NovelToon NovelToon
Pengantin Tuan Moretti

Pengantin Tuan Moretti

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Mafia / Balas Dendam
Popularitas:7k
Nilai: 5
Nama Author: Mylavender

" PLAAKK " Ester memegang pipinya yang terasa sakit karena tamparan dari seseorang yang ia sebut sebagai ibunya. " Anak tidak tahu diri, kau mirip dengan ibumu, wanita murahan " . " Setidaknya ibuku mendapatkan kasih sayang dari ayahku " Ucap Aster. . " Berani kau mengeluarkan suara lagi aku tidak segan-segan mengambil semua jatah bulananmu " Teriak Maria keras. Tetapi Ester tak perduli dengan apa yang diucapkan oleh wanita paruh baya itu. . Ester Castello putri dari Amir Castello dengan istri keduanya, ibu Ester awalnya selingkuhan dari ayahnya karena sedang hamil terpaksa harus menikah dan menjadi istri kedua ayahnya. Tentu hidupnya benar-benar seperti dalam neraka setelah kematian ibunya, karena sudah tidak ada lagi yang melindunginya dari kekejaman istri pertama ayahnya. Takdir mempertemukan dirinya dengan seorang pewaris dari keluarga Moretti, hingga membuat dirinya bisa melihat dunia yang selama ini belum pernah ia lihat sebelumnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mylavender, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Australia

Ester dan ansel akhirnya telah tiba di Melbourne Australia. Mereka melihat pemandangan sekitarnya, entahlah perasaan Ester seperti tidak enak, ia merasa bahwa setelah 2 tahun berada di London dengan segala kesibukannya tetapi sekarang ia diharuskan kembali ke negara yang telah memberikan rasa sakit.

Ketika mereka keluar dari bandara terlihat seorang pria sedang melambaikan tangannya dengan dua orang di belakangnya, Ester melihat ke arah pria itu dan tersenyum lalu mereka berdua berjalan menghampiri pria itu

" Hai " sapa Devano pada Ester dan Ansel.

" Devano lama tidak bertemu denganmu " ucap Ester lalu memeluknya.

" Sungguh Ester aku bangga padamu, kamu bisa seterkenal ini dan hidupmu jauh berubah drastis saat ini, kamu tahu banyak perusahaan yang meminta untuk bekerja sama denganmu mereka semua meminta dirimu untuk menjadi model dalam produk perusahaan mereka "

" Aku juga tidak menyangka bisa sesukses ini, Devano ini semua berkat bantuanmu jika tanpa ada kamu waktu itu mungkin aku tidak tahu bagaimana nasib ke depannya. Oh ya beberapa perusahaan yang ingin bekerja sama denganku bisa kau atur nanti karena aku pikir aku perlu bekerja sama dengan beberapa dari mereka untuk menambah kepopuleranku di negara ini "

" Oke.. jangan khawatir soal itu " senyum Devano.

Ester dan Ansel pergi menuju hotel di mana tempat ia akan menginap selama 1 minggu, tentu Devano yang akan mengantarkan mereka ke hotel tersebut.

" aku pilihkan hotel terbaik ini untuk kalian "

" Anda selalu menjadi yang terbaik " puji Ansel dengan mengatupkan kedua telapak tangan hingga membuat mereka tertawa.

" untuk transportasi..kalian akan aku sediakan mobil dan sopir yang akan antar jemput kalian "

" oke thank you "

" Selamat beristirahat, besok kalian bisa langsung pergi ke Agency untuk bertemu dengan salah satu pemilik perusahaan yang produknya akan kalian bintangi "

" Yups "

Devano pergi setelah mengantar mereka Karena ia memiliki banyak pekerjaan yang harus ia lakukan.

Keesokan harinya Ester terbangun dari tidurnya ia melihat ke arah jam, waktu menunjukkan pukul 08.00 pagi, Ester segera bergegas menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya setelah itu ia menyiapkan outfit yang akan ia kenakan hari ini, ia menggunakan pakaian yang begitu pas di tubuhnya terlihat cantik dan menawan, Ia lalu memoles make up tipis di wajahnya dan membiarkan rambutnya tergerai begitu indah, rambutnya sekarang berubah menjadi warna kecoklatan karena ia telah merubah warnanya untuk memberikan penampilan baru.

Penampilan Ester Castello

kemeja putih yang pas di tubuhnya dengan rok jeans berwarna hitam yang berada di atas lutut terlihat begitu mempesona dengan bando yang ia gunakan.

Ester segera bersiap dengan menghubungi Ansel untuk pergi ke agensi bersama-sama, karena mereka beda kamar jadi Ansel menunggu Ester di lobby hotel.

" Wow cantik sekali hari ini " kagum Ansel saat menatap ke arah Ester.

Beberapa orang melihat ke arah Ester saat Ester keluar dari lift, banyak orang berbisik dan membicarakan Ester di belakang karena mengagumi kecantikannya.

" Bukankah dia model papan atas itu ? "

" Wah dia model yang terkenal, cantik sekali aslinya "

Ester tersenyum miring saat mendengar beberapa pujian dari orang-orang yang melihatnya dan merasa kagum padanya lalu ia berjalan melanggak-lenggok ke arah Ansel dan tentu saja temannya itu melihatnya dengan senyum melebar karena tahu apa yang dilakukan Ester sengaja untuk mengundang perhatian.

"Ayo segera berangkat kita sudah telat " ucap Ansel.

" aku barusan kesiangan "

" aku juga " tambah Ansel.

