NovelToon NovelToon
Sistem Penebusan Hantu

Sistem Penebusan Hantu

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Horror Thriller-Horror / Hantu
Popularitas:460
Nilai: 5
Nama Author: Lady Y

Terbangun tanpa ingatan dan identitas yang tercatat, Ezra mengandalkan sistem aneh untuk beradaptasi dengan kehidupan barunya. Sejak saat itu dia mulai berinteraksi dengan hantu, melakukan penebusan untuk mereka, dan menciptakan berbagai kisah aneh yang abadi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lady Y, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

18 - Perpisahan Terakhir

Ezra menatap bangunan rumah sakit di depannya, menghela nafas, tetap saja terlambat karena kakek itu sudah meminum racun tikus.

Tapi untungnya belum sepenuhnya terlambat, rekan polisi setempat berhasil tiba secepat mungkin, segera membawa kakek ke rumah sakit.

Yudha menepuk bahu Ezra sebagai bentuk penghiburan, dia sudah melakukan yang terbaik, serahkan sisanya pada takdir.

Ezra juga tahu dia tidak bisa berbuat apa-apa dalam hal ini, siapa yang mengira sang kakek akan melakukan tindakan seperti itu?

Ezra hanya diam-diam pergi ke tempat yang agak sepi, menghibur hantu cucu kakek tersebut yang menangis darah.

Sang kakek masih dicuci perutnya untuk mengeluarkan racun. Ezra, beberapa polisi, satu hantu, mereka menunggu dalam diam.

Saat dokter keluar, dia mengangguk pada semua orang, "Untungnya kalian datang tepat waktu, nyawa kakek itu berhasil diselamatkan. Setelah ini perlu dilakukan pengamatan dan tes lanjutan untuk memastikan racun tikus tidak memberikan efek negatif lanjutan."

"Apakah ada keluarganya? Ada beberapa hal yang perlu dibicarakan untuk perawatan lanjutannya."

Ezra dan polisi saling memandang, hanya satu hantu, hantu cucu kakek tersebutlah yang mengangkat tangannya, "Aku keluarganya."

Ezra melihat pemandangan itu dan tidak dapat bereaksi sejenak.

"Aku... Aku akan bertanggung jawab!" Saat ini kapten polisi setempat berlari dari kejauhan.

"Kapten?! Bukankah kamu masih mengatasi kasus?" Seorang polisi tanpa sadar berseru.

Kapten polisi setempat itu sedang mengatur nafasnya setelah berlari cepat, memandang polisi yang berseru dengan tenang, lalu memberikan jawaban, "Ini juga sebuah kasus."

Jawaban sederhana itu membuat para polisi dan dokter tersenyum tipis.

Setelah beberapa waktu berlalu, Yudha mengantar Ezra kembali ke asrama polisi, Ezra beristirahat dulu malam ini. Kasus kakek itu, tunggu keesokan harinya saja.

Malam tanpa mimpi, keesokan harinya, di pagi hari Ezra sedang sarapan di kantin polisi, lidahnya sudah mulai terbiasa dengan rasa kantin ini.

"Sistem, setelah aku memikirkan lagi, sebenarnya tindakan kakek itu tidak sepenuhnya salah, mungkin kematian adalah kelegaan baginya." Ezra membisikkan pikiran terdalamnya.

Kakek itu sudah tua dan sakit-sakitan, matanya hampir buta sepenuhnya, dia bertahan selama tujuh tahun terakhir ini demi menemukan cucunya. Sekarang, cucunya telah ditemukan dalam keadaan tinggal tulang, tidak ada alasan lagi baginya untuk hidup, hidup hanya untuk menderita dalam kesepian dan kesakitan.

[Tetap saja, salah satu karma terbesar manusia adalah bunuh diri. Bahkan saking besarnya karma itu, jiwa akan ditolak baik oleh dunia orang mati ataupun dunia orang hidup, jiwa akan terombang-ambing tanpa bisa bereinkarnasi, hingga akhirnya lenyap sepenuhnya]

"Sebenarnya dari kemarin aku penasaran, apa maksud jiwa yang lenyap? Apa maksud pemusnahan total?"

[Hanya... Benar-benar tidak ada lagi]

Ezra tidak bisa memahami, sistem juga tidak mampu menjelaskan, keduanya terdiam dan sama-sama berhenti membicarakan topik ini.

Setelah selesai sarapan, Ezra langsung mengunjungi rumah sakit tempat kakek itu dirawat.

Di bangsal rumah sakit, Ezra melihat kapten polisi setempat itu membujuk kakek untuk makan, bahkan berinisiatif untuk menyuapinya.

Ezra jadi teringat interaksi kedua orang itu sebelum ini, sang kakek terus memarahi kapten polisi karena tidak bisa mencari jejak cucunya, sekarang kapten polisi masih merawat kakek itu setelah cucunya ditemukan.

