NovelToon NovelToon
I Love You Om

I Love You Om

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Nikahmuda / Mafia / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Tamat
Popularitas:207.5k
Nilai: 5
Nama Author: meidina

Bentley Reagan Carter masih betah menjomblo di usianya yang hampir kepala empat karena gadis yang selalu posesif padanya.

Elna Alexandra Graham, seorang gadis yang mencintai adik dari sang ayah, dan tenyata cinta itu juga berlabuh di hati pria matang itu...


tapi Elna tidak tau ada rahasia apa di balik pria itu, apa mereka bisa bahagia? atau malah cinta mereka terhalang restu keluarga?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon meidina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

flashback

Ben pun penasaran dan membuka buku dan dia terlihat nama mari di dalam buku itu.

Ben pun menutup mata dan membuang buku itu di lantai karena kesal.

dia pun jadi teringat masa lalu, dia dan Maria, gadis chef pastry di sebuah cafe yang berhasil mencuri hatinya.

siang itu Ben yang sedang berkendara melihat sebuah toko roti baru buka, dia pun memutuskan untuk berhenti.

dia masuk dan beberapa pelayan menyapa dengan hangat, Ben langsung masuk dan melihat beberapa kue yang terpajang di etalase.

Ben menemukan kue yang di sukai oleh Elna, "permisi, bisa tolong minta kue wortel ini, tapi apa kue ini mengandung kacang?" tanya Ben.

"iya tuan, ada campuran kacang almond di toping atas kuenya," jawab pelayan itu.

"aish... bisakah saya pesan tanpa kacang di kue itu, dengan toping green tea dan buah," kata Ben.

"tunggu sebentar biar saya tanyakan pada chef di dapur," kata pelayan itu.

Ben menunggu sambil melihat suasana cafe, bahkan beberapa pelayan berbisik karena melihat Ben yang begitu tampan dan menggoda.

pria tinggi putih dengan setelan mahal, belum lagi semua yang di gunakan juga begitu branded.

seorang wanita keluar menemui Ben, "maaf apa anda yang pesan kue wortel itu," tanya chef pastry itu.

ternyata chef pastry itu seorang wanita cantik dengan wajah cantik gadis Indonesia.

"iya aku yang memesan, maaf merepotkan, karena gadis kecilku tak menyukai kacang terutama almond," kata Ben tersenyum.

"tentu tuan, tapi akan sedikit memakan waktu," jawab Maria.

"ah tak masalah," jawab Ben

dia memesan kopi dan beberapa cemilan asin untuk menunggu kue itu.

sudah tujuh tahun dari kejadian Ara, dan dia belum bisa melupakan atau bahkan memiliki kekasih lagi.

hari-harinya di habiskan dengan bekerja dan membangun kembali kerajaan bisnis dan dunia bawah yang pernah di genggaman tangan keluarga Carter.

tapi saat dia kesepian ada seseorang yang akan selalu membuatnya bahagia yaitu Elna.

Ben sedang bekerja lewat ponsel dan laptopnya, dan memberikan instruksi pada asisten Mike, dan asisten Diana.

"ah mereka berdua sama gilanya ternyata," gumam Ben tertawa.

tak lama ponselnya kembali berdering, ternyata gadis tercintanya yang menelpon dirinya.

"halo sayang... ada apa honey," tanya Ben dari sebrang telpon.

jawaban Ben membuat semua pelayan patah hati berjamaah, pasalnya pria itu dengan suara lembut bahkan panggilan sayang itu begitu mesra.

padahal itu hanya gadis kecil yang selalu mencarinya, dan seperti kali ini gadis itu membutuhkan Ben untuk menemani dirinya ke psikiater.

"iya, nanti sore aku akan mengantar mu, jadi kamu harus tenang honey, baiklah aku akan segera pulang, love you," kata Ben sebelum mematikan ponselnya.

sudah empat puluh menit, akhirnya kue itu jadi, dan chef itu mengantarkan sendiri pada Ben.

"ini tuan kue permintaan anda, dan jika anda ingin lagi, silahkan kirim pesan dulu pada saya, biar anda tak perlu menunggu lama," kata Maria.

"baiklah chef Maria, terima kasih," kata Ben setelah membaca kartu nama itu.

akhirnya Ben pulang, dan mulai berkirim pesan saat dia ingin membelikan atau ada kue pesanan yang di minta Elna.

tanpa terasa mereka berdua juga makin sibuk, akhirnya Ben menjelaskan semuanya tentang dirinya.

begitupun Maria yang ternyata besar di sebuah panti asuhan, tapi itu tak menjadi masalah untuk Ben.

mereka bahkan menjalani hubungan yang begitu serius, karena usianya juga sudah tak muda lagi.

dan Maria pun memikirkan hal yang sama, jadi mereka pun memutuskan akan segera menikah.

tapi dengan kedekatan antara Ben dan Maria, ada beberapa orang yang tak menyukai hal itu.

