NovelToon NovelToon
Istri Kesayangan Tuan Dexter

Istri Kesayangan Tuan Dexter

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Mafia / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:44.2k
Nilai: 5
Nama Author: Pa'tam

"Ini cek satu miliar. Tapi serahkan putri mu." Dexter.

Dexter yang dikenal dingin terhadap perempuan. Tapi tertarik pada seorang gadis yang ditemuinya.

Dengan caranya sendiri, dia memaksa untuk menikahi gadis itu. Bahkan tidak segan-segan memberikan cek senilai satu miliar.

"Pa, aku tidak ingin menikah dengan pria tua dan cacat." Wilona.

Sementara gadis yang diincar Dexter adalah Kiandra. Seorang gadis yang memiliki identitas ganda.

Siapa gadis itu sebenarnya? Apa yang istimewa dari gadis itu sehingga membuat Dexter tertarik? Bahkan rela mengeluarkan uang sebanyak itu untuk mendapatkan gadis itu.

Kalau penasaran baca yuk.

Cerita ini hanyalah fiksi belaka. Tidak ada kaitannya dengan kehidupan nyata.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pa'tam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 19

Hari berikutnya ...

Hari ini Dexter ikut Kiandra ke desa tempat tinggalnya dulu. Kiandra yang diasingkan ke desa tinggal bersama seorang wanita tua yang dipanggilnya nenek.

Namun, setelah wanita itu meninggal, Kiandra dititipkan lagi kepada seorang wanita yang ternyata adalah ketua dunia bawah.

Kiandra dilatih dengan keras. Hingga dia menjadi seperti sekarang ini. Namun, setelah dia diangkat menjadi ketua dunia bawah, wanita itu pun pergi ke suatu tempat.

Meninggalkan semuanya dan memulai kehidupan baru sebagai orang biasa pada umumnya. Wanita itu berpesan, agar merahasiakan identitasnya kepada orang luar.

"Kamu tahu tempat tinggal ku?" tanya Kiandra.

"Tidak," jawab Dexter. Saat ini mereka sedang dalam perjalanan menuju TPU. Karena permintaan Kiandra, dia ingin berziarah ke makam mamanya.

Baru setelah itu mereka akan ke desa tempat tinggal Kiandra yang dulu bersama wanita tua yang merawatnya.

"Kita mampir beli kelopak bunga mawar terlebih dahulu," kata Kiandra.

"Aku tahu tempatnya, keluarga kami langganan di sana," kata Dexter.

Mobil terus melaju, hingga mereka tiba disebuah toko yang menjual bunga dan juga kelopak bunga mawar.

"Tuan Dexter, silakan," ucap pemilik toko.

Dexter hanya mengangguk. Kemudian masuk ke dalam. Tanpa diminta, pemilik toko itu sudah tahu tujuan Dexter datang kemari.

"Dua bungkus saja Paman," kata Dexter.

"Baik Tuan." Pria itu pun langsung menyerahkan dua bungkus plastik berisi kelopak bunga mawar.

Kemudian Dexter pun membayarnya. Pemilik toko memperhatikan Kiandra. Karena sebelumnya Dexter tidak pernah bersama seorang gadis selain keluarganya.

"Jaga matanya, dia istriku."

"I-iya Tuan. Maaf jika saya lancang. Saya tidak tahu kapan Tuan Dexter menikah?"

"Permisi dulu Paman."

"Iya Tuan, terima kasih," ucapnya. Pria itu pun mengantar Dexter dan Kiandra hingga depan toko.

Dexter membuka pintu mobil untuk Kiandra, mereka pun segera pergi dari situ. Perjalanan mereka pun berlanjut. Hingga akhirnya mereka tiba di suatu tempat, yaitu tempat pemakaman umum.

"Ayo." Dexter menggandeng tangan Kiandra.

Dexter melihat perubahan wajah Kiandra ketika memasuki tempat itu. Dexter tahu, Kiandra pasti sedih ketika ini.

Mereka tiba di sebuah makam yang bertuliskan nama Andriyani. Kiandra langsung menangis, dia tidak bisa membendung air matanya lagi.

Dexter memeluk Kiandra dan memintanya untuk tidak menangis. Dexter juga mengatakan. "Lebih baik kita berdoa untuk mama."

