NovelToon NovelToon
Jiwa Seorang Pemimpin

Jiwa Seorang Pemimpin

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Penyelamat
Popularitas:73.1k
Nilai: 5
Nama Author: Pa'tam

Dia tidak pernah bermimpi untuk menjadi seorang raja.
Namun jiwa seorang pemimpin sudah melekat sejak kecil dalam dirinya. Dan darah seorang raja mengalir dalam tubuhnya.
Carlos, seorang pemuda yang menjadi pewaris dan penerus dari kakek moyangnya Atalarik attar.
Namun tidak semudah seperti apa yang dibayangkan, rintangan demi rintangan harus ia hadapi. Mampukah Carlos menghadapinya?

Penasaran? Baca yuk!
Cerita ini hanya fiksi belaka tidak ada kaitannya dengan dunia nyata.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pa'tam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 19

Hari berikutnya Carla datang kembali ke tempat kakek Bahram. Carla membawa banyak pakaian dan bahan makanan untuk mereka.

Dan yang paling mengejutkan lagi, Carla datang tidak sendiri. Melainkan bersama papa dan mama juga kedua adiknya.

Carlos yang melihat kedua orang tuanya datang pun langsung menghampirinya.

"Ma, Pa. Kenapa kemari?" tanya Carlos.

"Apa tidak boleh? Masa mama tidak boleh ketemu kalian?" ujar Carlina.

"Bukan begitu Ma, kenapa tidak di hotel saja?" tanya Carlos. Carlina mencebikkan bibirnya, namun seketika ia tersenyum saat melihat Sofia.

"Kamu Sofia, kan? Cantik sekali kamu Nak. Pantas saja anakku klepek-klepek," ucap Carlina lalu memeluk Sofia. Sofia hanya terdiam dan tertunduk saat Carlina meleraikan pelukannya.

Carlos yang malu dengan ucapan sang mama didepan keluarga Sofia pun memalingkan wajahnya.

"Kakak memang pintar memilih calon istri," ucap Aqila menggoda sang kakak.

"Qila, kamu masih kecil. Tahu apa kamu tentang itu semua?" tegur Carlos.

Aqila tidak menjawab, ia hanya menghampiri sang mama yang masih bersama Sofia. Sofia tidak bisa berkata apa-apa. Apalagi Carlina mengklaim nya sebagai calon menantu.

Andreas dan istrinya Sania hanya tersenyum dan saling pandang. Mereka juga tidak keberatan jika Carlos memperistri putri mereka.

Dari penilaian Andreas, Carlos bukan seperti pemuda biasa pada umumnya. Andreas merasakan aura dan karisma Carlos begitu kuat.

"Maaf tidak menyambut kalian sebagaimana mestinya. Kami juga sempat kaget, tidak menduga kalian akan datang," ucap kakek Bahram.

Merekapun mengobrol di luar rumah. Karena didalam sudah pasti tidak akan muat. Lagipula, tempat itu di sekitarnya banyak pohon-pohon rindang.

"Tidak apa-apa," ujar Arthur.

Kakek Bahram memperhatikan wajah Arthur, kemudian beralih ke Carlos. Terlihat begitu mirip hanya beda usia saja.

"Pasukan dari Om Zio sudah sampai ke negara ini. Dan Om Zio bersama Om Samuel akan memimpin pasukannya," ucap Carla langsung ke intinya.

Memang mereka hanya ingin membahas penyerangan. Tapi mereka harus mengatur strategi terlebih dahulu.

"Sementara pasukan keluarga kita sudah berada di hotel sekarang. Mereka hanya menunggu waktu untuk menyerang," imbuh Carla lagi.

Carlos sudah tahu, hanya saja Carlos meminta Carla lah yang menyampaikan berita ini.

Andreas merasa senang, karena mendapat dukungan dari orang luar untuk menumbangkan kekuasaan raja William. Begitu juga dengan perdana menteri.

Kini mereka berkumpul bergabung menyusun rencana untuk menumbangkan raja William. Sudah terlalu lama ia berkuasa tanpa memikirkan bagaimana kehidupan rakyatnya.

"Kami akan kembali ke hotel, nanti jika semuanya sudah siap, kita akan kembali berkumpul untuk mengatur strategi," kata Arthur.

