NovelToon NovelToon
Don`t Sleep With Dhamphyr!

Don`t Sleep With Dhamphyr!

Status: tamat
Genre:Vampir / Kutukan / Horor / Tumbal / Hantu / Iblis / Tamat
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: DityaR

Rowena Scarlett adalah manusia setengah vampir, tetapi sama sekali tidak menyadari jati dirinya. Tante dan om, satu-satunya keluarga yang ia miliki, justru menganggap Rowena mengalami gangguan mental. Anggapan itu berujung pada keputusan untuk menitipkannya di rumah sakit jiwa.

Rowena didiagnosis mengidap gangguan delusi akibat obsesinya terhadap darah. Kondisi tersebut bahkan membuatnya hampir melakukan percobaan pembunuhan demi memuaskan rasa penasarannya. Padahal, dorongan itu merupakan insting yang wajar bagi seseorang yang memiliki darah vampir.

Nahas, di tempat itu Rowena bertemu Darcel, dokter terapis barunya yang ternyata seorang vampir psikopat. Ketika Rowena terjebak dalam genggamannya, ia dijadikan kambing hitam atas pembunuhan-pembunuhan yang dilakukan oleh Darcel.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DityaR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps. 13

Dia tidak boleh ketahuan Darcel. Dia harus pergi. Sekarang juga. Rahasia mengerikan ini akan dia simpan sendiri. Namun sebelum itu, dia harus keluar hidup-hidup.

“Tolong!” Pria itu megap-megap, matanya melotot ketakutan. Baru saat itu Rowena sadar, tenggorokannya belum digorok seperti yang lain. Wajahnya membiru keunguan, lebam akibat pukulan.

Apa Darcel yang melakukan ini?

Selama ini, Rowena sudah terobsesi dengan jari-jari pria itu yang kekar. Tidak pernah terlintas di benaknya bahwa jari-jari itu melakukan hal lain selain memegang pena, menulis catatan dengan tulisan tangan yang elegan. Dia bahkan tidak pernah melihat bekas luka atau memar di sana. Darcel selalu tampak sempurna.

Setidaknya, selama ini.

“Tolong, dasar jalang!” teriak pria itu, nadanya menantang.

Rowena tersentak.

“Kalau mau minta tolong,” desisnya sambil mengertakkan gigi, “jangan sok jagoan.”

Sepertinya dia mendengar suara langkah sepatu di tangga, di luar Cold Room basement itu. Pendengarannya memang tajam, tetapi panik sudah lebih dulu menguasai. Tenggorokannya tercekat. Dengan langkah goyah, dia menuju satu-satunya tempat persembunyian, wastafel stainless dengan lemari dua pintu di bawahnya.

Jari-jarinya gemetar. Tangannya melemas saat membuka pintu dan menyelipkan diri masuk, merangkak di atas botol-botol. Bau klorin menyengat, membakar hidungnya hingga matanya berair. Begitu dia mendengar pintu Cold Room mulai terbuka, dia segera menutup pintu lemari.

Masalahnya, lemari itu tidak bisa tertutup rapat dari dalam. Pintu-pintunya tetap terbuka sedikit. Dia terpaksa menekan bagian bawah masing-masing pintu dengan jari-jarinya agar tidak terbuka lebar.

Kacau.

Dia benar-benar tidak ingin Darcel tahu bahwa rumahnya sudah dibobol. Bahwa selama ini dia menguntitnya.

Lewat celah tipis yang tersentuh cahaya, dia mengintip perlahan.

Darcel.

Wajah Rowena melemas. Napasnya melambat. Darcel masuk ke ruangan itu dengan penampilan yang membuat kepalanya kosong.

Seperti bintang serial killer.

Lengan kemejanya tergulung, memperlihatkan lengan berotot dengan urat-urat yang menegang. Sarung tangan kulit hitam membungkus jari-jarinya dengan pas, menonjolkan bentuknya yang memikat.

Dan pikirannya langsung melompat ke satu bayangan. Bagaimana rasanya jika sarung tangan kulit itu masuk ke dalam rahimnya?

Sensasi kulit halus yang bergesekan dengan dinding rahim terbayang jelas di kepalanya.

Darah menyiprat ke kemeja putih dan dasi hitam tipis yang dikenakan Darcel. Pria itu menggaruk daun telinganya hingga meninggalkan noda merah, lalu tanpa ragu memasukkan sarung tangan itu ke mulut dan menjilat cairan darah dengan ekspresi datar, seperti seseorang mencicipi kuah dari sendok.

