Aku tidak tahu dosa apa yang telah aku lakukan di kehidupan sebelumnya sehingga tuhan menghukumku Seperti ini.
Aku Terjerat Dalam hubungan pernikahan Dimana Akulah orang ketiganya, Bangga? bahagia? tentu tidak, Aku seorang wanita mana mungkin aku akan bahagia diatas luka wanita lain Seburuk apapun wanita itu dia tetap seorang wanita dan sebaik apapun aku, Akan jauh lebih buruk dari pada dia.
Menjadi orang ketiga dalam sebuah hubungan bukanlah sebuah kebanggaan, melainkan sebuah hukum yang tengah aku jalani.
Jika diluar sana beberapa wanita bangga menjadi orang ketiga, tetapi aku justru menyesal, karena hinaan, cemoohan, serta makian, sudah menjadi Nyanyi wajib yang selalu terdengar ditelingaku.
Aku tidak berdaya jika harus melawan Nama besar Keluarga Sanjaya. Tapi jangan sebut Nama aku Luna jika aku mudahkan Semua keinginannya.
Silahkan langsung di baca 👉
Tinggalkan Jejak jika kalian suka dengan 💬🌟❤️ Terima kasih 🙏🙏🙏
Ingat Warning,⚠️⚠️⚠️21+++
Jangan lupa Follow IG Vivia129
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon vi_via, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Aku suamimu
Setelah kepergian Luna, Anita langsung menghubungi Reval.
Tut... Tut.. tut..
" Hallo, sayang kamu hari ini sibuk Nggak?" Tanya Anita begitu Reval menjawab panggilannya.
" Kenapa emangnya?" Jawab Reval dengan malasnya! semenjak kejadian malam itu, Reval mulai ilfil dengan Anita, tetapi egonya membuat ia harus mempertahankan Luna untuk sementara waktu.
" Kalau kamu nggak sibuk! Pulang sebentar urusin Istri muda kamu tuh."
"Sudah berani pulang dia."
" Iya, Nggak tahu, kenapa pagi pagi udah teriak teriak! terus marah marah Nggak jelas, dia pikir ini hutan! ganggu istirahat orang aja." Aduh Nita.
" Udah dong sayang jangan marah marah nanti, habis meeting aku langsung pulang deh! Biar aku kasih pelajaran dianya, Oke sayang? Tapi Ingat jangan sampai dia tahu aku akan pulang."
" Iya, jangan lama ya sayang aku juga udah kangen sama kamu! Love you."
" Hmmm."
" Ko nggak di jawab, cuma Hmm aja."
" Udah ya! aku udah di panggil buat meeting nih." Reval mengakhiri sambungan teleponnya.
" Dia kenapa sih, ko belakang ini aneh banget? Tahu ahh, malas aku ngurusin mereka mending aku bobo cantik." Pikir Anita sambil memutar mutar ponselnya.
...💋💋💋💋💋💋...
Begitu selesai rapat, Reval langsung bergegas pulang ke rumah! Sebelumnya ia telah menitip urusan kantor Kepada Indra.
Cukup Tiga puluh menit, mobil yang di kendarai Reval sampai di rumahnya, Setelah memarkirkan mobilnya Reval langsung keluar, Entah apa yang membuatnya begitu tidak sabar.
Begitu sampai di kamar, orang yang dia cari tidak ada di sana, " Aarrrgghh, Kemana lagi dia." Reval terduduk di kursi yang ia letakkan di sudut dekat jendela kamarnya.
Reval berdiri dari duduknya, ia berjalan keluar kamarnya! tujuan adalah kamar istri pembangkang nya. " Ternyata Disini kamu." Gumam Reval saat berada dalam kamar Luna. Kedua sudut bibir tertarik keatas melihat wanita yang sudah beberapa hari ini menghindarinya.
Disisi lain, Luna yang tertidur di kamarnya! mulai menggeliat merasa gerah walaupun AC di kamar itu berkerja dengan baik. Sejak pulang dari rumah sakit Luna belum membersihkan dirinya itu sebabnya dia merasa gerah, Mau tak mau Luna harus membuka kedua matanya yang masih di selimuti rasa kantuk itu.
" Selamat siang Nyonya Revaldy Putra Sanjaya." Sapa Reval sambil menekan namanya pada kata kata terakhirnya. Hal itu membuat Luna yang sedang merenggangkan otot ototnya langsung Terkejut.
" Apa yang kamu lakukan?" Luna mundur kebelakang sambil menarik selimut untuk menutupi tubuhnya.
" Kamu kenapa terkejut seperti itu Haaah? Aku ini suami kamu! wajar kalau aku ada dikamar kamu." Mendengar jawaban Reval Luna langsung bergegas untuk turun dari tempat tidur, belum sempat kakinya mendarat di lantai tubuh Luna sudah berpindah dalam gendongan Reval.
" Lepas, turunkan aku." Ucap Luna sambil memukul pundak Reval. Tetapi lelaki yang berstatus suaminya itu tidak peduli. " brengsek lepaskan aku." Merasa pemberontakannya sia sia, Luna mengigit leher Reval.
" Aaahhhhuu." Tubuh Luna langsung merosot kelantai, dengan bokong yang mendarat lebih dulu, begitu Reval melepaskannya.
" Aku tidak akan membiarkan kamu berbuat seenaknya lagi atas tubuhku." Ucap Luna.
Reval Tersenyum sambil mengusap bekas gigitan Luna. " Kamu adalah Istriku, semua yang aku lakukan kepadamu itu, sah sah saja! lagian apa salahnya jika aku mengambil apa yang menjadi hak aku." Reval mengusap kepala wanitanya. Perlahan telunjuknya turun mengusap pipi Luna. " Bukankah malam itu kamu juga menikmati permainan suamimu ini."
" Kamu begitu menjijikkan." Luna mendorong tubuh Reval menjauh darinya. Sungguh lelaki yang tidak bisa di pegang omongannya.
.......
.......
.......
.......
...Bersambung....
...Happy reading.. 💋💋...
💋 Tinggalkan jejak ya kalau kalian suka 👍
gak apa thor penulis jg manusia biasa kami pembaca blm tentu bisa nulis, terima kasih dgn kisah ini. saran sih dikit, cerita ini babyak sedihnya jd bacanya nyesek. semangat berkarya
aku heran ama dion berbuat salah udah tahu kena minta dicegah oleh melly untuk tdk celap celup... lebay dion mah
aku gsk kebayang lho thor cinta namun sejauh itu jaraknya