NovelToon NovelToon
Gormod

Gormod

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Dark Romance / Cinta Terlarang
Popularitas:3.1k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Penyatuan dua dinasti bisnis raksasa melalui pernikahan mendadak Fank Manafe dan Renata Batistuta memaksa Ezzvaro dan Gabriel terjebak dalam satu atap sebagai saudara tiri.
Namun, di balik status formal itu, tersimpan sejarah kelam: mereka adalah mantan kekasih yang berpisah dengan luka menganga akibat pengkhianatan dan kecemburuan fatal tiga tahun lalu.
Ketika gairah terlarang dan dendam masa lalu mulai membakar batasan moral, mereka terseret ke dalam konspirasi bisnis yang berbahaya.
Di tengah desingan peluru dan pengkhianatan keluarga, Ezzvaro harus memilih antara melindungi wanita yang paling ia benci atau membiarkan dunia menghancurkannya.
Di dunia di mana "cinta adalah kelemahan dan kekuasaan adalah segalanya," kelebihan/melampaui batas akan memaksa mereka menghadapi pilihan tersulit: bersatu dalam kehancuran atau saling menghancurkan demi bertahan hidup 🦋

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#18

Pagi di Mayfair Mansion biasanya sedingin marmer di lantainya, namun hari ini, udara di ruang makan terasa lebih tebal, seolah-olah ada tegangan listrik yang tidak kasat mata merambat di antara kursi-kursi mahoni.

Di ujung meja, Fank Manafe duduk dengan wibawa yang tak tergoyahkan, sementara di sisi lain, Liam—asisten pribadi Ezzvaro yang setia tampak duduk dengan kaku.

"Liam, jangan sungkan. Bergabunglah sarapan bersama kami sebelum kalian berangkat ke kantor," ucap Fank dengan nada rendah yang memerintah.

Liam mengangguk sopan, meski ia merasa seperti sedang duduk di atas tumpukan dinamit. Sebagai asisten yang telah bertahun-tahun mengikuti Ezzvaro, Liam memiliki insting yang sangat tajam. Ia tahu ada sesuatu yang berubah sejak tadi malam. Ia bisa mencium aroma sisa-sisa "badai" yang belum sepenuhnya reda.

Gabriel masuk ke ruang makan dengan langkah anggun, mengenakan setelan kantor berwarna nude yang sangat pas di tubuhnya. Rambutnya disanggul rapi, menyisakan leher jenjang yang tampak bersih—setidaknya bagi mata orang awam. Namun, bagi Ezzvaro, leher itu adalah peta kenangan dari tanda-tanda yang ia tanamkan semalam.

Saat Gabriel duduk tepat di depan Ezzvaro, suasana mendadak berubah.

Ezzvaro tidak menyentuh kopinya. Ia justru bersandar di kursinya, memegang pisau rotinya dengan malas, namun matanya terkunci pada Gabriel. Tatapan itu bukan lagi tatapan benci atau persaingan bisnis. Itu adalah tatapan yang sangat intens, sedikit gelap, dan jika boleh jujur... sangat mesum.

Ezzvaro memperhatikan bagaimana bibir Gabriel menyesap teh, bagaimana tenggorokan wanita itu bergerak saat menelan, dan bagaimana jemari lentik Gabriel memegang sendok. Pikirannya melayang jauh ke area belakang kolam renang semalam, dan fakta bahwa di dalam saku jas yang ia gantung di kamar, ada sebuah kain renda putih yang menjadi saksi bisu keliaran mereka.

Gabriel, yang menyadari tatapan itu, mencoba tetap tenang. Namun, semburat merah di pipinya tidak bisa berbohong. Ia menendang kaki Ezzvaro pelan di bawah meja sebagai peringatan, tapi Ezzvaro justru membalasnya dengan mengaitkan kakinya pada pergelangan kaki Gabriel, menahannya di sana.

Tharzeo, yang duduk di samping Ezzvaro, hanya bisa menggelengkan kepalanya pelan. Ia menyesap kopi hitamnya tanpa gula, matanya melirik adiknya dengan tatapan menghakimi. Theo sudah lama tahu Ezzvaro punya Perasaan mendalam pada Gabriel, tapi melihat adiknya kehilangan kendali diri seperti ini di depan Ayah dan ibu Tirinya adalah hal baru.

Adikku benar-benar sudah menjadi budak cinta yang menyedihkan, batin Theo sinis.

Theo mengingat bagaimana Ezzvaro dulu adalah pria yang sangat kalkulatif.

Sekarang? Ezzvaro tampak seperti remaja yang sedang mabuk asmara, yang bahkan tidak bisa menyembunyikan gairahnya di meja makan keluarga. Tatapan Ezzvaro pada Gabriel seolah ingin menelanjangi wanita itu di depan semua orang.

"Ezzvaro," panggil Fank tiba-tiba, membuat Ezzvaro tersentak kecil namun tetap mempertahankan ketenangannya. "Apa laporan audit untuk proyek Alton sudah selesai? Liam bilang ada beberapa poin yang belum kau paraf."

