NovelToon NovelToon
Lamaran Yang Bukan Untukku

Lamaran Yang Bukan Untukku

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Penyesalan Suami / Konglomerat berpura-pura miskin / Balas Dendam
Popularitas:3.7k
Nilai: 5
Nama Author: Sefin Eka Ramana Putri

Tujuh tahun Cynthia Dewi mencintai YB dengan seluruh hatinya. Namun di hari yang seharusnya menjadi bahagia bagi mereka berdua, YB justru melamar Karen — wanita yang selama ini selalu ia anggap adik. Cynthia melihat semuanya dengan mata kepalanya sendiri, dan hatinya hancur seketika. Di saat ia merasa sudah tak memiliki siapa pun, Aloy datang menolongnya. Ia bukan hanya teman lama, tetapi juga sosok yang menyimpan rahasia besar dari masa lalu Cynthia. Mampukah Cynthia membuktikan jati dirinya, membalaskan dendam, dan menemukan cinta sejatinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sefin Eka Ramana Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19: Antara Pekerjaan dan Luka Hati

Hari-hari berlalu dengan penuh kepahitan yang tak terlukiskan bagi Cynthia. Kebohongan besar yang disusun oleh Karen dan Ibu kandung Karen belum sepenuhnya terbongkar di hadapan semua orang, namun keraguan yang mulai tumbuh di hati Nyonya Hutapea perlahan namun pasti mulai menyebar dan menumbuhkan tanda tanya besar yang tak lagi bisa diabaikan begitu saja. Namun seakan tak cukup sekadar itu menguji ketabahan hati Cynthia, takdir seakan masih memiliki cobaan berat yang sengaja disiapkan khusus untuknya. Suatu hari di tempat kerjanya yang sederhana namun penuh kenangan, nama yang paling tak ingin ia dengar dan temui seumur hidupnya tiba-tiba disebut dengan jelas oleh atasannya dengan nada yang tegas dan tak bisa dibantah.

"Cynthia, ada klien baru yang akan kau tangani mulai hari ini," ujar Bosnya sambil menyerahkan selembar berkas kerja yang masih rapi dan tertulis dengan jelas segala permintaannya. "Namanya Karen. Dia secara khusus memintalah yang mengurusi segala persiapan, mulai dari acara pertunangan sederhana hingga hari pernikahan mereka nanti. Segala urusan mulai dari susunan acara, pilihan hiasan bunga, undangan, hidangan, hingga penyesuaian gaun pengantin, semuanya harus kau yang mengurus dan menyesuaikan dengan keinginan klien tersebut."

Tangan Cynthia yang menerima berkas itu gemetar hebat seketika hingga kertas itu hampir terlepas dari genggamannya. Darahnya seakan mendidih dan berdesir panas di seluruh tubuhnya, sementara hatinya terasa diremas kuat hingga menimbulkan rasa nyeri yang luar biasa seakan hendak berhenti berdetak. Karen... wanita yang merampas masa depannya... wanita yang berdiri di antara dirinya dan kebahagiaannya... calon tunangan YB... kini justru datang secara khusus dan memintanya sendiri untuk melayani serta menyiapkan segala hal demi pernikahan wanita itu dengan pria yang dulu pernah berjanji sehidup semati kepadanya.

Cynthia segera melangkah dengan napas yang memburu dan dada yang bergemuruh hebat menuju ruangan atasannya. Ia memberanikan diri untuk menyampaikan penolakan dengan harapan agar atasannya mengerti dan berbaik hati memindahkan tugas berat ini kepada rekan kerjanya yang lain.

"Pak, saya mohon dengan sangat... tolong berikan klien itu kepada rekan saya yang lain. Siapa pun boleh, asal jangan saya yang mengurusnya. Saya tak sanggup melayani dan menyiapkan segala hal demi pernikahan wanita itu..." suaranya terdengar penuh permohonan namun tetap berusaha tegas dan menjaga sikap profesionalitasnya.

