NovelToon NovelToon
BIG MAMA

BIG MAMA

Status: tamat
Genre:Sistem / Time Travel / Transmigrasi / Ruang Ajaib / Romantis / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 5
Nama Author: Rosma mossely

Apa jadinya jika jiwa seorang wanita terpidana mati,berpindah ke tubuh seorang wanita lemah dari jaman kuno?


Kanina, seorang terpidana mati yang hidup kembali di tubuh wanita lemah dari jaman kuno.
Dengan ruang di tangan,Dia perlahan menahlukkan dunia yang patriaki.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rosma mossely, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

3.Benar-benar miskin

Ketika Kanina membuka mata nya kembali,pemandangan atap jerami yang sudah banyak bocor menjadi pemandangan pertamanya.

Lalu suara tangis bersahut-sahutan menyambut indra pendengaran nya.

"Ibu, bangun Buk.Jangan tinggalkan Lue."

"Ibu bangun,Amara tidak butuh minum obat lagi Buk.Asalkan Ibu bangun."

"Nanda akan jadi anak yang baik Buk,Nanda akan bantu Ibu."

Ketiga anak itu menangis tanpa menyadari jika Ibu mereka telah meninggal dan sekarang di gantikan oleh jiwa Kanina dari jaman modern.

Mendengar ketiga anak itu menangis tanpa henti,membuat kepala Kanina yang tadinya sudah reda dari rasa sakit.Kini bertambah pusing.

"Diam,DIAMMM! Jangan menangis di depan ku.Aku pusing."

Kanina berteriak kuat,yang mengagetkan ketiga anak itu.Mereka serempak menoleh kearah wajah Kanina.

"Aku belum mati,jadi jangan menangis lagi."

Melihat wajah-wajah polos dan lucu itu,membuat Kanina mendadak merasa bersalah.Dia segera melembutkan suara nya agar ketiga anak itu tidak takut saat melihat perubahan nya.

"Ibu,Bu ,Ibu tidak apa-apa?"

Nanda langsung membantu Kanina duduk.Sebagai pria satu-satu nya di dalam keluarga,Nanda merasa memiliki kewajiban untuk terampil menjadi lebih peka.

"Kak, tolong ambilkan air minum untuk Ibu."

Titah nya kepada sang Kakak yang masih syok.

Hah

"Ah, iya.Tunggu sebentar."

Amara segera beranjak dari duduk nya dan pergi kedapur.Rasa pusing dan sakit di seluruh tubuh nya tidak lagi dirasakan oleh Amara karna panik.

Sementara menanti air minum datang,Kanina melihat seluruh isi rumah yang tampak sangat tidak layak huni.

'Tidak ada beda nya dengan kandang.'

Batin nya.

Bagaimana tidak?

Bukan hanya atap nya saja yang bocor,melainkan dinding-dinding nya juga sama.Apalagi pintu depan rumah mereka telah roboh tidak bersisa.

PR pertama telah menanti Kanina.

Rumah itu sama sekali tidak luas,hanya merupakan ruangan sepetak yang luas nya kira-kira sepuluh meter persegi.

Tidak ada kamar atau ruang dapur,semua menyatu di satu ruangan.Ditambah rumah berlantaikan bumi secara langsung.

Satu kata yang muncul di dalam benak Kanina adalah 'Miskin'.

"Aku tidak memiliki kesempatan menjadi seorang Ibu, saat aku masih menjadi 'Kanina' yang luar biasa di kehidupan ku sebelumnya.Namun disini aku menjadi Ibu tetapi dengan keadaan yang sangat miris.'

Sungguh tantangan kehidupan.Pikir nya.

"Baiklah! Karna aku sudah disini, maka aku akan mengubah semua yang aku bisa.Meski takdir memberikan ku Jari Emas yang tidak berguna,tetapi lebih baik ada dari pada tidak sama sekali."

Nanda melihat dengan cemas ke arah Ibu nya yang tiba-tiba berbicara sendiri.

"Ibu baik-baik saja kan? Ibu masih mengingat kami kan Buk?"

Tanya nya dengan panik.Telapak tangan kurus dan pucat nya meraba dahi Kanina yang lebam.

Sadar akan kesalahan nya yang memalukan,Kanina segera memasang senyum seribu watt.

"Ibu tidak apa-apa.Terimakasih telah mengkhawatirkan Ibu.Ibu tidak perlu minum lagi,silahkan bantu Kakak dan Adik mu ke tempat tidur terlebih dahulu."

