NovelToon NovelToon
GADIS PEMBAWA SIAL, DI CINTAI DUDA KAYA RAYA

GADIS PEMBAWA SIAL, DI CINTAI DUDA KAYA RAYA

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Cinta Seiring Waktu / Perjodohan
Popularitas:2.2k
Nilai: 5
Nama Author: Lisa idayu

Nayra Agata Kennedy, ia merupakan putri bungsu dari Lukas Kennedy, Nayra memliki saudari kembar bernama Nayla (Nayla lahir 45 menit lebih dulu), lahir dengan membawa duka. Ibunya meninggal dunia karena pendarahan hebat setelah berjuang melahirkannya, membuat Nayra dibenci ayah dan ketiga kakak laki-lakinya selama 21 tahun. Hanya Nayla yang selalu peduli padanya.

Takdir berubah saat Nayra bertemu seorang miliarder tampan. Dipersunting olehnya, hidup Nayra berubah drastis, dari yang dulu diabaikan, kini ia dimanjakan layaknya putri raja oleh suaminya yang penuh kasih sayang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lisa idayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hamil Karena Kesalahan

Ruang rawat inap yang dingin dan sunyi hanya dipecah oleh bunyi monitor alat medis yang berdenyut teratur. Nayra Agata Kennedy duduk bersandar di bantal, kedua tangannya menggenggam selimut putih dengan erat. Pipi nya masih merah karena baru saja menangis, mata nya merah dan bengkak.

Di sekeliling ranjangnya berdiri tiga orang kakak laki-laki nya, Nagara, Nick, dan Nathan. serta Nayla yang sedang menatap tubuh Nayra dengan tajam. Bu Surti berdiri di dekat jendela, tangannya menekan dada nya yang terus berdebar kaget, air mata menyusuri wajah keriput nya yang selalu penuh kehangatan.

“Nay, bilang sama kakak, siapa yang sudah menghamili mu,” ucap Nagara dengan suara yang berat namun penuh kasih sayang. Kakak sulung nya yang selalu tegas kini tampak bingung dan kecewa. “Kita tahu kamu bukan anak yang ceroboh. Tapi bagaimana bisa kamu hamil empat minggu kalau tidak ada yang terjadi? Kamu sudah dewasa, kita tidak akan menyalahkan kamu, kita hanya ingin tahu sebenarnya, agar kita bisa segera ambil sikap”

Nayra menggelengkan kepala dengan kuat, tangis nya kembali membanjiri pipi. “Kakak… aku bersumpah dengan nyawa aku sendiri! Aku belum pernah dekat dengan pria mana pun. Aku bahkan belum pernah punya pacar sampai sekarang. Bagaimana mungkin aku bisa hamil?”

Nick mencengkram bahu Nayra dengan lembut. “Kita percaya padamu, Nay. Tapi dokter bilang sudah empat minggu. Apa artinya dua minggu yang lalu, saat kamu datang ke rumah sakit kau sudah tahu sesuatu. Apa menstruasi itu cuma alasan mu untuk menutupi hal ini? Apa kau sengaja menutupi ini dari kami?”

Sebelum Nayra bisa menjawab, pintu kamar terbuka dengan tiba-tiba. Seorang wanita berjas putih dengan rambut hitam tertata rapi masuk, membawa berkas kertas di tangan nya. Dia berjalan dengan langkah mantap, namun tiba-tiba berhenti seketika saat pandangannya jatuh pada wajah Nayra.

Matanya melebar besar, ekspresi wajahnya berubah dari tenang menjadi terkejut hingga tidak bisa berkata apa-apa. Ia yang awalnya salah masuk kamar, justru tertarik dengan pemandangan yang ada di ruangan itu, seolah tidak percaya pada apa yang dilihatnya.

“Nona Nayra Silvia Wijaya? Kenapa anda ke rumah sakit tidak memberi kabar” kata dokter itu dengan suara penuh keterkejutan, langkah nya sedikit terpeleset saat dia berusaha mendekat. “Tuan Sean sudah datang? Saya bahkan belum melihat hasil pemeriksaan anda Nona ”

“Maaf dokter,” putus Nathan dengan nada yang tegas namun sopan. Dia melangkah ke depan, menghadapkan diri pada dokter tersebut. “Adik saya bernama Nayra Agata Kennedy. Anda mungkin salah orang.”