Tangis Kiandra perlahan mereda. Kemudian dia mengangguk. Keduanya berjongkok di tepi makam. Lalu menaburkan kelopak bunga mawar.

Setelah itu, Dexter dan Kiandra pun berdoa untuk mamanya agar tenang di sana. Setelah selesai, keduanya pun saling menatap.

"Ma, kali ini aku datang tidak sendirian. Aku datang bersama suamiku. Namanya Dexter, Ma, tampan, kan?"

Dalam hati Dexter merasa senang dipuji tampan. Walaupun reaksi wajahnya biasa-biasa saja.

"Ma, aku Dexter menantu mu. Mama jangan khawatir, aku akan menjaga Kiandra dengan baik. Aku akan perlakuan dia dengan baik, karena aku mencintainya, Ma," kata Dexter.

Kiandra spontan menoleh ke Dexter. Tadi dia tertunduk, namun ketika Dexter mengatakan mencintainya, Kiandra pun menatap Dexter cukup dalam.

Setelah selesai, mereka pun berpamitan. Mereka akan ke desa untuk berziarah ke makam nenek Kiandra.

Walaupun tidak sedarah, namun nenek itulah yang merawat Kiandra. Ketika itu Kiandra baru berusia 11 tahun.

Dan beberapa tahun setelah itu, neneknya pun meninggal. Sebelum meninggal, wanita tua itu menghubungi seseorang dan memintanya untuk menjaga Kiandra.

"Apa ucapanmu tadi serius?" tanya Kiandra.

"Yang mana?" tanya Dexter pura-pura lupa.

"Ah sudahlah, lupakan," ucap Kiandra. Kemudian dia memalingkan wajahnya ke arah jendela mobil.

Kiandra melihat-lihat pemandangan ditepi jalan dari kaca mobil. Sedangkan Dexter hanya tersenyum tipis saja.

"Kalau iya kenapa? Sejak pertama melihatmu, aku sudah jatuh hati," ungkap Dexter.

"Kapan?" tanya Kiandra.

Dexter pun menceritakan tentang malam itu. Ketika Kiandra berkelahi dengan beberapa orang pria.

"Kok aku tidak menyadari kalau kamu ada di situ. Apa karena aku terlalu fokus melawan mereka?"

"Bisa jadi, tapi setelah itu aku mencari informasi tentang mu. Dan aku pun memiliki ide dengan menyamar sebagai pria tua dan lumpuh. Seandainya, jika kamu menolak waktu itu, aku juga tidak akan memaksa," ungkap Dexter.

Kiandra terdiam. Dia hanya menyimak ucapan Dexter. Dia sendiri juga tidak tahu, entah kenapa dia mau menerima pernikahan dadakan itu?

Padahal, Kiandra sendiri tidak mengenal pria itu pada awalnya. Tapi, mungkin karena kesal dengan Basuki dan juga Wilona. Kiandra pun langsung setuju menerima pernikahan itu.

"Hanya saja waktu itu, aku merasa aura mu cukup kuat. Walaupun kamu menjadi pria tua dan lumpuh, aura mu tidak bisa disembunyikan," kata Kiandra.

"Jadi kamu sudah tahu jika aku berpura-pura?" tanya Dexter.

Kiandra menggeleng. Dia mengatakan jika dia tidak tahu apa-apa tentang penyamaran Dexter. Dan dia berpikir, jika dia benar-benar menikah dengan pria tua dan lumpuh.

"Apa masih jauh?" tanya Dexter.

"Lumayan," jawab Kiandra.

Kiandra dan Dexter menoleh ke kaca spion secara bersamaan. Mungkin karena mereka ketua dunia bawah, jadi insting mereka cukup kuat.

"Kita dikejar," kata Dexter dan Kiandra secara bersamaan.

"Pegangan yang kuat," kata Dexter. Kiandra hanya mengangguk, lalu berpegangan dengan kuat pada pegangan di mobil.

Kiandra tahu, jika Dexter akan ngebut. Jadi Kiandra pun berpegangan agar tidak terbanting ketika mobil sedang melaju kencang.

Kiandra menghubungi Louis. Dan meminta Louis untuk membawa bantuan. Begitu juga dengan Dexter, dia menghubungi anak buahnya.