Kanina akan melihat isi dapur nya terlebih dahulu.

Ditengah kondisi yang serba kekurangan dan suami serta mertua yang patriaki,Kanina membutuhkan tenaga ekstra sebagai persiapan.

Tanpa membantah ucapan sang Ibu,Nanda mendatangi Kakak dan Adik nya dan mengajak kedua nya untuk naik ke tempat tidur mereka.

Sementara itu,Kanina mencoba bangkit dari duduk nya dan berjalan menuju dapur.

Sebuah tungku api,sebuah panci tua,kuali yang sudah bolong di pinggirnya,serta beberapa piring,mangkuk dan cangkir yang terbuat dari bambu yang mengisi dapur sederhana tersebut.

Oh.

Satu lagi,jangan lupakan Ubi kayu yang tergeletak mengenaskan di lantai tanah.

"Baiklah,mari kita olah terlebih dahulu si ubi kayu ini."

Kanina meraih ubi kayu tersebut beserta panci tua nya,dan membawa nya ke sungai untuk di bersihkan agar bisa di masak.

Kebetulan rumah mereka tidak terlalu jauh dari sungai yang biasa di pakai para warga untuk mandi dan sebagainya.

Setelah membersihkan ubi kayu tersebut,Kanina kembali ke dalam rumah dan mulai menyalakan api dan merebus ubi kayu tersebut dengan garam.

Kanina juga diam-diam menambahkan air dari mata air yang ada di ruang nya,tujuan nya tentu saja selain menambah rasa,juga untuk membantu memulihkan kesehatan anak-anak secara perlahan.

Dua puluh menit kemudian aroma ubi rebus menyebar keseluruh ruangan,anak-anak yang sedang duduk berkumpul di tempat tidur juga menci aroma ubi rebus yang tidak seperti biasanya.

Lue, sebagai anak yang paling bungsu memiliki lebih banyak sifat pemberontak.

Meskipun tadi sang Ibu menyuruhnya untuk menunggu bersama Kakak-kakak,tetapi aroma ini sangat memikat nya.

Dengan menghiraukan larangan sang Kakak,Lue berjalan perlahan-lahan menuju Kanina.Tubuh kecil nya tampak seperti penjahat yang tengah beraksi.

"Si rakus kecil sudah lapar ?"

Pertanyaan tiba-tiba dari Sang Ibu yang bahkan tidak membalikkan badan nya,membuat Lue berjingkat kaget.

"Ibuuu."

Kata nya dengan malu-malu.

Rakus kecil adalah panggilan kesayangan yang selalu Kanina sematkan kepada Lue,dan untung saja Kanina yang sekarang mewarisi ingatannya.

Jadi tidak akan terlalu canggung jika dia ingin berinteraksi dengan anak-anak.

"Baiklah,panggil kedua kakak mu,kita akan makan siang bersama."

Kanina meminta Lue memanggil Kakak-Kakak nya,saat tidak ada yang melihat,Kanina mengambil air ruang dan mengisi cangkir bambu masing-masing anak.

Dia berharap kesehatan anak-anak perlahan membaik,terutama Amara.

Tidak lama kemudian,ketiga anak itu telah duduk dengan rapi di sebuah kursi bambu yang panjang,satu-satu nya kursi yang ada di rumah reyot itu.

Meskipun hanya ubi kayu rebus,namun rasa nya begitu nikmat bagi mereka yang telah kelaparan.

Hati Kanina bergetar iba ketika melihat ketiga anak itu makan dengan lahap,seolah-olah itu adalah makanan terlezat yang mereka santap.

'Aku akan berjanji kepada diriku sendiri,bahwa aku akan mamastikan kalian bertiga tidak akan pernah kelaparan lagi.'

Kanina berjanji di dalam hati nya.

Dia juga akan membuat perhitungan kepada lelaki bajingan itu dan keluarga nya.

'Aku telah di beri kesempatan oleh Tuhan maka aku tidak boleh menyia-nyiakan nya.'

Kanina merasa lega ketika ubi kayu yang sederhana dilahap habis tidak bersisa oleh anak-anak dalam waktu yang singkat.

"Wah, ubi nya lebih enak dari biasanya."

Mulut Lue yang penuh dengan ubi kayu terlihat begitu lucu dan menggemaskan.

Mata nya yang sayu tampak berbinar cerah siang ini.

"Tentu saja enak,siapa dulu yang memasak?"

Kanina menjawab Lue dengan candaan.

