NovelToon NovelToon
Biar Luka Itu Kubawa Pergi, Letnan!

Biar Luka Itu Kubawa Pergi, Letnan!

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Penyesalan Suami / Menikahi tentara / Tamat
Popularitas:786.3k
Nilai: 5
Nama Author: Deyulia

Selama tiga tahun, Nayra mendedikasikan hidup untuk suaminya, Lettu Ardana Prajakelana. Seorang pria abdi negara yang merangkap profesi sebagai psikolog kesatuan. Semua terjadi karena perjodohan.

Namun, menjelang usia pernikahan yang ke ketiga, sebuah nama lain justru sering digaungkan Ardana. Mantan kekasihnya kembali, mengemis harap dan memohon Ardana menceraikan Nayra. Lalu apa yang akan terjadi dengan pernikahan Ardana dan Nayra setelah mantan kekasih Ardana kembali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Deyulia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26 Permintaan Tiana (Direvisi)

     Ardana memasuki ruangan Tiana, diikuti Nepa.

     Saat melihat Ardana, Tiana sangat senang sekali. Tangan kanan Tiana merekah menyambut Ardana. Dengan sukarela Ardana menyambut dan memeluk Tiana.

     Nepa berhenti beberapa meter di belakang Ardana. Dia tidak bisa menghalangi Ardana untuk mendekati Tiana, karena Tiana sudah terlebih dahulu bersikap posesif, seakan kehadiran Ardana adalah obat segala-galanya baginya.

     "Mas Arda, aku tidak mau jauh-jauh dari kamu, Mas," mohon Tiana sambil terisak.

     "Iya, aku sudah ada di sini. Kenapa kamu bisa begini lagi Tia? Kemarin kamu sudah membaik dan pulang. Sudah Mas katakan, kamu jangan stres dan berpikir yang terlalu berat," oceh Ardana memperingatkan Tiana.

     Tiana diam, dia tidak mungkin katakan kalau dirinya kembali kambuh karena sebelumnya berdebat dengan Nepa. Nepa lebih membela sahabatnya dan tidak berpihak padanya.

     "Entahlah, Mas. Yang jelas, setiap aku jauh darimu, aku merasa stres dan takut," alasannya. Kali ini Tiana mengada-ngada.

     "Maaf, Mas tidak bisa selalu ada di sampingmu 24 jam. Kamu tahu sendiri, Mas...."

     "Mas ada istri di rumah, meski tidak cinta, pernikahan kami kuat dan direstui keluarga kedua belah pihak, kan?" Tiana langsung memotong ucapan Ardana, seakan tahu apa yang akan Ardana katakan.

     Ardana memejamkan mata sejenak, ia sadar dirinya memang berada di persimpangan dua hati. Di rumah ada Nayra, istri yang masih belum dia cintai, sementara di sini, Tiana yang kembali dengan keadaan yang memprihatinkan kemudian mengemis harap dan ingin kembali seperti dulu. Bahkan Tiana meminta Ardana untuk menikahinya secara siri.

     "Dengan menikahi aku meski secara siri, aku yakin sakit yang aku rasakan akan sembuh," yakin Tiana berulang kali.

     Sementara Nepa yang masih berdiri di belakang Ardana, hanya bisa mendesah berat. Ia sama sekali tidak paham dengan sikap Tiana.

     "Ya ampun, Mbak Tiana ini benar-benar keterlaluan. Sepertinya dia sudah berhasil memperdaya suaminya Nayra. Apa yang harus aku lakukan?" Nepa sangat bingung, apa yang harus dia lakukan untuk menghentikan langkah Tiana.

    Nepa keluar dari ruangan itu, untuk sejenak ia ingin mendinginkan otaknya yang terasa panas, ia menuju kantin di samping RSAU.

***

     Sementara itu, setelah Nepa keluar dari ruangan Tiana. Seseorang berpakaian serba putih masuk ke dalam ruangan Tiana.