Dexter dan Kiandra melihat ada banyak mobil yang mengejar mereka. Dalam tebakan mereka, paling tidak, ada puluhan orang di dalam mobil tersebut.

Ketika di persimpangan jalan, tiba-tiba sebuah truk besar seperti sengaja menghadang mereka.

Dalam keadaan panik, Dexter membanting setir mobil. Demi menghindari mobil truk besar tadi.

Karena mobilnya terlalu kencang, Dexter pun berusaha untuk menyelamatkan diri. Namun, tetap saja mobilnya menabrak pembatas jalan.

Beruntung Dexter ahli dalam menyetir, sehingga mobilnya tidak terlalu keras menabrak pembatas jalan. Depan mobilnya tetap rusak, tapi mereka tidak kenapa-kenapa.

"Kamu baik-baik saja?" tanya Dexter.

"Aku baik-baik saja. Hanya saja, aku berpikir jika ini adalah akhir dari semuanya," jawab Kiandra.

Mobil truk besar tadi pun berhenti. Kemudian mobil-mobil yang tadi mengejarnya juga ikut berhenti.

Sebelum Dexter dan Kiandra keluar, mereka mengambil senjata api terlebih dahulu. Mengingat situasi saat ini, mereka harus mempersiapkan senjata.

Dor ... Dor ... Dor. Tiga tembakan beruntun membuat Kiandra mengurungkan niatnya untuk keluar dari mobil.

Baru saja dia membuka pintu mobil. Pihak musuh sudah mulai menembak mereka. Dengan cepat Kiandra menutup pintu mobil.

"Mobil ini anti peluru?" tanya Kiandra.

"Iya, karena sejak dulu keluarga kami banyak musuh. Jadi setiap mobil didesain khusus," jawab Dexter.

Kiandra melihat jam tangannya. Anak buahnya yang dihubungi nya belum datang juga. Sementara mereka sudah dalam keadaan genting.

Jika terlambat sedikit saja, kemungkinan mereka tidak akan mampu melawan musuhnya.

1
Astuti tutik2022
Sayangny kebanyakan di dunia nyata kadesny malah lebih dulu mentingin perutny sendiri. Destiny satu yg seprt ini
Osie
laahh mama regina g pengen tau gitu àpa nama belakang dexter/CoolGuy//CoolGuy//CoolGuy/
Cindy
lanjut kak
🇦 🇵 🇷 🇾👎
zio
Nice1808
keluarga handerson tiada tanding kebaikannya, klo dunia nyata ada mungkin kita ikut senang🤣ini dunia novel🤭👍👍👍lanjut thor
Lucy
lanjut double up thor🤭dexter dan kiandra bnr2 org baik🤭😄👍
Sani Srimulyani
andai saja keluarga Henderson ada di dunia nyata, pasti rakyat ikut sejahtera....
Pa'tam: Hehe, kenyataannya semuanya hanyalah khayalan penulisnya semata.
total 1 replies
Sani Srimulyani
Henderson dilawan.....🤭
Cindy
lanjut kak
dik sugiyantoro
kalo mama regina dulu ratu dunia bawah berarti kenal dong dong dengan papa zio papanya Dexter, kan sama mantan pimpinan dunia bawah sebelum diteruskan oleh Dexter.
kaylla salsabella
eh... datang cuman buat duel uji nyali🤣🤣🤣
Astuti tutik2022
"Dan aku pastikan Itu tak akan pernah terjadi" 🤣🤣🤣.kata hati Dexter
Nice1808
🤣🤣🤣Datang cuma mau ngetest suaminya kiandra tapi regina salah krna suami kiandra gk trklaahkan palagi keturunan kluarga Henderson dan mafia 🤣🤣
Lucy
hahaha DTG cuma mau menguji suami kiandra🤭tapi salah kalian kalah dgn keturunan kluarga henderson
StAr 1086
Dateng cuma untuk menguji Dexter doang....
Cindy
lanjut kak
StAr 1086
Next
Astuti tutik2022
Tenanglah nyonya Regina Kiandra tdk slh plih suami. dijamin 100persen setia.
Dewi kunti
doyan ya Ama yg legit2😄😄😄😄😄
Dewi kunti
kuliahnya sejak tadi gitu😄😄😄😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!