NovelToon NovelToon
Obsesi Pewaris Kejam: Aku Dipaksa Menjadi Miliknya

Obsesi Pewaris Kejam: Aku Dipaksa Menjadi Miliknya

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Romansa / Obsesi
Popularitas:809
Nilai: 5
Nama Author: nupitautari

Warning!!!!!!

Shenina Valerie Arous hanya menginginkan satu hal—cinta yang tulus.
Namun, pria yang ia cintai justru memberinya kasih sayang karena rasa kasihan.

Saat hatinya hancur, seorang pria berbahaya muncul dalam hidupnya.
Arsen Erzaquel Lergan—pewaris keluarga ternama yang terbiasa mendapatkan segalanya, termasuk dirinya.

Obsesi Arsen bukan cinta. Itu lebih seperti penjara yang tak terlihat.

Di saat yang sama, Andrew Kyle hadir sebagai satu-satunya pria yang tulus, rela melakukan apapun demi kebahagiaannya.

Di antara cinta, obsesi, dan pengkhianatan—
pilihan Shena akan menentukan apakah ia akan diselamatkan… atau justru hancur lebih dalam.

Dan ketika sebuah rahasia besar terungkap, segalanya tak akan pernah sama lagi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nupitautari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1

Tik..... Tik.... Tik....

Suara detak jam yang terdengar di ruangan yang redup dan sempit ini. Satu kamar tidur, satu kamar mandi, 1 lemari kecil, 1 kursi goyang dan satu televisi. Terlihat sangat sederhana. Oh, ada satu lagi. Dia adalah Shenina Valerie Arious yang duduk sambil merajut syal merah. Ekspresinya tenang setenang ruangan yang kini menjadi tempat tinggalnya selama 8 bulan. Apa yang terjadi? Apa kesalahannya sehingga harus terkurung disini? Shena bahkan tidak tahu siapa yang telah ia sakiti hingga harus berakhir disini.

Setiap hari ada yang mengantarkan makanan untuknya. Pria itu adalah ayahnya. Tidak... Apakah dia bahkan masih pantas disebut ayah ketika ia mengurung anaknya sendiri disini. Mengisolasinya dari dunia luar hanya karena satu kesalahan yang bahkan bukan Shena yang melakukan.

Ia sedang hamil dan sebentar lagi akan melahirkan. Anak ini bahkan tidak ia inginkan namun tumbuh dengan sehat di rahimnya. Setiap hari Shena mengutuk ayah dari anak ini yang menjadi awal dari kehancurannya. Awal apa yang terjadi sebenarnya?

2 tahun sebelumnya....

Di ibu kota negara Amster, kota Wilow yang menjadi pusat perekonomian negara ini. Kota ini akan menjadi tempat tinggal baru bagi Shena dan ayahnya. Dia sangat senang dan bersemangat. Kekasihnya sedang tinggal di kota ini untuk bersekolah. Shena akan bertemu kembali dengannya setelah 2 tahun berpisah. Hal yang membuatnya lebih bersemangat adalah ayahnya setuju untuk Shena bersekolah ditempat yang sama dengan kekasihnya.

Sebelumnya, Shena tinggal di kota Tikan. Kota yang cukup jauh dari kota Wilow. Kekasihnya juga berasal dari kota itu. Namun karena kekasihnya adalah nomor satu di kotanya, ia mendapatkan beasiswa penuh untuk menyelesaikan pendidikan SMA nya di salah satu sekolah paling bergengsi di kota Wilow, yakni SMA High scope Amster.

Lalu apakah Shena cukup pintar untuk masuk ke SMA High scope Amster di tahun ke 3 ini? Tidak. Shena masuk bukan karena pintar melainkan melalui koneksi ayahnya. Ayahnya bekerja dengan seseorang. Shena tidak tahu jenis pekerjaan apa yang ayahnya lakukan. Ayahnya tidak pernah memberi tahu. Namun ayahnya selalu mencukupi kebutuhan hidup Shena. Bukan gaya hidup yang mewah, hanya gaya hidup sederhana. Shena bahkan bingung koneksi seperti apa yang ayahnya punya hingga mampu memasukkannya ke sekolah bergengsi ini yang isinya lebih banyak dari golongan kaya.

Pada hari kepindahan Shena ke kota Wilow. Ia dan ayahnya sibuk memindahkan barang dari mobil ke dalam rumah. Rumahnya sederhana, lebih tepatnya ini adalah apartemen.

"Huh...." Shena duduk di atas tempat tidur setelah meletakkan sebuah kardus besar di lantai. Keringat bercucuran di sekitar pelipis matanya dan keningnya. Ia mengelap keringat itu lalu berfoto selfie dengan pose dua jari dan tersenyum ke kamera. Beberapa kali ia menangkap gambar lalu setelah memilih foto yang paling bagus ia tersenyum dengan puas. "Ahhh, bagusnya... Aku memang secantik ini bahkan jika aku berkeringat". Ucapnya dengan centil. Ia menekan tombol kirim di layar hp nya kepada kekasihnya, Daniello Frederick dengan kalimat "kekasihmu melakukan pekerjaan berat. Apa kau tidak kasihan dan tergerak untuk membantu🥺🥺"

Pesan itu terkirim dan dibaca dengan cepat. Daniello membalas dengan singkat. "Bersikap baiklah. Aku tidak bisa datang".