Mereka menuju ke agensi model Devano dengan sopir sepanjang perjalanan, Ester melihat ke pemandangan luar ia mengingat kenangan-kenangan di masa lalu.

Kota itu tampak sedikit ada perubahan terlihat lebih bagus dan gedung-gedung semakin tinggi dan semakin banyak, terlihat sekali jika ada beberapa perubahan dari kota tersebut.

Hatinya berdenyut ketika melihat pemandangan kota tersebut, masa lalu, kepahitan, rasa sakit dan rasa kecewa semua berputar jadi satu di kepalanya, Ester tahu jika kedatangannya di negara ini akan memberikan dampak yang hebat pada dirinya yaitu membuka masa lalu yang begitu ingin Ia pendam.

" Lihatlah Ester... ada beberapa fotoku disana.. " ucap Ansel melihat wajahnya yang ada di gedung tinggi.

" wajahku tidak ada di sana " gumam Ester

" Bagaimana ada.. kau terlalu mahal dan ditunggu Ester, Devano tidak akan mematok harga murah untuk sekali pemotretan, aku yakin setelah salah satu perusahaan memajang wajahmu pasti kau akan menjadi bahan pembicaraan di negara ini bahkan semua orang akan mengenalmu dan mengagumimu"

" Iya aku akan tunjukkan pada orang-orang bahwa Ester Castello telah menjadi orang yang jauh dari bayangan mereka, "

" Bukannya kamu memakai nama Esca ? "

" Hehehe... iya juga.., orang tidak akan paham nama panjangku " senyum Ester.

Hingga mereka telah sampai di gedung agency pusat milik Devano.

Ketika mereka menginjakkan kaki memasuki gedung tersebut semua model yang sedang melakukan pemotretan ataupun sedang berbincang langsung melihat ke arah mereka berdua. Bahkan mereka melongo ketika melihat seorang Ester memasuki gedung tersebut, mereka begitu terkejut karena Siapa yang tidak mengenal Ester atau Esca, namanya sudah dikenal di beberapa negara.

" Hai Miss Esca bolehkah aku minta foto denganmu ? aku sangat mengagumimu Aku bahkan memiliki koleksi foto-fotomu "

" Tentu " ucap Ester dengan senyum masam.

Mereka begitu kaku melihat seorang Ester, setelah itu Ester dan Ansel segera menuju ke ruangan Devano, di sana terlihat Devano sedang menjamu seorang tamu di ruangannya

" ah mereka sudah datang... masuklah " ucap Devano pada mereka.

Ansel dan Ester memasuki ruangan tersebut, Seorang pria sedang duduk dengan pandangan terkejut ketika menatap Ester, ia kagum melihat kecantikannya bahkan aura yang dikeluarkan Ester itu membuat dunia terkunci ketika melihatnya.

" Mr Rozi, ini adalah Ester.. model terbaik yang akan bekerja sama dengan anda "

" Iya.. aku tidak percaya, ternyata aslinya jauh lebih cantik " puji Rozi.

" Mr Rozi, senang bertemu denganmu " ucap Ester.

Rozi mengangguk dan menerima uluran tangan Ester.

" Pemotretan akan dilakukan di bawah " ucap Devano dan mereka mengangguk.

Ester segera bersiap, begitu juga Ansel yang akan bersiap melakukan pemotretan dengan salah satu perusahaan lain.

Ketika Ester sedang melakukan pemotretan Rozi menatap ke arah Devano

" Aku dengar perusahaan terbesar berlian sekarang sedang mencari model untuk mengiklankan produk mereka " ucap Rozi.

" Benarkah " kata Devano.

" Perusahaan " M " sedang mencari seorang model ternama untuk iklan perhiasan berlian mereka, aku rasa jika dia membintangi salah satu produk perusahaan itu namanya akan terkenal di mana-mana, karena kita tahu sendiri jika perusahaan itu benar-benar meluas cabangnya di seluruh dunia." ucap Rozi

" Tetapi bukannya pemiliknya begitu private dan menakutkan?"

" isunya memang seperti itu tapi sekali aku pernah bertemu dengan pemiliknya.. ya sesuai dengan deskripsi orang-orang, dia adalah pria yang dingin dan menakutkan tetapi jangan pernah hiraukan hasil kerjanya karena aku akui tidak ada orang yang sangat kompenten melebihi dia, bahkan dia salah satu orang yang perfectsionis." imbuh Rozi.

Devano mengangguk, ia seperti tertarik dengan hal itu.

1
Octopus🐙🌸
Lanjut thorr
rian aja
Kapan up.lagi thor
Octopus🐙🌸
Semangattt thorrr
rian aja
dobel up thor
Ajs
wah apa nih yg terjadi selanjutnya
Ajs
tommy lama2 makin aneh n gak punya malu 🤭
Ajs
petter ganggu aja orang nyamar
Ajs
ngakak kelakuan tommy astaga 🤣🤣🤣
Fajar Anggraeni
kaaa belum uppp nih
Santy Funay
belum uppp udah mondar-mandir cek novtoon yg ke 10000 kali Lo🥹🥹🥹🥹🥹😭😭😭
sukakeju
kk thorr kapan up 😭 dari tadi bolak balik ternyata blum up juga😭😭
Octopus🐙🌸: Iyaaa sama kak
total 1 replies
Octopus🐙🌸
Kapan up kak
Sindi Putri
seruui8
Sindi Putri
up thorrrr
Octopus🐙🌸
Uppp
Oktavirana
Buat tommy tergila2 thorr
Ajs
lanju Thor
Ajs
Monica ganggu aja
Octopus🐙🌸
Upp
Ukhy Setian
good
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!