NovelToon NovelToon
Dibuang Sang Pangeran, Bertahta Di Hati Kaisar

Dibuang Sang Pangeran, Bertahta Di Hati Kaisar

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Balas Dendam / Time Travel
Popularitas:24.6k
Nilai: 5
Nama Author: hofi03

Aura Luminar bukan lagi gadis naif yang bisa dibodohi. Bangkit dari kematian akibat pengkhianatan tunangan nya dan selingkuhannya, dia datang dengan jiwa yang baru, membawa dendam untuk menghancurkan orang-orang yang sudah membunuhnya.

Kaisar Zane Caliber, dingin, dominan, dan tidak tersentuh. Pria kejam yang tidak pernah memberi ampun pada musuhnya, gila kerja, dan tidak pernah tertarik dengan wanita mana pun, membuat takhta Permaisuri kosong tanpa pendamping.

Sebuah permainan berbahaya dimulai saat Aura sengaja memancing perhatian sang Kaisar, untuk belas dendam dengan mantan tunangan nya, sang Pangeran yang telah mencampakkan nya.

Akankah Zane tetap berdiri kokoh sebagai penguasa yang tak tersentuh, atau justru terjerat dalam pesona dan perangkap yang diciptakan Aura?

_____________

"Lahirkan keturunan untuk ku, akan kuberikan kekuasaan di bawah kaki mu."~ Kaisar Zane Caliber

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hofi03, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MEMBATALKAN PERTUNANGAN

Bruk

Luis langsung berlutut di lantai marmer dengan suara gedebuk yang cukup keras, wajahnya pucat pasi keringat dingin membasahi pelipisnya.

"Y-Yang Mulia... saya dijebak! S-saya benar-benar tidak tahu apa-apa!" ucap Luis terbata-bata, mencoba menyelamatkan diri.

Aura mendengus pelan, menatap Pangeran bodoh itu dengan senyuman penuh penghinaan.

"Dijebak, kata mu? Wah, Pangeran Luis hebat sekali ya memutarbalikkan fakta," sindir Aura dengan suara yang terdengar sangat jelas di seluruh aula.

Luis mendongak dengan mata melotot marah, menunjuk ke arah Aura menggunakan jari yang bergetar.

"Diam kamu, Aura! Jangan bicara sembarangan!" bentak Luis panik.

"Bukannya waktu kamu sendiri yang memintaku menemui mu di dekat danau, Pangeran?" ucap Aura tenang, memotong ucapan Luis tanpa gentar sedikit pun.

"Lalu, siapa yang mendorongku hingga jatuh tenggelam ke dasar danau, kalau bukan kamu ini, bersama dukungan penuh dari selingkuhan mu itu?" lanjut Aura membongkar semuanya dengan telak.

Elisabeth yang berdiri di samping Luis langsung menggelengkan kepalanya histeris, air matanya tumpah dibuat-buat untuk menarik simpati.

"Itu tidak benar, Yang Mulia! Lady Aura berbohong!" jerit Elisabeth membela diri.

"Pangeran Luis tidak mungkin melakukan hal keji seperti itu! Justru Lady Aura sengaja memfitnah kami berdua karena tidak terima diputuskan!" lanjut Elisabeth sambil menangis sesenggukan.

Baron Kenny Velis dan Baroness Olivia yang melihat putri mereka tersudut ikut maju dan kembali ikut campur.

"Benar, Yang Mulia Kaisar! Lady Aura ini hanya wanita licik yang ingin merusak reputasi keluarga kami dan Pangeran Luis!" bela Baron Kenny dengan nada lancang.

"Mohon hukum wanita tidak tahu malu ini, Yang Mulia!" ucap Baroness Olivia menunjuk ke arah Aura.

Duke Daren yang mendengar keluarganya dihina kembali hampir melangkah maju, namun Aura mengangkat tangannya sekali lagi, menyuruh sang ayah untuk tetap di tempat.

Aura tertawa kecil, suara tawanya terdengar sangat meremehkan keluarga Velis.

"Wah, keluarga Velis ini benar-benar pasangan orang tua dan anak yang luar biasa kompak dalam hal tidak tahu malu," ucap Aura tersenyum dingin.

"Kalian minta bukti? Tenang saja, aku tidak mungkin datang ke hadapan Kaisar tanpa membawa senjata apa pun," lanjut Aura penuh percaya diri.

Aura merogoh kantong gaunnya, lalu melempar sebuah benda kecil mengilap tepat di hadapan Luis dan Elisabeth.

