NovelToon NovelToon
Gadis Desa Kesayangan Mafia

Gadis Desa Kesayangan Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:45.9k
Nilai: 5
Nama Author: Senja

​“Paman, kenapa ini besar sekali?” tanya Lucia bingung.

​“Kau menyukainya?”

​“Memangnya itu apa?”

​“Jadi kau tidak tahu ini apa? Kau yang membangkitkannya dan kau tidak tahu cara menidurkannya?!”

Lucia polos hanya menggeleng lugu, membuat sang mafia paling ditakuti di seluruh Italia itu menepuk jidatnya kuat-kuat.

****

Disiksa kemiskinan di desa terpencil Calabria dan dijual oleh pamannya sendiri ke sebuah klub malam, Lucia pasrah menunggu takdir kelamnya.

Namun, sebuah penggerebekan menyelamatkannya dan membawanya bekerja sebagai pelayan di mansion megah milik Alessandro Frederick–bos mafia dingin berdarah dingin yang menderita alergi parah terhadap sentuhan manusia.

Satu sentuhan dari orang lain bisa membunuh Alessandro. Tetapi, saat jemari Lucia tak sengaja menyentuhnya, tidak ada rasa terbakar.

Bagaimana bisa seorang mafia kejam menaklukkan hati gadis lugu hingga mengira elusan in-tim adalah usapan rasa kasihan dan ciuman adalah penyembuh rasa sakit?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 7

“Ehem, ehem!”

Vincent berdehem cukup keras dari arah pintu, menahan tawa saat melihat cara Alessandro menatap Lucia tanpa berkedip.

Bos mafia yang biasanya sedingin es batu di kutub itu kini menatap seorang gadis desa dengan sorot mata yang sulit diartikan.

Alessandro melirik tajam ke arah tangan kanannya. “Kau tersedak kulit kenari?”

Vincent menyandarkan tubuhnya di ambang pintu, terkekeh pelan.

“Tidak, Tuan. Saya hanya khawatir tenggorokan saya gatal melihat pemandangan langka di depan mata.”

“Bicaralah yang jelas atau aku potong lidahmu malam ini juga,” ancam Alessandro dingin, meski ia tidak berniat menarik tangannya dari jangkauan Lucia.

“Saya hanya ingin melaporkan kalau kekacauan malam kemarin dan jejak musuh sudah dibereskan semua. Tapi sepertinya, tugas saya mengamankan korban salah tangkap ini membawa hasil yang sangat berguna,” ujar Vincent santai, mengabaikan ancaman rutin bosnya.

Lucia yang duduk berlutut di lantai menatap Alessandro dan Vincent secara bergantian. Matanya yang bulat berkedip-kedip bingung mendengarkan obrolan dua pria dewasa di hadapannya.

“Oh iya Paman, kulit kenari itu apa? Apakah sejenis keong yang hidup di sungai?” tanya Lucia tiba-tiba sambil menunjuk Vincent.

Dikampungnya, Lucia tidak menemukan benda seperti yang disebutkan oleh Vincent.

Vincent sendiri hampir menyemburkan tawanya mendengar pertanyaan gadis itu.

“Bukan, Lucia. Kenari itu kacang yang kulitnya sangat keras.”

“Hah?! Kacang keras?!” Lucia membelalak kaget. Ia menatap Alessandro dengan raut wajah cemas. “Paman Tampan, jangan makan kacang batu! Nanti gigi Paman bisa rontok seperti kakek Mario di desaku!” ucap Lucia menasehati Alessandro.

Alessandro menghembuskan nafas kasar, menahan rasa frustrasi yang siap meledak detik itu juga.

“Tidak ada yang makan batu di sini. Lagipula orang bodoh mana yang mau melakukannya,” ucap dingin Alessandro.

“Benar juga. Aku juga tidak mau jika harus makan batu.”

Lucia menguap lebar tanpa menutup mulutnya, membuat suara kecil yang menggemaskan. Lalu mengucek matanya yang mulai sembap dan kemerahan.

“Hoammm, para Paman, sepertinya aku sudah mengantuk,” gumamnya pelan. Lalu berdiri dari lantai sambil merapikan gaun tidurnya yang agak kebesaran.

“Obatnya sudah diusap, lukanya sudah ditutup perban putih. Sekarang Paman harus tidur. Kata bibi, kalau malam-malam tidak tidur, nanti diculik Lupo Mannaro dari hutan.”

“Lupo apa?” tanya Alessandro, menyatukan alisnya bingung.

“Lupo Mannaro! Manusia serigala ganas yang suka memakan pria dewasa yang suka keluyuran malam-malam,” jawab Lucia dengan penuh keyakinan, menyebutkan mitos serigala jadi-jadian khas pedesaan Italia.

“Aku mau tidur dulu di kamar belakang ya, Paman. Selamat malam,” pamit Lucia.

Tanpa menunggu jawaban, Lucia melangkah menuju kamarnya dengan jalan yang agak sempoyongan karena rasa kantuk yang berat. Begitu pintu belakang tertutup rapat, suasana di ruang tengah kembali hening.

Vincent mendekati sofa dan berdiri tepat di samping Alessandro. Dia melirik ke arah perban di bahu Alessandro yang terpasang agak miring, jelas sekali hasil karya tangan amatir seorang gadis desa.

Namun, yang membuat Vincent terperangah adalah ekspresi wajah bosnya. Alessandro sedang menatap perban rakitan Lucia itu dengan sudut bibir yang terangkat tipis.

Sang mafia dingin ini sedang tersenyum?

“Wah, luar biasa. Perbannya miring, lipatannya tidak rapi, tapi tuan Frederick kita malah tersenyum seperti pria yang baru saja memenangkan lotre,” goda Vincent dengan senyum jahil.

