Novel ini menceritakan kisah dari Andini Putri Atmaja, anak tunggal dari Hendra Atmaja, Pengusaha terbesar di kota ini.namun kisah cintanya yang indah di waktu SMA akan hilang dan menjadi kesedihan ketika dia harus menerima perjodohan orang tuanya dengan anak dari sahabat mama dan papanya yang sekaligus sahabat pacarnya.
Akankah Andini akan tetap bersama Cinta pertamanya ataukah dia akan bisa bahagia dengan perjodohan keluarganya???
Ikuti ceritanya ya guys...😄😄
Jangan lupa untuk vote, like dan coment ya 😘😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cintya Devi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Menentukan hari pertunangan
Andini sekarang terus berusaha menghubungi cindy, namun nomor cindy tidak aktif. Dan andini baru ingat jika saat ini cindy sedang berada di dalam pesawat.
"ah sial, gue lupa kalo cindy udah di pesawat sekarang pantes aja nomer nya gak aktif. "
Dan tiba tiba deva menelpon andini, andini bingung harus bicara apa sama pacar kesayangannya itu.
" mamp*s gue deva telpon, pasti dia marah karna seharian gue gak hubungi dia, gue harus gimana ini, angkat enggak.... Angkat enggak.... Ahhhhh semua gara gara aldo. "
Dan tanpa sengaja andini yang hendak mereject panggilannya malah keliru menerima panggilan dari dev.
" halooo yank...."kata deva
"sayaanngg..... Yaankkk..... "panggil deva kembali.
Namun tidak ada jawaban dari andini, andini sudah panik, dan akhirnya mau tidak mau dia harus menjawab telpon dev.
" eh iya yank, maaf sinyalnya jelek. "bohong andini.
" owh, seharian kok aku telpon gak diangkat, di WA juga gak dibales, kamu kenapa?? Apa aku ada salah ma kamu yank??"tanya deva
"emm enggak yank, mungkin aku kecapekan aja dari tadi aku tidur, ini juga baru bangun. "jawab andini.
" elo gak salah dev, justru gue yang banyak salah ma loe, gue ngerasa loe terlalu baik buat gue. "batin andini.
" yaudah yank mending kamu istirahat aja, pasti kamu masih capek ya, besok aku telpon lagi. Nite honey.mimpi indah ya. "
Kini telpon dari deva telah mati. Dan tangis andini pun pecah, dia sudah tidak dapat menahan rasa sakit didalam hatinya. Dia menganggap kebahagiannya telah tiada.
" huaaaaa......... Kenapa nasib gue jadi gini, kenapa gue gak bisa bersatu ma dev, kenapa ya Allah. "
Tak berselang lama ponsel andini kembali berbunyi, andini mengira jika yang menelpon itu deva, dan ketika melihat ke layar ponsel nya ternyata aldo yang kini menghubunginya.
" loh aldo?? Oh iya gue lupa tadi blok nya kan udah gue buka. ngapain tu anak telpon telpon , belum puas dia udah bikin hancur hidup gue."
Akhirnya andini memutuskan untuk mengangkatnya.
"halo din. "ucap aldo.
" apalagi belum puas loe nyakitin gue, dan sekarang loe mau bilang apalagi, gue udah tau dari papa dan mama. "balas andini.
" din maafin gue buat kejadian tadi siang,"
"udah lupain aja al, gue udah gak mau inget inget lagi.gue angkat telpon loe karna gue ada perlu sama loe, soal perjodohan kita. Dan gue mau tanya kenapa loe cerita kalo gue punya pacar. Puas loe sekarang!!!! "jawab andini lagi.
" sorry din, gue waktu itu emosi. Maaf ya, sebenernya gue udah berusaha hubungi loe tentang rencana perjodohan ini, tapi nomer gue malah elo blok. "balas aldo
" hmmm, gue males ma loe, terus ini gimana cara batalin perjodohan kita.tapi gue gak mau papa dan mama kecewa al, "tanya andini kembali.
" kita bahas lusa aja, sementara kita ikuti rencana papa mama kita. Jangan di bahas di telpon, nanti kalo ada yang nguping rencananya bisa gagal. "
" oke kalo gitu. "
Andini langsung memutuskan telpon dari aldo, karna sebenarnya belum bisa memaafkan sikap aldo kepadanya tadi siang.
