NovelToon NovelToon
Pindah Ke Zaman Kuno

Pindah Ke Zaman Kuno

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Time Travel / Mengubah Takdir
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: Mooi Xyujin

Wang Ryu, seorang pria modern, tiba-tiba menemukan dirinya terlempar ke masa lampau, lengkap dengan status setengah dewa yang misterius.

Di dunia yang asing ini, di mana kelangsungan hidup adalah prioritas utama, Wang Ryu memutuskan untuk menggunakan pengetahuannya dari masa depan untuk membangun sebuah bisnis.

Dengan kecerdikan dan sedikit sentuhan magisnya sebagai setengah dewa, dia berusaha keras untuk tidak hanya bertahan hidup, tetapi juga menciptakan jejaknya sendiri di zaman kuno.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mooi Xyujin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berburu Makanan

Zhang xixi dan saudara hampir bingung ingin makan yg mana lagi. Mereka sudah mencoba hampir 8 makanan dan semua enak.

Yg paling enak adalah tusuk daging dikedai No.11 sayangnya mereka hanya bisa mencobanya 1x setiap orangnya.

Mereka juga tak dapat membelinya karena ini promo untuk cara pembukaan. Jadi Keduanya melihat dibuku menu yg diberikan pelayan untuk mencari menu daging yg lainnya.

"Saudara ku ini no.13 ayam goreng!"Zhang xi menunjukkan menu ditanganya pada saudaranya.

"Tapi ini ayam,aku ingin daging..." Zhang Fei menolaknya,dia masih ingin makan daging.

" Ayam juga daging!ayo cepet pergi!"ucap anak itu dengan cepat Menariknya ke toko.13 untuk mengantri.

Namun keduanya justru bertemu dengan ayah mereka.

Zhang Fei segera memberi tau Ayah soal tusuk daging." Ayah...apa kamu sudah pergi ke toko no.11 disana menjual daging bakar yg enak!"

"Benarkah, tunggu aku akan kesana setelah ini!" Keduanya adalah pecinta daging,jadi saat melihat banyak menu daging mereka segera pergi lebih dulu dari yg lainnya.

"Kami ingin satu masing-masing....!"ucap Zhang xixi pada pelayan yg ada didalam toko.

Ditoko hanya ada 2 orang yg melayani jadi semuanya harus antri dengan tertib."Tentu saja tuan tenang saja semuanya masih banyak...."

Ibu xixi dan ibu Fei yg tak jauh dari mereka,segera menemu anak-dan Suami nya.

Ibu fei segera berkata dengan putranya."....Fei Fei apa kamu sudah pergi ke toko 22 disana menjual udang pedas dan nasi...aku akan pergi kesana ada yg mau ikut?"

"Tidak bu pergilah bersama bibi...kami juga haus kami akan mencari minum....."Ucapnya.

mendengar ini mereka juga ingat bahwa ada yg menjual air minum jadi mereka berpisah lagi untuk ke tempat lain.

Wang Ryu ditoko menyambut Keluarga Guru Cheng dan Hakim daerah. seperti sebelumnya para wanita dan anak-anak pergi ke blok.2 untuk melihat-lihat.

"Ayo pergi aku bosan disini..."ajak Hakim daerah pada yg lainnya.para pria tua itu berdiri dari kursinya termasuk Jenderal tua.

"Kenapa kamu tak mengatakan bahwa kamu juga ingin mencoba untuk makan?"Jenderal Tua menyindirnya dengan wajah lucu.

"Jika iya apa salahnya,pak tua..."sahut Guru Cheng tak perduli.

Wang Ryu berjalan dibelakang pria orang tua yg berdebat didepannya.

Dia menoleh ke samping bahwa, gedung luas kini hampir penuh ,lapangan seluas 40 meter dan lebar yg sama berisi meja dan kursi untuk bersantai ada taman kecil juga.

Karena dia menginginkan bangunan lebih tinggi,Wang Ryu secera kusus meminta untuk membuat ubin lantai untuk seluruh kawasan paviliun.

Ini agar nampak lebih bersih dan nyaman.

semua pengunjung dengan orang-orang yg sibuk mengobrol dan makan bersama. Dia menyediakan ruang cuci tangan dengan tulisan dan gambar yg jelas agar memudahkan mereka mengetahuinya.

Juga dia menyiapkan tempat sampah dengan tutup agar tak membuat risih orang-orang dan membuat tulisan besar bahwa mereka harus membuang sampah pada tempatnya.

Didalam blok.2 lebih ramai.Banyak orang keluar sambil membawa makan ditangan mereka dan mengobrol tertawa bersama.

Wang Ryu membuat wadah praktis dari bambu yg memudahkan orang membawa makanan Mereka, untuk minuman itu tak bisa dibawa pulang.

Jika kranjang bambu itu tak masalah,dia masih memiliki ratusan keranjang bambu digudang yg dibuat oleh Yao er dan Zao.er .

Ke tiga pria paruh baya segera tergiur oleh harum makanan di udara saat mereka masuk ke blok2,tanpa sadar mereka berjalan lebih cepat sambil melihat-lihat.