Namun jawaban atasannya justru terasa seperti pukulan telak yang menghantam pertahanan hati Cynthia hingga hancur berkeping-keping. Wajah tegas pria itu tampak tak mempan oleh permohonan Cynthia yang penuh kesungguhan. Atasannya bahkan menatap Cynthia dengan pandangan yang seakan sudah mengetahui segala hal yang terjadi di masa lalu antara dirinya, YB, dan Karen.

"Cynthia, aku tahu betul apa yang sedang kau rasakan saat ini. Aku pun tahu kisah perjalanan cintamu dengan pria yang akan menikahi wanita itu. Aku tahu betapa beratnya bagimu. Tapi sebagai pekerja profesional, kau harus bisa memisahkan antara perasaan pribadi dan tugas pekerjaan yang telah dipercayakan kepadamu. Bersikaplah dewasa dan bijaksana. Pisahkan urusan pekerjaan dengan perasaan hatimu. Jika kau merasa benar-benar tak sanggup menanggung beban tugas ini... maka lebih baik kau mengundurkan diri dari pekerjaan ini saat ini juga."

Kalimat terakhir itu meluluhlantakkan segenap harapan dan kekuatan yang tersisa di dada Cynthia. Mengundurkan diri? Pekerjaan ini adalah satu-satunya sandaran hidup yang ia miliki. Ia tak memiliki keluarga yang menyayanginya dengan tulus, tak memiliki harta warisan yang bisa diandalkan, tak memiliki siapa pun yang bisa ia tuju saat kesulitan datang. Jika ia kehilangan pekerjaan ini, bagaimana ia bertahan hidup? Bagaimana ia terus mencari kebenaran tentang jati dirinya yang sebenarnya? Bagaimana ia bisa membuktikan kepada semua orang siapa dirinya sesungguhnya kelak? Dengan berat hati dan air mata yang ditahan sekuat tenaga agar tak jatuh di hadapan atasannya, akhirnya Cynthia menunduk pasrah menerima keputusan yang menyakitkan itu.

"Baik, Pak..." suaranya terdengar lirih dan bergetar hebat menahan kepedihan yang mendalam. "Saya terima pekerjaan ini. Saya akan mengurusi semuanya dengan sebaik-baiknya hingga tuntas sesuai dengan segala permintaan dan keinginan klien tersebut."

Maka mulailah masa-masa paling menyakitkan dan menyisakan luka perih di dalam hati Cynthia setiap harinya. Setiap hari ia harus berhadapan langsung dengan Karen, mendengarkan segala permintaan dan kemauan wanita itu yang kerap berubah-ubah sesuka hati tanpa mempedulikan perasaan orang lain. Cynthia harus menyiapkan segala hal terkait acara pertunangan hingga hari pernikahan itu — mulai dari memilih desain undangan yang paling indah, menentukan susunan bunga hiasan ruangan, memesan hidangan yang paling lezat, hingga menyesuaikan ukuran gaun pengantin yang akan dikenakan Karen. Semua hal itu dikerjakan oleh tangannya sendiri, untuk pernikahan wanita yang telah merampas kebahagiaannya.

Dan mau tidak mau, di setiap pertemuan yang diadakan untuk membicarakan persiapan acara, Cynthia pasti berpapasan dan berhadapan langsung dengan YB. Pria itu selalu hadir menemani Karen seakan menunjukkan kepada semua orang betapa bahagianya mereka berdua. Namun setiap kali pandangan mata YB jatuh kepada Cynthia, mata pria itu tampak tak tenang dan tak bisa berpaling begitu saja. Rasa bersalah, penyesalan, dan kerinduan yang masih tersimpan rapat di lubuk hatinya kembali menghantui setiap tatapan matanya yang tertuju kepada Cynthia. Di hadapan Karen, mereka berdua terpaksa bersikap seakan tak saling kenal dan tak memiliki hubungan apa pun, padahal di dalam dada masing-masing terasa begitu sesak dan perih menahan segala perasaan yang tak tersampaikan.