     Ardana sempat terkejut sebab dia merasa tidak memanggil perawat itu. Namun, Ardana tidak bertanya apa-apa, ia menduga kalau perawat tersebut sedang melakukan pengecekan berkala.

     Perawat itu kembali menuju pintu keluar setelah memeriksa labu infus dan menuliskan sesuatu di buku catatannya.

     "Mas Arda, kapan kita menikah siri? Aku yakin kalau aku sudah menikah denganmu walau siri, pasti sakit aku ini sembuh. Aku yakin." Suara Tiana terdengar jelas, sampai si perawat tadi yang mau membuka handle pintu, urung keluar.

     "Tia Sayang, kamu jangan pikirkan itu dulu. Yang penting kamu sembuh dulu, masalah itu kita bicarakan nanti," redam Ardana. Lagi-lagi Tiana mengungkit masalah nikah siri.

     "Kenapa sih Mas hanya menikah siri saja susah banget? Kalau memang Mas Arda belum bisa menceraikan si Nayra, aku tidak masalah disiri dulu. Aku yakin sakitku ini akan sembuh," desak Tiana dengan sorot mata memohon.

     Ardana mendesah, untuk beberapa saat ia berpikir lumayan lama. "Tapi, Tia...kalau pernikahan siri ini ketahuan, itu resikonya sangat fatal. Mas bisa kena sanksi dari kantor."

     Tiana memejamkan mata kesal. "Ya, jangan sampai ketahuan dong Mas. Pintar-pintar kita."

     "Ok, ok. Mas nanti pikirkan, ya. Tapi, sekarang kamu harus tenang dulu. Kamu sembuh dulu. Kalau kamu masih terus begini, gimana Mas mau berpikir keras tentang pernikahan siri itu?"

     "Tapi, Mas janji, harus kabulkan permintaanku, ya," mohon Tiana manja sembari memeluk Ardana erat.

     Perawat itu segera menarik gagang pintu lalu membukanya dan berlalu, setelah ia mendengar semua yang dikatakan Tiana dan Ardana.

     "Eh, siapa tadi Mas?" kejut Tiana.

     Ardana dan Tiana menoleh ke arah pintu. Tidak ada siapa-siapa. Namun beberapa detik kemudian, pintu itu terbuka, Nepa muncul dan masuk kembali ke ruangan Tiana.

     "Nepa? Aku pikir kamu sudah pulang. Kenapa masih di sini, kan ada Mas Arda?"

     "Aku memang niat nungguin Mbak, aku dapat titah dari Papa dan Mama. Kalau Mbak tetap tidak mau aku tungguin, lebih baik aku telpon Mama dan Papa agar mereka segera ke sini dan tahu masalah apa yang sebenarnya menimpa, Mbak," ancam Nepa tidak takut.

     "Ihh...dasar, bisanya cuma ngancam. Ya sudah, tapi kamu janji jangan sampai telpon Mama dan Papa, kasihan mereka lelah kalau harus nungguin aku," tukas Tiana akhirnya.

     "Oh ya, Mas, kalau Mas Arda mau pulang sebaliknya pulang saja dulu, di sini kan ada aku. Aku bisa jaga Mbakku dengan baik. Kalau dia ngamuk lagi, aku bisa panggil suster untuk menambah penenang di labu infusnya. Lagian, Mas Arda di rumah ada istri, kan?" kata Nepa sambil menatap Ardana serius.

     Tiana terkejut mendengar Nepa bicara seperti itu pada Ardana. Namun, Tiana tidak bisa berkutik sebab Nepa mengancam dengan memberi isyarat oleh tangannya.

     "I~iya Nepa, sebetulnya saya memang harus pulang dulu. Kalau kamu tidak keberatan, tolong jaga Mbak kamu dengan baik." Ardana sedikit lega, sebab malam ini dia bisa pulang.