Trang

Semua mata langsung tertuju pada benda tersebut, itu adalah sebuah bros berukir lambang kerajaan milik Pangeran Luis, yang tidak sengaja jatuh di dekat danau malam itu.

Deg

Wajah Luis semakin memucat, saat mengenali bros miliknya sendiri.

"B-bros itu..." bisik Luis lemas, matanya tak lepas dari benda di depannya.

Aura melangkah mendekati Luis yang sedang berlutut, lalu menundukkan sedikit tubuhnya agar sejajar dengan Pangeran yang kini tak berdaya itu.

"Bagaimana, Pangeran? Masih mau bilang kalau kamu tidak tahu apa-apa dan aku hanya memfitnah mu?" bisik Aura tepat di telinga Luis dengan nada tajam yang mematikan.

Luis terdiam seribu bahasa, tenggorokannya mendadak tercekat dan dia tidak bisa mengeluarkan sepatah kata pun untuk membela diri lagi.

Semua bangsawan terpaku menatap bros berukir lambang kerajaan yang tergeletak di lantai, lalu bergantian melihat ke arah Luis yang wajahnya sudah pucat pasi.

Semua orang juga tahu, bahwa bros itu milik pangeran Luis Caliber.

"Astaga, bros itu milik Pangeran Luis, tega sekali Pangeran Luis ingin membunuh tunangan nya sendiri," bisik salah satu bangsawan.

Meski sudah terpojok dengan bukti telak di depan matanya, sifat arogan dan terlalu percaya diri dalam diri Luis rupanya belum juga lenyap.

"Sialan gadis bodoh ini, sejak kapan dia jadi seberani ini, aku yakin pasti dia hanya ingin menarik perhatian ku saja," batin Pangeran Luis, diam-diam tersenyum licik.

Luis perlahan menegakkan tubuhnya yang berlutut, lalu bangkit berdiri dengan napas yang masih memburu, dia menatap Aura dengan tatapan meremehkan, dia masih sangat yakin, bahwa gadis di depannya ini masihlah Aura yang bodoh dan tergila-gila padanya.

"Aura... cukup sudah drama kekanak-kanakan ini," ucap Luis dengan nada sok berwibawa, berusaha keras memperbaiki harga dirinya yang hancur di depan umum.

Aura menaikkan sebelah alisnya, menatap Luis dengan ekspresi geli.

"Drama? Kamu bilang ini drama, Pangeran?" jawab Aura dingin.

Luis mendengus pelan, lalu melangkah maju selangkah dengan dagu terangkat angkuh, merasa dirinya memegang kendali penuh.

"Aku tahu kamu marah padaku karena aku lebih memilih Elisabeth," ucap Luis dengan nada sok lembut yang terdengar sangat menjijikkan di telinga Aura.

"Kamu sengaja membuat kebohongan besar ini, membawa bros tiruan, dan mempermalukan diriku di depan Ayah hanya demi menarik perhatianku lagi, kan?" lanjut Luis penuh percaya diri.

Mendengar ucapan tidak tahu malu itu, beberapa bangsawan di belakang langsung bergidik jijik dan saling berbisik heran dengan tingkat kepedean sang Pangeran Mahkota.

Elisabeth yang tadinya sempat cemas kini kembali tersenyum licik, ikut terhasut oleh ucapan Luis.

"Benar sekali, Pangeran! Lady Aura pasti masih sangat mencintaimu sampai dia rela melakukan cara murahan seperti ini!" ucap Elisabeth memperkeruh suasana.

Luis menatap Aura dengan senyum miring nya.

"Dengar ya, Aura, aku beri kamu satu kesempatan terakhir," ucap Luis dengan nada menekan.

"Hentikan semua kebohongan dan sandiwara menjijikkan ini sekarang juga! Minta maaflah pada ku dan Elisabeth di hadapan Kaisar," lanjut Luis, benar-benar tidak tahu malu.

"Kalau kamu tidak mau menurut, maka aku sendiri yang akan menggunakan hakku sebagai Pangeran Mahkota untuk benar-benar membatalkan pertunangan kita di hadapan semua orang malam ini!" ancam Luis, merasa dirinya adalah pria paling dipuja yang bisa mempermainkan wanita sesuka hatinya.

"Pria sialan ini benar-benar tolol tingkat dewa," batin Aura berdecih sinis.

Di atas singgasana, Kaisar Zane hanya menyandarkan punggungnya dengan santai.

Pria itu menopang dagunya, menikmati tontonan gratis bagaimana putra nya sendiri menggali lubang kuburnya dengan sangat bodoh.