"Baiklah, sebelumnya kami ucapkan terima kasih atas bantuan kalian," ujar kakek Bahram.

"Aku mau disini saja," kata Oscar.

"Aku juga Ma, Pa," sela Aqila.

Namun Carlos menatap mereka dengan dengan tajam. Mereka mengerti jika kakaknya tidak mengizinkan.

Aqila merengek ke Arthur agar Carlos mengizinkannya. Arthur pun menegur Carlos, sehingga Carlos tidak bisa apa-apa.

Aqila senang bukan main, hingga ia merangkul Arthur dan mencium pipinya. Aqila memang sedikit manja, berbeda dengan Carla yang memang dari kecil sudah hidup mandiri.

"Nanti kami menyusul ke hotel Pa," kata Carlos. Arthur pun mengangguk, kemudian merekapun pamit. Oscar dan Aqila pun tinggal disini atas keinginan mereka sendiri.

"Kak, apa kakak juga mencintai kak Carlos?" tanya Aqila saat menghampiri Sofia.

"Kenapa nih anak bertanya seperti itu? Apa dia tidak punya malu? Itu pertanyaan pribadi loh," batin Sofia.

"Maaf, aku tidak bisa jawab. Karena itu adalah privasi," jawab Sofia.

"Qila, kamu jangan berulah. Aku kembalikan kamu ke negara kita jika berbuat ulah," kata Carlos yang mendengar pembicaraan mereka berdua.

Aqila terdiam. Mana rela ia di kembalikan ke negaranya. Sudah susah payah ia membujuk sang mama untuk ikut. Masa mau di kembalikan.

"Iya baik, tidak akan aku ulangi," ucapnya lemah.

Sementara di istana sudah gempar dengan perdana menteri yang berkhianat. Karena setelah penyelamatan malam itu, perdana menteri tidak kembali lagi ke istana.

"Bedebah, sialan. Aku terlalu berbaik hati dengan perdana menteri. Sehingga meremehkan dirinya!" bentak raja William.

Semua pengawal dan penasehat istana terdiam menunduk. Mereka tidak tahu jika pergerakan mereka diawasi oleh Carlos dan yang lainnya.

"Cari perdana menteri sampai dapat hidup atau mati!" perintah raja William.

"Baik Yang Mulia," jawab pengawal serentak. Sementara dua orang pengawal kepercayaan perdana menteri juga ikut mencari.

Mereka pura-pura tidak tahu keberadaan perdana menteri saat ini. Dan ikut mencari ke setiap kota bahkan hingga ke desa-desa.

"Bram juga tidak kembali, kemana dia? Aku perintahkan untuk memindahkan Andreas, sampai sekarang tidak ada kabar," kata raja William.

"Yang Mulia, apa mungkin Bram juga bergabung dengan perdana menteri untuk menjatuhkan Anda?" tanya penasehat istana.

"Hmmm, kamu benar pak tua, mereka itu pasti sudah merencanakan sesuatu," jawab raja William.

Raja William pun memerintahkan prajuritnya untuk memperketat pengawasan dan penjagaan istana.

Dan tidak membiarkan orang asing masuk ke istana. Tanpa seizin dari raja William itu sendiri.

Raja William bangkit dari duduknya, ia berjalan menghampiri tombak yang tertancap sejak dulu. Raja William memperhatikan tombak tersebut yang terlihat biasa saja.

"Aku penasaran, kenapa tombak ini tidak bisa dicabut? Katanya hanya yang memiliki darah keturunan raja Attar baru bisa. Aku tidak percaya itu," batin raja William.

Raja William memegang tombak tersebut, tombak itu pun bergoyang. Namun saat ia hendak mencabut nya, sekuat apapun ia berusaha tetap tidak bisa.

"Huft, sihir apa yang ada didalam tombak ini? Kenapa tidak bisa di cabut? Padahal cuma tertancap sedikit saja," batin raja William.

"Yang Mulia, apa mungkin pemuda yang datang waktu itu adalah keturunan raja Attar? Jika bukan, darimana pemuda itu mendapatkan lencana satunya?" tanya penasehat.

Raja William berpikir sejenak, ia juga penasaran. Darimana anak itu mendapatkan lencana kerajaan negara ini?

Raja William mengeluarkan lencana miliknya yang ia rampas dari Andreas untuk menjadi raja. Lencana itu tidak akan berfungsi jika hanya satu saja.