"Tapi, Mas. Masalah tadi yang kita bicarakan, jangan lupa, ya," sela Tiana memperingatkan. Wajahnya memelas manja.

Ardana mengangguk. Nepa mendelik, ia sudah menduga apa yang sudah mereka bicarakan tadi.

Ardana keluar dari ruangan itu. Nepa bangkit dan berusaha mengejar Ardana. Sebab ada yang ingin dia sampaikan.

"Mas Arda, tunggu....!"

"Nepa...mau kemana kamu? Buat apa kamu mengejar dia?" halau Tiana.

Nepa terpaksa mengurungkan niatnya, mungkin saat ini kurang tepat untuk menyampaikan pada Ardana.

Nepa kembali ke sisi ranjang Tiana dan menunggu kakaknya dengan perasaan gelisah.

***

Sementara itu, di kediaman Ardana. Nayra merasa lega, sebab ia sudah tiba di rumah dan ruangannya. Baju putih-putih ala perawat itu sudah ia tanggalkan dan ia simpan dengan baik.

"Sekarang aku tahu apa yang harus aku lakukan." Nayra bergumam sedih, namun air mata itu tidak lagi menetes. Ia sudah punya tekad yang kuat.

Nayra membuka buku diarynya, dan menuliskan sesuatu yang membuat ia meneteskan kembali air matanya, mungkin ini untuk yang terakhir kali.

"Mungkin besok, semuanya akan berubah. Maafkan aku Mas."

Selang satu jam, Ardana pun pulang. Langkah kakinya langsung menuju ruangan favorit Nayra.

Ardana berdiri di depan pintu Sanggar Mini itu sembari memegang kantong berisi gorengan unyil kesukaan Nayra.

"Nay, beri aku kesempatan sekali saja," gumamnya. Entah kesempatan apa yang dia maksud.

"Nay, kamu bisa dengar aku, nggak? Maaf, aku pulang sangat larut."

Tidak ada jawaban, sehingga memaksa Ardana harus menjauh dari depan pintu ruangan itu.

Hai, Readers, mohon maaf kemarin saya tidak up. Hanya mau kasih tahu, kalau baba 26 saya revisi ya.

Tadinya saya terpaksa tidak akan lanjut cerita ini dan minta mencabut kontrak karya saya ini ke Noveltoon. Sebenarnya kemarin saya sempat down dan kecewa berat dengan pihak Noveltoon, sebab karya saya ini dinyatakan belum lolos 20 bab terbaik, padahal retensi terpenuhi sampai 0,78.

Saya kehilangan mood untuk melanjutkan kisah ini, sebab merasa tidak dihargai. Sudah memeras otak sedemikian rupa dan hasil karya ini murni tanpa bantuan AI, tapi pihak Noveltoon menilai karya saya gak lolos bab terbaik di 20 bab karena alurnya terlalu lambat.

Saya paham, dan sebagian pembaca saya juga ada yang bilang alurnya lambat. Tapi, ini semua saya lakukan demi memenuhi 80 bab sebab karya saya ini saya ikutkan lomba, yang syaratnya harus 80 bab untuk memenuhi kriteria lomba dan calon pemenang. Sedangkan kalau alur dipercepat, saya takut nggak bisa mencapai 80 bab, sebab sejujurnya saya juga tipe penulis yang tidak terlalu suka bertele-tele bikin karya.

Menurut pembaca, jika karya saya ini tidak saya lanjutkan bagaimana? Saya ingin lanjutkan tapi hati saya udah sakit dan kecewa, bahkan kemarin setelah saya chat Editor, saya langsung menangis. Saya merasa nasib penulis yang minim pembaca seperti saya ini, dipermainkan dan dengan mudah mentalnya dihempas ke jurang, lalu tiba-tiba diberikan kalimat penyemangat lagi. Pihak NT memang tidak menyaksikan saya menangis seperti apa. Tapi dengan begitu mudahnya menghempas ke jurang, lalu tiba-tiba menyemangati, semangat kak jangan putus asa. Mereka pikir saya ini kapas.