Tiba-tiba Aura tertawa, suara tawanya terdengar begitu meremehkan, membuat senyum di wajah Luis perlahan-lahan memudar.

"Membatalkan pertunangan?" ulang Aura dengan nada mengejek.

"Pangeran Luis, otakmu itu sebenarnya diisi apa, sih? Semangka busuk?" sindir Aura tajam tanpa ampun.

Wajah Luis langsung mengeras menahan malu sekaligus marah mendengar hinaan telak itu di depan umum.

"Aura! Jaga mulutmu!" bentak Luis geram.

"Kenapa aku harus menjaganya?" jawab Aura dengan tatapan tajamnya, melangkah maju mendekati Luis hingga jarak mereka hanya terpaut beberapa langkah saja.

"Kamu pikir aku masih si bodoh Aura yang akan memohon-mohon agar kamu tidak meninggalkan ku?" cecar Aura penuh penekanan.

"Dengar baik-baik, Pangeran Luis Caliber... bukan kamu yang akan membatalkan pertunangan ini, tapi..." ucap Aura menggantung ucapan nya.

"AKU YANG MEMUTUSKAN MU!"

Teriak Aura lantang, suaranya menggema ke seluruh aula.

1
Septi Wijaya
nanti kaisar cemburu loh...
Mutiara Nisak
naaahhh,....yg model begitu yg d sukai sm aura,meskipun dirimu pemimpin ,tp... ndak gengsi buat jadi rakyat kecil,sekali2 gpp,apalagi aura d ajak makan d pinggir jln,pasti bkln melongo liat dirimu yg gmn gitu.....😄😄😄
Septi Wijaya
ayo Pepet terus kaisar... sampai dapat 😃😃
mery harwati
Zane ini kopi bwt mu agar kau tidak kelepasan bicara dalam penyamaranmu di depan rakyatmu Zane 🤣💪
mery harwati
Zane siapkan jawaban cerdasmu dalam penyamaran saat Aura menjelek jelekan Kaisar di kios kue di depan rakyatnya sendiri 😀
mery harwati
🤣🤣 ternyata Zane gak kalah ide dengan Aura, coba Zane ajak Aura makan & kalian beradu argumentasi tentang hukum pemerintahan Kaisar Zane karena sang Kaisar kan lagi menyamar jadi Aura bisa jelek²in Kaisar di depannya langsung, berani gak Zane membalas ejekan Aura di depan rakyatnya sendiri, pasti kuatir kebongkar Kaisar Zane 🤣
Mutiara Nisak
kyk nya si aura kean ajian sirep nya sang kaisar,makanya kening nya di curi sm bibir nya kaisar aja g terganggu sama sekali....so sweet pisan sang kaisar....😍😍😍
Septi Wijaya
widdiihhh... kaisar nyamar jd rakyat biasa buat ambil hati Aura yaaa...
effort nya ga main-main loo
🥰🥰🥰
good luck kaisar💪
Tiara Bella
kaisar Zane sampe nyamar jd rakyat biasa demi deket² dngn lady Aura....wkwkkwkw....
Tiara Bella
Aura pules bngt tidurnya....dikecup aja smpe gk bangun....
miss blue 💙💙💙
pepet terus zane 🤣🤣🤣
miss blue 💙💙💙
coba kalo berani kecup tuh jidat pas orangnya bangun 🤣🤣
miss blue 💙💙💙
akhirnya terbongkar juga. kita kira bukti itu mau di tukar sama apa ya yg diminta aura sama zane🤔🤔🤔🤣🤣🤣
miss blue 💙💙💙
kaisar gak akan marah, paling dia ketawa liat kelakuan aura 🤣🤣
Maria Lina
kebelet ya zane kebelet kawan wkwk
guest1053527528
wah..wah .makin seru niih Thor lanjut thor
IG : hofi03_skrniii: stay tuned yaaa bebbb🫶🏻
total 1 replies
mery harwati
Pria tua yang tak tau trik untuk membuat wanita kepala batu jatuh hati🫢
Coba ajak makan, klo jawabannya terserah, brati tambah runyam urusan menahklukan hatinya 😛
IG : hofi03_skrniii: ahahaha 😅
total 1 replies
miss blue 💙💙💙
mantap 👍👍👍🤣🤣🤣
miss blue 💙💙💙
🤣🤣🤣🤣🤣 kamu kayaknya yg bakal nyerah 🤣🤣🤣
miss blue 💙💙💙
umur kaisar berapa kak???
miss blue 💙💙💙: woooaahh siap di panen itu mah 🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!