Diana begitu menunjukkan ketidaksukaannya pada Maria, sedang Elna yang mengetahui tentang hal itu merasa sedih dan terpuruk lagi.

pasalnya dia bertahan karena Ben, tapi sekarang pria itu datang membawa seorang wanita dan memperkenalkan gadis itu pada papa David dan mama Mei.

Elna memperhatikan dari jauh, gadis itu kemudian berlari dan tak sengaja menabrak pak Qin.

melihat putrinya seperti itu, Naura begitu sedih dan mengikuti putrinya.

"jadi Ben, apa yang kalian inginkan, dan sudah berapa lama, kenapa kamu menyembunyikannya dari mama," kata mama mei tersenyum sambil merangkul Maria hangat.

"apa kamu yakin Ben, pernikahan itu hanya akan baik jika sekali seumur hidup dengan wanita yang tepat," jawab papa David.

"ya papa," jawab Ben.

"baiklah jika kalian sudah saling mencintai lebih baik menikah, toh usia kalian sudah sama-sama matang, dan sebulan lagi sebelum kami ke Amerika apa bisa," tanya mama Mei yang ingin melihat semua anaknya bahagia.

"tentu bisa ma, terlebih itu sangat cukup untuk menyiapkan semuanya," Jawab Ben.

"kenapa harus buru-buru, tapi terserah kalian saja, aku tak ingin bertanggung jawab nantinya," marah David yang tak menyukai usul dari istrinya itu.

tanpa di duga, kondisi Elna memburuk, dan sekarang Naura juga tak bisa menenangkan putrinya itu.

"pergi!!!" teriak Elna dengan suara keras mendorong Naura.

bahkan gadis kecil itu bahkan seakan punya kekuatan besar untuk mendorong hingga Naura terluka.

setelah itu gadis itu melompat kearah kolam renang dan membuat dirinya tengelam.

Ben yang mendengar teiakan itu, berlari dengan kencang, dan sudah tak menemukan Elna.

Ben pun langsung masuk kedalam kolam, dan pria itu di buat kuwalahan karena Elna terus berontak saat Ben ingin membantunya.

hingga tanpa sadar Elna membentur pingiran kolam renang, dan gadis itu langsung tengelam ke dasar kolam.

melihat darah di air, Ben pun langsung turun dan memeluk tubuh kecil Elna.

Ben pun naik dan langsung memberikan Elna pada papa David, "papa, Elna terluka bawa dia ke rumah sakit segera," panik Ben yang naik dari kolam renang.

Ben pun mengambil alih tubuh Elna dan membawanya berlari, papa David pun mengikuti keduanya dan pergi mengunakan mobil.

Ben tak peduli pada tubuhnya yang basah kuyup, dia hanya tak mau terjadi apa-apa pada Elna.

sedang mama Mei, Naura dan Maria mengikuti dengan mobil lain, Ben menahan kepala bagian belakang Elna agar tak terus mengeluarkan darah.

sesampainya di rumah sakit, mereka pun langsung membawa Elna ke UGD. dan tak butuh waktu lama gadis itu sudah di tangani.

"kamu ganti baju dulu,di mobil papa ada beberapa baju, kira ganti baju bergiliran saja," perintah papa David.

"baik papa,"

Ben pun mengikuti perintah papa David, setelah berganti pakaian mereka menunggu di luar ruang operasi.

karena kondisi Elna yang terbentur cukup parah, Ben pun begitu sedih saat ini.

Naura baru datang dan langsung menghampiri David, tak lama Samuel juga datang dari kantor.

pria itu begitu khawatir pada putrinya yang baru mulai sehat dari trauma atas penculikan dan pembunuhan yang di saksikan oleh gadis itu.

"bagaimana kondisinya," tanya Samuel yang baru datang.

"dia sedang di ruang operasi," jawab Ben.

mendengar suara Ben, Naura langsung menamparnya dengan keras, di depan semua orang.

"jika kamu ingin membunuhnya, jangan memberikan pertolongan mu, sekarang kau lihat putriku terbaring, aku sudah bilang jangan menunjukkan kekasih mu di depan Elna, karena gadis itu terlalu bergantung padamu, apa susahnya permintaan ku, kenapa tidak dari awal kau membunuhnya!" teriak Naura yang begitu frustasi.