Senyum tipis di wajah Alessandro mendadak sirna. Sorot mata kelabunya kembali menghujam tajam ke arah Vincent.

“Kau mau mati muda, Vin?”

“Saya hanya mengutarakan fakta, Tuan. Dua puluh delapan tahun anda histeris dan sesak napas tiap kali ada kulit manusia yang tidak sengaja menyentuh anda. Tapi tadi? Gadis itu memegang bahu anda, mengusap darah anda, bahkan meniup luka nda seperti mengobati anak kecil, anda hanya diam saja. Menggelikan sekali,” sahut Vincent sambil mengangkat kedua tangannya pura-pura menyerah.

Alessandro mengepalkan tangannya di atas pangkuan. Kehangatan bekas sentuhan jemari Lucia di bahunya masih terasa nyata. Memang benar, ada sesuatu yang berbeda saat Lucia menyentuhnya dan itu tidak bisa dipungkiri oleh Alessandro.

“Kenapa dia masih tidur di kamar belakang? Bukankah sudah kuminta agar tidur di kamar sebelahku?”

“Lucia menolak. Dia bilang ranjangnya terlalu empuk. Badannya sakit semua.”

“Dia benar-benar unik,” gumam Alessandro.

“Tentu saja dia berbeda. Dia istimewa. Dia satu-satunya manusia yang punya antibodi untuk alergi aneh anda itu. Jadi, apa rencana anda selanjutnya? Mengurungnya di mansion ini selamanya? Gadis itu bahkan tidak tahu bedanya pistol dan alat pemanggil hujan, Tuan. Kepolosannya bisa membunuh anda dengan rasa gemas,” balas Vincent. Ia lalu menyandarkan siku di sandaran sofa.

“Dia akan aman di sini. Bawa saja semua kebutuhan yang dia perlukan. Ajari dia hal-hal dasar, tapi jangan biarkan dia menyentuh dunia luar,” tegas Alessandro dengan suara berat penuh kepemilikan.

Vincent terkekeh pelan. Apa ia tidak salah dengar?

“Mengajari hal dasar? Tuan, gadis itu tadi berpikir kulit kenari adalah keong dan menakuti anda dengan mitos manusia serigala. Saya rasa anda sendiri yang harus turun tangan mengajarinya beda antara dunia nyata dan dunia mafia anda.”

“Keluar dari rumahku sekarang, Vincent. Kau membuat kepalaku mau pecah!” usir Alessandro.

“Baik, bos dingin yang sedang jatuh cinta pada gadis udik,” pamit Vincent seraya melangkah mundur sambil tertawa kecil sebelum akhirnya menghilang di balik pintu utama.

“Brengsek! Jatuh cinta katanya? Aku bahkan tidak tahu bagaimana rasanya.”

Alessandro sendirian di ruang tengah yang cukup luas itu. Ia menyentuh perban di bahunya sekali lagi sembari mengingat kepolosan mata Lucia yang menatapnya tanpa rasa takut sedikit pun.

“Satu hal yang pasti, dia milikku. Tidak akan kubiarkan siapapun menyentuh atau mengambilnya dariku!” gumam Alessandro.

1
MamDeyh
Astogeeee si abang mafia so sweettt /Drool/
Ita rahmawati
weeeh Alesandro 😍
Ita rahmawati
eh jd gimana maksudnya nih,, jgn jgn ayahnya Ara terlibat nih dg hilangnya bayi perempuan dn ternyata bayi itu lucia
falea sezi
🤣🤣 sweet amat pak di jadiin kenangan di bingkai sekalian nanti klo uda punya anak di tunjukkin ke anak mu🤭
🇦 🇵 🇷 🇾👎
al jg luci byk x msuh ny🤣
Endang Sulistiyowati
Ga sabar nunggu Lucia jadi pinter, hehehee...
Alesandro perketat keamanan,musuh sedang mengincar
+82
cinta = rendang
Susi Lestari
lanjutannya mana tor
Sri Rahayu
wsh bahaya utk Lucia mengintai...Marco dan Isabella bersatu utk menghancurkan dan mencelakai Lucia...lanjur Thorr😘😘😘
Sri Rahayu
ditunggu lanjutan nya Thorr😘😘😘😘😘
Sri Rahayu
jgn2 kel Lucia musuh klan Frederick dan mereka dihabisi hanya tinggal anak pr yg diselamatkan pembantunya...lanjut Thorr😘😘😘
lovely_day
lindungi lucia ya thor.. dari orang2 jahat itu... dya terlalu polos untuk dunia yg penuh intrik... 😄
Muft Smoker
Ale km harus bnr2 menjaga Lucia ,,
saat ni bahaya lgi mengintai Lucia ,,

semoga rencana marci dan Isabella gagal total ,,


lanjuut kak ,,
Muft Smoker
jgn bilang kematian atau tragedi berdarah sang bayi yg hilang ,, ad campur tangan keluarga Alessandro dan para tetua lain ny ,,
Muft Smoker
jgn2 Lucia kecil
🇦 🇵 🇷 🇾👎
next... novel 1 lg jgn lpa kk
🇦 🇵 🇷 🇾👎
nah kn bnr
.. masik misterius
🇦 🇵 🇷 🇾👎
mgkn itu km lucia... aq ud mulai temu
🇦 🇵 🇷 🇾👎
ini mask jd teka teki ku luci... kamu itu
Muft Smoker
jgn2 Lucia emnk sengaja di sembunyikan ,,
bukan ank org sembarangan nih ,,
atau emnk di buang ma salah satu org tua ny ,,

dtggu kelanjutannya kak senja ,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!