"Aku harus mendapatkan satunya lagi, tapi dimana? Bahkan pemuda itu sudah mati dan lencana nya juga hilang," kata raja William.

"Yang Mulia, tapi saya merasa anak itu tidak mati. Namun di sembunyikan oleh perdana menteri," ujar penasehat.

Raja William manggut-manggut, ucapan penasehat istana masuk akal. Apalagi mereka sudah mengetahui jika perdana menteri berkhianat.

"Bagaimana jika kita gunakan istri dan anaknya? Kita bawa kemari dan meminta perdana menteri untuk menyerahkan dirinya sendiri," ucap penasehat.

Lagi-lagi raja William manggut-manggut. Ia tersenyum dengan mendengar gagasan itu. Lalu raja William menuji penasehat istana seorang yang cerdas.

"Kamu memang cerdas, aku tidak salah memilihmu menjadi penasehat istana," puji raja William.

"Terima kasih Yang Mulia," ujarnya senang. Mereka akan menggunakan istri dan anak-anak perdana menteri untuk menangkap perdana menteri itu sendiri.

1
jaran goyang
𝙣𝙚𝙭𝙩 𝙠𝙠.
jaran goyang
𝙝𝙤𝙤𝙝
jaran goyang
𝙡𝙝𝙤 𝙘𝙢 𝙘𝙥 𝙣𝙠𝙝 𝙣𝙮 𝙙𝙮
Yani Sugondo
bagusnya memang Carlos sm Sofia di indo aja biar Andreas yg jd raja, Sofia kan betah tinggal di tmpat baru
suti markonah
semangat thorr..kereenn pokok'e👍👍👍👍
Mey Abimanyu
plis konfliknya jangan berbau² suruh mengharemm yaaaa ..

mending perang apa bunuh²an aja .. wkkwkw
suti markonah
lanjut thorrr...
Putri Laely
lanjut Thor
Dewiendahsetiowati
bikin kangen Opa Darmendra dan Oma Diva
StAr 1086
next
Yani Sugondo
senengnya Sofia, keluarga suaminya sangat baik, dan semua cake cakep, lnjuut
suti markonah
Ee..yang mulia😄😄😄 bisu ngelucu juga thorrr...sofia pasti seneng di perlakukan dengan baik oleh keluarga suami nya, yg notabene semua nya baik
Deandra Annisa
bagus banget aq suka lanjutkan
jaran goyang
𝙨𝙤𝙛𝙞.... 𝙠𝙚𝙝 𝙗𝙞𝙣𝙜𝙪𝙣𝙜 𝙠𝙣 𝙢𝙨𝙪𝙠 𝙙𝙞 𝙠𝙡𝙪𝙖𝙧𝙜𝙖 𝙝𝙚𝙣𝙙𝙚𝙧𝙨𝙤𝙣.... 𝙥𝙖 𝙡𝙜 𝙖𝙦 𝙮𝙜 𝙗𝙘.... 𝙢𝙜𝙠𝙣 𝙥𝙪𝙨𝙞𝙜... 𝙠𝙧𝙣 𝙖𝙦 𝙗𝙘 𝙣𝙮 𝙡𝙜𝙨𝙜 𝙠𝙚 𝙙𝙞𝙡𝙖𝙣 𝙖𝙢𝙚𝙨𝙞𝙖
jaran goyang
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
jaran goyang
𝙤𝙢𝙖 𝙢𝙤𝙣𝙖 𝙘𝙥 𝙡𝙜 𝙠𝙠🙏🙏🙏🙏𝙮𝙖 𝙠𝙠... 𝙖𝙦 𝙗𝙘 𝙣𝙮 𝙮𝙜 𝙙𝙧 𝙫𝙞𝙧𝙖 𝙙𝙖𝙣 𝙙𝙞𝙡𝙖𝙣 𝙩𝙪
🍒🍒 Aisyah 🍒🍒: mona ibu kandungnya kembar 7
dan diva yg merawat kembar 7 dari lahir Krn pas kembar 7 lahir Mona lansung meninggal, cb baca cerita kembar 7
total 1 replies
Putri Laely
lanjut Thor
StAr 1086
next thor
StAr 1086
next
Atik Marwati
Alhamdulillah sah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!