NovelToon NovelToon
Transmigrasi Istri Pemburu 2

Transmigrasi Istri Pemburu 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Misteri / Reinkarnasi / Time Travel / Fantasi Wanita
Popularitas:43.3k
Nilai: 5
Nama Author: Mellisa Gottardo

[Di sarankan membaca Transmigrasi Istri Pemburu Season 1 terlebih dahulu]

↓↓

Sesama Reinkarnasi yang mencari misteri kisah kehidupan masa lalu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mellisa Gottardo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

rumas

Semakin dekat pergerakan semakin jelas, siluet kuning besar terlihat menyeramkan. Mata merah menyala di kegelapan menatap lurus ke arah Yuwen, Yuwen mulai waspada dan siap menyerang.

"Berhenti di sana bodoh."

"Siapa yang mengirimmu?! Berani menantang ku artinya kau siap mati bersama tuanmu." Ucap Yuwen tegas.

"Oh kau ingin membunuh dirimu sendiri?."

"Apa maksudmu?!." Kesal Yuwen.

"Kau sendiri yang mengirimku kesini dasar pemilik bodoh."

"Apa maksudmu?." Yuwen mengernyit heran.

"Kau terlalu lamban, aku datang membawa pesan yang kau titipkan padaku sebelum mati. Saat ini aku hanyalah roh jadi percuma saja kau menyerangku."

"Untuk apa aku percaya pada roh mencurigakan seperti mu." Yuwen tidak percaya.

"Dasar keras kepala, padahal kau menangis dengan menyedihkan saat menitipkan pesan."

"Kalau begitu cepat katakan dan enyahlah dari sini." Desak Yuwen.

"Ini."

Rubah emas atau Rumas yang di kehidupan lalu adalah hewan kontrak kedua milik Yue. Memberikan sebuah kalung giok berwarna putih, Yuwen menatap dengan waspada.

"Apa maksudmu? kau sedang menjebakku dengan cara murahan?." Yuwen melirik sinis.

"Semua ingatanmu di kehidupan pertama ada di sana bodoh, cepat lah bergerak sebelum terlambat dan kau menyesal."

Yuwen mematung, merasa ragu tapi dia juga penasaran. Dengan waspada Yuwen maju dengan perlahan sambil mengamati pergerakan Rumas, dengan cepat Yuwen menyambar kalung giok itu dan berlari mundur.

"Tugasku sudah selesai, aku harus kembali pada tubuhku. Ingatlah Yuwen, setelah ini segalanya ada di tanganmu dan Yue. Jangan terlalu lama mengulur waktu atau aku akan merasakan penyesalan yang sama."

Rumas menghilang dalam kegelapan, Yuwen melihat dengan tajam arah dimana Rumas pergi. Lalu dia menatap kalung di tangannya, merasa penasaran tapi juga bingung.

Yuwen menyimpan kalung itu di balik lengan Hanfunya, setelah memastikan sekitar aman dia pun kembali ke kamar untuk melanjutkan tidurnya. Dia tidak mau Yue semakin mencurigainya, untuk saat ini Yuwen masih ingin menyimpan rapat tentang jati dirinya.

Ke esokan harinya kios buka seperti biasanya, Yue dan Yuwen bisa bersantai karena ada karyawan yang membantu mereka, Yue malah jadi berpikir untuk mempercayakan penjualan sepenuhnya pada mereka. Karena Yue ingin menjadi bos yang tinggal menerima uang pendapatan saja.

"Yuwen." Panggil Yue berbisik.

"Ada apa?." Yuwen mendekat.

"Jujur saja, dua pria itu anak buahmu kan?." Bisik Yue di samping tangga.

Deg.

"Apa yang kau bicarakan." Kaget Yuwen.

"Aku sudah tau jadi jangan mengelak, aku berniat membagikan resepku pada mereka. Setelah ini biarkan mereka berdagang selama satu tahun disini, kita harus segera membeli rumah kan?." Ucap Yue.

"Rumah?." Heran Yuwen.

"Ya, aku ingin memiliki rumah sederhana yang nyaman." Yue mengangguk.

"Bersabarlah sebentar lagi, aku akan mengusahakannya." Ucap Yuwen.

"Baiklah, terimakasih." Yue tersenyum senang.

Waktu berlalu dengan cepat, pagi buta sekitar pukul 02.00 Yue terbangun karena ingin buang air. Dia celingukan karena tidak mendapati Yuwen di sampingnya, dia berpikir mungkin Yuwen sedang di luar mencari ketenangan.

"Kebiasaan banget deh suka ngilang." Gumam Yue.

