Cantika Putri, gadis cantik yang tinggal di pedesaan. dan harus berjuang sendiri untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Cantika baru mengetahui kalau dirinya bukan anak kandung dari orang tua yang selama ini merawatnya. Dan dia bertekad akan mencari keluarga kandungnya..
Apakah Cantika bisa bertemu keluarga Kandungnya?? Dan apakah dia di terima baik oleh keluarga kandungnya itu??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nina1708, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pulang Bareng Amora
Happy Reading
❤❤❤❤❤❤❤
Sekolah pun sudah selesai, semua siswa sudah pulang. Cantika masih berada di parkiran menunggu Bianca datang namun sudah hampir setengah jam Bianca tak kunjung datang.
TING
Ponsel Cantika pun berbunyi, itu pertanda ada pesan masuk ke ponsel nya. Bianca mengambil ponsel dan melihat isi pesan itu.
💌 (Sorry Tika, Gue ada ekskul dadakan jadi gak bisa bareng sama lo pulang nya.) Pesan dari Bianca.
💌 (Oke gak apa-apa... Gue naik bus aja.) Balas Cantika.
Cantika pun berjalan menuju ke arah halte bus, di sana tampak penuh para penumpang sedang menunggu bus.
Saat sedang menunggu, tak sengaja mata nya melihat ke arah Amora ayang sedang berdiri di dekat mobil Kainan. Namun Kainan tak mengajak Amora dan malah meninggalkan gadis itu sendirian.
" Tega banget tuh cowok, kalah dia saudara gue udah gue lempar ke kandang singa. " Gumam Cantika kesal.
Cantika pun berdiri lalu dia berjalan menuju ke arah Amora. " Lo mau bareng sama gue gak? " Tanya Cantika.
" Hngg?!! " Amora menatap Cantika bingung.
" Dari pada lo berdiam diri di sini, mending ikut gue yuk... Naik Bus.. " Ucap Cantika. " Ehhh tapi, rumah lo dimana? " Tanya Cantika.
" Perumahan Graha Bintang, di jalan Zzzzz.. " Jawab Amora.
" Wawww... Itu perumahan elit kan? " Tanya Cantika.
" Iya. " Jawab Amora.
' Di sana kan juga mansion pribadi ku, dan di tempati sama Kak Reta. ' Batin Cantika..
" Ya udah ayo, kita searah... Kebetulan gue mau ke arah sana juga. " Ucap Cantika.
Amora tampak terdiam berpikir, lalu dia mengangguk pelan. Cantika dan Amora duduk di halte tersebut, tak lama bus yang mereka tunggu pun datang.
" Ayo naik. " Ajak Cantika. Amora hanya diam menatap Cantika. " Ayolah nanti bus nya keburu berangkat " Ucap Cantika.
Amora pun mengikuti Cantika masuk ke dalam bus, lalu mereka duduk di kursi paling belakang.
" Sorry ya, kita cuma dapat jok di belakang. " Ucap Cantika..
" Gak apa apa... Ini aja masih untung dapat duduk. " Jawab Amora.
Amora memejamkan kedua mata nya, ini baru pertama kali nya dia naik bus umum.
' Not bad. ' Batin Amora tersenyum tipis.
Dia melirik Cantika yang hanya sibuk menatap jendela di samping nya.
" Mmm, lo berantem sama cowok tadi?? " Tanga Cantika.
" Hah?!! " Amora menatap bingung Cantika.
" Cowok yang bawa mobil tadi, yang gak ajak lo balik bareng. " Ucap Cantika lagi.
" Gak kok.. " Jawab Amora. " Kita gak lagi berantem, sikap dia memang begitu. " Ucap Amora.
" Ya udah sih kata gue mah ya, mending lo tinggalin aja cowok kayak gitu mah... Lo kan cantik masih sekolah lagi, gak usah lah mikirin pacar.. " Ucap Cantika.
" Hah!! Pacar?? " Ucap Amora tak mengerti.
" Iya cowok tadi pacar lo kan?? " Tanya Cantika..
" Bukan.. " Jawab Amora. " Dia kakak kandung ku. " Ucap Amora..
" What?? Kakak kandung lo?? " Tanya Cantika.
" Iya. " Jawab Amora.
" Kok sikap nya kayak gitu sihh... Gak mencerminkan kayak adek kakak tau. " Ucap Cantika.
" Itu karena dulu ada kejadian yang membuat dia benci sama aku. " Jawab Amora.
" Kejadian?? Apa?? " Tanya Cantika.
" Sorry aku gak bisa cerita. " Jawab Amora.
" Mm, ya udah gak usah cerita.. Gue juga gak akan maksa lo. " Ujar Cantika.
Tak lama Bus yang di tumpangi mereka pun sampai di perumahan yang di tuju Amora.
" Nah udah sampai, lo turun di sini.. " Ucap Cantika.
" Iya.. Makasih ya Tika.. Sorry aku jadi ngerepotin kamu. " Ujar Amora.
