NovelToon NovelToon
Takdir Yang Dipaksakan Cinta Yang Ditemukan

Takdir Yang Dipaksakan Cinta Yang Ditemukan

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Dosen / Misteri
Popularitas:2.7k
Nilai: 5
Nama Author: noel_piss

Alya, seorang mahasiswi cerdas dan mandiri, dipaksa menerima perjodohan dengan dosennya sendiri.

Arka, pria dingin dan tegas yang menyimpan masa lalu kelam. Hubungan yang awalnya penuh penolakan berubah menjadi konflik batin, kecemburuan, dan rahasia yang perlahan terungkap.

Di antara kewajiban, harga diri, dan cinta yang tumbuh diam-diam, mereka harus memilih: bertahan dalam keterpaksaan, atau memperjuangkan perasaan yang tak pernah direncanakan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noel_piss, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19

Sore itu, langit kampus memancarkan cahaya oranye hangat. Udara sedikit sejuk, dan aroma rumput segar terasa di antara deretan pohon yang menaungi jalan setapak. Alya berjalan perlahan, membawa tas besar yang penuh dengan buku catatan. Setiap langkahnya terasa berat dan ringan sekaligus. Berat karena rasa cemas yang masih membekas dari perjodohan yang membebaninya; ringan karena pertemuan dengan Arka selalu membuat hatinya sedikit lega.

Di ujung jalan, Arka terlihat berdiri menunggu, mata tajamnya menatap ke arah Alya. Ada ketegasan di sana, tapi Alya bisa merasakan kelembutan yang tersembunyi sebuah sisi yang jarang ia lihat di kampus.

“Alya, bisa kita berjalan sebentar? Aku ingin bicara di tempat yang lebih tenang,” kata Arka sambil mengangguk.

Alya mengangguk pelan, hatinya berdebar, namun ia mencoba menenangkan diri. Mereka berjalan menyusuri taman kampus yang sepi. Daun-daun berguguran perlahan, diterpa angin sore, menciptakan suasana tenang. Langit mulai memerah, seolah menandai pergantian hari, dan Alya merasa waktunya berdiri antara ketegangan dan ketenangan.

“Alya,” suara Arka lembut tapi tegas, “aku ingin kau tahu… aku menghargai kesabaranmu selama ini. Aku sadar ini semua tidak mudah, dan kau selalu berusaha menghadapi keadaan ini dengan kepala dingin.”

Alya menelan ludah, menunduk sejenak. “Aku… aku juga ingin mencoba, Pak. Meski awalnya terasa dipaksakan, aku ingin belajar memahami keadaan ini. Aku tidak ingin terus merasa tertekan.”

Arka tersenyum tipis, langkahnya melambat agar Alya tidak terburu-buru. “Aku senang mendengar itu. Kita memang dimulai dengan perjodohan, tapi aku ingin kita bisa saling mengerti. Tidak ada yang harus terburu-buru.”

Sore itu terasa panjang. Alya dan Arka berbicara tentang hal-hal ringan: tugas kampus, buku yang mereka sukai, hingga cerita masa kecil Arka. Perlahan, Alya melihat sisi manusiawi Arka tidak hanya dosen yang tegas, tapi juga sosok yang humoris, perhatian, dan peduli.

Beberapa langkah di belakang mereka, Raka duduk di bangku taman sambil membaca buku, tapi matanya tetap mengamati Alya. Ia menghela napas pelan. “Kayaknya mereka mulai nyambung… Aduh, Alya, hati-hati ya,” gumamnya dalam hati, memilih untuk tidak mencampuri.

Hari berikutnya, Arka mengundang Alya ke rumahnya untuk makan siang. Orang tua Arka sudah menunggu. Ibu Arka menyambutnya hangat.

“Alya, senang kau datang. Semoga kau merasa nyaman di sini,” kata ibu Arka dengan senyum tulus.