Yue turun ke lantai bawah dan buang air sekalian mencuci wajah, merasa suasana kios terlalu sepi. Yue akhirnya memberanikan diri mengintip halaman belakang, mata Yue melebar terkejut karena tidak ada siapapun di belakang.

"J-jangan bilang gue di tinggalin?." Syok Yue.

Yue berlari ke sana kemari mencari Yuwen, merasa panik karena takut Yuwen sengaja mencari celah untuk kabur. Jika Yuwen kabur artinya Yue dalam masalah besar, dia harus segera menemukan Yuwen.

bruk

"Beneran di campakan anjir." Yue jatuh terduduk dengan lemas.

Lantai tanah yang dingin ditambah kegelapan malam yang mencekam membuat Yue sedih, dia menangis merasa sangat kecewa. Dia berpikir Yuwen meskipun masih labil akan bersikap gentle, tapi ternyata dia malah memilih kabur seperti tikus.

"Gimana bisa dia milih lari dari kenyataan dan mengingkari janji nya sendiri." Batin Yue sangat kecewa.

"Apa yang terjadi padamu?!!."

Suara Boriton yang nampak panik terdengar, Yue menoleh ke pintu belakang. Melihat Yuwen yang baru saja masuk terburu-buru dari sana, Yue masih menangis sesegukan dan tambah keras karena merasa di permainkan oleh Yuwen.

"Hey kenapa kau malah menangis semakin keras? apa kau terjatuh?." Yuwen mendekat dengan khawatir.

bugh

bugh

bugh

"Dasar brengsek, sialan, babi, anjing, tai, manusia tai. Kenapa lo tiba-tiba ninggalin gue sendirian?!!! Lo mau kabur kan? ngaku aja deh!!!." Yue berteriak tantrum sambil memukul-mukul dada bidang Yuwen.

Yuwen hanya terdiam menerima pukulan Yue, dia sendiri tidak begitu paham dengan ucapan Yue karena bahasanya aneh. Yuwen membiarkan Yue melampiaskan amarahnya sampai puas.

"hukh.. hiks..huhu." Yue menangis menunduk.

"Maaf, aku hanya pergi sebentar karena ada urusan." Ucap Yuwen mengelus rambut Yue.

"Pembohong, aku tidak percaya padamu pembohong handal." Kesal Yue.

"Aku tidak berbohong Yue." Bantah Yuwen.

"Aku tidak percaya lagi padamu." Ketus Yue.

"Aku sudah kembali sekarang, berhenti lah menangis." Yuwen kebingungan.

"Untuk apa kau pergi malam-malam secara diam-diam?! Kau punya istri lain? iyakan. Sudahlah persetan dengan kehidupan dan janji masa lalu, aku sudah muak padamu. Kita akhiri saja hubungan kita disini, aku sudah tidak bisa tahan lagi dengan sifatmu yang seenaknya padaku. Aku sudah berusaha sabar dan mengerti, tapi kau sendiri tidak bisa mengerti perasaanku. Kau pikir aku ini pohon yang tidak punya perasaan?!! Kau hidup saja sendirian sampai mati, kau pikir aku peduli?!!! Biar aku saja yang mencari Yi'er dan membesarkannya sendiri. Pria bajingan seenaknya sepertimu sama sekali tidak berguna untukku. ENYAH KAU!!!." Teriak Yue marah, dia kecewa.

Yuwen bahkan sampai mematung saking kagetnya, hatinya berdenyut sakit mendengar bentakan penuh kemarahan dari Yue. Dia merasa malu, padahal dia berpikir tidak melakukan kesalahan apapun.

"Kau terlalu berlebihan untuk masalah sepele." Lirih Yuwen.

"Berlebihan?! Baiklah, kita akhiri saja sampai disini. Telan semua rahasiamu dan jangan ikut campur urusanku setelah ini, sialan." Yue menghapus air matanya kasar.

Yue berjalan cepat menuju pintu depan, dia dengan cepat meraih gagang pintu dan hendak membukanya. Mungkin keputusannya memang terburu-buru, tapi jika terus menerus bersabar dan mengalah Yue yakin jika Yuwen tidak akan pernah mau bicara.

Sratt

Greb

Tangan Yue di tarik kasar hingga menubruk dada bidang Yuwen. Yuwen mencengkeram erat pinggang dan bahu Yue, Yue meringis merasa sakit.

"Apa lagi sekarang? kau ingin membunuhku untuk menutup mulut?!!." Sungut Yue.

"Berhenti keras kepala Yue." Yuwen menahan marah.

