Hai hai hai ini karya kedua Author ya.
Menceritakan seorang perempuan yang sangat dingin dan datar jika dengan orang yang baru di kenalnya, tetapi jika dengan keluarga dan orang terdekat nya dia ramah dan juga jail.
Ada suatu kejadian sehingga membuat dia menjadi gadis yang sangat dingin dan datar.
Kejadian di mana saat seseorang yang sudah di anggap first love olehnya pergi tanpa pamit dengannya sehingga membuat dia menjadi gadis yang tidak pernah ingin berhubungan dengan laki laki manapun selain Daddy dan Abangnya.
Namun dia dan Sahabatnya memiliki sifat yang bar bar dan juga tomboi, suka tawuran sehingga membuat mereka berkali kali di keluarkan dari sekolah, namun tidak membuat mereka jera.
Mereka bertiga memiliki hobi yang sama, yaitu Tawuran, Berantem dan juga Balapan, bukan karena apa, tapi semua itu hanya sekedar untuk permainan mereka saat mereka bosan.
Apakah Adiba Shakilla Atmarini Rahardian di pertemukan dengan seseorang yang sudah di anggap firs love nya itu ??
Bagaimana cerita selanjutnya ? Yuk kita ikuti ceritanya ❤️
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maulida_ap, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BG_Eps 18
Kedua orang tua Tama yang melihat Tama menangis hanya bisa terdiam membisu dan menatap sendu ke arah anak sulungnya itu.
" Sabar sayang, ade kamu pasti baik baik saja " ucap Mommy Rini menenangkan putra nya.
" Bagaimana Tama bisa sabar Mom, ini semua karena Tama, Tama yang tidak bisa menjaga Ade sampai dia seperti ini, ini semua salah Tama Mom, andai saja Tama tidak membuat masalah pasti Ade engga bakalan marah sama Tama dan pasti Ade akan pulang bersama Tama Mom " ucap Tama histeris.
" De bangun de, Abang mohon, Abang sayang Ade, Abang engga mau Ade ninggalin Abang, maafin Abang de, jangan hukum Abang seperti ini, Ade bisa hukum Abang apapun yang Ade mau, tapi Abang mohon jangan hukum Abang seperti ini, kamu separuh dari nafas Abang de, Abang sangat sangat menyayangi mu, tolong bertahan de, demi Abang, ayah dan bunda " racau Tama panjang lebar.
Tama sangat menyayangi Killa karena baginya killa adalah perempuan yang sangat sangat di cintai nya setelah bundanya, maka dari itu Tama sama sekali tidak berfikiran untuk dekan dengan wanita, apalagi berpacaran karena baginya kebahagiaan Killa lah yang paling utama.
Sebenarnya bukan maksud apa apa Killa loncat dari lantai atas kamarnya, Killa loncat karena dia sangat frustasi dengan apa yang sudah di alami nya, dia sangat trauma dengan keadaan nya di masalalu dan setelah hampir bertahun tahun tidak ada orang yang ingin mencelakai nya, dan sekarang orang itu kembali membuat Killa semakin takut dan dia bingung harus apa, sampai pada akhirnya Killa tidak memikirkan apapun lagi dan loncat dari lantai atas, berharap dia akan segera pergi dari dunia, karena dia sangat kecewa dengan Abang nya yang tidak bisa menjaganya.
_______________
Sedangkan di sisi lain, Kiya dan Gita lagi ngumpul dan kebetulan di sana juga ada Rendi, Rian dan Erik, mereka tidak sengaja bertemu di cafe yang sama, Rendi dkk yang meminta Kiya dan Gita bergabung dengan mereka, Kiya dan Gita tidak menolak dan duduk bersama mereka.
Lama mereka ngumpul dan tidak ada percakapan sama sekali, semuanya hening dan menimbulkan kecanggungan, Erik yang tidak bisa diam mulai membuka suara.
" Eh teman kalian satu nya kemana ? kalian cuman berdua aja ?" tanya Erik basa basi.
" Kita berdua engga tau kemana tu orang perginya, di telpon handphone nya mati " jawab Kiya menggeleng.
Belom sempat Rian membuka suara, tiba tiba terdengar suara handphone.
" Handphone siapa itu ?" tanya Erik.
" Handphone gue " jawab Gita.
" Bang Tama " gumam Gita menatap Kiya.
" Angkat aja Gita, siapa tau penting " usul Kiya.
Gita mengangguk dan segera menekan tombol hijau untuk menerima panggilan dari Tama.
📞 ( Iya bang ) ucap Gita to the point.
📞 ( Ha Hallo Gita ) sapa Tama terbata.
📞 ( Iya bang ini gue Gita ) jawab Gita lagi.
📞 ( Abang kenapa ? ) tanya Kiya yang merebut handphone Gita dari tangannya, dia sangat yakin pasti ada sesuatu yang terjadi dari gelagat Tama berbicara kepada Gita.
📞 ( Bang jawab ) desak Kiya.
📞 ( Begini Gita, Kiya, Killa masuk rumah sakit ) ucap Tama berhasil membuat mereka berdua membelalakkan kedua matanya.
📞 ( Apa bang ! Killa masuk rumah sakit, bagaimana bisa ? ) tanya Killa tanpa sadar mengeraskan suaranya dan berhasil membuat Rendi dkk terkejut.
📞 ( Iya, Killa masuk rumah sakit karena dia nekad loncat dari jendela kamarnya ) ucap Tama menjelaskan lagi lagi membuat Kiya dan Gita membelalakkan kedua mata.
📞 ( Loncat dari jendela kamar ) kaget Kiya dan Gita.
📞 ( Bang kasih alamat dimana Killa di rawat ) ucap Kiya dan Gita.
📞 ( Di rumah sakit xxxxxx ) ucap Tama.
📞 ( Kami segera kesana bang ) ucap Gita mematikan panggilan telepon nya dan berlalu pergi bersama Kiya, tanpa berpamitan dengan Rendi dkk.
Rendi dkk hanya bisa diam terpaku menatap kepergian Kiya dan Gita.
( Bersambung )
Tp kok penculiknya ingat saja wajah Killa kan sekarang udah gede,apa motif jya menculik Killa lagi setelah sekian lama🤔🤔🤔🤔