Tolong kasih semangat untuk saya, jika kalian masih mau menantikan karya saya ini, saya minta komennya mau atau tidak mau. Saya akan pilih yang terbanyak. 😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭

1
Deera__
Makassar.. kota yang ingin ku datangi... rindu pada kakakku tercinta nan jauh disna.
Lina Zascia Amandia: Masya Allah, smg cpt bertemu kembali ya Kak... 🥰🥰
total 1 replies
Deera__
Nayra pasti dilindungi kakknya Kak Nayma.
Deera__
gilaaa udh nakall banget kau Tiana dulu. emng kebanyakan pilot itu kang selingkuh, kang modus dan hobbi modal manis doang. banyak intrik dikehidupan Pilot. karna kesibukan kerjanya itu dan sering dikelilingi wanita² cantik lagi seorang pramugari atau pilot wanita
Lina Zascia Amandia: 🤭🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
Deera__
miris hidupmu Nay 😢😢😢😓😓😓
Deera__
Ya Allah ya Rabb... jika sudh lelah dengan semua. GK sanggup bersama ma istrimu lebih baik pulangkan saja Nayra dengan baik² ke kedua orangtua dan kakaknya. Jangan terlalu dalam menggores luka dihati dan hidup istrimu. GK punya hati dan perasaan sedikit saja kamu.
Deera__
astaghfirullah ini namanya udh selingkuh. kurang ajar kau Ardana /Smug//Smug/
Deera__
diihh hueekk.. sok lembut dan perhatian. ma istri dingin cuek angkuh.. ku getok ya kau 🤣🤣🤣/Hammer//Hammer//Hammer//Hammer/
Agustinar Agustinar
semoga mereka bersatu kembali dan tidak ada masalah
Deera__
emang suamimu itu gendeng dan aneh bin idiot Nay. jadi gk ush dimasukin ke hati. Cukup sekarang btasi diri. jangan berharap lebih. berharaplah dan serahkan semua pada Allah. ku jamin hidupmu tenang dan bahagia.
Deera__
kau waras kan? aneh dipeluk istri kok risih ilfeel. /Slight//Drowsy//Drowsy/
Ririn Danayanti
lanjut dan semangat KK author
Lina Zascia Amandia: Makasih Kak... 🥰🥰🥰
total 1 replies
Ari Sawitri
kaos kaki hitam warna navy???🤔🤔🤔 kok bingung ya?? jadinya ini kaos kaki warna hitam atau navy?😅😅
Lina Zascia Amandia: Wkwkwkwk.... nanti revisi Kak. Makasih atas kejeliannya... 🙏🙏🙏
total 1 replies
Ari Sawitri
tolol emang.. itu lagi si Tama sok sok mau jd pahlawan kesiangan. egois semua. ya jelas lah klu aku jd mertua nayra akan berpikir itu suami dan anak mereka 🤨🤨😕 bodoh banget
Ari Sawitri
harusnya nayra tegas menolak Tama utk menemani smp bandung .. jd tambah runyam kan😔🤔 kecewa dg sikap nayra yg egois
Ari Sawitri
hah 🤨🤨🤨3 th kamu anggap apa? itu waktu yg lama yg diberikan nayra untuk kamu berubah bahlul😡😡😡 jengkel aku
Ari Sawitri
harusnya pakai kata pergi dr rumah ya .. klu minggat kok kasar ya 😅
Lina Zascia Amandia: 🙏🙏🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
Endjang Setiawan
Seorang Letnan kok mudah dibohongi ya🤭
Novi Anit
menarik
Lina Zascia Amandia: Makasih byk Kak. Lanjut sampai tamat.
total 1 replies
Mama Gezkara
sombong sekali anda pak...
Mama Gezkara
siap kaaakk
Lina Zascia Amandia: 🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!