berkisah tentang perjalanan cinta wanita muda ,ternyata cantik saja tidak cukup menjamin kemulusan dalam menjalin sebuah hubungan percintaan, setelah mengalami jatuh bangun yang cukup berat dan menyakitkan, akhirnya hati wanita muda berlabuh di hati duda idaman
penasaran gak ma cerita nya???
yuk reading guys😇
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vie Alfredo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
19 Kau Anugerah Terindah
Vevey bangun lebih awal,mandi dan membuatkan kopi untuk Jovan.
" Suamiku, ayooo bangun!, aku sudah buatkan kopi sayang!" sambil menggoyah pelan tubuh suaminya.
tiba-tiba Jovan menarik tangan Veve kepelukannya.
" Cium dulu...!" pinta Jovan dengan mata terpejam.
"muuuuuumuuuumuuuach" Vevey mencium mesrah.
"apa kau sedang menggodaku di pagi hari sayang?" tanya Jovan menggoda.
"ah, apa kau mendengar suara nyamuk sayang?, sepertinya Cindy benar aku harus membeli raket nyamuk sekarang!,coba aku pesan online saja!" Vevey begegas berdiri mengambil handphonenya
...
Jovan langsung memeluk Vevey dari belakang.
" oiyoooo,kau benar menganggapku nyamuk? mana mungkin nyamuk punya jarum sebesar punyaku sayang?hohoho" tawa Jovan menggoda istrinya.
" mana ada jarum sebesar itu?"
"ada sayang, kan tiap malam menusukmu!, hahhha.." goda Jovan.
" kenapa adekmu punya nama banyak sekali, meriam lah,jarumlah,pisanglah, dll lah, sungguh serakah...!" ujar Vevey kesal,
"ahahahahha,jika kau mau, aku bisa beri nama yang banyak untuk punyamu, hehehhe gimana?" ujar Jovan lalu mencium pundak istrinya...
(hmmm bau tubuh istriku sungguh membuat candu)
" tidak mau, Ayo bangun sayang kita jadi jalan-jalan tidak?,kita sudah 4 hari di villa!" ujar Vevey merengek.
" Baik istriku, aku mandi!, kita keluar yah?" Jovan bergegas ke kamar mandi, dia tidak ingin mengecewakan istrinya.
setelah mereka siap,
"sayang, naik motor saja yah? biar mesrah...!"ujar Jovan,
"ah, ada motor?" tanya Vevey.
"tenang semua sudah diatur Bram,hahhaa"
Jovan segera masuk ke garasi, dan mengendarai trail keluar.
" Ayoooh, sayang naik,kita akan menjelajahi tempat ini bersama! " ujar Jovan
Vevey segera naik di jok belakang.
"Ayoookk!" ajak Vevey semangat.
"safety, safety!" ujar Jovan menarik kedua tangan Vevey untuk memeluknya.
mereka mengendarai trail menjelajah tempat-tempat wisata yang mereka kunjungi bersama.
" indahnya,tempat ini sungguh membuatku takjub." ujar Vevey
" kau suka tempat seperti ini sayang?" tanya Jovan.
" sangat suka,...!" jawab Vevey semangat
" Baik, kita beli villa di sini!"kata Jovan
" apakah, uangmu tidak habis sayang?"tanya Vevey keheranan.
" jika habis kita jual lagi nanti hahahhahah,
beli rumah itu juga termasuk investasi sayang!" ujar Jovan menenangkan istrinya.
" Okey....!sayang ,berhenti di pinggir sana," ujar Vevey menujuk tempat yang di maksud.
Jovan segera menepikan motor trailnya.
"indahnya ciptaan TUHAN" Ujar Vevey menikmati pemandangan kebun teh di kemuning.

"ini pemandangan yang memanjakan mata"kata Jovan memeluk istrinya dari samping.
mereka menikmati pemandangan dengan bersandar di motor trailnya menikmati hilir angin yang membawa hawa segar.
dunia serasa milik berdua.
"sudah puas?mau lanjut?"tanya Jovan.
" lanjut!" jawab Vevey.
"kemana??" tanya Jovan
"candi Cetho yuk!!!" ajak Vevey mereka pun mulai melaju dengan santai .
menikmati perjalanan yang jarang ditemui di kota.
"kita tunggu sunrise saja di sini, setelah itu kembali ke villa..! ujar Vevey.

setelah,menanti apa yg dinanti...
mereka bergegas....kembali ke villa..
