NovelToon NovelToon
Cinta Terlarang

Cinta Terlarang

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cinta Terlarang / Tamat
Popularitas:281.1k
Nilai: 5
Nama Author: Fatra

Mohon dukungannya🙏

Klarybel terlahir dari keluarga yang terpandang. Apa pun yang dia inginkan pasti akan di kabulkan oleh kedua orang tuanya. Hidup Klarybel sudah terbilang sempurna. Dari paras yang cantik, Dan juga semua serba bisa.

Namun satu hal, yang tak dapat di kabulkan oleh orang tuanya. Yaitu Cinta, mommy dan daddy Klarybel, tak merestui hubungannya dengan pria yang dia cintai. Karena pria itu adalah uncle Klarybel.

Hingga suatu hari, Klarybel harus berpisah dengan orang yang di cintainya. Klarybel pergi jauh hanya untuk menempuh pendidikan, dan masih tetap mencintai orang yang sama. Yaitu uncle-nya.

Sedangkan mommy Klarybel tak merestui hubungan mereka karena mempunyai alasan tersendiri. Yang di sembunyikan dari Lerry.

Apakah setelah mendapat restu mereka akan kembali berpisah jika mengetahui yang sebenarnya?


Ayo simak ceritanya!


Dukung author ya🤗 dengan vote sebayak banyaknya, like dan juga komen.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fatra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER 19

Pagi hari Klarybel sudah siap berangkat, mommy dan daddy nya sudah menunggu di dalam mobil. Sedangkan Klarybel beralasan ingin mengambil sesuatu di kamar, pedahal dia ingin menemui Lerry.

"Sayang kenapa malah ke sini?" tanya Lerry, dia mengalihkan pandangan dari jendela.

"Mau berpamitan sama uncle," Klarybel mencium punggung tangan Lerry.

"Ingat, jangan macam-macam selama Ybel tidak di sini."

"Nggak akan. Kamu tenang saja,"

Cup....

Lerry mengecup kening Klarybel, "Jangan mau jika Exaen mengajakmu berciuman. Dan jangan dekat sama laki-laki lain di sana,"

"Iya-iya, Ybel pamit dulu." Klarybel berlari keluar.

Lerry menatap kepergian Klarybel, dengan hati yang begitu perih. Sebenarnya dia tak ingin Klarybel pergi lagi, tapi walau bagaimana pun Klarybel harus pergi. Karena pendidikan s2-nya belum selesai.

Lerry menitihkan air mata saat mobil itu melaju meninggalkan pekarangan rumah. Dia hanya bisa melihat kepergian orang yang di cintai melalui jendela di kamarnya.

"Kalau saja aku mengetahui semua dari awal, mungkin cinta kami tak akan serumit ini. Aku menyesal menjadi uncle Ybel."

☆☆☆

Sebulan setelah kepulangan Klarybel ke London, Lerry kembali bekerja. Luka di tubuhnya juga sudah sembuh. Lerry juga sudah berdamai dengan kakaknya.

Hampir setiap hari Exaen selalu berkunjung ke rumah, Lerry merasa lega. Tidak ada yang perlu di takuti, karena Exaen tidak lagi balik ke london.

Tapi rasa lega Lerry, di ganti dengan rasa sakit. Setiap hari dia selalu mendengar pembicaraan Exaen dan kakaknya.

Yang membuat Lerry begitu sakit hati mereka memuji Exaen di depannya. Apalagi Ella selalu mendesak Exaen untuk mempersiapkan acara pertunangan setelah Klarybel wisuda nanti.

Pria mana yang tidak sakit hati, jika kedua orang tua pacarnya memuji pria lain di depannya?

Lerry menatap kesal wajah kakak nya, "Kak, tolong hargai perasaanku. Jangan memuji Exaen di depanku,"

"Apa maksudmu? Exaen adalah menantu idaman kakak, jadi wajar kakak memujinya."

Preng...