Shena cemberut mendapatkan balasan seperti itu. Ia kembali berfoto selfie dan mengirimkan foto wajahnya yang cemberut kepada Daniello. "Aku ga semangat kalo kamu ga ada. Ayo kirim fotomu biar aku jadi semangat 😘😘"

"Shena, jangan mengganggu " balas Daniello singkat.

Shena tambah cemberut dan tidak lagi membalasnya. Daniello memang selalu seperti itu. Bersikap dingin kepada semua orang bahkan dirinya yang kekasihnya sendiri. Jangan ditanya apakah Shena kesal atau tidak. Tentu saja ia kesal namun ia bisa tahan karena ia begitu kecintaan dengan Daniello.

Malamnya setelah Shena telah selesai beres-beres. Ia berencana pergi ke tempat tinggal Ello kekasihnya untuk memberi kejutan sekaligus ia ingin melepas rindu. Ia memakai baju yang cukup tebal karena di bulan Agustus cuaca sudahmulai dingin. Shena mencari keberadaan ayahnya.

"Ayah...."

"Ada apa?" Sahut ayahnya dingin.

"Aku pergi ke luar untuk bertemu Ello" ucap Shena.

"Silahkan" jawab ayahnya dingin.

Sikap dingin ayahnya bukan hal yang biasa bagi Shena. Ia sudah menghadapinya sejak ia kecil. Kalau dulu ia tidak merasa kesepian di rumah karena ada ibunya. Namun ibunya mengalami kecelakaan ketika Shena berusia 10 tahun dan meninggal dunia. Sejak itu ia tinggal hanya berdua dengan ayahnya. Ayahnya dingin, tak pernah sekalipun menatap mata Shena. Shena bingung harus menafsirkan ayahnya sebagai ayah yang jahat atau tidak. Ia tidak dekat dengan ayahnya namun ayahnya selalu memenuhi kebutuhan Shena. Ia juga tidak pernah bersikap kasar, marah atau membentak shena. Ia tidak tahu apakah memenuhi kebutuhan termasuk menjaga anak atau tidak. Selama Shena hidup dengan ayahnya, ayahnya lebih sering pergi bekerja dan jarang pulang kerumah. Mereka berinteraksi seperlunya saja.

Shena ada di toserba. Ia sedang memilih mie ramen Korea kesukaannya yang mau ia makan malam ini dengan Ello. Ia berjongkok di rak mie dan nampaknya kebingungan.

"Aku pilih ini atau ini ya? Aku suka mie ramen yang pedas, tapi Ello engga. Tapi aku pengen makan mie yang sama kayak Ello. Ah ini saja, Ello ga suka pedas". Ia mengambil 2 bungkus mie ramen dan memasukkannya ke keranjang. Shena juga memilih beberapa camilan dan minuman dingin.

Keranjang belanjanya sudah penuh dengan makanan dan minuman. Shena langsung menuju kasir dengan langkah riang. Sebelum sampai meja kasir, tiba-tiba saja...

"Brakk..."

"Au...."

Shena mengaduh kesakitan. Kaki kirinya terjegal kaki kanannya. Ia mengernyitkan matanya menahan sakit dan nampak sebal karena semua makanannya berserakan di lantai. Posisinya sangat buruk. Ia tertelungkup dengan kepala hodie menutup kepalanya. Belum sempat ia berdiri, dari arah kiri Shena tiba-tiba sebuah langkah kaki yang panjang melintasi tubuhnya. Ia berjalan dengan tenang tanpa niat membantu. Shena shock dengan tindakan orang itu. Mulutnya terbuka menganga tidak percaya. Semrawut wajahnya langsung menampakkan ekspresi kesal. Ia segera berdiri dan memanggil orang itu.

"Kau..." Panggilnya dengan tunjuk yang mengacung ke arah orang itu. Namun orang yang di tunjuk bahkan tidak menoleh. Shena menjadi semakin kesal. Ia mengambil satu bungkus cemilan keripik kentang yang tercecer di lantai dan melemparkan cemilan itu dengan gaya tepat mengenai belakang kepala orang itu dan yap. Orang itu seketika berhenti. Shena seperti mendapat peluang. Ia segera buru-buru melangkah dan berhenti tepat di hadapan orang itu. Dia ternyata pria.

*Hi readers. Jangan lupa untuk memberikan dukungan kalian pada novel ini dengan cara berikan komentar terbaik kalian, kasih like dan vote novel ini ya. Akan ada banyak keseruan yang kalian dapatkan. Happy reading all 🙏

1
Queen Rose
kalian jangan lupa kasih dukungan ya guys....
Queen Rose
kalian jangan lupa ya kasih komentar dan like kalian buat author, jujur aja aku sebagai penulis baru sering overthinking mau menekuni dunia nulis ini karena takut gagal. tapi aku coba buat selalu semangatin diri dan berpikir positif. aku selalu nanemin ke diri aku kalau ini bagian dari proses aku
Queen Rose
guys aku mau bilang sama kalian semua kalo di akun author, setiap bab itu udah siap tayang pukul 20.00 ya. Semua bab udah di kirim dengan waktu terjadwal, jadi semua bergantung sistem untuk cepat atau lambatnya perilisan setiap bab
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!