Dokter itu menggelengkan kepala dengan tidak percaya, dia mendekat lebih dekat ke ranjang, mata nya tetap terpaku pada wajah Nayra. “Tidak, tidak mungkin. Saya yakin ini Nona Nayra, istri Tuan Sean Fawas Samir, yang kemarin melakukan prosedur inseminasi buatan di rumah sakit ini. Saya sendiri yang menangani prosesnya. Wajah nya tidak mungkin saya salah kenali.”

Nagara yang hingga saat itu hanya diam menyaksikan, kini melangkah maju. “Dokter, mohon duduk saja dan jelaskan apa yang Anda maksud. Kami semua sangat bingung dengan kondisi adik kami, dan ucapan Anda membuat kami semakin tidak paham.”

Dokter perempuan itu menghela napas dalam-dalam, wajahnya menunjukkan rasa cemas yang jelas. Dia mengambil kursi di dekat ranjang, menaruh berkas kertas di atas meja sisi ranjang dengan ekspresi gugup. “Maaf, saya Dokter Lina. Saya adalah spesialis kandungan yang menangani program kehamilan melalui inseminasi buatan di rumah sakit ini.”

Dia menatap Nayra dengan tatapan yang penuh kekhawatiran. “Saya ingat dengan jelas, dua minggu yang lalu, saya menangani pasien bernama Nayra Silvia Wijaya, istri Tuan Sean Fawas Samir. Mereka mencoba memiliki anak dan akhirnya memutuskan untuk melakukan inseminasi buatan. Saya sendiri yang melakukan proses penyuntikan sampel ke dalam rahim pasien. tahap awal nona Nayra di tangani oleh dokter Saras, tapi karena dokter Saras ada halangan jadi nya saya yang melakukan penyuntikan Sampel ke rahim Nona Nayra”

Suara itu membuat seluruh kamar menjadi sunyi total. Nayla menangis terisak-isak sambil memeluk Nayra lebih erat. Bu Surti jatuh duduk di kursi dekat jendela, menangis sambil menyebut nama Nayra berkali-kali. Kakak-kakaknya saling melihat dengan wajah yang mencerminkan campuran kemarahan, kekagetan, dan rasa iba yang mendalam.

Nayra sendiri hanya bisa menatap dokter Lina dengan mata kosong, air mata terus mengalir tanpa bisa dia kendalikan. Bagaimana mungkin kesalahan semacam ini bisa terjadi? Bagaimana mungkin dia, seorang gadis yang masih merencanakan masa depannya dengan penuh harapan, kini harus menghadapi kehamilan yang tidak diinginkan, karena kesalahan dari orang yang seharusnya bisa dipercaya?

"Itu artinya dokter salah pasien? sampel laki-laki bernama Sean itu di masukan ke rahim Nayra" tebak Nathan dengan menatap wajah saudara-saudara nya bergantian

"Sean Fawas Samir?" Gumam Nagara, Nagara yang merupakan pengusaha dan sudah lama berkecimpung di dunia bisnis tentu tidak asing dengan nama Sean Fawas Samir

"Kakak kenal?" Tanya Nick menatap Naga serius

"Sean Fawas Samir hanya ada satu, dia merupakan CEO perusahaan Samir. Perusahaan terbesar dan Indonesia yang sudah go internasional. Perusahaan Samir berkembang di bidang otomotif dan konglomerasi" jawab Naga dengan ekspresi datar

"Itu artinya dia kaya Raya dong" celetuk Nathan

"Gila, anak yang kau kandung benar-benar benih orang kaya Nay" seru Nathan antusias

"Athan!" Seru Nick

"Tuan, saya mohon bantu Saya, jika Tuan Sean tahu, hidup Saya tamat Tuan. Tolong rahasiakan ini dari beliau" lirih dokter Lina yang sudah tahu sebesar apa kuasa Sean