Lerry melempar pas bungan di hadapan kakaknya, dia sudah tak dapat menahan rasa kesal sekaligus emosi di pagi ini.

"Ley, kamu kenapa sampai membantin pas bunga?" Teriak Ella.

"Aku sudah bilang sama kakak, aku sangat mencintai Klarybel. Aku tak sanggup melihat kakak selalu memuji Exaen."

Plak.....

Ella menampar pipi Lerry.

"Apa kamu sudah gila? Kalian tidak boleh menjalin cinta. Kamu adik kandung kakak, sedangkan Ybel anak kandung kakak. Kalian memiliki ikatan darah Ley,"

Ella menitihkan air mata, dulu dia tidak pernah bertengkar dengan adiknya. Sekarang hampir setiap hari mereka bertengkar, dan hampir setiap hari juga dia menampar Lerry.

"Aku tau itu, tapi aku sangat mencintai Ybel. Kenapa sekarang kakak sudah tidak merestui hubungan kami lagi? Bukankah kakak pernah merestui kami?"

"Ley, memang dulu kakak pernah merestui kalian. Dan kakak bermaksud menikahkan kalian secara diam-diam. Tapi kakak sadar jika semua itu kakak lakukan, akan berdampak buruk di perusahaan." Ella menghela napas.

"Kamu harus memikirkannya Ley, tindakanmu akan berdampak buruk di perusahaan. Dan juga nama baik keluarga kita akan tercoreng," lanjut Ella.

"Kakak hanya memikirkan perusahaan? tanpa tau bagaimana perasaan adik kakak sendiri." Lerry menatap tajam wajah kakaknya.

"Ley, mengetilah. Kakak sudah bosan tiap hari berdebat denganmu dan juga menampar wajahmu." Ella berlalu meninggalkan Lerry.

Lerry menghentakan kakinya menuju mobil, dia tidak peduli dengan keterlambatan ke kantor.

Setiba di kantor Lerry membuka pintu ruangannya dengan sangat kasar.

"Sial..." Lerry menjatuhkan tubuhnya di atas sofa, dia memejamkan matanya.

"Pak, ada nona Fita di depan." Sekretaris Lerry memberitahu.

Sejak Lerry memutuskan hubungannya dengan Fita, dia juga memecat Fita dari perusahaan. Dan sekarang dia sudah memiliki sekretaris baru, yang tentunya pria bukan wanita lagi.

"Usir dia dari sini, aku malas melihat wajahnya."

"Bai-" kata-kata sekretaris terhenti ketika Fita menerobos masuk ke dalam ruangan.

"Sayang, aku mau bicara sama kamu." Fita duduk di pangkuan Lerry, tanpa mempedulikan sekretaris Lerry yang ada di antara mereka.

"Maaf pak, nona ini memaksa masuk."

"Tidak apa-apa, kau boleh keluar."

Setelah sekretarisnya keluar ruangan, Lerry langsung mendorong tubuh Fita dari pangkuannya.

"Ley, aku gak mau putus sama kamu." Fita menarik tangan Lerry.

"Fita pergilah, kamu sudah punya anak dan juga suami. Jangan pernah menggangguku lagi, aku sudah punya pacar." Lerry menepis tangan Fita.

"Ley, aku hanya mencintaimu. Aku sudah tidak mencintai Wino lagi,"

"Aku tidak suka perempuan murahan sepertimu, kau sudah menipuku." Teriak Lerry.

"Sayang jangan seperti ini, kita bisa menyelesaikannya baik-baik." Fita berusaha menenangkan Lerry.

"Pergi dari sini. Jangan menambah masalahku," Bentak Lerry.

"Enggak, aku mau kamu bertanggung jawab, karena aku sekarang sedang hamil."

Plak....

Lerry merasa geram dengan perkataan Fita. Sejak kapan dia menghamili Fita?

