Kisah sebuah balas dendam dari seorang wanita bernama Kiara yang dikhianati oleh kekasihnya sendiri, membawanya bertemu dengan sosok NYAI RONGGENG yang dapat menjanjikan kecantikan, dan digemari banyak pria.
Kisah mistis ini berasal dari daerah Dusun 16, Desa Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan-Deli Serdang-Sumutera Utara (Sekitaran Medan).
Bagaimana kisah Kiara selanjutnya? ikuti kisahnya dalam novel ini.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti H, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ritual-2
"Ayo, saya tunjukkan tempatnya." sang Meneer menarik tangannya, lalu membimbingnya ke arah lorong gelap yang menuju sebuah ruangan yang entah membawanya kemana.
Saat bersamaan, sebuah ruang dengan cat berwarna putih yang mengelupas dibagian dinding, dan sudah tampak kusam serta berdebu, membuat bulu kuduknya meremang.
"Tempat apa ini?" tanya Kiara. Ia menatap.sekelilingnya, dan mengamati tiap detail bangunan.
Sesaat, ruang sepi yang gelap dan mencekam berubah menjadi suasan yang sangat ramai dan membingungkan.
Suara-suara orang sedang bekerja, suara mesin pemotong, dan para pekerja yang sibuk berlalu lalang.
Tak hanya itu, ia mengendus aroma khas daun tembakau kering, dan itu begitu harum.
Belum sempat hilang kebingungannya, ia sudah ditarik masuk ke dalam ruangan yang terlihat seperti kamar.
"Apa ini?"
"Jangan takut, Nyai. Kamu sudah bertugas untuk melayani para Meneer dan juga karyawan diperkebunan tembakau, dan semua sudah bercerita bagaimana nikmatnya apem yang kamu miliki, maka dari itu, saya juga akan mencicipinya, dan seharusnya kamu merasa bangga jika saya memilihmu diantara para penari lainnya," ucap sosok tersebut dengan senyum smirk.
"Maaf, kamu salah orang, bukan saya, saya bukan Nyai Ronggeng," tolak Kiara, sebab ia melihat jika sosok itu terlihat sangat bersemangat, sedangkan dirinya tak mengerti mengapa ia dapat berubah menjadi Nyai Ronggeng.
"Kamu jangan membantah, Nyai, kamu memang cantik, dan pesonamu sudah terkenal seseantero raya," sang Meneer menariknya kasar, lalu melemparkannya ke atas ranjang yang terbuat dari kapas.
Braaak
Kiara membeku, dan juga ada rasa bingung, serta merasa penasaran, mengapa ia dapat berubah drastis.
"Mengapa aku bisa berubah menjadi Nyai Ronggeng?" ungkapnya dengan bingung.
Belum sempat ia menyadari hal lainnya, Kiara sudah diterkam oleh sang Meneer yang memiliki wajah tampan rupawan.
"Jangan berontak apalagi berteriak, Nyai! Nikmati saja semuanya," sosok itu berkata dengan dengan nada ancaman. "Setelah penyatuan ini, kamu akan menjadi orang yang terkenal, maka percaya dengan apa yang aku ucapkan." sosok itu membuka kain kemben yang dikenakan oleh Kiara, dan segera meloloskannya.
"Benar dugaanku, jika melon yang kau punya terlalu menantang, dan pastinya kau memiliki liang goa yang juga nikmat, seperti apa yang mereka katakan." sang Meneer langsung menyusu pada Kiara, dan membuat ia tak dapat menolak permainan sosok pria yang sama sekali tak pernah ia kenal.
Sosok itu membuat Kiara lupa diri, hingga tanpa menyadari, jika suara tabuhan gamelan tak lagi terdengar.
"Nyai, kamu memang sangat mempesona, tubuh yang indah, dan ini rasanya sangat nikmat." sosok itu meracau sembari terus memompa tubuh Kiara, dan mereka memadu kasih dengan suara rintihan yang menggoda.
****
Treeeteek, treeeeteeek
Butiran tanah merah mengotori wajah Kiara saat mengguyurnya dari atas.
"Hah!" Kiara mengerjapkan keduanya matanya. Masih terlihat gelap, lalu kembali memijat kepalanya.
Ia mendapati dirinya sedang berada didalam makam, dan tanah dari atas seolah gugur dan mengguyurnya.
Suasana masih sepi dan gelap, dan ia mencoba mengingat peristiwa sebelumnya, dimana ia dinikmati oleh sang Meneer dalam percintaan malam panas.
Sialnya, empat orang Meneer tiba-tiba berada dikamar tersebut, dan ikut menikmati tubuhnya.
Sang Meneer bernama Van Houten mengatakan jika dengan melayani mereka berlima, membuat ia akan terbiasa dan menjadi wonder woman agar terbiasa saat nanti melayani para pria yang menginginkannya.
"Dasar Van Houten sialan!" makinya dengan kesal, lalu beranjak bangkit, dan berpegangan pada dinding liang makam.yang pernah dijadikan tempat untuk menguburnya.
Saat bersamaan, satu sosok wanita cantik sedang menatapnya dingin. "Kamu sudah menjadi sosok yang dicari, dan kamu akan abadi." setelah sosok itu mengatakan hal yang meyakinkan Kiara, ia berdiri dengan jarak cukup dekat.
