NovelToon NovelToon
Dari Gadis Buruk Rupa Menjadi Cewek Populer

Dari Gadis Buruk Rupa Menjadi Cewek Populer

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Diam-Diam Cinta / Bad Boy
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: Anastya Putri

Nara adalah seorang gadis yang memiliki kekurangan yang terletak pada wajahnya ia setiap hari dibully oleh teman sekelasnya sampai ketika ia menyelamatkan seorang pria mulai sejak itu kehidupannya berubah kedatangan pria itu membuat hidupnya menjadi lebih baik. pria itu selalu melindunginya dan membantunya ketika ia menghadapi masalah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anastya Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 19

keesokan paginya seperti biasa ibunya membangunkan Nara.

"Nara ayo bangun nanti kamu telat lagi loh"ucap ibu nya.

Nara yang mendengar teriakan ibunya pun langsung bangun dan berkata pada ibu nya.

"iya mah"ucap Nara.

lalu Nara langsung bergegas mandi dan memakai seragam. setelah ia selesai bersiap-siap ia langsung turun ke meja makan.

Nara berniat untuk meminta izin kepada orang tuanya. karena pulang sekolah nanti ia akan pergi ke rumah Keandra. lalu Nara langsung berbicara kepada ayah nya.

"pah aku ingin berbicara sesuatu"ucap Nara.

"apa itu Nara"ucap ayah nya.

"aku boleh pergi ke rumah teman aku nggak pulang sekolah nanti"ucap Nara.

"ke rumah Sisil"tanya ayah nya.

"bukan ayah"jawab Nara.

"terus ke rumah siapa"tanya ayah nya.

Nara takut mengatakan bahwa dia akan pergi ke rumah Keandra. ia ingin berbohong kepada ayah nya tetapi ia takut jika ayah nya tahu maka ayah nya pasti akan kecewa kepada nya. dengan terpaksa Nara berkata jujur.

"ke rumah Keandra"jawab Nara.

Awal nya Nara berpikir bahwa ayahnya akan marah dengan ucapannya. tetapi dugaan nya salah.

"wah ternyata anak ayah sudah dewasa bahkan sudah memiliki pacar"ucap ayah nya.

tiba-tiba ibunya yang mendengar hal itu dari dapur langsung pergi ke meja makan dan bertanya kepada Nara.

"siapa yang punya pacar"tanya ibu nya.

"nggak ada mah"ucap Nara.

"ini loh ma anak kita dia udah punya pacar"ucap ayah nya.

"ih papa aku tuh sama dia cuman temenan aja, aku ke sana karena ada urusan penting maka nya aku pergi ke rumah nya"ucap Nara.

"tapi kalau papa nggak ngizinin aku nggak bakal pergi kok"ucap Nara.

"siapa bilang papa nggak bakal ngizinin kamu. kamu ini udah besar papa nggak bisa selalu mengikat kamu kayak anak kecil. yang penting kamu hati-hati aja"ucap ayah nya.

"papa nggak marah aku pergi ke rumah cowok"ucap Nara.

"buat apa papa marah, emangnya kamu ngelakuin kesalahan apa. papa juga pernah muda sayang papa juga pernah ngerasain yang namanya jatuh cinta"ucap ayah nya.

"ih papa kan udah aku bilang aku sama dia cuman temen"ucap Nara lagi.

"iya deh papa percaya"ucap ayah nya.

ibu nya yang melihat Nara dan ayah nya yang berdebat tentang hal itu pun tertawa.

"ayo ayo makan nanti kalian terlambat loh"ucap ibu nya.

lalu Nara pun pergi berangkat ke sekolah kali ini ia diantar oleh ayah nya. sampai di gerbang sekolah Nara pun turun dari mobil. sebelum Nara turun ayahnya berkata kepadanya.

"kamu hati-hati ya nak "ucap ayah nya.

"iya Pah"ucap Nara.

ia pun langsung berjalan meninggalkan ayah nya. saat Nara sampai di kelas ia belum melihat satupun orang di ruangan. awalnya dia masuk dengan ceria. tetapi tiba-tiba Milka dan teman-temannya menghadang.

"hai Nara lama nggak ketemu ya"ucap Milka.

"apa mau kalian"ucap Nara.

"jangan takut dong, kita kan cuman mau temenan sama kamu"ucap Lala.

lalu Milka langsung menarik rambut Nara.

