NovelToon NovelToon
SURAT HATI

SURAT HATI

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Mengubah Takdir / Bad Boy
Popularitas:3.2k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Di bawah langit California yang selalu cerah, keluarga Storm adalah simbol kesempurnaan. Namun, di dalam kediaman megah mereka, dua badai yang berbeda sedang bergolak.
Luna Storm adalah anak emas. Cantik, lembut, dan selalu menempati peringkat tiga besar dalam daftar pesona konglomerat kota. Hidupnya adalah rangkaian jadwal ketat antara balet dan piano, sebuah pertunjukan tanpa henti untuk memuaskan ambisi sang ayah. Di balik senyum porselennya, Luna menyimpan rahasia patah hati dari masa SMA dengan Zayn Karl Graciano, satu-satunya lelaki yang pernah membuatnya merasa hidup, namun pergi karena Luna lebih memilih tuntutan keluarga daripada cinta.
Di sisi lain, ada Hera Storm. Kembaran tidak identik Luna yang mewarisi fitur wajah tajam ibunya dan jiwa pemberontak sejati. Hera adalah antitesis dari Luna, ia jomblo sejati, penunggang motor sport, dan lebih suka bergaul di bengkel daripada di aula dansa. Ia bebas, sesuatu yang sangat dicemburui oleh Luna.
.
.
SELAMAT BACA DEAR 🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#18

Hera melepaskan pelukannya, menatap Luna yang matanya sembab dan hidungnya memerah. Ia merasa sudah saatnya mengakhiri drama kehamilan yang sempat mereka jadikan bahan lelucon untuk menakuti satu sama lain tempo hari.

"Dan berhentilah berpikir kau hamil, Luna. Itu hanya lelucon gila kita karena kau telat makan dan merasa mual. Kau tidak hamil. Kau hanya sedang stres berat karena cemburu pada seekor... maksudku, pada wanita bernama Zella itu," ujar Hera dengan nada tegas.

Luna menyeka air matanya dengan kasar, mencoba mengatur napasnya yang sesak.

"Aku tahu aku tidak hamil, Hera. Itu memang lelucon bodoh agar aku merasa punya alasan untuk tetap terikat dengannya. Tapi kenyataannya? Aku tidak punya apa-apa sekarang. Tidak ada bayi, tidak ada Zayn. Yang ada hanya Zella."

Luna kembali terisak, membayangkan wajah Zayn yang berbinar di kafe tadi. "Kau tidak lihat bagaimana dia tersenyum, Hera. Zayn yang kukenal selama tiga tahun itu dingin, keras, dan jarang menunjukkan emosi di depan umum. Tapi tadi? Saat ibunya menyebut nama Zella, dia berubah menjadi pria yang paling lembut di dunia. Dia pasti sangat mencintai wanita London itu."

Hera harus menggigit bibir dalamnya agar tidak tertawa terbahak-bahak. Bayangan Zayn yang sangar dan penuh tato sedang tersenyum manis memikirkan seekor anjing kecil berbulu emas benar-benar kontras dengan imajinasi Luna yang mengira Zella adalah model papan atas London.

"Luna, dengarkan aku," Hera memegang dagu kakaknya, memaksa mata biru Luna menatapnya. "Kau bilang kau mencintai Zayn selama tiga tahun. Tapi kau bahkan tidak tahu siapa Zella ini sebenarnya? Kau hanya mendengar satu nama dan langsung menyerah?"

"Ibunya bilang Zella sangat merindukannya! Ibunya bilang Zella menunggu di depan pintu kamar Zayn setiap pagi! Apa lagi yang perlu kujelaskan, Hera? Itu jelas perilaku kekasih yang sedang merindu!" seru Luna frustrasi.

"Aku bahkan tidak bisa melakukan itu. Aku hanya bisa menunggu di balik jendela kamar yang dikunci Ayah, sementara Zella... dia bisa menunjukkan kerinduannya secara terbuka."

Luna bangkit dari ranjang, berjalan menuju jendela besarnya yang menghadap ke arah kota. Di kejauhan, lampu-lampu California tampak seperti permata yang dingin.

"Aku merasa seperti orang asing di hidupnya sendiri, Hera. Selama tiga tahun, Zayn tidak pernah membawaku bertemu ibunya. Dia selalu bilang nanti, itu kejutan. Dan sekarang aku tahu kenapa. Karena ibunya sudah punya pilihan lain. Sella, Zella, atau siapa pun itu... dia adalah menantu impian Mami Isabella. Bukan aku, putri dari musuh bebuyutan mereka."

Luna menyandarkan dahinya di kaca jendela yang dingin. "Tahu tidak apa yang paling menyakitkan? Saat di kafe tadi, Zayn melihatku. Dia tahu aku ada di sana, mendengar semua percakapan itu. Dan dia tidak membantah. Dia justru sengaja memperlihatkan betapa dia memuja Zella di depanku. Dia ingin aku tahu bahwa tempatku sudah digantikan."

Hera berdiri di belakang Luna, menyilangkan tangan di dada. "Mungkin dia ingin kau panas, Luna. Mungkin dia ingin kau tahu rasanya ditinggalkan, sama seperti perasaan dia saat kau tidak datang ke pemakaman ayahnya. Pria punya cara yang sangat kekanak-kanakan untuk membalas dendam."

"Jika ini balas dendam, dia berhasil," lirih Luna. "Dia berhasil menghancurkan ku tanpa perlu menyentuhku. Aku merasa sangat kecil, Hera. Calon dokter, pewaris Storm... semua itu tidak ada gunanya jika di mata pria yang kucintai, aku kalah dari seorang wanita bernama Zella."

Hera menghela napas, ia memutuskan untuk menyimpan rahasia tentang 'Zella sang anjing' sedikit lebih lama. Ia ingin melihat apakah Luna akan tetap menjadi gadis manis yang penurut, atau apakah kecemburuan ini akhirnya akan memicu api pemberontakan yang sebenarnya di dalam diri kakaknya.

"Jadi, apa rencana kita besok? Menangis lagi di kantin? Atau kau mau aku mencarikanmu teman kencan baru dari fakultas hukum untuk membuat Zayn merasakan hal yang sama?" goda Hera.

Luna menggeleng pelan. "Tidak. Aku akan menepati janjiku. Aku akan menjadi orang asing. Jika Zella adalah bahagianya, maka aku akan menghilang. Aku akan menjadi boneka Ayah yang sempurna, persis seperti yang dia inginkan."

Hera menatap punggung Luna dengan tatapan prihatin. Di bawah sana, di luar pagar mansion, ia bisa melihat sorot lampu motor yang berhenti sejenak sebelum kemudian melesat pergi. Ia tahu itu Zayn. Pria itu selalu datang setiap malam hanya untuk memastikan jendela kamar Luna masih menyala, tanpa pernah berani mengetuknya.

Dua orang bodoh yang saling mencintai, namun terjebak dalam jaring kebohongan dan seekor anjing bernama Zella.

🌷🌷🌷🌷

Happy reading dear 🥰

1
durrotul aimmsh
i just can say...wow
shabiru Al
apa yang akan terjadi ya jika ayahnya luna tau kehamilan ini
shabiru Al
mampir ya thor,, kayaknya menarik nih ceritanya
ros 🍂: Happy Reading 🥰
total 1 replies
Nurhasanah
ini fl nya luna apa hera ?? lebih suka hera sih badas nggak menye2 😁😁😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!