NovelToon NovelToon
Dear D

Dear D

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Contest / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:327.3k
Nilai: 5
Nama Author: tari channel

Pertemanan sejak kecil yang di jalinnya bersama teman wanita nya Delina narselia membuat nya sudah terbiasa akan wanita itu dan saat sudah remaja keadaan menghendaki kedua nya untuk menikah. Menikah karna amanah dari kakak Delina (Nana) membuat Ryhan mengiyakan nya, Sudah menganggap keluarga Delina sebagai keluarga nya sendiri selain dekat dengan kakak dan ayah Delina Ryhan juga cukup dekat dengan Delina tapi setelah Delina yang merasa di atur oleh kakak nya dan di tuntut untuk menjadi seperti Ryhan membuat kedua nya tidak sedekat dahulu.

"Tidak usah mengaturku lagi, Aku sudah besar" Nana (Delina).

"Umurmu saja yang besar, Otak mu masih kecil" Ryhan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tari channel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 19

"Apa yang kau lakukan di sini?" teriak Nana saat melihat Ryhan di dalam kamar nya.

"Kak lihat Ryhan masuk ke dalam kamar ku" teriak Nana yang mungkin tidak ingat akan apa yang terjadi kemarin. Nana tidak mendapatkan jawaban dari sang kakak karna sang kakak sudah tiada.

"Kak kau dengar tidak? lihat Ryhan masuk ke dalam kamar ku dan.... memakai baju mu" teriak Nana lagi saat tidak mendapatkan jawaban dari kakak nya dan melihat Ryhan mengenakan baju kakak nya.

"Shht di mana kakak?" tanya Nana dengan menatap lekat wajah Ryhan. Ryhan masih belum menjawab dan hanya membiarkan wanita itu berbicara sendiri.

"Kau ini bisu?" ketus Nana dan beranjak berdiri dari duduk nya dan keluar dari kamar nya.

"Kak" teriak Nana yang memanggil Rendi.

"Rendi" teriak Nana yang tidak memanggil Rendi dengan sebutan kakak karna kesal akan Rendi yang sedari tadi di panggil tidak menjawab. Ryhan hanya memperhatikan nya dan tidak mengeluarkan suara sedikit pun. Nana mengingat ingat kemana kakak nya pergi hingga dia ingat kejadian kemarin yakni di mana kakak nya sudah meninggalkan nya untuk selama nya dan dia sudah menikah dengan Ryhan.

"Ah aku lupa, Aku sudah tidak memiliki siapa siapa" ucap Nana dengan tersenyum dan langsung kembali masuk ke dalam kamar nya dengan menyenggol bahu Ryhan.

"Semua orang membenci ku ya karna aku bodoh hingga mereka meninggalkan ku?" tanya Nana dengan menatap lekat suami nya itu. Ryhan tidak menjawab nya dan hanya diam di dekat pintu dan memperhatikan Wanita itu.

"Huh percuma berbicara dengan mu" ucap Nana kembali dan langsung menghempaskan tubuh nya di atas ranjang nya dengan menelungkup dan membuang tatapan nya dari Ryhan. Air mata yang sedari kemarin ia tahan langsung menetes dan membasahi wajah dan menetes ke bantal yang ia baringi.

"Aku tidak ingin dewasa, Aku ingin kembali ke masa kecil ku" ucap Nana dengan isakan nya dan terdengar jelas oleh Ryhan yang berdiri di dekat pintu.

"Aku tidak ingin dewasa" teriak Nana dan langsung menutup kepala nya menggunakan bantal dan terisak di sana. Ryhan menatap sedih akan wanita itu tapi dengan wajah datar nya.

"Keluarlah jika lapar dan membutuhkan ku" ucap Ryhan dengan wajah datar nya dan setelah itu langsung berlalu dari sana dan menutup pintu kamar Nana.

"Aku tidak ingin dewasa" teriak Nana dan langsung melempar bantal yang meutupi kepala nya tadi. Ryhan tidak beranjak dari sana dan masih mendengar teriakan demi teriakan yang keluar dari mulut Nana itu.

Nana beranjak dari baring nya dan berjalan ke arah kaca besar yang ada di dalam kamar nya itu. "Menyedihkan" ejek Nana dengan tawa nya saat melihat bayangan diri nya yang ada di kaca.

"Menyedihkan sekali hidup mu Na, Sudah miskin, Bodoh, Di tinggal keluarga lagi, Kasihan sekali kau, Hahaha" teriak Nana dengan tawa nya dan kembali menghempaskan tubuh nya di atas ranjang nya.

"Ahahaha" teriak Nana yang tertawa tidak jelas dan membuat Ryhan memejamkan mata nya supaya tidak ikut larut dalam kesedihan.

"Menyendihkan" teriak Nana lagi dan langsung menendang apa yang bisa dia tendang.

"Lebih baik aku tidur lagi" ucap Nana dan mencoba menidurkan kembali diri nya tapi tidak bisa karna hati nya terlalu sedih saat memikirkan kakak yang paling ia cintai sudah meninggalkan nya. Nana langsung mendudukkan tubuh nya kembali dan melihat kamar nya sudah berantakan.

"Astaga Nana kau ini sudah besar dan dewasa tapi kamar mu? csksksk" ucap Nana dengan menggelengkan kepala nya saat melihat kamar nya yang berantakan.