°°°°°°°°°keesokan harinya°°°°°°°°°°°
Dirumah aldo..
" pagi mah, Pah,"ucap bita sambil mencium pipi kedua orang tua nya.
"pagi sayang, kakak kamu mana?? "tanya mama bella.
"tau Pah, palingan kalo gak masih ngorok ya lagi nge gym."balas bita.
" owh, sayang nanti malam kita makan malam di rumah om atmaja ya. Kamu jangan pergi. "
" enggak mah, bita dirumah aja, "balas bita.
" males banget gue harus ketemu kak andini, mana harus bersikap manis ke dia, gue gak akan bisa maafin dia."kata bita dalam hatinya.
"gak bisa sayang kamu harus ikut, Karena ada hal penting yang harus kita bahas disana, pokoknya kamu harus ikut.papa tidak menerima penolakan. "sahut papa.
Bita yang malas berdebat dengan papanya hanya bisa menurut.
~MAKAN MALAM~
waktu yang ditunggu tunggu telah tiba, sekarang keluarga aldo dan andini sudah berada di meja makan, dan ketika selesai makan akhirnya pak wawan memulai pembicaraan.
"at mending kita langsung tentunya tanggal pertunangan andini dan aldo. "
" iya, sebaiknya kita adakan pertunangan ini setelah andini dan aldo masuk kuliah. Gimana wan?? "balas pak atmaja.
" apa itu tidak terlalu lama Pah?? "sahut mama rara.
" enggak ma, papa ingin andini fokus tes masuk kuliah dulu, sekalian biar andini dan aldo bisa dekat dulu. Kan mereka juga berniat 1 kampus kan? "balas papa.
" terserah kamu saja at, "balas pak wawan.
Bita yang semula asik memainkan ponsel nya dan tidak mengharapkan pembicaraan itu langsung terkejut dan bingung dengan apa yang sedang mereka semua bahas.
"whattt.....kak andini mau tunangan sama kak aldo?? Bukannya kak andini pacarannya sama kak deva ya, kok malah mau tunangan sama kak aldo, wah kak risa dan kak disa harus tau Hot News ini. "gumam bita yang hendak mengetik pesan.
Aldo yang menyadari sikap adiknya langsung menendang kaki bita dan ketika bita menoleh dia melihat kakaknya memberikan kepalan tangan, dan bita tau maksud dari kakaknya.
Ya aldo sadar jika bita akan menggosip dengan kedua sahabatnya, ditambah lagi mereka semua membenci andini.
Bita pun tidak jadi mengabari kedua sahabatnya dan memasukkan ponselnya kembali ke dalam tas. Dia tidak mau menghadapi kakaknya, karena aldo kalau sudah marah benar² mengerikan menurut bita.
Setelah semua sudah dianggap sepakat akhirnya pak wawan dan keluarga pamit pada keluarga atmaja.
Namun tiba tiba aldo meminta ijin besok mengajak andini untuk mendaftar di universitas dan pak atmaja pun langsung mengijinkannya.
"om besok aldo ijin berangkat bareng andini boleh? Kita mau daftar Mahasiswa baru. "
" boleh lah aldo, kamu kan juga calon suaminya. Jadi hanya kamu yang berhak membawa andini. "balas pak atmaja. "
" makasih ya om. " ucap aldo lagi.
Andini yang hendak menolak ajakan aldo, tiba² ada pesan masuk di handphone nya.
Aldo:
"udah loe jangan nolak, besok kita atur strategi kita, dan susun rencananya, besok gue anter loe ketemu dev, tadi gue udah kabari dia juga. Tenang aja gue gak bakal aneh aneh lagi ✌️✌️."tulis aldo.
Andini:
"oke, tapi awas kalo loe bohong!! 😈😈
Aldo:
"tapi loe harus ikhlas maafin gue 😉😉. "
Andini:
" hmmm 😑😑"
Andini yang membaca pesan dari aldo langsung tersenyum.
"besok gue ketemu dev, ternyata aldo gak seburuk apa yang gue pikirin, lagian cuma dia yang bisa bantuin gue tetep ketemu ma Dev. "
Aldo yang melihat senyuman andini sudah lega akhirnya dia sudah mendapatkan maaf dari andini.