Wang Ryu menggeleng kepalanya,dia hanya mengawasi mereka dari belakang, sesekali orang-orang akan menoleh padanya dan memberi salam.

"Aku bahkan tak bisa masuk....." Gerutu Jenderal tua saat melihat kedai yg menurutnya baunya sangat harum.

Namun kedai itu memiliki antrian panjang. Dia bahakan tak bisa melihat apa yg dijual. Guru Cheng dan Hakim daerah juga merasakan hal yg sama.

"Ayo cari tempat duduk dulu, biarkan Pelayan yg mengantri nanti..." Wang Ryu hanya bisa menyuruh ketiganya ke blok.1.

dia takut jika terus disana mereka akan kelelahan namun tak mendapatkan apapun.

Saat mereka duduk dimeja blok.1 ,Wang Ryu memanggil seorang pelayan,pria itu segera menghampiri mereka dengan membawa menu." Tuan silahkan...."

Mereka mengambilnya dan melihat-lihat menu yg ada.semuanya terlihat sangat enak,harga juga tak mahal bagi mereka.

Tapi saat ini mereka bisa makan gratis sepuasnya.

" aku ingin daging tusuk,dan sup buah..."Pelayan dengan cekatan mencatat pesanan.

Hakim daerah penasaran dengan kue ikan."...aku ingin kue ikan,sup buah lalu telur gulung...."

"Aku ingin bakpao daging dan air dingin..."Ucap Guru Cheng sambil menaruh menu nya kembali ke meja.

"Kami akan segera mengantar nya ...."Jelas pelayan sambil membawa menu itu dan segera pergi ke Blok.2

"Jika kalian datang lain kali dan tak bisa berdiri lama minta pelayan disini untuk mengambil pesanan Kalian...."ucap Wang Ryu pada ke tiganya.

jangan biarkan para lansia ini kelelahan.

"Baiklah..kami tau sekarang...."jawab mereka kompak. Mereka benar-benar tak sabar mencoba.

Pada pukul 5 sore. lentera warna warni diatas langit atap mulai menyala satu persatu membuat orang-orang berseru dengan kagum.

Suasa dalam blok.1 terlihat sangat cantik. Diblok.2 lentera juga menyala satu persatu, menerangi semua blok dengan cerah.

Orang-orang semakin kagum pada Boss Paviliun yg rela mengeluarkan banyak uang untuk membuat penerangan yg secerah itu.

bahkan nampak seperti matahari kecil itu benar-benar membantu mereka melihat dengan jelas.

Kelompok Zhang segera berkumpul dimeja dekat para Jenderal dan Wang Ryu. Begitu juga dengan istri Hakim dan Guru Cheng.

Mereka masing-masing membawa makan ditangan mereka.para pelayan ada yg berjaga didepan blok.2 untuk membagikan seperti keranjang buah untuk membawa semua makan agar tak ada yg tumpah.

Dan para istri dan anak mereka hampir memenuhi keranjang bambu dengan berbagai jenis makan dan minuman.

"Apa kalian bisa menghabiskanya?" Tanya Guru Cheng pada istri dan putrinya dengan tak percaya melihat Dua keranjang itu penuh makanan.

"Tentu saja ayah.....!"jawab putrinya dengan mantap.lalu dia melihat istrinya.

istrinya melihat suaminya dengan malu."...awalnya aku hanya ingin makan sedikit,tapi tanpa sadar aku berhenti disetiap toko...."

" Kalian juga...aku bahkan hanya makan 2 menu!"Jenderal Tua melihat masing-masing orang membawa 1 keranjang.

"Ayah kami juga mengambilnya untuk mu..."Jawab Zhang Ling sambil tersenyum kaku pada ayahnya,dia menyikut adiknya yg duduk disampingnya.

Zhang Zen yg sibuk dengan makanan segera menegakan punggungnya menjawab."Benar'!"

"....."Sudut mulut Jendral Tu berkedut apa mereka ingin membodohinya." Lihat saja dari wajah mu ,kau mau menipuku.....!"

"Baiklah jangan ribut Didepan makan,sudah ayo makan...." Ucap Nyonya Tua dengan tak berdaya, semuanya orang mengangguk dengan semangat.

"....." Jenderal Tua.merasa dirugikan namun dia bahkan tak bisa membantah istrinya.

"Aku ingin membawa pulang beberapa,ini apa tak apa-apa?" Tanya Zhang Zen pada Wang Ryu dengan wajah malu.

Pria itu mengangguk dengan murah hati."...tentu saja..."

Semua orang merasa senang,jadi mereka menyisihkan apa yg mau dibawa pulang dan makan apa yg mereka ingin makan.

Semua orang bahagia dan senang. Wang Ryu ijin untuk pergi dulu untuk melihat situasi pekerja nya,mereka mempersilakan nya.