"Tapi bagaimana dengan putri Saya? Putri saya akan di anggap sebagai wanita liar karena hamil tanpa menikah. Masa depan putri saya akan hancur!" Seru bi Surti menatap dokter Lina kesal, bi Surti yang sudah menganggap Nayra seperti putri nya sendiri tentu tidak rela melihat Nayra menghadapi semuanya sendiri

"Benar, adik saya, harus mendapatkan keadilan dok" tambah Nick menatap dokter Lina

"Dokter tenang saja, ini semua murni ketidaksengajaan, sekarang lebih baik hubungi Tuan Sean, kita jelaskan secara pelan-pelan" pinta Naga dengan bijak

Dokter Lina segera menghubungi Sean, dokter Lina meminta Sean segera datang ke rumah sakit untuk membicarakan perihal inseminasi buatan itu Sean yang masih di perusahaan pun Gegas ke rumah sakit untuk menemui dokter Lina.

Sesampainya di rumah sakit dokter Lina menjelaskan terhadap Sean, kebetulan saat itu Sean datang tanpa Silvi.

Flash back on

Sean Fawas Samir menatap wajah Nayra Silvia Wijaya yang sedang menyiapkan tas di depan cermin kamar mereka. 9 bulan menikah, tapi hubungan mereka hanya sebatas nama saja. Bagi Sean, Silvia selalu terlihat misterius, cerita dari teman-teman tentang perilakunya yang kerap menghabiskan waktu dengan pria lain membuatnya sulit untuk merasakan kasih sayang pada istri yang dijodohkan oleh keluarga nya ini.

"Sudah siap, Sean?" tanya Silvia tanpa menghiraukan pandangan suaminya.

Sean menghela napas, "Hemz" jawab Sean singkat

Rencana mereka kali ini adalah cara terakhir mereka untuk mendapatkan keturunan. Cidera tulang ekor akibat kecelakaan mobil beberapa tahun lalu telah membuat Sean tidak bisa ereksi, sehingga hubungan suami-istri menjadi mustahil. Hanya satu pilihan tersisa mengambil spermanya untuk dipindahkan ke rahim Silvia melalui prosedur medis.

Di rumah sakit Metropolitan Jakarta, mereka ditempatkan di ruang tunggu bagian kandungan dan reproduksi. Sean merasa tidak nyaman duduk di antara pasangan muda yang penuh harap, dan wanita-wanita yang sedang memeriksa kehamilan.

Sementara itu, di ruangan sebelah, Nayra Agata Kennedy duduk dengan tangan menggenggam tas kecilnya. Gadis berusia 21 tahun itu merasa cemas, sudah tiga bulan berturut-turut haidnya tidak teratur, bahkan berlangsung lebih dari dua minggu setiap kalinya. Sebagai seorang perawan yang belum pernah memiliki hubungan dengan pria mana pun, ia sangat khawatir ada sesuatu yang salah dengan tubuhnya.

"Nona Nayra, silakan masuk," panggil perawat, menyalahbaca nama yang tertera di antrian.

Silvia yang sedang berdiri untuk mendekati meja resepsionis mendengarnya dan berpikir itu panggilan untuk dirinya. Tapi sebelum ia bisa bergerak, perawat sudah mengajak Nayra Agata Kennedy masuk ke ruang prosedur. dr. Lina sedang menunggu, memegang sebuah tabung kecil berisi cairan yang tertera nama "Sean Fawas Samir, untuk Nayra Silvia Wijaya".

Karena kesamaan nama depan "Nayra", dokter tidak melakukan konfirmasi ulang. Dalam hitungan menit, prosedur pemasukan sperma dilakukan, bukan pada Silvia seperti yang direncanakan, melainkan pada Nayra Agata Kennedy yang tak menyadari apa yang sebenarnya terjadi.

1
Monroe George
dunia Nayra msih baik" sja coz pnya saudara kembar yang peduli 👍
Monroe George
marathon aku kak, seru crita nya 💪
Monroe George
CEO ni nnti yang nikahi Nayra 🤭
Ardy Ansyah
teraniaya dulu bahagia kemudian 🤣. suka aku tuh kalau alur yang begini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!