" berani berani banget ya kamu dekat-dekat sama Kiandra. kamu tuh sebenarnya sadar diri dong Kamu nggak lihat wajah kamu menjijikan tahu nggak sih"ucap Milka.

"tapi kami hanya teman nggak lebih"ucap Nara.

"gue nggak perduli, dan gara-gara lo juga gue dihukum ngebersihin WC selama berminggu-minggu, akhirnya hari ini gue bisa bales dendam sama lo"ucap Milka.

"tapi itu kan salah kalian sendiri siapa suruh kalian ngelakuin hal jahat"ucap Nara.

"oh jadi sekarang lo udah berani ngebantah ya"ucap Milka.

lalu Milka menyuruh Tasya dan Lala untuk memegang tangan Nara.

"kalian pegang tangannya" ucap Milka.

lalu lala dan Tasya pun memegang tangan Nara.

"kalian mau ngapain" tanya Nara.

"ya terserah gue dong mau ngapain"ucap Milka.

Tasya dan lelah hanya tersenyum. lalu Milka mengambil cat yang ada di tasnya .lalu ia menumpahkannya ke baju Nara.

"Kamu mau ngapain pakai cat itu"ucap Nara.

"enggak kok enggak mau ngapa-ngapain, aku cuman mau main aja sama kamu"ucap milkas sambil tersenyum.

"lepas, pasien aku"ucap Nara.

"guys ayo hitung mundur"ucap Milka.

lalu Tasya pun menghitung mundur 3,2,1.

lalu Milka langsung melemparkan cat itu langsung ke pakaian Nara sehingga membuat pakaian Nara jadi penuh cat.

"kenapa kamu ngotorin baju aku"ucap Nara.

"aku nggak hanya mau ngotorin baju kamu tapi aku mau buat kamu malu, sama seperti apa yang aku rasain"ucap Milka.

"kamu pikir hari ini kamu bisa selamat dari kami, tentu saja tidak"ucap Tasya dengan angkuh.

lalu mereka bertiga pun tertawa bersama.

"kalau kamu mau ngejilat sepatu aku mungkin aku akan ngelepasin kamu"ucap Milka.

lalu Nara tertawa, hal itu membuat Milka dan teman-temannya bingung.

"ngapain lo ketawa"ucap Milka.

"aku hanya lagi ngetawain kalian, para manusia-manusia yang nggak punya hati nurani. nggak heran kenapa Keandra nggak pernah suka sama kamu Milka, kamu pikir dengan sikap kamu yang kayak gini Keandra bakal suka sama kamu"ucap Nara.

karena marah Milka langsung menampar wajah Nara.

"sekali lagi lo bicara gue akan buat lo nyesel selama-lamanya"ucap Milka.

"lo ini nggak tahu di Untung ya Nara hidup udah di ujung tanduk aja masih berani melawan"ucap Lala.

"apa yang kalian bisa lakuin selain ngebully aku, nggak ada kan. kalian itu cuman sampah sekolah"ucap Nara.

"diam gak lo"ucap Tasya.

lalu Milka langsung melepas sepatu nya. lalu menyuruh Tasya dan Lala memegang tangan Nara dengan sekuat tenaga.

"kalian pegang tangan dia jangan sampai lepas, bukannya Lo bilang gue sampai sekolah. hari ini akan gue tunjukin gimana kekuatan sampah sekolah ini"ucap Milka.

"emang lu bisa ngelakuin apa Milka ha"ucap Nara.

"gue udah berbaik hati nyuruh lo ngejilat sepatu gue tapi lo malah nggak tahu di untung, hari ini lo akan rasain pembalasan gue"ucap Milka.

baru Milka ingin memasukkan sepatu ke mulut Nara. tiba-tiba saja Keandra datang. saat Keandra masuk ke kelas ya begitu kaget dengan peristiwa yang ia lihat di kelas.

"apa yang kalian lakukan"ucap Keandra.

seketika Milka dan teman-temannya pun kaget karena teriakan Keandra. lalu Tasya dan Lala pun melepaskan tangan Nara.

"kamu nggak papa kak Nara"tanya Keandra.

Nara hanya menggelengkan kepala sambil menangis.

1
fatih faa
lanjut terus thor
Putu Sri utari
alurnya lumayan bagus ,cocok buat orang yg gampang emosional.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!