NovelToon NovelToon
Om Dokter Sarang Hae

Om Dokter Sarang Hae

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Cintapertama / Dokter / Tamat
Popularitas:2.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Alarice

Gadis ABG yang di dekati seorang dokter tampan berwajah bule asli Perancis tapi sayangnya dia adalah seorang Casanova.
Sebuah pernikahan yang terjadi karena kondisi yang tidak diinginkan sang gadis, membuatnya frustasi, merasa kehilangan masa depannya. Cintanya dengan laki-laki yang telah mengisi hatinya semenjak pertama bertemu harus kandas sebelum di mulai.
Bagaimana kisah mereka bertiga? Akankah si gadis bahagia dengan pernikahannya, atau ia akan memperjuangkan cintanya kepada laki-laki yang ia cintai semenjak awal???

Nantikan dan simak terus ceritanya di sini sampai tamat yah ...

jangan lupa untuk di share ke teman, di like, juga klik favorit...🥰🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alarice, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sah

" Saya nikahkan dan kawinkan engkau Bryan Merryll Ernest bin Alm. Noochaley Ernest dengan putri saya, Fitria Amera Umma binti Alm. Rahmat Pramono dengan mas kawin biaya kuliah kedokteran di universitas ternama di Jakarta dan sebuah mobil di bayar tuuuunai. " ucap sang paman.

" Saya terima nikah dan kawinnya Fitria Amera Umma binti Alm. bapak Rahmat Pramono di bayar tuuuunai. " ucap bryan.

" Bagaimana para saksi, sah? " tanya pak ustadz.

" Saaahhhhh....." jawab semua orang.

" Alhamdulillahirobbilalamin..... Bismillahirrahmanirrahim....." pak ustadz membacakan doa untuk kedua mempelai.

Bryan menghela nafas lega setelah akhirnya dirinya telah sah mempersunting gadis ABG ababil yang berhasil memporak-porandakan hatinya dan memutar jalan hidupnya. Kini ia harus berpikir dan berusaha dengan keras untuk mengambil hati istri kecilnya itu.

" Baiklah, akad sudah selesai. Saya sarankan, setelah nanti Pipit mendapatkan KTP, untuk segera mendaftarkan pernikahan kalian di kantor catatan sipil. Supaya pernikahan kalian tidak hanya sah secara agama, tapi sah juga di mata negara. " pak ustadz memberikan sarannya.

" Iya, terima kasih banyak pak ustadz. " sahut Bryan sambil menjabat tangan pak ustadz Soni.

" Baiklah, kalau begitu saya pamit dulu. Selamat untuk kalian berdua. " ucap pak ustadz Soni sambil berdiri dari duduknya dan menyalami semua keluarga Pipit. Sebenarnya ustadz Soni tidak setuju dengan keputusan pak kades. Tapi beliau kalah suara dengan warga yang telah terprovokasi.

" Terima kasih banyak, ustadz. " ucap tuan Adiguna.

" Acara yang kalian ingin saksikan, telah usai. Jadi silahkan kalian semua meninggalkan tempat ini. " ujar Dion tegas ke semua warga.

Satu persatu, warga yang berada di rumah Pipit pergi meninggalkan rumah itu. Kini masih tersisa pak kades dan Ulil. Ulil menatap ke arah Seno dengan tatapan tajam. Tapi Seno hanya membalasnya dengan tatapan santai. Ia malah sengaja menelepon sang istri di depan Ulil dengan mesra. Dan hal itu semakin membuat Ulil berang dan mengepalkan tangannya.

" Tuan Adiguna, saya tadi belum memperkenalkan diri saya dengan baik kepada tuan. " ucap pak kades sambil berdiri dan berjalan menghampiri tuan Adiguna.

" Maaf, saya tadi sudah mengatakan, supaya semua orang pergi meninggalkan rumah Bu Ani sekarang juga. TANPA KECUALI. " Ujar Dion tegas ke pak kades. Dia bahkan menekankan kata tanpa kecuali dengan sangat mantap.

" Maaf, pak Dion, saya hanya ingin berkenalan dengan bos besar yang sebenarnya. Bukan bos jadi-jadian. " ledek pak kades.

" Dion, kamu bilang kemarin, sebelah tanah perkebunan kita, ada sebidang tanah yang tidak terlalu luas dan mau di jual dengan harga yang tinggi. Sepertinya saya setuju dengan usulmu untuk membeli tanah di sekitar tanah itu dan kita jadikan perkebunan teh juga. Supaya tanah itu tidak laku jika di jual. Karena tidak mempunyai akses jalan. " titah tuan Adiguna.