Perlahan ia merundukkan kepalanya. "Letakkan mulutmu diubun -ubunku, dan hisap lah." sosok membuka rambutnya, memperlihatkan bagian ubun-ubunnya. "Cepat lah, hisap, sebelum waktu pagi akan segera tiba.
Dalam kebingungan, Kiara yang tak lagi memiliki keimanan, menatap ubun-ubun wanita tersebut, lalu menyesapnya dengancepat, hingga tanpa sadar, sosok itu sudah menghilang, menyatu dengan Kiara.
Tubuh gadis itu bergetar hebat, hingga menggetarkan liang makam, dan menggugurkan tanahnya, masuk ke dalam .
"Aaaaarrgh...," Kiara merintih kesakitan, dan proses penyatuan telah selesai.
Setelahnya, Kiara mengerjapkan kedua matanya, perlahan beranjak bangkit dari liang makam, dan meradakan tubuhnya sangat berat, tetapi kepercayaan dirinya cukup tinggi.
Ia menatap sekitarnya, dan masih tampak gelap, lalu bergegas untuk segera pulang.
Langkahnya menyusuri pematang sawah, lalu tiba di pos jaga perkebunan.
Seorang Security yang bertugas hingga pukul tujuh pagi menatapnya dengan tercengang.
"Mbak, kamu kenapa sangat lama disana? Udah dua minggu gak kembali, hampir saja saya jual motornya," celoteh sang Security, sembari menyesap aroma melati yang keluar dari tubuh Kiara.
Entah mengapa, aroma tersebut membuatnya merasakan sensasi yang berbeda, seperti sebuah terapi yang membangkitkan gairah.
Kiara yang sudah pernah mengalami hal serupa tak lagi terkejut, sebab dirinya sedang berada didimensi lain.
"Oh, iya. Saya jaga sawah, Pak." sahut Kiara berbohong.
"Ngapain dijaga? Kan sudah habis masa panen,"
"Ya saya pengen aja di sawah, ingin bersantai," Kiara kembali mencari alasan. Membuat Security percaya padanya.
Tetapi susuk dibagian bibirnya tidak akan sia-sia, sebab setiap kalimat yang keluar dari mulutnya akan membuat siapa saja akan terpedaya.
"Oh gitu." sang Security mulai mempercayainya. "Tapi malam ini, mbak cantik sekali? saat berangkat, tidak secantik ini," ungkapnya dengan rasa takjub.
Security itu memindai tubuh sang gadis dengan tatapan penuh hasrat, seolah dorongan lain datang dari hatinya, memaksa untuk berkata memuja dan itu tak dapat ia kendalikan.
Ia melirik kondisi sekitar yang masih sepi, dan ini adalah momen kesempatan untuk melancarkan aksinya.
"Motor saya mana, Pak?" tanya Kiara, sembari celingukan mencari motor miliknya.
"Ada, Mbak. Saya simpan. Kalau mau motornya, bayar dulu," Security memanfaatkan hal tersebut.
Kiara menatap pria yang berniat akan memerasnya. Tetapi ia jauh lebih licik dibanding Security benama Bambang.
Kiara membaca papan nama yang tertera dibagian dada Kanan pria tersebut. "Pak Bambang yang tampan, saya bisa laporkan bapak ke atas kalau mencoba memeras saya, dan ini sangat mudah sekali," Kiara merasa tidak takut dengan pria tersebut.
Akan tetapi, Bambang orang yang tidak berputus asa, ia harus mendapatkan Kiara . Hasratnya tak lagi dapat ia kendalikan, sudah terlanjur menggebu dan Kiara benar-benar sangat menggoda.
Siapapun yang melihatnya, dan menyesap dalam aroma melati dari tubuhnya, maka akan terpesona dan tak akan lepas sebelum dapat menikmati tubuhnya.
"Bayarnya gak mesti pakai uang, Kok, Mbak. Kan ada pembayaran cara lain yang juga gampang dan praktis," Security itu tersenyum dengan licik.
Rama butuh gol. darah O+ ,, aku nti ikutan nyumbang darah yaa Krn aku jg gol. darah nya O+ 🤣
tp spt nya Rama nti koit deh Krn sdh mau ikut sama iblis Nyai Ronggeng 🤣
apakah iblis Nyai Ronggeng mnta Tumbal yaaa ❓❓
maaf yaa kak ,, mmg TDK ada warga yg ngomong / ngadu ke orang tua nya Kiara yaa kalau anak nya JD Jalang Sampah Masyarakat 😤😤
Mungkin di mata Rama, Nyai Punden Ronggeng seperti Kiara kali yah.. 😁😁🤏
apakah kata-kata Kiara itu akan mjd kutukan untuk Beidah ❓❓
Bagus Rama gak mati di dalam galian kuburan yg di buat nya sndri 🤣🤣
Uang Gajian sebulan malah di berikan PD Kiara ,,, mmg nya nti mo d kasih makan apa tuh keluarga di rumah ,,, tp Alhamdulillah untung nya dh ketahuan duluan 💃
si Kiara di suruh nyari 100 orang laki-laki ,, sdgkan Kiara baru dpt 2 orang ( Tarman dan Rama ) ,,, tinggal 98 laki-laki lagi ,,, mmg kudu ke kota kau Kiara ,,,,,,, gaskeun 🤣🤣
Kiara untung bgt tuh , gak di garap tp ttp dapat uang 5jt dr Rama 💃💃