"Aku harus membereskan nya" ucap Nana dengan senyum yang mengembang dan setelah itu langsung membereskan kamar nya itu hingga rapi.

"Nana belajarlah, Istirahat saat lampu di kamar Ryhan mati" ucap Nana yang meniru suara kakak nya itu.

"Kak itu terlalu lama" ucap nya yang sudah berbicara sendiri.

"Membantah?" teriak nya yang kembali menirukan suara kakak nya itu.

"Iya iya, Aku akan belajar" ucap nya lagi dan langsung mendudukkan tubuh nya di atas kursi belajar nya dan memulai belajar, Nana membuka laptop nya dan mencari pelajaran di sana, Saat ini dia memang ingin belajar lebih giat dan belajar sungguh sungguh.

"Aku akan membuktikan kepada mu jika aku bisa" guman Nana dan memulai belajar nya tanpa sarapan pagi dan tidak berniat ingin sekolah. Ryhan senang akan Nana yang mulai belajar tapi dia tidak senang akan wanita itu yang menjadi berbicara sendiri. Nana nampak belajar dengan giat di dalam kamar nya itu.

Di sekolah.

Weny dan Yura baru saja sampai di sekolah bersamaan, Mereka berdua langsung masuk ke dalam kelas dan hanya menemukan Qori dan seluruh teman lelaki lain nya di dalam kelas. Weny menoleh ke belakang dan dia tidak mmelihat ada Ryhan atau pun Nana yang duduk di belakang. "Ayo masuk" ajak Yura kepada Weny, Weny mengiyakan nya dan berjalan masuk ke dalam kelas, Mereka mendudukkan tubuh mereka di tempat duduk mereka dan memulai belajar nya.

Qori sedari tadi menatap kursi Nana yang kosong begitu pula dengan Weny yang juga sedari tadi memperhatikan kursi Ryhan yang kosong. "Apa mereka berdua memang sudah menikah?" guman Qori dan Weny bersamaan dengan Qori yang menatap tempat duduk Nana dan Weny menatap tempat duduk Ryhan.

"Ah jika memang jodoh sudah menikah pun dia dengan Ryhan akan tetap menjadi milikku" guman Qori kembali dan kembali menatap ke Kapan tulis untuk belajar.

"Entahlah harus senang atau sedih, Senang karna Nana mendapatkan orang yang bisa menjaga nya saat kepergian kak Rendi, Sedih karna Ryhan yang aku sukai menikah dengan sahabat ku" guman Weny yang bingung harus bahagia atau sedih.

"Aku akan mengikhlaskan nya, Semoga kalian berdua bahagia" guman Weny dengan senyum nya menatap kursi Nana dan Ryhan itu. Weny tidak pernah mempermasalahkan tentang sahabat yang mengambil orang yang dia sukai atau mengambil kekasih nya karna kekasih tidaklah terlalu penting kecuali jika sahabat nya mengambil suami nya baru dia akan mempermasalahkan hal itu, Pikiran wanita itu memang dewasa tapi tidak dengan Nana dan Yura yang memiliki sifat kekanak anakan dan tingkah pun seperti itu tapi tidak tau dengan pikiran mereka yang susah untuk di tebak.

Weny kembali pokus akan papan tulis dan memulai balajar nya.

Di tempat Nana dan Ryhan.

"Sudah hampir siang, Dia belum keluar" guman Ryhan yang sedari tadi duduk di atas kursi dan memperhatikan pintu kamar Nana.

"Dia belum makan sedari kemarin bukan?" guman Ryhan yang sadar akan istri nya yang belum makan sejak kemarin.

1
Anissa Caem
lanjut
Zugix Huawei
idem
Ni Nengah Suriasih
Om
Maisha Putri Salsabila
mataku bengkak baca episode-episode terakhir ya ampun sedih banget ceritanya
Maisha Putri Salsabila
cerita sungguh menyentuh hati
banyak kekecewaan tp banyak juga perhatiannya
semangat terus nana masih banyak orang yg menyayangi mu,d banding yg benci sama kamu
Maisha Putri Salsabila
cerita sungguh menyentuh hati
banyak kekecewaan tp banyak juga perhatiannya
semangat terus nana masih banyak orang yg menyayangi mu,d banding yg benci sama kamu
DIRGA KIM
salting pliss😭🛐
DIRGA KIM
kece ceritanya🤩👍
sahaqi
bacanya jadi nyesek sumpah sedih banget
sahaqi
kecewa masa ryhan mati.... sedih bacanya
sahaqi
ada udang di balik bawkan ternyata si merri tetep aja jahat .
sahaqi
hamil si Nana
sahaqi
Ryhan katanya cinta sama Nana dari dulu .. tpi Jual mahal ungkapin aja ngapa udah tau nananya cinta...
sahaqi
bukanya Qori udah tau ya Nana udah nikah ko waktu Redi menigal ko kesini2 seolah belum tau jadi bingung bacanya
arin
gtau knp sy kurng suka sama karakter nana,Mesty yg rjin bljr trs pinter...ech ini mlh rjin tdur🤦
Susana Ana
kok tamat thor extra part donk
Nierza Hakim
kesihan Nana Thor
Susana Ana
semangat nana kasian devan nanti
Susana Ana
kasian devan thor takut sm nana nantinya
Susana Ana
semangat nana
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!