" Baik, tuan. Mumpung kita masih di sini, saya akan ke rumah orang kepercayaan kita supaya proses jual beli lahan segera bisa di realisasikan. " sahut Dion.

Pak kades kembali menelan salivanya susah payah. Tanah yang di maksud oleh tuan Adiguna adalah tanah miliknya yang saat ini sedang di tanami padi. Jika tanah di sekitarnya jatuh ke tangan tuan Adiguna, bisa di pastikan, tanah miliknya tidak akan laku di jual. Karena memang lahan miliknya itu tidak punya akses jalan sama sekali. Jalan yang selama ini ia lewati adalah lahan dari warga yang ia minta secara paksa.

" Tuan besar...Jangan seperti ini, saya mohon. " pinta pak kades.

" Apa salah jika saya ingin membeli lahan warga yang memang mereka ingin menjualnya? " ujar tuan Adiguna dengan santainya. Lalu beliau berdiri dari duduknya supaya ia bisa menjauh dari kepala desa yang bertipe penjilat itu.

Dion yang paham jika tuannya itu tidak berkenan dengan kehadiran kades itu, berinisiatif menarik tangan pak kades dan membawanya keluar dari rumah.

" Kalian berdua sekarang sudah menjadi pasangan suami istri. Harus saling menjaga. Menjaga hati, menjaga perasaan, dan menjaga kehormatan pasangan kalian. Bryan, umurmu sudah tidak muda lagi. Jadi harus bisa membimbing istrimu. Fitria masih sangat muda untuk menjadi istrimu. Jadi jangan macam-macam kamu sama dia. " tutur tuan Adiguna.

" Pit, jadilah istri yang baik untuk suamimu, nak. Menurut apa kata suami. Layani suamimu dengan baik. Dan nak Bryan, ibu titip anak bungsu ibu. Tolong jaga dia dengan baik. Sekarang ibu tenang dan lega, karena anak-anak ibu sudah ada yang bisa menjaganya jauh lebih baik dari ibu. Bang Seno, nak Bryan, Pipit, dan tentu saja Armell, berbahagialah kalian semua anak-anak ibu. " tutur Bu Ani dengan mata berkaca-kaca.

" Berbahagialah kalian anak-anak mama juga. " ucap Nyonya Ruth juga.

" Iya Bu, ma. Bryan akan berusaha menjadi suami yang baik untuk Fitria. Bryan juga janji, akan berubah menjadi laki-laki baik dan berusaha untuk lebih baik lagi ke depannya. " ujar Bryan ke ibu Pipit dan nyonya Ruth.

Bu Ani menepuk-nepuk pundak Bryan sambil tersenyum.

" Kita menginap di sini kan malam ini? Biar saya dan Pipit bersihkan kamarnya. Soalnya sudah satu bulan tidak di tempati. " ucap Bu Ani.

" Bu, sebaiknya kita kembali ke Jakarta malam ini juga. Saya tidak tenang rasanya ninggalin Armell sama si kecil sendiri. Armell juga pasti kerepotan nanti malam. Karena baby Dan selalu bangun di tengah malam dan mengajak bermain. " sahut Seno.

" Oh iya ya. Armell sendirian di rumah. Ya udah, kita langsung balik sekarang? Maaf kalau tidak di suguhi apa-apa. " ujar ibu.

" Aduh jeng. Nggak usah mikirin suguhan. Kita juga tahu kalau jeng Ani juga baru sampai rumah. Sebaiknya kita segera kembali, biar tidak pagi kita sampai rumahnya. " jawab nyonya Ruth.

" Ya udah, Pit...buruan ganti baju lagi. Terus kita kembali ke rumah kakak kamu. " ujar ibu. Pipit mengangguk dan segera masuk kembali ke dalam kamar ibunya.

Tak lama, ia kembali keluar sudah berganti baju dengan baju kasualnya.

" Udah semua kan? Kita berangkat sekarang? " tanya tuan Adiguna. Semua mengangguk, lalu segera keluar dari dalam rumah dan Bu Ani segera meengunci pintu rumahnya.

Bu Ani naik mobil bersama Seno dengan Rezky yang menyetir, lalu tuan Adiguna dan Nyonya Ruth naik ke mobil mereka dengan Dion yang menyetir. Sedangkan Pipit masuk ke dalam mobil Bryan dengan cemberut. Karena tadi dia ingin ikut dalam mobil seno, tapi di larang sang ibu.

" Pipit, kasihan suami kamu. Dia nyetir sendirian. Mana perjalanannya jauh lagi. Ayo sana, ikut suami kamu, temani dia. " titah sang ibu tadi.

