NovelToon NovelToon
Istri Kedua

Istri Kedua

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:892.1k
Nilai: 5
Nama Author: triy

Rezza pria tampan dan mempunyai kehidupan cukup mapan sejak lahir dengan terpaksa harus menerima perjodohan dari ibunya dengan seorang wanita yang bernama Artiya sepupu dari kekasihnya sendiri,yang menurut Rezza wanita itu sama sekali tidak menarik dilihat dari segi manapun juga.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon triy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SURAT PERJANJIAN

Didalam kantor, Rezza menghubungi sahabatnya Roni "dah berangkat bro..?" ,

Roni :"udah...ini masih dijalan,bentar lagi nyampe,entar gue kabari lo..lagi oke?",

"oke" jawab Rezza.

Dikota M

Roni memarkirkan mobilnya dihalaman rumah kontrakan Amel,kemudian Ronipun turun dari mobilnya dan memencet bel rumah,

pintupun terbuka terlihat mbak Sumi disana

"mbak Amelnya ada?" tanya Roni sopan,

"ada pak,didalem,monggo silahkan masuk,saya panggilkan bu Amel dulu ya pak" jawab mbak Sumi ramah,

Roni :"iya mbak,silahkan"

Tak lama setelah itu Amelpun keluar,

"mas Roni", "duduk mas"

dengan tersenyum Ronipun duduk,

"Amel",

"aku kesini mewakili Rezza mau nyerahin surat perjanjian ini",

"kamu baca dulu isinya ya"

Amel menerima amplop coklat berukuran A4 itu, lalu membukanya dan membacanya, disana berisi tentang perjanjian pernikahan siri antara Rezza dan Amel yang dilakukan sebab Rezza ingin membantu Amel yang sudah mengandung anak dari orang lain hingga Amel melahirkan nanti.

Dalam pernikahan siri ini juga dituliskan jika tidak akan ada hubungan intim suami dan istri antara Rezza dan Amel , setelah Amel melahirkan Rezza akan menceraikan Amel.

Dalam surat tersebut juga meminta Amel untuk merahasiakan pernikahan mereka dari siapapun untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan,

hanya Rezza yang berhak membuka suara soal pernikahan siri mereka.

Dalam surat tersebut juga tertulis tentang nafkah yang diberikan Rezza setiap bulannya untuk Amel,waktu yang sudah ditentukan oleh Rezza untuk menemui Amel .

Dan setelah bercerai, Rezza akan tetap memberi uang bulanan selama Amel belum bisa bekerja ataupun belum menikah lagi,Rezza juga akan bersedia menanggung semua biaya persalinan hingga pendidikan akhir anak Amel kelak hingga dewasa,sebab anak Amel kelak akan memakai nama Rezza sebagai ayahnya.

Dalam surat tersebut juga menegaskan bahwa jika Amel melanggar perjanjian tersebut, maka Rezza sudah tidak berkewajiban menanggung semua biaya hidup Amel maupun anaknya kelak, Rezzapun berhak menjatuhkan talak sebelum batas perjanjian perceraian.

Amel merasa terpojokkan dengan isi surat perjanjian yang dibuat oleh Rezza

"mas isinya kok gini amat sih?"

" masak, aku nggak boleh ngomong kalau aku ini udah nikah dengan mas Rezza sih?",

"trus apa nanti kata tetangga kalau perutku udah gede? ",

"itu untuk menghindari hal hal yang tak diinginkan aja mel.."

"maksudnya, nggak boleh ngomongnya itu lebih kekeluarga kalian,cuman Rezza doang yang boleh ngejelasin kemereka, gitu mel",

"kalau tetangga disinikan udah pada tau kalau kamu udah nikah..."

"iyakan?",

"kamu jangan salah sangka dulu dong" ucap Roni menjelaskan.

"itu aja yang Rezza mau dari kamu mel,trus poin yang lainnya banyak menguntungkan kamu lho...mel",

"dalam hal ini,bukan aku mau mementingkan soal materi yang Rezza kasih kekamu",

" tapi pikirkan lagi setelah kalian pisahkan Rezza masih mau mikirin kebutuhan kamu mel",

"kamu nggak usah mikirin nyari kerjaan buat nyukupin kebutuhan kamu setelah kamu melahirkan?",

"sebab Rezza tau kamu bakalan disibukkan dengan mengurus bayimu nanti"panjang lebar Roni menjelaskan pada Amel agar Amel memikirkan kedepannya kelak.

"ya udah deh mas" ucap Amel pasrah,Amelpun menandatangani surat perjanjian itu diatas materai yang sudah tertempel disana sebagai pihak kedua dan yang pihak pertama tentu sudah ditanda tangani oleh Rezza.