Suatu siang yang terik, saat mereka sedang memeriksa susunan acara pertunangan di dalam ruangan yang sepi dan sepi orang lain, tiba-tiba angin kencang menerpa jendela yang terbuka lebar. Kertas-kertas berisi berkas kerja berhamburan berantakan ke mana-mana. Secara bersamaan, Cynthia dan YB bergerak cepat untuk menangkap kertas-kertas yang melayang tinggi tertiup angin. Tanpa sengaja, tangan mereka beradu dan saling bertaut erat seakan tak ingin terpisah begitu saja. Keduanya tertegun diam di tempat. Wajah mereka berdiri begitu dekat satu sama lain, napas mereka beradu lembut membelai wajah yang dulu begitu mereka kenal. Mata mereka saling menatap lekat-lekat seakan waktu berhenti berputar sepenuhnya di saat itu juga. Jantung mereka berpacu kencang bukan karena takut atau kaget, melainkan karena getaran perasaan cinta yang tak pernah benar-benar hilang dan pudar selama ini.

Di momen yang begitu mendebarkan dan penuh perasaan itulah... tanpa mereka sadari sepenuhnya, sesosok pria berdiri diam di ambang pintu ruangan itu. Itu adalah Aloy. Matanya membelalak tak percaya melihat pemandangan yang terlihat jelas dari tempatnya berdiri. Tangan mereka yang saling menggenggam erat, wajah mereka yang berdiri begitu dekat... seketika hati Aloy terasa diremas perih dan kecewa. Tanpa bersuara sedikit pun, ia berbalik perlahan dan pergi meninggalkan tempat itu dengan langkah yang terasa berat dan penuh kepahitan.

Saat Cynthia menyadari kehadiran seseorang di pintu, ia buru-buru melepaskan tangan YB dan menoleh dengan napas yang masih memburu. Namun di ambang pintu hanya terlihat punggung Aloy yang menjauh dengan langkah cepat dan tampak tergesa-gesa meninggalkan mereka berdua. Cynthia merasa ada sesuatu yang tak beres dan salah paham pasti terjadi. Dengan segera ia berpamitan dan menyusul kepergian Aloy keluar ruangan itu.

Ia menemukan Aloy berdiri sendirian di tempat yang sepi dan teduh, memunggunginya dengan bahu yang tampak tegang menahan amarah dan kecewa. Cynthia perlahan menghampiri pria itu dengan langkah pelan dan penuh kehati-hatian.

"Aloy... kau melihat apa yang terjadi tadi..." ucap Cynthia pelan dengan nada penuh penyesalan dan kecemasan.

Aloy perlahan menoleh ke arahnya. Wajahnya tampak datar dan dingin tanpa senyum sedikit pun, namun di dalam matanya terpancar kekecewaan yang begitu dalam dan menyakitkan. Ia tak segera menjawab ucapan Cynthia, hanya menatap lekat-lekat mata wanita itu dengan pandangan yang membuat hati Cynthia bergetar tak menentu. Keheningan yang panjang dan menyelimuti mereka berdua terasa begitu berat dan menyesakkan dada.

"Aloy... percayalah, hal itu tidak seperti yang kau kira..." Cynthia mencoba menjelaskan dengan tulus dan lembut. "Itu hanyalah kecelakaan yang tak disengaja sama sekali..."

Aloy tetap diam sejenak membiarkan keheningan itu berbicara, namun perlahan tangannya terulur lembut menyentuh pipi Cynthia dengan penuh kasih sayang meski matanya masih menyimpan rasa cemburu yang mendalam. Tanpa banyak bicara lagi, Aloy perlahan menarik tubuh Cynthia mendekat ke arahnya hingga jarak wajah mereka terasa begitu dekat dan nyaris bersentuhan. Jantung Cynthia berdegup kencang tak karuan di dalam dadanya. Di bawah pancaran cahaya matahari siang yang hangat, Aloy menatap mata Cynthia lekat-lekat penuh perasaan, lalu perlahan menyandarkan keningnya ke kening Cynthia sambil memejamkan mata seakan tak ingin melepaskan wanita itu pergi.

"Jangan pernah membuat hatiku cemburu dan tak tenang, Cynthia..." bisiknya lirih dengan suara berat yang terdengar begitu menyentuh dan memadukan segala perasaan cinta serta kecewa menjadi satu. "Karena aku takut... aku tak akan sanggup lagi melepaskanmu pergi dari sisiku selamanya."

