NovelToon NovelToon
Suamiku Kau Rebut, Kudapatkan Papamu

Suamiku Kau Rebut, Kudapatkan Papamu

Status: tamat
Genre:Duda / Selingkuh / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 5
Nama Author: Hasna_Ramarta

Sebuah kisah tentang seorang istri yang dikhianati suami juga sahabat baiknya sendiri. Yuk mampir biar karya ini ramai kayak pasar global.

Karya ini merupakan karya Author di akun lain, yang gagal retensi. Dan kini Author alihkan di akun Hasna_Ramarta. Jadi, jika kalian pernah membaca dan merasa kisahnya sama, mungkin itu karya saya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hasna_Ramarta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19 Kedatangan Mira

     Sebelum Pak Kendra dan Sauza menikah, dua minggu sebelum acara pernikahan, Mira datang mengunjungi kediaman Pak Kendra.

    "Papa, aku dengar Papa mau menikah lagi dengan seorang perempuan yang usianya sama denganku, mana perempuan itu, aku ingin tahu dan ingin berjumpa dengannya? Aku tahu, paling Papa sudah dipeletnya karena perempuan itu gila harta. Aku tidak akan biarkan Papa dan istri baru Papa itu hidup tenang, aku tidak mau cinta papa ke mama direbut perempuan gatal itu," dengus Mira geram.

    "Sayang, kamu datang menjumpai papa jauh-jauh dari Bandung hanya untuk mengumpat dan memarahi papa karena papa mau menikah lagi dengan perempuan lain? Kamu ini, Nak, tidak pernah datang dengan tujuan menengok papa. Kamu datang hanya ada maksud tertentu." Pak Kendra geleng kepala dengan sikap anaknya yang datang ke kediamannya hanya karena ingin melabrak calon istrinya.

    "Tapi, aku tidak ikhlas jika cinta Papa dibagi dengan perempuan lain. Sekarang sebutkan tinggal di mana perempuan itu, biar aku kasih pelajaran?" dengus Mira sekali lagi dengan nada mengancam.

    "Silahkan saja kamu mau mengancam atau mau melakukan apapun, asal tanggung resikonya. Papa menikah lagi karena papa merasa bahagia jika berdekatan dengannya. Jadi, kamu tidak usah campuri urusan papa. Kamu saja saat menikah, tidak pernah terbuka dengan papa. Dulu, papa mau kenalkan kamu dengan seorang pengusaha muda kaya-raya, tapi kamu menolak keras dan lebih memilih tinggal di Bandung berpoya-poya sampai uang warisan yang sudah papa bagikan habis tidak bersisa. Oleh karena itu, papa ingatkan jangan recoki niat papa," balas Pak Kendra telak membuat Mira diam sesaat.

    "Lagipula, papa berniat menikah lagi dengan perempuan ini, karena dia baik, cantik, mandiri, pekerja keras, dan sederhana, juga tidak matre," lanjut Pak Kendra.

    "Alah, aku tidak percaya kalau perempuan itu tidak matre. Aku yakin yang dia lihat hanyalah kekayaan Papa," balas Mira.

    "Biar aku amankan sebagian harta papa. Aku tidak mau harta Papa jatuh ke tangan perempuan sundal itu." Mira melanjutkan lagi ocehannya yang dinilai Pak Kendra kasar dan sudah melampaui batas, dengan mengata-ngatai calon istrinya sundal.

    "Stop Mira, jangan kata-katain calon istri papa sundal atau kata-kata hina lagi, sebab dia tidak seperti yang kamu omongkan, dia justru perempuan baik-baik, bahkan tidak mudah disentuh. Dia mau diajak nikah oleh papa bukan mengalami hal memalukan sepertimu." Pak Kendra meradang dengan ucapan Mira yang sudah keterlaluan.

    Mira terdiam dan marah, dia merasa malu karena telah disinggung aibnya oleh papanya sendiri.

    "Oh, ya. Daripada kita memperdebatkan masalah yang tidak jelas, ngomong-ngomong di mana anakmu yang empat bulan lalu kamu bilang sudah dilahirkan, kenapa kamu tidak bawa cucuku itu?" tanya Pak Kendra penasaran.