"sayang tenanglah, itu bukan sepenuhnya salah Ben," kata Samuel memeluk istrinya.

"putriku sudah menjadi gila sekarang, bahkan dia tadi sengaja menceburkan diri setelah mendorongku hingga terluka, dia ingin mengakhiri hidupnya," tangis Naura menjelaskan.

Ben terduduk lemas, papa David dan mama Mei tak mengira jika kondisi Elna belum mengalami perkembangan.

terlebih ini sudah hampir setahun dari kejadian buruk itu terjadi, mereka tak memikirkan hal itu.

"kenapa dia membantu kita, sebaiknya dari awal dia membunuh Elna saja, atau membiarkan dia mati, setidaknya aku tak akan menyaksikan hari ini ...."

Samuel pun tak mengira jika akan sampai seperti ini, bahkan istrinya juga sedang tak dalam kondisi baik.

"kita akan pergi dari sini, kita bawa Elna ke Jerman, agar dia bisa melupakan semua kejadian buruk ini, dan kita buat dia melupakan semuanya," kata Samuel yang tak bisa lagi melihat kondisi putrinya.

mendengar itu, Ben menjadi gila, dia tak bisa berjauhan dari keponakannya itu.

"aku mohon jangan lakukan itu kak, aku bisa gila jika harus berjauhan dari Elna," mohon Ben.

"kau sudah memiliki dia bukan, nikahi dan bentuk keluarga mu, dan aku akan mengurus keluargaku, dan mama tolong bawa dia pergi dari sini," kata samuel dingin.

mama Mei pun mengajak Ben pergi bersama Maria, "tidak mama, aku ingin tau kondisinya, mama aku mohon ma, aku tak bisa meninggalkan Elna seperti ini," kata Ben berontak.

"cukup Ben, lebih baik kita pergi, biarkan Naura dan Samuel yang menunggui putrinya,dan kamu urus kepentingan mu," kata papa David meminta ketiganya pulang.

Ben pun hanya diam selama di perjalanan pulang, Maria baru melihat sisi Ben yang seperti ini.

pandangan kosong, entah pikiran dan fokusnya sedang berada dimana meski raganya bersama di dalam mobil.

dokter Dito datang dan masuk ke ruang operasi, Naura terus menangis melihat kondisi putrinya yang seperti ini.

sesampai di rumah Ben pun nampak masih begitu frustasi, sedang Mei menenangkan Maria.

"kalian akan segera menikah, karena aku tak ingin Samuel marah dan mencelakai kalian," perintah papa David.

"tapi pa, Elna sedang seperti ini, bagaimana bisa aku menikah, setidaknya tunggu dia sembuh,"

jawab Ben.

"untuk apa, toh kalian tak ada hubungannya dengan gadis itu, jadi jangan tunda pernikahan kalian," kata papa David sebelum pergi.

Ben tak mengira jika dia harus berada di situasi seperti ini, sedang Maria merasa jika kehadiran dirinyalah penyebab segalanya.

Diana murka, dia tak mengira jika Maria berani meminta Ben menikah dengan dirinya.

"kau lihat saja wanita murahan, apa yang bisa aku lakukan padamu," maki Diana murka.

operasi berhasil tapi Elna dalam kondisi yang tak baik, bahkan gadis itu perlu sebuah alasan untuk membuka matanya.

akhirnya pernikahan akan segera di lakukan, Samuel pun bertemu dengan papa David.

"papa tolong putriku pa, dia tak mau membuka matanya, aku tidak bisa menguatkan istriku yang setiap hari menangis, bahkan Naura begitu sedih melihat kondisi Elna."

"apa yang bisa papa lakukan Sam, ini juga permintaan mama mu, dia hanya tak ingin suatu saat Elna dan Ben makin dalam dan tak bisa di pisahkan lagi," jawab papa David.

Samuel pun meremas dan menjambak rambutnya dengan begitu kasar, karena dia frustasi jika Elna tak sadar dia tak bisa membawa gadis itu pergi.

tanpa di sadari keduanya Ben mendengar semuanya, awalnya Ben ingin membicarakan sesuatu pada papa David.

tapi dia malah mendengar perbincangan dari Samuel dan papa David.

Ben pun mulai goyah, dia jadi tak bisa berpikir jernih terlebih gadis kesayangannya sedang dalam kondisi kritis seperti ini.

sedang di tempat lain, Naura datang menemui Maria, Naura datang demi putrinya.

dengan mengesampingkan harga diri, Naura bahkan bisa memohon di depan wanita itu jika di perlukan.

