberapa saat mereka diam dalam pikiran masing-masing.

"Van, katanya di daerah sini masih banyak situs peninggalan kerajaan majapahit, apa itu benar?" tanya Elsa untuk memecah keheningan yang terjadi diantara mereka berdua.

"Iya El, masih banyak bangunan candi peninggalan majapahit yang ada di dekat museum sana tadi, kamu tahu kolam besar yang ada di museum tadi El?" Tanya Ivan sambil memandang wajah Elsa.

"Kolam Segaran tadi kah Van namannya?" Elsa bertanya balik kepada Ivan.

"Iya nama kolam nya Segaran. Kolam itu juga salah satu peninggalan kerajaan majapahit." Ucap Ivan yang masih menatap wajah Elsa.

"Bisakah setelah ini kita pergi melihat tempat peninggalan yang lain Van?" Tanya Elsa sambil menatap Ivan.

Ivan menatap jam tangan yang ada di pergelangan tangan nya. Sejenak ia memikirkan waktu yang akan di habiskan jika pergi ke satu tempat lagi.

"Bagaimana kalau lain waktu saja? Ini sudah siang, setelah ini kita harus pulang karena aku tidak mau kalau sampai kamu terlambat untuk pulang ke rumah." Ucap Ivan dengan gurat kekhawatiran yang tergambar jelas di wajahnya.

"Duh!!! ternyata Ivan mengkhawatirkan aku!!" Gumam Elsa dalam hatinya.

"Emm iya deh, kalau gitu gimana kalau kita pulang sekarang aja Van?" tanya Elsa.

"Baiklah, kita pulang sekarang. Kamu mau makan Bakso dulu?" tanya Ivan kepada Elsa yang sudah berdiri dari tempat duduknya. Sejenak Elsa diam sambil memikirkan tawaran Ivan.

"Kapan-kapan aja deh Van, nanti aku bisa telat pulang." Jawab Elsa sambil menatap Ivan yang masih duduk di tempatnya.

.

"Oke, kita pulang sekarang." Ivan berdiri dari tempat duduknya. Akhirnya mereka berdua berjalan ke tempat parkir untuk segera pulang menuju rumah nya.

Ivan melajukan motornya dengan kecepatan tinggi karena takut Elsa terlambat pulang ke rumah nya, sedangkan Elsa di belakang memejamkan matanya karena takut Ivan menabrak kendaraan lain di depannya. Elsa juga secara reflek mengalungkan kedua tangannya di perut Ivan karena benar-benar merasa takut.

Ivan tersenyum setelah merasakan tangan Elsa berada di atas perut datarnya. Sekilas Ivan melirik Elsa yang sedang memejamkan matanya dari kaca spion motonya. Karena sebentar lagi akan sampai di rumah sakit, perlahan Ivan menurunkan kecepatannya.

"Sudah sampai El." Ucap Ivan ketika sudah berhenti di tempat awal ia menjemput Elsa.

"Ah iya Van." Elsa gelagapan melepas kedua tangan nya dari tempat tubuh Ivan. Ia segera turun dari jok motor Ivan dan melepas helm yang ada di kepalanya.

"Terima kasih Van." Ucap Elsa dengan senyum manis yang mengembang di pipi nya. Ivan tersenyum sambil menatap Elsa yang berdiri di sampingnya.

"Kamu langsung pulang? apa perlu aku antar?" tanya Ivan kepada Elsa.

"Ah tidak perlu Van, aku pulang sendiri aja Van!!" Jawab Elsa. Setelah beberapa menit ngobrol sebentar dengan Ivan, Elsa segera berjalan masuk ke halaman rumah sakit untuk mengambil mobilnya.

Ivan belum beranjak dari tempatnya saat ini. Ia masih menunggu mobil Elsa yang belum keluar dari rumah sakit. Satu menit kemudian Ivan melihat mobil Elsa yang mulai keluar dari pintu utama rumah sakit.

Setelah melihat mobil Elsa yang berlalu pergi, Ivan segera menghidupkan mesin motornya untuk melanjutkan perjalanan menuju rumahnya. Di sepanjang perjalan, Ivan terus saja tersenyum ketika mengingat Elsa yang mengalungkan kedua tangannya di atas perutnya tadi.

Beberapa menit kemudian Ivan sudah sampai di rumahnya. Ia segera masuk untuk ke dalam rumahnya yang sepi, karena hari ini Bu Nurul pergi ke rumah kerabat yang sedang hajatan. Sebelum istirahat tak lupa Ivan mandi terlebih dahulu dan menunaikan sholat dhuhur yang sedikit terlambat.

_

_

_

Happy Reading kakak♥️ semoga suka😍😍

_

_

_

❤️❤️❤️❤️❤️❤️

1
Supriatun Khoirunnisa
Luar biasa
Titik pujiningdyah: makasih kakak
total 1 replies
MakBarudakh
Mbak Tie tik ini keren, tiap novelnya bikin ngaduk2 perasaan..
Ni novel bikin hhuufffttt termehek2 hener mak jadinya...
makasih atas karya2 luar biasanya y mbak
Titik pujiningdyah: makasih kakak udah baca karya lamaku😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍
total 1 replies
༄༅⃟𝐐Dwi Kartikasari🐢
cus
kavena ayunda
mojokerto.hadir thor
Dinar Meta
setiap kali masuk ksni k crta.. langsung berccr air mata... sedih aja ivaaaan..😭😭
Titik pujiningdyah: amiin🤭semoga nanti ada ide, saya kasih extra part
total 5 replies
༄༅⃟𝐐Dwi Kartikasari🐢
kangen sama elsa
Titik pujiningdyah: aku juga gt, tp gk tega
total 1 replies
༄༅⃟𝐐Dwi Kartikasari🐢
waalaikumsalam kak Tie tik
Quora_youtixs🖋️
semangat
Flo🌹
tandain dulu nih ntar aku khatamin dlm semalam. 😚
Indah Nihayati
aku mampr kak
Indah Nihayati
aku mampir thor
Ratna0789
Mampir sini lagi kak 🥰🥰🤗
Ratna0789
Hai kak Titiek, aku lanjut mampir lagi di sini.... semangat ya,
༄༅⃟𝐐Dwi Kartikasari🐢
semoga sukses dan sehat selalu
Ratna0789
aku sampai sini kak 🤗 duh Elsa ada2 saja masak hello Kitty nya gitu 😅😅🤭
Ratna0789
Elsa Elsa kamu ini datang datang langsung bikin heboh 😀😀
Ratna0789
Hay kak...🤗🤗🤗
Ratna0789
Hay kak titik...aku boom like dulu,rate bintang 5 sama 2 tangkai mawar ya..aku juga favorit kan,, bacanya nanti aku cicil.🤗🤗🥰 salam balik dari mas Devan ya kak
Dwi Alviana
ngoro deket rmh ku thor hehehe
Dwi Alviana
mojokerto.emang panas ehheeh :-P
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!