    Mendengar pertanyaan papanya itu, beberapa saat Mira membeku. Ia teringat kembali kejadian pahit yang menimpanya. Bayi yang baru sebulan dilahirkan Mira itu meninggal dunia karena kejang-kejang dan demam atas kelalaiannya.

Flasback Mira

   Bayi mungil itu telah lahir ke dunia dan berjenis kelamin laki-laki. Bima sangat bahagia saat kelahiran putra pertamanya dari Mira. Mira pun demikian. Namun berhubung pekerjaan Bima kini hanya staf biasa di perusahaan Kavilen Group, Mira berubah perangai dan mulai tidak hormat atau bersikap baik lagi pada Bima.

    Mira menyewa jasa pengasuh bayi, karena ia tidak sanggup merawat bayi, terlebih ini merupakan pengalamannya yang pertama. Bima sebetulnya tidak setuju kalau Mira menyewa jasa pengasuh untuk bayinya. Bima ingin Mira sendiri yang mengasuh bayinya, toh saat ini Mira tidak lagi bekerja sejak hamil.

    Mira tidak menggubris penolakan Bima. Dia tetap menyewa jasa pengasuh bayi. Akhirnya Bima terpaksa setuju. Bayi yang diberi nama Raja itu, siangnya diasuh baby sitter, dan malamnya diasuh Mira, itupun atas kesanggupannya sendiri.

     Dalam pengasuhannya, Mira tidak mau menyusui langsung dari putingnya. Ia lebih baik memompa ASI nya lalu dituang ke dalam dot.

    Sudah beberapa kali Bima menegur Mira untuk menyusui bayinya langsung ke puting, akan tetapi Mira kekeuh tidak mau. Dia lebih memilih ambil dot dari kulkas dipanaskan sebentar lalu disusui pada bayi. Tidak lupa saat menyusui bayi, tangan Mira aktif main Hp.

"*Mira, tolong dong jika memberikan Raja susu, kamu jangan sambil main Hp. Fokuslah dulu dengan bayi kita*," tegur Bima suatu kali.

    Kelakuan Mira seperti itu sering kepergok Bima. Hingga pada suatu hari, karena kelalaian Mira, bayi Raja yang disusuinya lewat dot, tiba-tiba mengejang dan menangis sangat kencang, sehingga mengagetkan Bima yang langsung berlari dan melihat kenapa dengan bayinya.

    Bima sudah melihat ASI tumpah di seluruh muka bayi, bahkan ada yang masuk ke telinga bayi. Dan mirisnya lagi, bayi itu kejang-kejang dengan tubuh yang demam. Bima membawa bayi Raja pada malam itu juga ke RS. Sepanjang menuju RS, Bima tidak henti berdoa agar bayi Raja tidak kenapa-kenapa.

    Bayi Raja tidak bisa diselamatkan setelah dua hari dirawat di RS, dokter bilang air susu telah menggenangi telinga bayi dan tertahan di dalam telinga dengan waktu yang lumayan lama.

    Bima menyimpulkan meninggalnya bayi Raja adalah atas kelalaian Mira yang saat menyusui pakai dot sibuk main Hp atau tidur.

    "Mira, kurang ajar kamu. Kamu bunuh anakku. Kenapa kamu biarkan anakku menyusu tapi kamu main Hp. Di mana otak kamu? Mulai saat ini aku ...." Kemarahan Bima sudah pada puncaknya sampai ia hampir saja mengeluarkan kata talak untuk Mira.

    "Jangan, Mas. Aku mohon jangan talak aku. Aku minta maaf."

   Karena Mira memohon, akhirnya Bima mengurungkan niatnya untuk menalak Mira. Walau sebenarnya Mira sudah tidak cinta dan bangga lagi terhadap Bima. Hanya ada satu tujuan kenapa ia mempertahankan Bima, yaitu membuat Sauza cemburu dengan kebersamaannya bersama Bima. Namun sayang, sampai hari ini Mira belum juga bertemu Sauza yang dianggapnya sebagai saingan dalam hidupnya.