Mulut Rowena terbuka tanpa sadar saat melihat gerakan lidah itu, membuat bulu kuduknya berdiri. Dia harus berjuang keras menahan diri agar tidak menyelipkan jari ke dalam celana dalamnya. Ada alasan kuat mengapa obsesinya pada Darcel begitu dalam.

Setiap malam, dia memikirkan pria itu, mengulang tiap detail di kepalanya. Garis rahang yang tegas. Mata ungu yang dibingkai bulu mata panjang dan rapi. Kulit Darcel yang jauh lebih gelap dibanding kulitnya sendiri. Ditambah tatapan nakal itu, Darcel nyaris terlihat bukan manusia.

Rowena menyukai posturnya. Cara kelopak mata Darcel menurun saat membaca di meja kerjanya. Manset kemeja yang rapi dan ketat. Garis-garis halus pembuluh darah di lengannya. Ya Tuhan, tidak ada seorang pun yang seperti dia.

Dan sekarang, saat Darcel masuk ke ruangan dengan seringai nakal di wajahnya, ada sesuatu dalam diri Rowena yang bangkit. Dokter terapi yang dingin dan tenang itu menghilang. Pria di hadapannya tampak jahat.

Bejat.

Keji.

Darcel telah menipu semua orang, bahkan dirinya. Anehnya, hal itu justru membuat Rowena semakin terangsang hingga nyaris meledak.

Mata ungu Darcel berkilau saat dia melangkah santai ke arah manusia yang tergantung di kail. Lidahnya menjulur, menjilat noda darah dari bibir korban itu.

Bagaimana mungkin seseorang yang selama ini terobsesi pada darah bisa jatuh cinta pada dokter terapi yang gemar mengumpulkan darah di ember?

Apakah itu kebetulan?

Atau Darcel memang sengaja mencarinya?

Di detik itu, Rowena akhirnya jujur pada dirinya sendiri.

Dia putus asa.

Obsesif.

Jatuh cinta.

Cinta terasa begitu memabukkan.

1
Adellia❤
ya darcel rowena... siapa lagi😂😂
Adellia❤
hah... kok Apollo enggak mati😂😂
DityaR 🌾: dia itu serigala kak,
total 3 replies
Adellia❤
hhh ya mana bisa ketawa lah km beracun yah di mana" cogann itu beracun😂😂
Adellia❤: rumus dunia lah semua cewek di dunia ini tau kalo semua cogan itu beracun 😂😂
total 2 replies
Adellia❤
yaah di hapus lagi ingatan rowena padahal itu penting buat rowena..
Adellia❤
ampuun deh darcel👻👻
Adellia❤
sikopat itu serius rupanya..
Adellia❤
hiii merinding sebadan" tuh orang bener" sikopat eh bukan orang dink👻
Adellia❤
km di cap pasien gila rowena tapi dokter terapi km dy orang gila yg sebenernya👻👻
Adellia❤
serruu karna gak cuman gairah pingin di tindih tapi juga gairah pingin minun darah👻👻👻
Adellia❤
hhhh rowenaaa🤦‍♀️🤦‍♀️
Adellia❤
hah... menguntit??? berati ilmu dr darcel buat menghapus ingatan itu enggak mempan??? 😱😱
DityaR 🌾: kan yg di hapus ingatan hari itu aja kak 🙏
total 1 replies
Adellia❤
sereem tapi seruu sekaligus menegangkan semangaatt thorr tulisanmu bagusss💪💪
Adellia❤
sama" senyum tapi beda arti.. hati" rowena dy vampir berbulu dombaa🤗🤗
Adellia❤
dr darcel bolehkah q bertemu km q ingin menghapus ingatanku sama seseorang😭😭
Adellia❤: boleh gak kasih no wa dr darcel thorr pliiisss🙏🙏
total 2 replies
Adellia❤
Torvald... heyyy emang km punya mental🤣🤣 kalo punya mah km enggak bakal tinggal di paragon ✌
Adellia❤
palingan km bakal di gigit sama darcel ..
Adellia❤: itu apa anu😱
total 4 replies
Adellia❤
astaga.. ngegantung🤔
Adellia❤: ciyuuss???
total 14 replies
Adellia❤
ya ampun pak dokter chat mulu... sugardady 😍
Rainn Ziella
Beuhh!
Rainn Ziella
Pelit kali 👀
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!