"sayang biar aku yang depan ya?" ujar Vevey yang sudah rindu ingin mengendarai trail.
" oh, okey...!" jawab Jovan.
Vey, memacu motornya...dengan lihai...
Jovan mengeratkan tangannya yang di naikan sedikit didada istrinya
" sayang,apa yang kau lakukan?"tanya Vevey kesal
"menggunakan safety sayang...!" jawab Jovan santai,
"hey, turunkan sedikit tanganmu!" teriak Vevey
"ah,maaf sayang salah pegang...!" jawab Jovan yang memang sengaja menggoda istrinya.
"untung tidak ada yang lihat!!" ujar Vevey mengamati dan memastikan sekitar bahwa tidak ada yang melihat ,tetap dengan memacu motornya.
mereka pun sampai kembali ke villa.
dan langsung merebahkan tubuh mereka disofa.
Jovan meletakkan kepalanya di pangkuan Vevey.
" apa suamiku lelah?" tanya Vevey lembut membelai kepala suaminya.
" tidak sayang, apa kau ingin? jika ingin mari kita lakukan!! hahahaha berapa ronde? 5 ronde suamimu ini masih kuat!!" ujar Jovan tertawa.
" siapa yg ingin? dasar mesum, aku hanya tanya! huffft!" ujar Vevey kesal
" hey apa istriku marah? aku hanya becanda...sayang! sungguh nampak lebih cantik saat kau marah!" ujar Jovan merayu istrinya.
Jovan terbangun dari pangkuan Vevey,dia membelai rambut istrinya dengan penuh kasih.
Vevey pun memandang wajah suaminya yang sedang menatapnya.
"suamiku terima kasih untuk semuanya,maafkan jika istrimu ini masih banyak kekurangan!" ujar Vevey menyandarkan kepalanya di pundak suaminya.
" terimakasih untuk apa?,semua sudah kewajiban ku!" jawab Jovan
" sayang,apa aku boleh bertanya?" ujar Vevey.
"tanyalah..." Jawab Jovan.
" tapi aku takut membuatmu sedih...!"
" hmmm,tidak tanyalah!!" ujar Jovan sambil membelai rambut istrinya yang mulai penasaran.
" bagaimana awal mula kau bertemu ibu Cindy?" tanya Vevey penasaran.
Jovan menghentikan belaiannya, dan diam.
Vevey segera memeluk Jovan erat.
" maaf sayang, tidak usah menjawabnya,sungguh aku tidak bermaksud membuatmu sedih!" ujar Vevey mengeratkan pelukannya.
" kenapa minta maaf, aku akan ceritakan!" Jovan melanjutkan belaiannya.
" ibu Cindy adalah seorang perawat di rumah sakit, saat itu aku adalah pasien yang dirawatnya, saat itu aku mengalami kecelakaan mobil jatuh dari tebing yang tinggi, kecelakaan itu membuatku lumpuh sementara, padahal saat itu aku sudah lulus tes masuk pendidikan militer, dan akan segara memasuki pelatihan, aku sangat ingin menjadi seperti,ayah ,paman dan kakakku namun semua itu sirna begitu saja,namun ibu Cindy sungguh memberikanku semangat untuk menghadapi kenyataan pahit itu,Karna itu aku menjadi dekat dengan ibu Cindy ,dia wanita yang lembut sabar yang setia menemaniku dan menyamangatiku sampai aku bisa berjalan,
kata ibu Cindy jika aku berusaha keras untuk bisa berjalan maka,aku boleh menikahinya!,
aku sungguh berusaha keras agar aku bisa berjalan dan akan menikahinya,
8 bulan berjalanya waktu akhirnya aku bisa berjalan kembali,saat itulah aku meminangnya dan kami menikah, kemudian dia mengandung Cindy, saat usia kandungan memasuki 9 bulan,dia seperti Sudah berfirasat, akan pergi dan berpesan untuk membesarkan Cindy dengan baik dan harus mencarikan ibu yang baik untuk Cindy,
aku tak begitu menganggap serius perkataanya, aku kira itu hanya ketakutan yang dialami wanita yang akan melahirkan pertama kali,saat melahirkan dia mengalami pendarahan hebat yang membuatnya kehilangan nyawanya!" Jovan menceritakan semua dengan wajah merah Karna menahan perih yang dirasa mengingat kenangan pahitnya.
Vevey langsung memeluk Jovan erat.