Tetapi yang dilakukan oleh Lue selanjutnya membuat hati Kanina meleleh.

Cup

"Terimakasih Ibu,Lue suka Ibu."

Hal termanis yang pernah Kanina dapatkan di dua kehidupan nya.

1
FAWKEY
kaka ko udah ditamatin aja sih seru tau kak, kak bikin season anak" kanina dong kak sma cerita kelanjutan'a si kanina🤭
Rosma mossely: Kalau respon pembaca yang lain,bagus ya kak.
Itu pun bukan season ,tapi lebih ke extra part aja nanti.
Kenapa mendadak tamat,karena keadaan saya yang saat itu terbatas kak.
Tapi, terimakasih banyak sudah membaca dan menikmati cerita saya,ya kak.🙏
🤭
total 1 replies
Rosma mossely
sejenis rumput yang bisa dibuat jadi obat sih.
kayak obat untuk menutup luka dangkal.
Eka suci
bikin tahu ribet, kacangnya kudu di giling, sekarang ada desel dulu manual pake batu yg diputar belum proses lainnya aku tahu karena dulu rumah Ki Deket pabrik tahu 🤭
Eka suci
mahluk sejenis si Beno ini bnyk kali di bumi 🥺
Eka suci
boro" berhadapan langsung dulu di kebun binatang pernah harimau mengaum langsung letoy kali, jantung berasa mau keluar🤭
Eka suci
bukannya ngga di obatin tu gatal ngga kudusam gitu 🤔
Eka suci
dompet gembala itu apa🤔
Eka suci
tahun 80 an di Jabar gunung Galunggung meletus aku masih kecil, kalau 90 an gunung lain nya mungkin karena di negara kita bnyk kali gunung berapi yg aktif
Eka suci
kalau jaman sekarang di sosmed jempolmu harimau mu, dulu ngga kalah mulutmu harimaumu cuma jangkauan nya terbatas 🤭
Eka suci
Ben siap " punya bapak mertua lebih galak darimu🤣🤣🤣
Eka suci
kalau ngga ngompol, tantrum , pingsan🤣🤣🤣
Eka suci
jangankan di kampung, di zaman itu dikotapun hamil diluar nikah pasti sembunyi karena jadi buah bibir buly, pindah tempat atau ngungsi ke kampung dgn mengarang cerita ditempat baru
Eka suci
baru tahu bayam berduri bisa jadi obat🤔 waktu kecil banyak tumbuh liar di kebun atau tanah lapang emang dulu sering dibikin lalapan
Rosma mossely: Iya,itu bisa buat obat kak.
sebenernya masih banyak tanaman yg kita kira rumput liar,tetapi sebenernya obat.
Saya tau nya karena kami orang batak karo itu, suka buat param dari berbagai jenis tumbuhan liar.
total 1 replies
Rosma mossely
Penyebutan uang untuk setiap daerah itu beda kak.
Kami Batak karo itu kalok nyebut uang ya sen.
Kalok nanyak harga ,apalagi jumlah,ya kami bilangnya "Sekai sen na?" (Berapa uangnya?)
Tapi makasih loh,udah baca sedetail ini.
🤭🤭🤭
Eka suci
cerita nya bagus, cerita transmigrasi punya kesamaan orang yg bertransmigrasi ke zaman dulu selalu pintar serba bisa cenderung jenius👍🏻 karena ini cerita di dalam negri nilai uang saja yg ngga sesuai, cerita 90an, nilai uang nya THN 40 an dan 2000 tapi yaaah nikmati saja cerita gratis ko, nyari ide cerita yg beda dgn kebanyakan cerita lain yg transmigrasi ke zaman cina kuno , semangat Thor tetap bangus cerita nya👍🏻
Eka suci
hadeuuuh mau buat cerita tahun 90 an harus riset dulu, man ada uang 100 ribu selembar di era itu uang kertas paling tinggi 20rb makanya dulu sering disebut hijau kalau lihat uang bukan merah gambar proklamator 🤧
Eka suci
tahun 90 an bukan sen tapi 5 rupiah, aku anak 90 an uang jajan sehari 300 rupiah kalau sen zaman awal kemerdekaan
Latifa Nuryn Andini Yunnitta
sikap ben yang terlalu bucin malah seperti tidak menghargai kanina
Herma Irwan
Rasanya belum puas bacanya 🥰 makasih Thor Maha Karya yg luar biasa 👍
Siti solikah
bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!