"Aku tidak mau makan, apakah kamu masokis atau semacamnya? Suka sekali dimarahi olehku, kenapa juga kalian menyelamatkanku, menurutmu untuk apa aku hidup lagi?" Sang kakek masih memarahi seperti biasa, namun nadanya yang lemah karena sakit tidak lagi terdengar setajam sebelumnya.

"Cucumu yang menginginkanmu untuk hidup." Ezra menjawab dengan tenang, menunjukkan kehadirannya yang sedari tadi diabaikan.

"Heh, cucuku sudah mati, jangan membodohiku, anak muda." Kakek menggelengkan kepalanya, merasa bahwa para polisi ini konyol dan imut.

Hantu cucunya yang sedari tadi membujuk kakeknya untuk makan terlihat bingung, "Kakak tidak mencoba membodohi kakek, meskipun aku sudah mati, aku memang ingin kakek untuk terus hidup."

Ezra diam-diam mengalihkan pandangan dari hantu itu, dia tidak sanggup melihatnya.

"Tolong percaya padaku, pada polisi ini, sekali saja. Kakek, tolong makan beberapa suap bubur, lalu tidur, aku akan membiarkan cucu kakek untuk datang." Ezra memohon dengan tenang, nadanya yang serius membuat sang kakek tidak dapat menolaknya.

Akhirnya kakek itu memakan beberapa suap bubur dengan paksa, lalu seperti arahan Ezra, dia menutup matanya untuk beristirahat.

"Terima kasih lagi." Kapten polisi itu menatap Ezra dengan serius, Ezra baru menyadari kapten polisi tersebut memiliki kantung mata yang lebih gelap dari kemarin, sepertinya dia benar-benar menjaga kakek itu sepanjang malam.

"Kamu juga bisa beristirahat sebentar, aku akan membantu menjaga kakek." Ezra menggelengkan kepalanya, lalu duduk di kursi lainnya, menatap kakek yang tertidur, mungkin juga lelah setelah semua hal yang terjadi.

Kapten polisi itu membuka mulutnya seolah ingin mengatakan sesuatu, tapi akhirnya dia tidak mengatakan apa-apa lagi, hanya mengangguk dan pergi beristirahat.

Ezra memberi isyarat pada hantu cucu kakek untuk masuk ke mimpi kakeknya.

Dalam mimpi sang kakek, dia kembali ke rumahnya tujuh tahun yang lalu, saat itu kondisi matanya tidak separah sekarang, dia masih bisa melihat sedikit.

Dia melihat sosok kecil yang familiar, itu cucunya, kakek itu tanpa sadar menghampiri sosok cucunya dan memeluknya dengan hati-hati.

"Kakek, aku benar-benar berharap kakek terus hidup." Itu adalah kata-kata pertama yang dikeluarkan oleh cucunya.

"Kakek tahu, demi kamu, kakek akan hidup beberapa saat lagi." Saat ini kakek benar-benar menyerah pada gagasan bunuh diri lagi.

Meskipun tubuhnya sangat sakit, penglihatannya semakin buta, dan kesepian tanpa akhir. Dia akan mencoba hidup lagi, lagipula dia tahu bahkan jika dia tidak bunuh diri, masa hidupnya hanya tinggal sesaat.

"Kakek, ingat botol yang diberikan kakak itu padamu? Itu obat tetes mata yang aku beli waktu itu, aku tidak tahu apakah masih bisa digunakan saat ini."

"Hm..." Kakek hanya terus mendengarkan.

Sang cucu membicarakan banyak hal, hal-hal selama tujuh tahun terakhir yang ia pendam, dan kakek itu tidak pernah menyela, tidak pernah bosan, malah berharap cucunya akan terus mengoceh disisinya sampai dia mati karena usia tuanya.

Kakek jadi teringat bahwa seperti inilah dulu keduanya berinteraksi. Cucunya selalu cerewet, tapi kakek yang buta itu justru menyukai Kecerewetan ini. Karena dia tidak bisa melihat dengan jelas, hanya indra sentuhan dan pendengaran yang bisa ia gunakan untuk berinteraksi dengan cucunya.

"Kakek, aku sayang kamu, kamu kakek terbaik di dunia!" Tiba-tiba sang cucu berkata demikian.

Kakek itu merasakan bahwa kali ini cucunya akan pergi sepenuhnya, "Kakek juga menyayangimu, kamu adalah satu-satunya cucu kakek, yang terbaik di dunia."

Cucu itu tertawa riang dan memeluk kakeknya dengan erat, "Aku pergi."

"Hati-hati di jalan, cucuku tersayang."

Ezra mengamati cermin karma yang sinarnya memudar, karena kemampuan ini digunakan bukan di malam hari, waktunya justru menjadi singkat, kata sistem hal itu disebabkan oleh kelebihan pengeluaran energi.

Ezra tidak ambil pusing, ia lalu melihat sang kakek yang masih tertidur, air mata yang telah kering selama tujuh tahun ini kembali mengalir tanpa disadari oleh siapapun, kecuali dirinya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!