Wang Ryu kembali ke rumah ,dan melihat Yang.er memeluk wanita baya, disampingnya ada pria tua dengan wajah lembut.

dan disisi lain sister Ming juga sama,pria baya menepuk pundaknya seolah menenangkannya,dan ada pria yg lebih muda melihat pada sister Ming dengan mata sedih.

"Ayo masuk... kenapa kalian berdiri disini...." Suara dengan nada ringan terdengar. Yang.er dan lainnya. Segera mendongak ke arah suara.

Pria muda ,tampan dengan rambut hitam dan pakaian merah gelap berjalan ke arah mereka dengan tenang.

" Tuan muda!" Teriak Yang.er dan Sister Ming dengan sopan.

"...tuan muda?" Ibu Yang.er terkejut,apa ini orang yg dibicarakan putri nya,kaki wanita itu lemas."...Tuan ku!"

Wang Ryu tertegun, dia mengerakkan tangannya dan didepan semua orang tubuh Ibu Yang.er tak jatuh ke tanah.

Melainkan melayang di udara.

Semua orang membeku.

kecuali Yang.er dan sister Ming yg menghela nafas lega lalu segera membantu wanita itu berdiri tegak.Sister ming berkata."...oke bibi ayo masuk dan bicara?"

"Oke... Oke...."jawab wanita itu dengan linglung.

Wang Ryu duduk dikursi utama, disebelah kiri terdapat keluarga Yang.er dan disisi kanannya keluarga Sister Ming.

"Minumlah dulu...kalian sudah jauh-jauh kesini apa sudah menemukan penginapan?"

Semuanya orang tak berani menolaknya,jadi mereka mengambil tehnya dan mendesah lega saat teh nya benar-benar membuat mereka sedikit lebih baik.

"Kami belum sempat mencarinya..."jawab Ayah Ming padanya dengan sopan. Ayah Yang juga mengatakan hal yg sama. Mereka buru-buru ingin bertemu putri mereka.

"Kalau begitu jika kalian tak terburu-buru kalian bisa menginap disini...."Ucapnya.

Asrama dibelakang toko sudah dihancurkan dan dijadikan penginapan untuk tamunya.

Sedangkan Paman dan lainnya tinggal di asrama pekerja.Yang.er dan Sister Ming tinggal dirumah baru Yg dia bangun dibekang Toko.

Ada total 4 bangunan disana.Dengan masing-masing memiliki 3 kamar tidur,dapur yg satu tempat dengan meja makan,ruang tamu dan toilet dalam.

"Kami sangat berterima kasih maaf merepotkan anda...." Ucap Saudara Ming membungkuk hormat padanya.

Wang Ryu melambaikan tangannya mengatakan itu bukan masalah.

"...Yang.er minta pelayan mengatur barang-barang keluarga mu,kamu juga Sister...." ucapnya menundukkan matanya dengan nada tenang.

"Baiklah Tuan muda...." Kedua gadis saling melihat,mereka tau bahwa ada hal penting yg ingin dibicarakan Wang Ryu dengan keluarga mereka.

Jdi mereka dengan bijak Keluar dari ruang Toko.Wang Ryu meletakkan cangkir teh nya.".... kalian tak perlu cemas, keduanya dibawah perlindunganku...."

"Terimakasih banyak,kami berhutang Budi pada anda...."Ibu Yang melihatnya dengan rasa sukur dan terima kasih.

Begitu pula dengan ayah Yang."...aku tak bisa membayangkan apa yg terjadi padanya jika anda tak menolong nya....."

Putrinya dibunuh sendiri oleh para Selir suaminya dan pria bajingan itu bahkan tak menghukum para penjahat nya.Dia hidup tengah di istana seolah tak terjadi apa-apa.

"Orang-orang itu akan mendapatkan hukumannya....."jawabnya.

Kedua orang tua yang mengangguk lega.

"Anda bersedia menerima adikku disini,saya juga sangat berterima kasih...."Saudara Ming berkata dengan rasa lega.

Wang Ryu menyentuh dahinya, tertawa kecil."... Sister seharusnya tak disini,kenapa anda tak membanya kembali......"

"Ini..." Kedua bermarga ming saling melihat dengan bingung.

Lalu ayah Ming bertanya dengan hati-hati."Tuan...apa anak ku membuat kesalahpahaman...?"

Wang Ryu menggelengkan kepalanya. Dia melihatnya dengan senyum."Tidak..hanya saja bakatnya akan terbuang sia-sia jika dia mengikuti ku...."

Wang Ryu melihat mereka jelas kebingungan,tapi takdir Sister Ming memang bukan disini.

Dia bisa melihat bahwa wanita itu adalah reinkarnasi dari pejuang wanita dimasa lampau.

Satu-satunya panglima perang dimasanya,dia dihormati disanjung,banyak pria mengantri untuk menjadikannya istri.

Dan takdir nya masih sama,dia akan menjadi satu-satunya panglima wanita diera ini dan akan dihormati siapapun yg melihatnya.

Jadi Wang Ryu tak bisa menahannya disini.

1
Shen shandian luo
typo nya gak karuan..
Aisyah Suyuti
good👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!