PLAKKKK

"Kau yang harusnya berhenti keras kepala dasar brengsek, kesabaranku sudah habis. Apa kau tau bagiamana stres dan bingungnya aku selama ini? aku selalu memikirkan anakku yang menunggu untuk di jemput, aku memikirkannya siang dan malam tanpa henti. Sedangkan kau, apa yang kau lakukan selain menutup rahasia?!! apa kau pernah berusaha untuk mengingat mereka? tidak pernah kan, dasar pecundang." Yue menampar Yuwen dengan kesal, dia benar-benar kehabisan kesabaran.

Yuwen mematung, rasa perih dan panas yang menjalar di pipinya terasa sangat nyata. Melihat tatapan bengis penuh amarah dan kekecewaan dari Yue membuat Yuwen semakin frustasi, dia tidak tau pola pikir Yue yang selalu terburu-buru.

"Bahkan jika aku memaksa untuk bertemu dengan Yi'er saat ini, dia hanya akan menderita karena hatiku masih kosong dan dingin. Tidak ada cinta, tidak ada kerinduan, tidak ada memori yang membekas, semuanya hampa. Apa kau pikir selama ini aku diam karena tidak memikirkannya? tentu saja aku juga ingin bertemu dengannya, tapi saat ini aku masih seperti cangkang kosong. Bisakah kau memberikanku waktu untuk tau semuanya? kenapa kau selalu memojokanku selayaknya seorang penjahat?." Yuwen berkata lirih, menatap tepat pada mata sembab Yue.

1
zhuyan 🙊🙊
akhirnya ketemu juga sama yuwen persi dewasa
kira² apa ya yg mau disampaikan yuwen dewasa 🤔🤔
Mellisa Gottardo: Wahh apa ya kira-kira 🥰
total 1 replies
Babyme
aaaaaa jadi jemuran digantung😭
Mellisa Gottardo: maaf yaww🥰
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
lah kan di gantung kata katanya, pinisirin ini sama perkataan mereka /Cry/
Mellisa Gottardo: apa ya kira-kira wkwkwk
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
itu sih akal akal-akalan Yue dan Yi'er aja itu pasti /Facepalm/
Mellisa Gottardo: hahaha jelas🥰
total 1 replies
Mama molen
lanjut thor🔥
Mellisa Gottardo: siaapp
total 1 replies
Jas Merah
🤣🤣🤣🤣semangat thor
Mellisa Gottardo: siaapp
total 1 replies
zhuyan 🙊🙊
hahahah yuwen selamat dahhh menikmati waktu sama yi'er
pinter juga yue jadi bisa me time terus 🤣🤣🤣😁😁😁😆😆
Mellisa Gottardo: demi kewarasan 🥰
total 1 replies
Erna Masliana
🤣🤣🤣🤣🤣 padahal emaknya yang gak mau diganggu
Mellisa Gottardo: hahah akal-akalan Yue 🤣
total 1 replies
Fahreziy
nexk
Mellisa Gottardo: /Smirk//Smirk/
total 1 replies
zhuyan 🙊🙊
hidupnya terlalu banyak misteri tapi kayanya emang mungkin ortunya masih hidup tapi ga tau juga 😁😁😁🤣🤣
Mellisa Gottardo: ayoo tebak 🥰🤣
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
hidup mereka yang sekarang masih dipenuhi dengan misteri yang kuat
Mellisa Gottardo: /Gosh//Gosh/
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
bisa jadi orang tua Yuwen masih hidup
Mellisa Gottardo: bener tuch
total 1 replies
Babyme
julid nya yi’er tuh julid banget🤣
Mellisa Gottardo: lebih pedes dari ibu-ibu 🤣
total 1 replies
Babyme
ZE TENANGIN DIRI LO!!!! Sabar dulu ege😭😭
Mellisa Gottardo: Hahahah mana tahan🥹
total 1 replies
Babyme
stres nya sampe sini, masa todler yi’er emang dar der dor banget🥰🔥🤣
Babyme
terharu, akhirnya Ze jadi guru Yi’er lagi🥰🥹
Mellisa Gottardo: finally si guru bisa lepas rindu🥹
total 1 replies
Fahreziy
nexk
Mellisa Gottardo: /Applaud//Applaud/
total 1 replies
zhuyan 🙊🙊
terlalu lama dibelakang layar jadi ga ada yg tauuu 😆😆
Mellisa Gottardo: Ahahah nyesek🤣
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
ayahmu bukan Serena sang artis terkenal Yi'er, ayah mu itu sebelum nya beruang kutub yang gak pandai berekspresi
Mellisa Gottardo: wahhaha beruang kutub banget nih🤣
total 1 replies
Evi Marena
wkwkwkw....kasihan Yuwen....diremehin Mulu sama yi er😌
Mellisa Gottardo: ya gimana ya, emang mencurigakan sih🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!