Cynthia tertegun diam mematung di tempatnya. Ia sama sekali tak menyangka bahwa usahanya membujuk dan menjelaskan kesalahpahaman itu justru berakhir dengan momen yang begitu hangat, romantis, dan menyentuh hati persis seperti adegan cinta yang penuh perasaan dalam sebuah drama. Di dalam pelukan lembut dan hangat milik Aloy, segala kebingungan, rasa takut, dan kekhawatiran yang selama ini menyelimuti hatinya perlahan luruh berganti rasa aman yang begitu mendalam dan menenangkan jiwanya.

1
Dokkan Battle
YB? REZA ARAP?
Sefin Eka Ramana Putri: yabss..betul kak.😊
total 1 replies
Kartini Pertiwi
Kak, Bab 14 bikin hatiku ikut berdebar! 🥺 Momen Cynthia berdiri di depan gerbang rumah Keluarga Hutapea terasa begitu tegang. Aku penasaran siapa pemilik kalung sebenarnya dan apa yang akan terjadi setelah ini! Semangat terus menulisnya, Kak!
Dewi Fortuna
Kak, Bab 13 benar‑benar membuat hatiku bergetar! 🥺 Betapa terkejutnya Cynthia mengetahui bahwa ia putri kandung Keluarga Hutapea. Namun rasa bahagianya bercampur ketakutan. Aku sangat penasaran bagaimana pertemuannya dengan orang tua kandungnya nanti! Semangat terus menulisnya, Kak!
Rio
Kak, Bab 12 bikin hatiku berdebar‑debar! 🥺 Momen Cynthia menyerahkan buku harian dan foto bayi ke Aloy terasa begitu menyentuh. Semoga mereka segera menemukan jawaban tentang asal‑usul Cynthia! Semangat terus menulisnya, Kak!
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak sudah membaca dan memberi komentar di Bab 12, Rio! 🥰 Sangat senang kamu merasakan ketegangan dan harapan di momen itu. Akan ada petunjuk‑petunjuk baru selanjutnya, jangan lupa ikuti terus ceritanya ya! 💛
total 1 replies
yanti
bagus, q syukak dengan cerita nya. terima kasih author udah bikin cerita nya hidup kayak seolah olah q masuk ke dunia mereka. keren👍🥰😍
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih sudah suka ceritanya, Yanti! 🥳 Bahagia sekali mendengar ceritaku terasa hidup bagimu. Aku akan terus semangat berkarya, tunggu petualangan tokoh‑tokoh kita selanjutnya! 👍
total 1 replies
Ruchika Putri Onsu
Luar biasa sekali Bab 11! 🥰 Momen ketika Cynthia menyerahkan buku harian dan foto bayi kepada Aloy adalah langkah besar. Sekarang Aloy sudah tahu rahasia bahwa Cynthia diambil dari Rumah Sakit Pertamina. Apa yang akan mereka lakukan selanjutnya? Jangan lewatkan kelanjutan ceritanya! Semangat terus author! 💖✨
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak atas komentar bagusnya, Ruchika! 🥰 Benar sekali, momen itu menjadi langkah penting bagi Aloy. Tunggu kelanjutan rahasia‑rahasia berikutnya ya! Jangan lupa terus ikuti ceritanya sampai selesai ya.
total 1 replies
Devi Permata Sari
Bacanya ikut terasa berat di hati 😢 Pertanyaan-pertanyaan Cynthia itu sungguh masuk akal — mengapa tidak ada satu pun jejak masa kecilnya? Mengapa dia diperlakukan begitu berbeda? Ada rahasia besar yang ditutupi rapat-rapat di rumah ini, dan Cynthia mulai mendekati kebenarannya! Kakak hebat sekali membangun suasananya, bikin kami ikut deg-degan menanti apa yang akan terungkap di gudang tua itu! Semangat Kak, teruslah menulis! 💖🙏
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak Kak Devi atas komentar yang sangat menyentuh hati! 🥰 Saya senang Kakak bisa ikut merasakan beban di hati Cynthia dan merasakan keraguan‑keraguannya. Benar sekali, ada rahasia besar yang tersembunyi, dan gudang tua itu menjadi awal langkah Cynthia mendekati kebenaran! Terima kasih sudah mendukung, jangan lewatkan kelanjutan kisahnya ya! 💖✨