“Terima kasih, Ibu. Saya merasa diterima,” jawab Alya sopan, merasakan kehangatan yang membuatnya sedikit lega.

Bapak Arka menambahkan,

“Kami tahu hubungan ini dimulai karena perjodohan. Tapi kami ingin kau merasa nyaman. Jangan terburu-buru, perlahan-lahan saja. Yang penting adalah saling menghargai dan memahami.”

Makan siang itu berlangsung hangat. Mereka berbicara tentang makanan favorit, cerita masa kecil Arka, hobi, dan kebiasaan sehari-hari. Alya merasa semakin dekat dengan keluarga Arka. Setiap tawa dan cerita membuatnya melihat sisi Arka yang berbeda dari yang ia bayangkan: tegas, tapi hangat; serius tapi bisa tersenyum; pendiam tapi perhatian.

Setelah makan siang, mereka duduk di ruang tamu. Arka menatap Alya dengan lembut.

“Alya, aku tahu ini semua tidak mudah. Banyak komentar, banyak orang yang melihat. Tapi aku ingin kau tahu… aku peduli padamu, bukan karena perjodohan ini, tapi karena aku menghargai cara kau menghadapi semuanya.”

Alya menunduk, hatinya hangat. “Aku… aku juga mulai memahami dan menghargai Pak. Meski awalnya terpaksa, aku ingin mencoba,” jawabnya dengan suara pelan.

Hari demi hari, kedekatan mereka semakin nyata. Arka mulai memperhatikan Alya lebih sering menawarkan bantuan dengan tugasnya, menanyakan kabar, dan sesekali tersenyum tipis ketika Alya tersenyum. Alya mulai merasa nyaman, dan hatinya sedikit demi sedikit terbuka untuk Arka.

Malam itu, sebelum pulang, Arka mengantar Alya ke gerbang rumahnya. Angin malam berhembus pelan, daun-daun bergoyang lembut.

“Alya, aku ingin kau merasa aman dan dihargai. Tidak ada yang harus kau takutkan selama kita berusaha saling memahami,” kata Arka.

Alya menatapnya, tersenyum tipis. “Aku… aku merasa lebih tenang, Pak. Terima kasih atas perhatiannya.”

Kembali ke rumah, Alya duduk di kamar, merenung. Ia sadar bahwa hubungan ini bukan hanya soal perjodohan; ada rasa peduli dan perhatian diam-diam yang tumbuh perlahan. Ia tersenyum, menyadari bahwa meski dimulai dengan keterpaksaan, ada harapan untuk hubungan ini berkembang menjadi tulus.

Dan Arka, menatap langit malam dari balkon rumahnya, tersenyum pelan. Ia sadar bahwa perjalanan ini tidak mudah, tapi setiap perhatian kecil yang ia tunjukkan pada Alya semakin membuatnya ingin menjaga dan melindungi Alya dengan sabar dan tulus.

1
Forta Wahyuni
sdh mnikah koq tdk satu rmh
noel_piss: mohon d baca dari awal kak🙏kalau dari alurnya belum menikah kak🙏
semoga kk suka sama alur ceritanya ya☺️♥️
total 1 replies
Agnes💅
semangat kak ayok aku selalu nungguin kk up 😄
noel_piss: iya kak, sekarang belum bisa up lg kak soalnya lagi sakit🙏 nanti kalau udah sembuh ak langsung up banyak♥️
total 1 replies
Agnes💅
lanjut kak bgus cerita nya suka🙏
noel_piss: syukurlah kalau kakak sukaa😍semoga teman-teman yang lain suka juga sama cerita perdana ak yang ini kak 😭
total 1 replies
Agnes💅
maaf kak sedikit saran, penulis nya udah menarik udah rapi tapi kurang rapi kayak novel novel yang lain nya, kalo bisa di kasi rapi lagi kak

maaf lancang🙏🙏🙏
noel_piss: makasih banyak kak sarannya 🙏 sangat membantu banget saran dari kakak 🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!