"sudah sayang, aku mengerti,ibu cindy sudah bahagia di surga,dia juga akan bahagia melihat kau dan Cindy bahagia!" Vevey memegang wajah Jovan dan mengecup bibir Jovan.
" aku janji,aku akan menjadi ibu yang baik untuk Cindy,aku akan mencintainya seperti anaku sendiri,aku akan belajar memasak untuk kalian,menyiapkan sarapan dll,aku janji akan menjadi ibu dan istri yang baik untuk kalian!,aku berjanji!" ujar Vevey lalu kembali memeluk Jovan erat.
Jovan membalas pelukan hangat sang istri.
"terimakasih sayang" ujar Jovan
dalam hati Jovan
sungguh kau adalah anugerah terindah yg Tuhan beri untukku dan Cindy.
" aku jadi rindu Cindy,besok kita pulang ya sayang...!" ujar Vevey.
"Baik,apa istriku lapar?"tanya Jovan.
" nanti saja, aku masih ingin memelukmu,
sayang,apa sebelum bertemu denganku kau pernah dekat dengan wanita lain?" tanya Vevey masih dengan pelukan eratnya.
"Banyak wanita yang ingin dekat,tapi aku tak pernah mempedulikan mereka,hehehe
ada salah satu supervisor di cabang resto di kota S, dia slalu berusaha mencari perhatianku dengan segala cara heheheh tapi sayang sekali, aku bukan tipe pria yg suka di kejar, tapi aku lebih suka mengejar!,tenanglah,...hatiku tak akan berpaling darimu...!" ujar Jovan.
"benarkah?" tanya Vevey lebih mengeratkan lagi pelukannya.
"sayang, ini peringatan atau sebuah reward??, kau terlalu erat uhuk-uhuk memelukku uhuk-uhuk...! ujar Jovan yang tercekik dengan pelukan Vevey.
" ohhh, maaf sayang aku terlalu senang...!" Vevey mencium pipi Jovan dengan gemas.
"emmmmmmuuuuuuuuuuuah, aku mencintaimu, mencintaimu, mencintaimu,mencintaimu,mencintaimu! " ujar Vevey kemudian bermanja dipelukan Jovan.
" aku lebih,lebih,lebih,lebih,lebih mencintaimu!" ujar Jovan yang tak ingin kalah dengan sang istri, dan menyatukan hidungnya pada hidung Vevey.
Vevey langsung mencium mesra bibir suaminya .
"yuukkk! " ajak Vevey.
"waooowwwwww...gassss.!" jawab Jovan
Jovan sungguh bersemangat,karna pertama kalinya istrinya berinisiatif lebih dulu.
" sayang kau sungguh menggairahkan!"ujar Jovan sambil bergerilya menyusuri setiap lekuk tubuh istrinya.
" suamiku kau tak kalah menggairahkan kau slalu bisa membuatku kehabisan tenaga...!"
jawab Vevey mengalungkan tangannya seperti biasanya.
ya begitulah mereka menyelesaikan ritual suami isterinya sampai lemas tak berdaya.
dilihat jam 10 malam Vevey melihat suaminya tertidur lelap kelelahan.
Vevey bangun Karna merasa lapar, tapi dia tak tega membangunkan suaminya
Vevey menuju dapur, dan membuka kulkas.
" hemmmm, hanya ada bahan mentah!, aku mau masak nasi goreng saja, jangan remehkan Vevey dong,siapa bilang Vevey gak bisa masak? kan ada Mbah Google dan Bu youtobe, hehehhe" ujar Vevey berbicara sendiri.
Vevey membuka YouTube dan mengikuti cara memasak seperti yang dilihatnya di YouTube.
" ternyata begini, haluskan cabe bawang putih bawang meranh,setelah itu tumis, masukan nasi,ah masukan garam ya?,secukupnya? secukupnya itu berapa sih?, mungkin 2 sendok makan tambah satu lagi aja! okey cukup,
saatnya menggoreng telur, baik,telur mata sapi, goreng telur ya goreng telur aj!, apa susahnya,tunggu minyak panas,oke kemudian pecahkan telur di atas teflon,
hokey telur pecah yuhhh , aaaggggggggggghh, agggggggh aggggah ! teriak Vevey karena tanganya terpercik minyak panas.
" ah tidak telurnya gosong, bagaimana membaliknya? ,aku takut terkena minyak lagi,ah asap asap tebal kebakaran kebakaran,ahhhhh!" teriak Vevey.