Maria yang melihat Naura datang, dia terkejut, pasalnya wanita itu di ketahui sedikit tak menyukai dirinya.

"ada apa kak?"

"bisa kita bicara empat mata sebagai Wanita," kata Naura pada semua orang di ruangan itu yang memilih pergi.

Naura pun mengunci pintu ruangan make up itu, Maria pun takut saat melihat Naura mengeluarkan pistol.

"ada apa kak, aku mohon jangan lukai aku," kata Maria ketakutan.

tanpa di duga, Naura memberikan pistol itu ke tangan Maria dan mengarahkan pistol itu ke kepalanya sendiri.

"tarik pelatuknya," perintah Naura yang memegangi tangan Maria dengan erat.

"tidak kak, aku mohon jangan seperti ini," kata Maria ketakutan melihat Naura.

"lakukan!!! setidaknya aku bisa mati dengan putriku, kau tidak tau bagaimana perjuangan ku untuk melahirkan gadis kecilku, dan sekarang kau membuatnya seperti ini,lebih baik bunuh aku," kata Naura dengan suara tinggi.

tiba-tiba tubuh wanita itu merosot jatuh, dia mulai terisak lirih, sedang Maria melempar pistol di tangannya.

"kau tau, aku dalam keadaan hancur saat mengandungnya, aku mempertahankan bayi itu dengan sisa nyawaku, tapi sekarang kau membunuhnya, kenapa harus Ben dia adalah hidup Elna, aku mohon padamu tinggalkan Ben untuk putriku..."

"maaf aku tak bisa, kami saling mencintai, jadi itu mustahil," jawab Maria.

"aku bisa memberikan apapun, uang dan harta, aku bisa membuatmu jadi wanita paling kaya, tapi aku mohon ini demi putriku, terlebih kau juga pasti tau bagai mana perasaan Ben pada putriku," kata Naira yang berhasil membuat Maria terdiam.

Maria seakan ingat bagaimana Ben yang begitu frustasi saat tau kondisi gadis kecil itu.

"seandainya menikah juga,kau tak mungkin bisa bahagia asal kau tau itu, dan ku doakan semoga hidupmu menderita selamanya, karena kau merebut kebahagiaan gadis lain dan membuatnya seperti ini," kata Naura pada Maria.

Maria pun di buat terdiam akan doa dari Naura, apa keputusannya menerima Ben salah.

apa dia yang menghancurkan semua, termasuk hubungan Ben dan keluarga angkatnya.

Maria pun merasa buruk, dan akhirnya Maria memilih jalannya sendiri dan tak ingin jadi duri di hubungan keluarga Ben.

1
Ai Siti juariah
Luar biasa
Nana comel
mantap👍👍👍👍🤗🤗🤗
Winsulistyowati
Tamat... Akhir Bahagia kisah Crita ni..Sehat n Sukses y Thor dlm Brkarya..🖐️👍👍💪💪
Winsulistyowati
Trnyata bukan Hans yg bunuh..Tpi anggapan orng beda..Ooh Thor..
Winsulistyowati
Duuh kasihan Nana..klu Jd istrinya Hans...tpi.. gimana ni Thor
Winsulistyowati
Ganteng...
Winsulistyowati
Emang Aneh Ngidam itu Thor...hhhh😀🤭
Winsulistyowati
Uuuuh...Sneng lihat Tuan" Olga..💪💪👍👍
Winsulistyowati
Mike Tulus Syang sama Nana..Ungkapknlah Mike..
Winsulistyowati
Moga ae Nana Brjodoh dgn Mike Thor..
Winsulistyowati
ooh gtu Critanya Lila vs om Chan...😍🤭
Winsulistyowati
Enakknya dikasih Om Ben say..uang jajan ae 20 juta say...hmmm.dunia Halu..emang ws..🤔🤭
Winsulistyowati
Elna...👍💪🖐️😍
Winsulistyowati
Waduh Y Allah..Kecewa Jo Sampek Bunuh Diri Lah Thor...Tambah Marah Allah.. 🤔🤷
Winsulistyowati
GK USA Brharap Maria...
Winsulistyowati
Trharu...Thor... uuuuuuh 😢😍🥰🤭
Winsulistyowati
Moga Ben Sadar..Sembuh n Bisa Aktivitas lg...😢😟
Winsulistyowati
Waduuh...Kacau dah Thor...♥️🤭
Winsulistyowati
Om Ben yg Sexi Hebat y Thor..🥰👍👍👍👍👍
Winsulistyowati
Ketahuan n ngaku Sndiri Tuan Chan..Istrinya Teman Skolah Elna..🤭🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!