" Gak kok, kan kita searah.. " Jawab Cantika.
" Bye. " Ucap Amora melambaikan tangan nya lalu turun.
Bus itu pun kembali melaju, Amora menatap bus yang terus melaju semakin jauh.
" Cantika Putri??? " Gumam Amora. " Dia baik, tapi kenapa wajah nya sangat mirip sama Bunda ya?? " Gumam nya lagi tampak berpikir.
' Apa mungkin dia??? ' Batin Amora. ' Aisshh, Aku apa-apaan sih... Gak mungkin lah!! ' Batin nya lagi lalu pergi.
******
Cantika baru saja sampai di sebuah perusahaan besar, dia berjalan menuju ke arah lobi perusahaan itu.
" Selamat siang mbak..." Ucap Cantika menyapa seorang resepsionis.
" Selamat siang no.. " Sahut Resepsionis itu terhenti. " Nona muda..??? " Ucap resepsionis yang memang tahu wajah nona muda nya.
" Haii Anisa. " Ucap Cantika.
" Nona muda ke sini?? Kok pakai seragam?? " Tanya Anisa.
" Gak apa-apa... Belum sempat ganti pakaian Nisa. " Jawab Cantika. " Oh ya, Kak Reta ada kan? " Tanya Cantika.
" Ada Nona, di atas di ruangan nya. " Jawab Anisa. " Mau saya antar Nona? " Tanya Anisa.
" Gak usah, kamu panggil karyawan lain aja.. Suruh antar aku ke ruangan Kak Reta.. Bilang aja aku adek nya kak Reta. " Jawab Cantika.
" Baik Nona muda. " Jawab Anisa.
Anisa pun memantik salah satu karyawati, lalu menyuruh nya mengantar Cantika ke ruangan Arreta.
" Aku ke atas dulu ya. " Ucap Cantika pada Anisa.
" Iya Nona. " Jawab Anisa tersenyum manis.
" Mari Nona. " Hcal karyawati itu.
Cantika pun berjalan mengikuti karyawati tersebut menuju ke ruangan Arreta. Banyak mata karyawan dan karyawati yang menatap ke arah Cantika.
" Siapa dia?? " Tanya salah satu karyawan.
" Gak tahu... Tapi dia pakai pakaian sekolah SMA Wiratama. " Jawab karyawan lain.
" Ya... Itu sekolah elit yang ada di kota ini milik keluarga Wiratama. " Ucap teman nya.
" Sudah... Sudah... Kerja.. Kalian malah ngegosip aja. " Ucap karyawan yang tadi antar Cantika.
" Ehhh Dena... Tadi siapa yang lo antar?? " Tanya karyawan yang penasaran tadi.
" Dia adek nya Bu Arreta. " Jawab Dena.
' Adek nya Bu Arreta?? Berarti dia anak orang kayak... Gue harus bisa deketin dia... Apalagi dia masih sekolah, pasti gampang gue deketi... Tinggal gue gombalin aja dikit pasti klepek-klepek. ' Batin karyawan tadi.
Dena pun pergi ke ruangan nya lagi, sementara karyawan yang lain kembali bekerja.
******
Ceklek
" Sibuk sekali kak kayak nya. " Ucap Cantika. " Sampai adek nya datang gak di sambut. " Lanjut Cantika..
" Dek... " Ucap Arreta yang menatap ke arah Cantika.
" Kangen gak sama aku kak? " Tanya Cantika..
" Kangen banget dek. " Jawab Arreta yang berdiri lalu memeluk Cantika.
GREB
" Gimana kabar kamu? " Tanya Arreta...
" Baik kak. " Jawab Cantika. " Kakak sendiri gimana? " Tanya Cantika balik.
" Sangat baik, dan sekarang semakin baik setelah ada kamu. " Jawab Arreta. " Sini duduk. " Ucap Arreta membawa Cantika menuju ke kursi kebesaran nya lalu mendudukkan Cantika di sana.
" Kamu duduk di sini, dan kerjakan ini!!! " Ucap Arreta memberikan beberapa tumpukan berkas.
" banyak sekali kak?! " Ucap Cantika.
" Ya... Dan ini baru beberapa saja... Soal nya nanti jam dua kita akan ada meeting bersama klien dari pihak Wiratama Corp. " Ucap Arreta. " Dan kamu yang pimpin meeting itu. " Lanjut nya.
" Tapi kak.... " Ucap Cantika..
" No... Aku gak mau ada alasan apapun. " Ucap Arreta.
" Aku gak ada pakaian ganti kak." Ucap Cantika.
" Ada di ruangan mu, biar kakak ambilkan dulu. " Sahut Arreta lalu pergi ke ruangan Cantika.
" Dasar Kak Reta... Tapi kasihan juga dia ngurus perusahaan sebesar ini... Sampai-sampai dia masih menjomblo saat ini. " Gumam Cantika.
***********
Happy Reading Guys. ;)