"sayang, sayang tolong tolong!" Vevey teriak-teriak dan ngumpet di bawah meja.
Jovan mendengar teriakan istrinya, Jovan segera memakai piyamanya dan berlari keluar kamar ,terlihat asap dari dapur menebal.
Jovan segera meraih tabung pemadam dan segera berlari kedapur dilihatnya teflon sudah terbakar,Jovan langsung menyemprot tabung pemadam ke arah teflon yang terbakar, sampai padam,matanya mulai mencari arah suara tangisan istrinya.
terlihat istrinya sedang jongkok dibawah meja dengan menutup telinga dan menangis.
Jovan langsung menghampiri istrinya dan memeluknya.
" sudah tidak apa-apa,jangan menangis! ,apa ada yang terluka?" Jovan meneliti seluruh tubuh Vevey dan melihat tangan Vevey yang melepuh.
" kenapa ceroboh sekali?" Jovan membawa istrinya ke sofa dan mengambil obat luka bakar di kotak p3k.
" siapa yang mengijinkanmu memasak?"tanya Jovan kesal karna khawatir.
" kenapa tidak membangunkanku jika lapar?" tanya Jovan lagi
Vevey tak menjawab hanya terisak-isak.
" hiks hiks hiks hiks" Isak tangis Vevey.
Jovan memeluk istrinya untuk memenangkan.
" kenapa kau selalu membuatku khawatir,kau bisa bilang jika lapar, aku tidak keberatan untuk membuatkanmu makanan,aku ini suamimu, bilang saja mau apa! mengerti?,mulai sekarang Jaga jarak dengan kompor!,paham?"ujar Jovan dengan tegas..
"hiks hiks maaf !" ucap Vevey.
" tidak papa, sekarang Duduklah dengan baik jangan masuk dapur!, tunggu aku selesai masak!" tegas Jovan pada Vevey.
Vevey hanya mengangguk.
Jovan masuk ke dapur dan membersihkan kekacauan yang di buat istrinya.
" ayah mertua, anakmu sungguh hebat dalam membuat masalah di dapur" gumam Jovan
(sungguh aku lalai...mau masak apa sih sebenarnya istriku ini...??)
bertanya dalam hati...dan melihat ke arah meja.
" ternyata dia ingin nasi goreng dan ini buatan istriku, sepertinya lumayan! "Jovan menyendok nasi goreng buatan istrinya dan melahapnya.
" blueh blueh. asatga sayang, kau masukan berapa kilo garam dalam nasimu?" ujar Jovan sambil menyemburkan nasi buatan Vevey dan berlari mengambil minum.
Jovan bergegas membuatkan nasi goreng untuk Vevey dengan telor mata sapi.
kemudian menghampiri istrinya
" kau ingin nasi goreng kan ? ini aku buatkan,open your mouth!" pinta Jovan yang bermaksud menyuapi istrinya.
setelah selesai menyuapi istrinya Jovan meraih tangan Vevey yang terluka
" apa masih sakit sayang?" tanya Jovan lembut.
Vevey hanya menggeleng kepala,kemudian menyenderkan tubuhnya pada suaminya.
" apa istriku masih takut?" tanya Jovan.
Vevey menggeleng.
" hmmm, maafkan aku jika tadi sedikit galak,kau tahu aku sungguh takut kau terluka sayang.!"sambil membelai rambut istrinya.
tak terasa Vevey tertidur di pelukan Jovan.
dan sampai akhirnya pun Jovan ikut tertidur di sofa hingga pagi.
Author:
maaf karna mungkin terlalu lama...menanti
episode 19..
dikarenakan author sedang meriang...
merindukan kasih sayang... hehehhe
abis ini kita lembur episode selanjutnya..
tolong jempolnya dan support untukuhhh
keren yah
serta ibu dan istri yang baik👍👍
ayo tunjukkan taring mu sama pelakor
tapi ttp lembut pada istrinya
benar-benar mantap ceritanya
dia terlibat enggak sama orang-orang zelene itu
kalau mereka melihat matahari terbit namanya Sunrise bukan sunset.
terimakasih.
tapi cerita kakak ttp suka
Bram bram
10 tahun bukanlah waktu yang singkat Nathan, cobalah cintai istrimu yang tulus mencintaimu walaupun kalian sah karena perjodohan
cari perempuan untuk ngurus Bram heheh