Kini, di sinilah Pipit sekarang. Duduk di samping bryan yang sedang mengemudi. Sesekali Bryan melirik ke arahnya dan tersenyum. Ia masih belum percaya jika gadis di sebelahnya ini sudah menyandang gelar sebagai istrinya. Meskipun baru secara agama. Ia berjanji dalam hati, jika Pipit sudah membuka hati untuknya, ia akan melamar gadis ini dengan sangat romantis, dan akan segera mendaftarkan pernikahan mereka di kantor catatan sipil, juga mengadakan resepsi pernikahan yang tak kalah mewah dari resepsi pernikahan sahabat yang sekarang telah menjadi kakak iparnya.

" Ngapain Abang senyum-senyum? " tanya Pipit saat memergoki Bryan sedang senyum-senyum. " Awas aja kalau Abang sampai macem-macem sama Pipit. " lanjutnya sambil memasang kuda-kuda pertahanan.

" Ck. Pikiran kamu kenapa negatif mulu sih? " protes Bryan.

" Ingat perjanjian kita ya bang, Pipit nggak mau tinggal satu rumah sama Abang. Pipit mau tinggal di rumah bang Seno. Atau kalau nggak, di rumah mama Ruth." Pipit mengingatkan.

" Sudah bilang sama ibu? Kalau kamu akan tinggal terpisah dari aku? " tanya Bryan sambil menoleh ke Pipit sekilas.

Pipit terdiam sesaat, lalu menggeleng.

" Lalu, jika ibu bertanya, kenapa kita tidak tinggal satu rumah, kamu mau jawab apa? " Bryan kembali bertanya.

" Pipit bilang saja kalau rumah Abang belum siap buat di tinggali sama Pipit. " ujar Pipit sekenanya.

" Mau sampai kapan kamu beralasan seperti itu? Ibu bukannya bakalan lama di rumah kakak kamu? "

" Yaaa.....entar di pikirin lagi alasannya belakangan. "

" Terserah kamu aja lah. " jawab Bryan pada akhirnya. Benar apa yang di bilang Seno. Sama seperti istri sahabatnya itu, kalau gadis yang sekarang telah menyandang sebagai istri dokter Bryan juga keras kepala. Bryan hanya berdoa semoga Tuhan segera memberikan cara kepadanya untuk menaklukkan hati istri kecilnya ini.

***

bersambung

1
M
damar sudah menikah dikampung atas paksaan ibunya
fajar Rokman.
mampir lagi AQ thor..UD lama bnget baca novel ini smpe lupa ap y judulnya eh ketemu juga akhirnya kangen sama dokter bryan
Sari Annissa
love u tooo om dokterrrr🤣🤣🤣
Riska Trisna
hahaha secuil,, sekedik thor
Surtinah Tina
tinggal bang Resky sama Ikke belum nikah...Rio dan indomi
Surtinah Tina
ternyata emang udah ada dedeknya di perut Amel itu..makanya Sena tadi senyum"
Surtinah Tina
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Surtinah Tina
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Surtinah Tina
😂😂😂😂😂😂😂😂
Surtinah Tina
🤣🤣🤣🤣🤣🤣. ngidam yg ektrim
Surtinah Tina
🤣🤣🤣🤣🤣😂. saling berlomba"ya mereka
Surtinah Tina
Kam Ike g keliatan. masih sama Resky apa tidak itu
Surtinah Tina
🤣🤣🤣🤣🤣🤣. lucu juga Dion jadi bahan ledekan terus sama tuan Adiguna
Sulaiman Efendy
PASTI SERU NI CERITA ANAK2 MEREKA.
Sulaiman Efendy
WAHH DPT ANAK KEMBAR SEPRTI ANAK DHARA & JULIO...
Sulaiman Efendy
BETUL ITU,, TRUTAMA PEBINOR.. PALING BENCI AKU DGN LAKI2 YG TROBSESI SAMA BINI ORANG...
KARNA BIKIN TRAUMA RMH TANGGAKU YG PERTAMA.😡😡😡😡😡😢😢😢😢😢
Sulaiman Efendy
JDI INCESS JUGA,, JODOHNYA ARVIN
Sulaiman Efendy
MAU DPT CALON DEDEKNYA DANI.....
Sulaiman Efendy
ANACONDA JDI KORBAN REMASAN PIPIT...🤣🤣🤣🤣🤣
Sulaiman Efendy
2X SENO DPT TENDANGN SAKTI SI ARMELL....🤣🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!