total 1 replies
Devi Permata Sari
⭐⭐⭐⭐⭐ Sungguh karya yang luar biasa indah dan menyentuh hati! "Lamaran yang Bukan untukku" bukan sekadar cerita biasa, melainkan perjalanan perjuangan, kesetiaan, dan keadilan yang begitu nyata. Kakak menuliskan setiap perasaan tokohnya dengan begitu mendalam, seakan kami ikut merasakannya sendiri — dari luka masa kecil, pengkhianatan, hingga harapan untuk mendapatkan kebenaran. Alurnya rapi, penuh kejutan, dan tidak pernah membosankan! Kepada siapa pun yang mampir ke sini, jangan lewatkan! Bacalah dari bab pertama dan ikuti terus sampai tamat/endingnya, kalian pasti tidak akan menyesal! Terima kasih Kakak sudah menulis kisah seindah ini, semangat terus sampai bab terakhir! ❤️✨
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih sudah memberikan apresiasi yang begitu bagus, Devi! 💖 Betul, aku ingin menghadirkan perasaan‑perasaan nyata dari para tokoh. Masih banyak kejutan yang akan datang, semoga kamu tetap setia mengikuti ceritanya sampai tamat! 💪
total 1 replies
Ridho Yanuar
Luar biasa Kak! 💔 Bab 9 ini bikin benar-benar paham betapa beratnya masa kecil Cynthia. Perlakuan yang berbeda begitu tajam... tidak adil sekali! Tulisan Kakak begitu hidup, seakan aku ikut melihat semuanya. Semangat terus menulisnya Kak, aku tidak sabar menanti saat Cynthia akhirnya membuktikan siapa dirinya yang sebenarnya! 💖🙏
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak Kak Ridho atas komentar yang menyentuh hati! 🥰 Saya senang Kakak bisa merasakan betapa berat masa kecil Cynthia dan ketidakadilan yang ia alami. Benar, perjalanan Cynthia untuk membuktikan jati dirinya masih panjang dan penuh rintangan! Terima kasih sudah mendukung, terus ikuti kelanjutan ceritanya ya! 💖✨
total 1 replies
Mbak Suryati
aku suka sama cerita nya. begitu menyentuh hati. semangat buat Cynthia untuk membalikkan keadaan nya. dan untuk yb gemes aku dengan yb. ada laki laki di dunia nyata kayak begitu ingin rasanya kujambak. buat authornya keren.! 👍
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih dukungannya, Mbak Suryati! 😆 Betul, Reza sering banget bikin pembaca gemes. Aku akan terus semangat menulis perjuangan Cynthia. Jangan lewatkan bab‑bab selanjutnya ya! 👍
total 1 replies
Rio
Karya yang sungguh luar biasa! 💎 'Lamaran yang Bukan untukku' menyentuh hati dari baris pertama. Perjuangan, kesetiaan, cinta yang diabaikan — semua terasa begitu nyata. Setiap bab ditulis dengan sepenuh hati, alurnya mengalir indah, penuh ketegangan sekaligus kehangatan. Kepada siapa pun yang mampir ke sini, jangan lewatkan! Bacalah dari awal dan ikuti terus sampai tamat, ini kisah yang tak akan kalian lupakan! Semangat terus menulisnya Kak! Terima kasih! ❤️✨
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih apresiasinya, Rio! 💖 Senang sekali alur ceritaku bisa terasa mengalir dan penuh ketegangan bagimu. Masih banyak kejutan yang akan datang, semoga kamu tetap setia membaca sampai akhir! 💪
total 1 replies
Aldebaran Putra Alfahri
Sungguh tulisan yang menyentuh hati! ❤️ Bagian ini bikin aku ikut bertanya-tanya bersama Cynthia — mengapa Aloy terasa begitu berbeda saat serius? Ada kekuatan dan keagungan yang tersembunyi di dirinya... Kakak menuliskannya begitu indah, seakan aku ikut berada di sana! Ceritanya makin menarik dan penuh misteri! Semangat terus menulisnya Kak, aku tidak sabar menanti kelanjutannya! 🙏✨