Memang benar dia pernah meniduri Fita, tapi dia selalu menggunakan pengaman. Dan itu sudah lama, Kenapa sekarang Fita meminta tanggung jawabnya?

"Dasar wanita murahan, kau mencari pria lain, setelah hamil kau menuruhku bertanggung jawab? Jangan harap."

"Lerry, ini anak kamu. Kau harus bertanggung jawab."

"Pergi dari sini Fita, sebelum aku membunuhmu." Bentak Lerry, dengan wajah memerah.

Sekretaris itu masuk dan langsung menyeret Fita ke luar ruangan.

"Dasar wanita tak tau diri, aku menyesal telah berhubungan dengamu." Lerry melonggarkan dasinya. Berjalan menuju meja kerja.

Dia mengambil ponsel dari saku jasnya, Untuk menghubungi Klarybel.

"Sial, mana nomornya gak bisa di hubungi lagi." Lerry memijit pelipisnya.

Dia benar-benar kacau hari ini, masih pagi sudah bertengkar dengan kakaknya. Bahkan mendapat satu tamparan.

Tiba di kantor Fita malah datang menuntutnya untuk bertanggung jawab, membuat dirinya bertambah geram.

Emosi Lerry belum reda saat pertengkaran dengan kakaknya, malah di tambah dengan pertengkarannya dengan Fita.

Apalagi selama sebulan Klarybel tak pernah menghubunginya, nomornya pun tak bisa di hubungi.

Membuat Lerry semakin pusing, sehingga dia melupakan urusan kantor.

"Maaf pak, sebentar siang anda ada pertemuan dengan klien dari luar kota."

"Iya, siapkan saja semua berkasnya." Ucap Lerry dengan mata terpenjam.

"Sudah pak, Apa mau saya buatkan kopi untuk anda?"

"Aku mau susu putih saja," Lerry membuka matanya. "Siapa namamu? aku sudah lupa."

"Andika..."

Lerry mengangguk.

Andika membuatkan Lerry susu putih sesuai dengan permintaannya.

"Bukannya, pak Lerry tak menyukai susu ya? Kata staf yang lainnya dia hanya suka kopi." guman Andika.

"Memang aku tak menyukai susu, tapi itu dulu. Dan sekarang kau harus mengganti minumanku dengan susu. Tak boleh kopi," ucap Lerry tiba-tiba yang sudah ada di dekat Andika.

"Busett, kenapa bapak bisa di sini?" Andika melonjat kaget, susu yang ada di tangannya hampir saja tumpah.

"Santai aja kali, gak usah lebay." Lerry meraih gelas susu yang ada di tangan Adika.

"Maaf pak. Saya hanya heran saja," Andika tersenyum canggung.

"Hm, susu minuman kesukaan pacarku, dan pacarku lagi jauh. Jadi kamu gak usah merasa aneh kaya gitu," Lerry meninggalkan Andikan yang masih mematung.

..........

1
Junjen Vira
innalilahi wainnailaihi rojiun,smg husnul khotimah
Junjen Vira
lanjut
Junjen Vira
benci sm fita
Junjen Vira
laanjut
Junjen Vira
lanjut kan
Junjen Vira
😃😄😄
Junjen Vira
lanjut...
Junjen Vira
waw suka bgt,crt ny bgs.
Junjen Vira
tolong jng pisah kan mrk thor,mrk kan tdk sedarah..lnjt kan
Junjen Vira
semangat trs thorr...
Junjen Vira
aduuh...romantis bgt,krj az d temenin,jd penasaran nich
Junjen Vira
sy jg suka lg cina,smgt trs y,krn mkn seru nich.
Junjen Vira
aduuuh...mkn penasaran nich
Junjen Vira
lanjut thor semangat trs
Junjen Vira
makin seru,.
Junjen Vira
lanjut
Junjen Vira
tambah seru crt ny👍🏻👍🏻
Junjen Vira
semangat thor
Junjen Vira
wow tambah seru
Junjen Vira
wah seru bgt nich
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!