Ezzvaro berdeham, memutuskan kontak mata dengan Gabriel sejenak. "Hampir selesai, Ayah. Aku akan menyelesaikannya di kantor pagi ini."

"Bagus. Pastikan kau fokus. Jangan biarkan hal-hal lain mengganggu konsentrasimu," ujar Fank dengan nada penuh arti yang membuat Liam hampir tersedak rotinya.

Gabriel berusaha mengalihkan perhatian dengan mengajak Renata bicara soal dekorasi taman, namun ia bisa merasakan panas dari tatapan Ezzvaro yang kembali menghujamnya. Ezzvaro sekarang sedang menatap bagian dada Gabriel yang tertutup kemeja sutra, seolah ia bisa melihat menembus kain itu ke arah tanda merah yang ia buat di sana.

Ezzvaro menarik napas panjang, lalu melonggarkan dasinya sedikit. Ia merasa gerah lagi. Membayangkan bahwa semalam Gabriel pulang tanpa underwear dan pagi ini wanita itu tampak begitu polos di depan ibunya sendiri, membuat sisi protektif sekaligus mesum dalam diri Ezzvaro bergejolak.

Sial, aku ingin membawanya kembali ke kamar sekarang juga, umpat Ezzvaro dalam hati.

Sarapan itu berakhir dengan ketegangan yang hanya dimengerti oleh segelintir orang di meja itu. Saat mereka bangkit untuk berangkat, Liam segera berdiri dan mengambil tas kerja Ezzvaro.

"Mobil sudah siap di depan, Pak Ezzvaro, Nona Gabriel," ucap Liam dengan nada profesional yang dipaksakan.

Saat berjalan menuju pintu keluar, Ezzvaro sengaja berjalan sangat dekat di belakang Gabriel. Ia membisikkan sesuatu tepat di telinga wanita itu saat mereka melewati lorong yang sepi dari pengawasan Fank.

"Jangan berpikir aku akan membiarkanmu bekerja dengan tenang hari ini, Gaby. Aku masih menyimpan 'milikmu' di sakuku," bisik Ezzvaro, suaranya parau dan dalam.

Gabriel tersentak, langkahnya hampir goyah. Ia menoleh ke belakang dan melihat Ezzvaro memberikan senyum miring yang sangat berbahaya—senyum predator yang sudah mendapatkan mangsanya.

Theo, yang berjalan beberapa langkah di belakang mereka, hanya bisa menghela napas panjang. Ia melihat bagaimana tangan Ezzvaro sempat menyentuh pinggul Gabriel secara sekilas namun posesif.

Jika Ayah tahu apa yang dilakukan si budak cinta ini semalam di balik pohon cemara, Mayfair Mansion ini akan terbakar habis, pikir Theo sambil memperbaiki letak kacamata hitamnya.

Di dalam mobil menuju kantor, Liam mengemudi dalam keheningan yang canggung, sementara di kursi belakang, Ezzvaro tidak lagi menyembunyikan apa pun. Ia menarik tangan Gabriel dan menggenggamnya erat, mengaitkan jari-jari mereka seolah-olah dunia akan berakhir jika ia melepaskannya.

"Vavo, ada Liam..." bisik Gabriel memperingatkan.

"Liam tidak melihat apa-apa. Iya kan, Liam?" tanya Ezzvaro dingin tanpa mengalihkan pandangan dari Gabriel.

"Saya hanya fokus pada jalanan, Pak," jawab Liam cepat, meskipun ia bisa melihat semuanya dari spion tengah.

Ezzvaro kembali menatap Gabriel dengan tatapan lapar yang sama seperti di meja makan tadi. Hari ini, Manafe Corp mungkin akan mendapatkan laporan bisnis yang luar biasa, atau justru kekacauan besar, karena sang pewaris tahta sedang tidak fokus pada angka—ia hanya fokus pada wanita yang duduk di sampingnya, yang setiap inci tubuhnya telah ia tandai sebagai miliknya selamanya.

🌷🌷🌷🌷

Happy reading dear 🥰

1
winpar
kerennnnn
winpar
pokoknya lnjut thorrrrrt💪💪💪💪
ros 🍂: ma'aciww kak😍
total 1 replies
winpar
hahhahHaa🤣🤣🤣
ros 🍂: Jangan ketawa sendiri kak🙏🤣🤣🤣
total 1 replies
winpar
bener2 seruuuuuuuuuu
ros 🍂: ma'aciww kak🥰
total 1 replies
winpar
yg ditunggu2 akhirny up jg💪
ros 🍂: semoga suka kak🥰🙏
total 1 replies
winpar
lnjut thorrr💪
ros 🍂: siapp kak🥰
total 1 replies
Mifta Nurjanah
cieee junior nya bngun wkwkwk
ros 🍂: Jangan dibongkar disini kak🙏🤣
total 1 replies
Lfa🩵🪽
Semangatt ✨
ros 🍂: Ma'aciww kak🥰
total 1 replies
winpar
thor ceritanya selalu seru🥰😍
ros 🍂: Ma'aciww kak🥰
total 1 replies
@RearthaZ
awal cerita yang bagus thor
ros 🍂: ma'aciww kak🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!