Sefin Eka Ramana Putri: Wah terima kasih banyak Kak Aldebaran atas apresiasinya! 🥰 Saya sangat senang tulisan ini bisa membuat Kakak seolah‑olah ikut berada di dalam cerita. Aloy memang punya sisi tersembunyi yang akan muncul nanti. Jangan lupa ikuti bab‑bab selanjutnya ya! Semangat membaca! 💖✨
total 1 replies
Aldebaran Putra Alfahri
Cerita yang luar biasa! 🌟 Penuh makna, menyentuh hati, dan tidak pernah membosankan! Kisah Cynthia mengajarkan kita untuk tidak menyerah pada keadilan. Alurnya tersusun rapi, setiap bab bikin penasaran! Sangat direkomendasikan untuk semua! Bacalah dari awal dan ikuti terus sampai tamat/endingnya, kalian tidak akan menyesal! Penulisnya hebat sekali! Semangat terus Kak! Terima kasih atas karya yang berharga ini! 💖🙏
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak atas ulasan bintang lima yang sangat indah, Aldebaran! 🥰 Sangat senang kamu merasakan makna di balik kisah Cynthia. Aku akan terus berusaha menyusun alur dengan rapi, semoga bisa tetap membuat penasaran sampai bab akhir! Semangat juga untukmu! 💛🙏
total 1 replies
Renn Anti Hero
Wah, luar biasa Kak! 🥺 Bab 7 ini bikin makin penasaran sekali! Cara Kakak menggambarkan perasaan Cynthia yang mulai menyadari sesuatu tentang Aloy begitu indah dan terasa nyata... Setiap kalimatnya bikin ikut merasakan kebingungan dan rasa ingin tahu Cynthia. Aura yang berbeda itu... ada sesuatu yang tersembunyi ya! Semakin ingin tahu kebenarannya! Semangat terus Kak, ceritamu sungguh luar biasa! ❤️✨
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak atas komentar yang sangat menyentuh hati Kak Renn! 🥰 Saya sangat senang Kakak bisa merasakan kebingungan Cynthia dan merasakan aura rahasia di antara dia dan Aloy. Benar sekali, masih ada banyak hal tersembunyi yang akan terungkap perlahan! Terima kasih sudah mendukung cerita ini, semoga Kakak terus menikmati kelanjutan kisahnya ya! 💖✨
total 1 replies
Renn Anti Hero
Sungguh karya yang luar biasa indah! ⭐⭐⭐⭐⭐ 'Lamaran yang Bukan untukku' bukan sekadar cerita, tapi perjalanan hati yang begitu nyata — tujuh tahun kesetiaan, pengorbanan, dan perjuangan membuktikan kebenaran. Setiap kalimat ditulis dengan tulus, alurnya rapi, penuh kejutan dan emosi yang bikin tidak bisa berhenti membaca! Bagi kalian yang mampir ke sini, wajib baca dari awal sampai tamat, kalian pasti ikut merasakan setiap detik perasaan tokohnya! Terima kasih Kak sudah menulis kisah seindah ini, semangat terus sampai bab terakhir! ❤️✨
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih apresiasinya, Renn! 💖 Betul, aku ingin menyampaikan perasaan‑perasaan nyata dari para tokoh. Masih banyak kejutan dan emosi yang akan datang, semoga kamu tetap setia membaca sampai tamat! 💪
total 1 replies
Ruchika Putri Onsu
Cerita yang luar biasa! 🌟 Penuh makna, penuh emosi, dan tidak pernah membosankan! Kisah Cynthia mengajarkan kita bahwa keadilan akan datang pada waktunya, dan ketulusan tidak akan sia-sia selamanya. Alurnya mengalir indah, setiap bab bikin penasaran! Saya sangat menyarankan kalian semua untuk membaca dan mengikuti cerita ini sampai tamat, kalian tidak akan menyesal! Penulisnya luar biasa hebat! Semangat Kak! Teruslah berkarya! 💖🙏