" aku ikutin alurnya dulu ajalah,selanjutnya aku pikirin nanti" batin Amel,

"yang ini buat dokumen kamu,dan yang asli ini aku kasih Rezza"

Amel hanya mengiyakan saja ucapan Roni dengan kurang puas.

"okelah Amel,tugasku udah selesai,aku mesti balik dulu ya..?"

"kalau ada apa apa kamu hubungi aku aja ya"pamit Roni sambil mengemasi berkas berkasnya,

"iya mas" jawab Amel singkat,

Ronipun keluar dari rumah Amel lalu masuk kemobilnya,bergegas untuk pulang.

Dalam perjalanannya Roni menepikan mobilnya lalu dia mngambil handponenya untuk menghubungi Rezza "bro..udah beres semua,Amel jadi anak yang manis dan penurut tadi"

"oke bro..elo emang bisa diandelin",

"besuk gue traktir elo bro"ucap Rezza puas,

"oke, lo mesti siapin duit yang banyak buat traktir gue bro" Roni menantang,

"beres,kagak masalah ,buat elo..gue mah ngikut aja" Rezza berkata dengan penuh percaya diri,

Ronipun menyudahi pembicaraan mereka sebab dia masih harus melanjutkan perjalanan yang masih jauh.

Dirumah kontrakan Amel "aduh jadi gatot deh rencana gue kemaren",

"mesti mikirin rencana laen buat tetep jadi istrinya mas Rezza ni.."

"oke...aku mesti tinggal disini dulu untuk sementara waktu,entar kalau waktunya udah tepat aku bakalan kasih kejutan buat Tiya biar dia tau rasa",

"tapi gimana caranya ya..?"

"tanpa melanggar surat perjanjian sialan itu" Amel berbicara dengan dirinya sendiri.

....... ..... ...... ........

Satu bulan sudah Rezza menikahi Amel,dan sudah waktunya Rezza menemui Amel, tentu Rezza pergi dengan beralasan ada urusan bisnis,sebab dia belum berani berterus terang pada istrinya itu.

"sayang aku berangkat dulu ya..." panit Rezza pada istrinya,

"iya mas,hati hati dijalan,semoga lancar urusannya ya mas.."balas Tiya,

"iya makasih do'anya ya sayang" Rezzapun melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.

Diperjalana handpone Rezza berbunyi,ternyata Amel yang menghubunginya

"halo mas,jadi kesinikan?"suara Amel diseberang sana,

"iya jadi,ini masih dijalan"jawab Rezza,

"kira kira sampai jam berapa mas?"tanya Amel lagi,

"kurang lebih satujam lagi,udah dulu ya..Amel aku lagi nyetir ini"

"iya mas,aku tunggu"

Rezzapun mengakiri pecakapan mereka.

Tak sampai satu jam Rezza sudah sampai dirumah yang ia kontrakkan utuk Amel,dengan wajah gembira Amelpun menyambut Rezza yang baru sampai

"mas aku udah kangen banget sama kamu" ucap Amel sambil berlari kecil menghampiri Rezza lalu memelukknya dengan erat,Rezza membalas pelukan Amel dengan raupan satu tangan dibahunya

"apa kabar kamu Amel?",gimana kuliah kamu?" ucapnya,

"ya...seperti yang mas lihat,aku cukup sehat,kuliahnya ya biasa aja mas"

..."mas besuk temeni aku cekup kedokter ya...udah waktunya cek up ni" Amel berkata sambil bergelayut manja pada Rezza suaminya....

"iya..jam berapa? soalnya besuk sore aku udah harus balik kekota S"

"pagi jam delapan,kok cepet amat sih

mas pulangnya?,akukan masih kangen"kata Amel tidak senang,

"lusa ibu mau pulang,jadi aku harus menjemput beliau dibandara",

"sebelum balik kesana mas harus menenin aku jalan jalan".

merekapun berjalan beriringan untuk masuk kerumah.

Rezza masuk kekamar sebelah kamar Amel ditemani Amel yang duduk ditepi ranjang dia hanya melihat suaminya itu sedang memasukkan pakaiannya kedalam almari.

"mas ayo makan dulu,aku udah lapar"

"aku bereskan ini dulu"jawab Rezza masih sibuk dengan kegiatannya

"nanti biar diberesin mbak Sumi aja mas"ucap Amel tak sabar,

"cuman dikit doang,nggak perlu"

"ya udah aku tunggu dimeja makan ya mas"

"hheemm" jawab Rezza singkat.

Seleai makan malam,Rezza dan Amel duduk diruang tamu untuk bersantai,Rezza sedang sibuk dengan leptopnya, Amel duduk menyender dibahu suaminya sanbil melihat televisi dan mencuri foto Rezza dengannya.