    "Mira, ada apa? Kenapa kamu bengong begitu, Nak? Kenapa kamu tidak ajak cucu papa, papa ingin melihatnya?" tegur Pak Kendra. Mira terkejut, mukanya terlihat pias.

    "Aku sengaja tidak bawa Raja, sebab dia saat ini sedang kurang enak badan. Batuk pilek, Papa tahu sendirikan penyakit musim penghujan ini?" alasan Mira berusaha menghindar.

    "Ya, ampun, Mira. Anak masih bayi kamu sengaja tinggalin demi menghalau rencana papa? Padahal bayimu dalam keadaan sakit. Kamu memang keterlaluan. Kamu berbeda dari ibumu yang telaten dan perhatian ngurus anak." Pak Kendra kesal dan marah terhadap Mira yang datang ke Jakarta dalam keadaan meninggalkan bayi yang sedang sakit.

1
Iskurnia
rumah tangga biasa
Nasir: Lanjut ya Kaj....
total 1 replies
Yenisia Afila
ceraikan saja suami pengecut dan bodoh seperti itu
Umi Maryam
semoga ga sauza langsung yamil daoet kembar sepasang.🙏🤲🏻🤲🏻
Umi Maryam
kenapa atih pa kendra bikin drama nya keterlaluan kalau begitumah bohong mencintai sauza teh
Nasir: Iya. Banyak drama...
total 1 replies
Umi Maryam
harus nya kamu bilang gara2 anak gadis oamu pa yg gatel yg udah ngerbit suami saya gitu dong bahwa bima itu mantan kamu dan cewe mantan sahabat kamu itu anak bapa ...
Umi Maryam
bagus neng jadi perempuan jangan menye2 harus badas bila perlu libas tuh suami tukang selingkuh dan pelakor nya ....
Nasir: Sipp... lanjut sampai tamat Kak... 🙏🙏
total 1 replies
Ana Akhwat
Laki lakinya terlalu ketuaan
Nasir: Hehhe... iya Kak, kan Papanya si pelakor... 🙏🙏
total 1 replies
Alta Kenz
bener bgt sauza hrs gitu ceritakan semua kelakuan nya biar tau rasa itu di bima n Mira
evi pusparini trianti
disini aja kak
Tutik Sekawan
Luar biasa
Nasir: Trmksh.
total 1 replies
Soraya
mksh thor karyanya👍
Nasir: Sama2 Kak...
total 1 replies
Soraya
mampir thor
Nasir: Silahkan Kak. Smg betah ya.
total 1 replies
Lina Mei
bagus...
Nasir: Mksh Kak... 🥰🥰🥰
total 1 replies
moral hazard
makasih thor..keren
Nasir: Masya Allah mksh byk Kak sudah hadir. 🥰🥰🥰. Hadir juga di kisah lain ya. Masih byk judul lain kak di profil saya.
total 1 replies
Katherina Ajawaila
sepertinya seru juga y Thour, poligami atau pelakor berkeliaran/Tongue/
Katherina Ajawaila: oke, mks outhour
total 2 replies
Katherina Ajawaila
Akhirnya yg di. nanti " dtng juga , ngk ada lg bahasa mandul" . sukses mas Kendra dan Sauzasemoga baby nya kembar aja ya Thour 😘
Katherina Ajawaila: aku suka cerita nya outhour, jgn tersinggung ya thour kalau mulut ku asal nyablak gemes liat para pelakor yg kampungan ngk punya attitude😘
total 2 replies
Katherina Ajawaila
keren Mira buat kejutan tapi pas sadar bikin ulah lg lompat aja dr Apartemen biar lewat kalau pendek ya pling patah" doank /Skull/
Katherina Ajawaila
Mantap biar sadar diri pelacur jgn arogan, sombong pada hal ngk tau anak siapa /Toasted/
Katherina Ajawaila
Mira edan, untung Jamal. di mandat sm Bpk, jadi ada yg bisa di andalkan, di dwpirtasi aja tuh mira ke mana ke /Skull/
Katherina Ajawaila
ngk pakai tunggu lg mmg udh msk prodeo krn melakukan kruminal /Skull/, lumayan hitung brp tahun lah biar tau Adab keluarnya😖
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!