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih sudah memberikan bintang 5 dan ulasan yang menyentuh hati, Ruchika! ✨ Betul, aku ingin menyampaikan pesan tentang keadilan dan ketulusan lewat kisah Cynthia. Masih banyak bab menarik yang akan datang, jangan lupa terus ikuti ceritanya ya! 💪
total 1 replies
Moreno Fathur rochman
Perih sekali membacanya... 💔 Tujuh tahun mencintai, memberikan segalanya, kesetiaan yang tak tergoyahkan — lalu dikatakan 'tidak pantas'? Dimana letak keadilannya? Cynthia tidak meminta banyak, hanya dihargai dan dilihat. Tapi justru dia yang dipinggirkan demi kebahagiaan orang lain. Tulisan Kakak begitu hidup, bikin ikut merasakan setiap luka di hatinya. Lanjutkan ya Kak, ceritanya luar biasa! 🙏
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak Kak atas perhatian dan perasaannya! 🥺❤️ Memang perih sekali melihat ketulusan bertahun-tahun diabaikan begitu saja... Semoga kisah Cynthia bisa menyentuh hati kalian semua. Tetap ikuti kelanjutannya ya, keadilan sedang menanti! 🙏✨
total 1 replies
Moreno Fathur rochman
"Lamaran yang Bukan untukku" — sungguh kisah yang menyayat hati! 💔
Tujuh tahun kesetiaan, tujuh tahun menunggu, namun pada akhirnya semua pengorbanan seakan tak pernah dilihat. Alurnya begitu menyentuh, setiap kalimat terasa hidup dan menusuk sampai ke hati. Cerita ini bukan sekadar kisah cinta, tapi tentang dihargai atau diabaikan, tentang berjuang lalu terluka. Kalau kalian mampir ke sini, jangan lewatkan untuk membacanya dari awal sampai akhir — kalian pasti akan ikut merasakan setiap perasaan tokohnya. Karya yang luar biasa indah dan berharga! Semangat terus menulisnya Kak! ❤️⭐⭐⭐⭐⭐
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak Kak Moreno! 🥺❤️ Pujian dari Kakak sungguh membuat mataku berkaca-kaca... Tujuh tahun memang bukan waktu yang singkat, dan aku ingin kisah Cynthia dirasakan sepenuh hati oleh kalian semua. Dukungan Kakak adalah semangat terbesarku untuk terus menulis sampai bab terakhir! Terima kasih sudah mampir dan merasakan kisahku! Tetap ikuti perjuangan Cynthia ya! 🙏✨❤️
total 1 replies
Dita Anggraini
Sakit sekali... 😭 Tujuh tahun bukan waktu yang singkat, tapi seolah semua pengorbanannya tidak pernah ada. Semua sibuk mendukung kebahagiaan mereka, tapi siapa yang akan menjaga kebahagiaan Cynthia? Kata-katanya begitu sederhana tapi menusuk sampai ke tulang. Ceritanya luar biasa, bikin tidak sabar kelanjutannya! ⭐
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak Kak Dita! 🥺❤️ Benar sekali, tujuh tahun bukan waktu yang singkat... Sakit sekali melihat pengorbanan yang tidak dihargai. Tapi jangan khawatir, perjuangan Cynthia belum selesai! Tetap ikuti kelanjutannya ya, keadilan akan datang! 🙏✨
total 1 replies
Dita Anggraini
"Sungguh karya yang luar biasa indah! Ceritanya menyentuh hati, penuh makna, dan setiap kata yang ditulis terasa begitu tulus. Tidak pernah membosankan, justru semakin dibaca semakin ingin tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Teruslah berkarya, tulisanmu sangat berharga! ⭐⭐⭐⭐⭐"
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak Kak Dita! 🥰⭐ Sungguh pujian yang membuat hatiku hangat! Aku selalu berusaha menulis dengan tulus dari lubuk hati terdalam. Dukungan Kakak membuatku makin semangat menjaga ceritanya tetap indah sampai bab terakhir! 💖✨
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!