Tak lama setelah itu handpone Rezza berbunyi ternyata vidio call dari Tiya,Rezzapu bergegas pergi keluar rumah untuk menerima panggilan dari istri pertamanya,melihat suaminya buru buru menerima panggilan Amelpun merasa tidak senang,

"baru mau bermanja manja juga,udah diganggu dasar cewek nyebelin", kemudian Amel mengendap endap mengikuti suaminya keluar lalu bersembunyi dibalik pintu

"halo sayang"ucap Rezza pada Tiya,

"assalamualaikum mas" jawab Tiya dengan tersenyum manis

"waalaikumsalam sayang,lagi ngapain?"

"lagi nyantai dikamar mas" jawab Tiya

"lagi kangen sama mas ya?"ucap Rezza menggoda istrinya.

"mas jadi nggak betah lama lama pisah sama kamu sayang"

Rezza dan Tiya saling bercanda dan melepas rindu,sangking asyiknya Rezza tak menyadari jika Amel mengikutinya dan mendengarkan percakapan antara suaminya dan istri pertama suaminya.

Amel merasa cemburu dengan kemesraan mereka berdua,tak tahan mendengarkan kemesraan antara Rezza dan Tiya,Amelpun pergi kekamarnya hatinya sungguh terasa sakit melihat Rezza begitu perhatian dan mesra kepadaTiya,berbeda jika dengannya,Rezza sudah berubah, dulu dia sangat membenci Tiya dan sangat mencintai Amel hingga Rezza tak mau dijodohkan dengan sepupunya itu,

namun sekarang berbeda 180 derajat,Rezza terlihat begitu menyayangi Tiya, dan malah bersikap dingin kepadanya.

"aku mesti rebut mas Rezza lagi apapun caranya, aku nggak perduli,mas Rezza itu hanya boleh mencintai aku " gumam Amel dikamarnya.

Tak terasa hampir dua jam Rezza bermanja manja via vidiocall dengan Tiya,"udah dulu ya mas,udah malem mas istirahat dulu,besuk mas mesti kerjakan?"

"kok udahan sih,aku masih pengin liat wajah kamu sayang",ucap Rezza kurang puas,

"aku mau solat isya' dulu mas",

"pulangnya jadi besuk sorekan mas?"

"iya sayang,kiss bay dulu dong,eemmuahh"

"kayak ABG aja sih mas,pakek kiss bay segala"ucap Tiya malu malu,

"ya nggak pa palah,orang kita udah halal lho..."

"iya iya,Tiyapun mengalah tak mau berdebat dengan suaminya, "eemuah,assalamualaikum suamiku tersayang "pamit Tiya.

"waalaikumsalam, istriku tercinta,i love you honey"balas Rezza tersentuh dengan ucapan istrinya.

Rezza mengusap sayang layar handponenya yang terdapat fotonya Tiya,seolah olah dia sedang membelai wajah istrinya "maafkan aku ya sayang" gumamnya sedih.

Kemudian Rezza melangkahkan kakinya masuk kerumah dan mengambil leptopnya lalu melanjutkan pekerjaanya didalam kamar,setelah merasa lelah Rezzapun mematikan lampu kamarnya dan menyalakan lampu tidur yang remang ramang, diapun membaringkan tubuhnya, tak perlu waktu lama Rezzapun terlelap dalam tidurnya.

Amel membuka pintu kamar Rezza pelan dan kemudian menyambulkkan kepalanya dibalik pintu,meskipun agak gelap Amelpun masih bisa melihat Rezza sudah terlelap,kemudian Amelpun berjalan mengendap endap lalu memandangi Rezza yang tidur miring dengan satu tangan menelusup dibawah bantalnya dan yang satu tangannya diatas bantalnya.

"kamu selalu ganteng dalam keadaan seperti apapun mas" gumam Amel dalam hati,ada yang berdenyut dari diri Amel, melihat Rezza yang sedang terlelap didepanya.

Amel mengingat masa masa mereka berpacaran dulu,Rezza beberapa kali mengajaknya ke apartemen Rezza dan melakukan hal hal yang dilarang agama karena dimabuk cinta.

Hati Amelpun bergemuruh hasratnyapun mulai timbul,Amel meletakkan vidio kamera yang sudah dinyalakan dimeja rias tak jauh dari tempat tidur Rezza,pelan pelan Amel ikut masuk kedalam selimut Rezza dan membaringkan dirinya miring menghadap Rezza.

Diusapnya bibir Rezza yang agak terbuka,dengan pelan Amel mendekatkan wajahnya ke wajah Rezza,terlihat seolah mereka sedang berciuman.

Amen melakukan gerakan seolah olah mereka sedang bercumbu,dalam lelapnya Rezza beralih posisi tidurnya menjadi terlentang,hal itu memudahkan Amel duduk diatas perutnya Rezza,merasa ada yang menimpa bawah perutnya, Rezzapun terbangun dari lelapnya samar samar ada seseorang yang duduk diatas pusat kehidupannya "Amel apa yang kamu lakukan?"ucap Rezza dengan kaget dan sedikit membentak Amel.

"aku nggak bisa tidur mas" masih duduk diatas Rezza dan mencoba mengelus dada bidang suami sirinya itu.Dengan cepat Rezza memegang kedua tangan Amel,namun Amel malah membaringkan tubuhnya diatas Rezza "mas aku kangen dengan kasih sayangmu"sambil mengusap usapkan wajahnya ditengkuk Rezza.

"hentikan Amel" ucap Rezza menahan geram,

"aku nggak mau mas" bisik Amel ditelinga Rezza,

"Ameeelll hentikan",

" kenapa mas?,dulu kitakan pernah melakukannya dengan senang mas"

"itu dulu Amel,sekarang sudah beda,aku sudah menikahi sepupumu"jawab Rezza menahan geram,

"kamu juga sudah nikahin akukan mas",

"kita sudah sah sebagai suami istri,jadi kalo kita menyatukan diri kita, tak ada yang salah kan mas?",

"kamu ingat tidak diperutmu itu ada bayi siapa? "

"kamu ingat,kenapa aku nikahin kamu?"

" dan kamu ingat tidak surat perjanjian yang sudah kamu tandatangani dulu?",

Rezza mengingatkan Amel mengenai kesepakatan pernikahan mereka,lalu dengan mudahnya Rezza membalikkan Amel yang semula bergelayut diatasnya,namun Amel masih berusaha mengapitkan kedua kakinya dipaha Rezza,

"sudah cukup Ameeelll", bentak Rezza,

"jangan kekanak kakakan lagi "

"jaga sikap kamu Amel",

"jika kamu masih bersikap seperti ini, aku akan mengingatkamu kembali tentang isi perjanjian kita!" Rezza berkata dengan mata yang tajam menatap Amel.

"iya...iya...mas", "lepasin tanganku dulu dong,sakit tau"

Lalu Rezzapun melepaskan kedua tangan Amel yang Rezza naikkan diatas kepala Amel,

Amelpun bangun dan tak menyia nyiakan kesempatan melihat Rezza yang sedang lengah ,

"cup" Amel mencium bibir Rezza kilat.

"Amel apa apaan kamu ini?" tengking Rezza sepontan menjauh dari Amel dan kehilangan kesabarannya menghadapi Amel.

Amel kaget dengan reaksi Rezza yang dianggapnya terlalu berlebihan,Amelpun berlalu dari kamar Rezza dengan perasaan marah dan sedih,tak lupa dengan berhati hati diapun mengambil vidio kameranya yang dia letaakkan dimeja rias tanpa sepengetahuan Rezza,

sebelum menutup pintu Amel berkata "jangan lupa besuk temeni aku cekup lho..mas" tanpa menunggu jawaban Rezza Amelpun menutup pintu kamar Rezza dengan keras.

1
Safa Almira
singkat dan berkualitas
Anih Suryani
ayah sontoloyo
Anih Suryani
s rezza punya bini terllu bego polos polos oon
Anih Suryani
hilang satu tumbuh seribu pelkor
Anih Suryani
diih rumah tngga masih ngurusin mantan knpa g d masukin aja s surya ke bui
Anih Suryani
s rezza oon s tiya terllu dungu baik hati g gitu juga x
Anih Suryani
bpk s amel terllu bego y
Anih Suryani
orang tua s amel goblog atau bego masih aja ketipu dgn akl licik y orang tua bodoh
Anih Suryani
s tiya jgn jd orang bego lh tegas ke ke s amel walpun sodra
Anih Suryani
bego aja s rezza orang mantan ko d kasih tunjangan
Anih Suryani
itu nmnya istrinya bego lemah lma lama dia bisa d kancungi sma cewe laun s tiya itu oon
Alanna Th
tq bnyk", othor 👍😘😍🤣😂🙏👋👋👋
Alanna Th
amel sdh dcerai, bkn kwjbn rezza tuk mngurusny, kan msh ada ortuny; kabarin aja k ortuny agar mrk tau klakuan anakny 🤔😠😜
Alanna Th
beu, pelakor satu blm beres, udeh muncul pelakor baru! 😱😠😜
Alanna Th
thor, aq ngebut baca novelmu, penasaran bgmn akhirnya stlh bu sanusi tau kronologisnya n bgmn nasib s amel stlh 'dberi pljrn' oleh rezza? 😱😫😰😥😭💔💔💔
Anisa 977
kok gk enak yah bacanya. besok lan bukan besuk
Anisa 977
emang gk pake leging
Alanna Th
rezza mulai trgoda 😱😜
Sur yani
semangat rezza ..
Nur Ain
hahaha sayang tuh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!