NovelToon NovelToon
Ibuku Selingkuhan Suamiku

Ibuku Selingkuhan Suamiku

Status: tamat
Genre:Pelakor / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Penyesalan Suami / Selingkuh / Tamat
Popularitas:150.1k
Nilai: 5
Nama Author: rafizqi

“Dikhianati suami, ditikam ibu sendiri… masihkah ada tempat bagi Andin untuk bahagia?”

Andin, seorang wanita sederhana, menikah dengan Raka—pria miskin yang dulu ia tolong di jalan. Hidup mereka memang pas-pasan, namun Andin bahagia.

Namun kebahagiaan itu berubah menjadi neraka saat ibunya, Ratna—mantan wanita malam—datang dan tinggal bersama mereka. Andin menerima ibunya dengan hati terbuka, tak tahu bahwa kehadiran itu adalah awal dari kehancurannya sendiri.

Saat Andin mengandung anak pertamanya, Raka dan Ratna diam-diam berselingkuh.

Mampukah Andin menghadapi kenyataan di depannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rafizqi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18

Hari itu, lokasi syuting tampak ramai. Lampu sorot, kamera, dan kru sibuk mempersiapkan adegan besar—adegan paling penting dalam film tersebut.

Namun di balik keramaian itu, Clara berdiri di balik trailer-nya dengan wajah penuh kebencian.

Ia menatap pantulan dirinya di cermin dan bergumam pelan, “Kau pikir kau bisa mengambil tempatku, Andin? Lihat saja, satu langkah salah dan kariermu akan hancur di depan semua orang.”

Di tangannya, ia memegang selembar USB kecil—isi video editan yang telah ia siapkan dengan bantuan seseorang dari tim media. Video itu menampilkan potongan seolah-olah Andin bersikap tidak sopan kepada kru dan menyalahkan orang lain di lokasi. Tujuannya sederhana: Menjatuhkan nama Andin sebelum film dirilis.

Clara tersenyum puas. “Begitu video ini tersebar, tidak akan ada yang percaya padamu lagi.”

---

Namun tanpa ia sadari, seseorang dari tim lighting mendengar percakapan Clara dengan asistennya. Orang itu langsung mengirim pesan singkat pada seseorang yang kini menjadi sekutu diam Andin — yaitu Hans.

Malamnya, sebelum hari konferensi pers film diadakan, Hans memanggil Andin ke ruang meeting hotel tempat mereka menginap.

“Andin, aku dapat laporan dari kru,” katanya pelan.

“Clara mencoba menjatuhkanmu lewat video editan. Dia akan memutarnya besok di depan media.”

Andin menghela napas panjang. Namun alih-alih panik, wajahnya terlihat tenang.

“Jadi, dia benar-benar tidak belajar dari kesalahannya,” ucap Andin dengan suara lembut namun penuh ketegasan.

Hans menatapnya heran. “Kau tidak takut?”

Andin menggeleng.

“Tidak lagi. Aku sudah terlalu sering dijatuhkan. Kali ini, biarkan dia jatuh karena perbuatannya sendiri.”

Hans melihat senyum samar di wajah Andin—senyum yang dulu tidak pernah ada, senyum seorang wanita yang telah melewati badai dan kini tahu cara berdiri.

---

Keesokan harinya, ruangan konferensi pers dipenuhi wartawan dan kamera.

Clara duduk di barisan depan, tampil anggun dengan gaun mahalnya. Sementara Andin, mengenakan setelan putih sederhana, duduk di samping Hans dan sutradara.

"Kau akan jatuh sebelum kemenangan mu, Andin" gumamnya lirih penuh kebencian.

Ketika sesi tanya jawab dimulai, seorang wartawan tiba-tiba berdiri.

“Maaf, saya mendapat video yang katanya menunjukkan perilaku tidak profesional dari pemeran utama, Andin. Apakah kami boleh melihatnya?”

Wajah Clara berubah puas. Ia melirik pamannya yang duduk di belakang dan mengangguk kecil—semuanya sudah sesuai rencana.

Wartawan pun menayangkan video itu di layar besar ruangan.

Tapi begitu video dimulai, semua orang terpaku.

Bukan video seperti yang diharapkan Clara.

Yang muncul justru rekaman asli yang menunjukkan Clara-lah yang bersikap kasar kepada kru, membentak asisten, dan bahkan berusaha memanipulasi tim produksi agar menyingkirkan Andin.

“Ap—apa ini!?” seru Clara panik.

“Itu bukan videonya! Itu editan!”

Namun Andin berdiri dengan tenang. “Video itu berasal dari CCTV lokasi syuting. Tidak ada editan apa pun, Nona Clara. Kami hanya ingin menunjukkan siapa yang sebenarnya tidak profesional di sini.”

Suara wartawan langsung bergemuruh, kilatan kamera bertubi-tubi.

Clara pucat. Pamannya mencoba berdiri membela, tapi sutradara dengan tegas berkata,

“Mulai hari ini, Clara resmi dikeluarkan dari proyek. Dan Andin tetap menjadi pemeran utama, sesuai keputusan produser dan investor.”

Andin duduk diam, tenang, tanpa sepatah kata pun. Namun dalam hatinya, ia tahu—inilah pembalasan paling elegan. Dan Clara kalah telak oleh perbuatan kotor nya sendiri.

---

Sore itu, setelah semua wartawan pergi dan suasana mulai sepi, Hans menghampiri Andin yang berdiri di balkon hotel.

“Bagaimana kau tahu cara menghadapinya dengan begitu tenang?” tanyanya lembut.

Andin menatap langit sore yang berwarna jingga. “Karena aku sudah tahu rasa kehilangan. Setelah kehilangan segalanya, aku tak lagi takut apa pun.”

Hans memandangnya lama. “Kau bukan wanita yang sama seperti dulu.”

Andin tersenyum. “Tidak, Hans. Dulu aku hidup untuk membahagiakan orang lain. Sekarang aku hidup untuk menghargai diriku sendiri.”

Hans tersenyum samar mendengar hal itu. Dia senang melihat Andin bisa bangkit walaupun banyak orang yang ingin menjatuhkan dirinya.

---

Beberapa minggu kemudian, film itu tayang dan sukses besar.

Nama Andin melejit—tidak hanya karena pesonanya, tapi karena bakat dan keteguhan hatinya. Ia menjadi simbol wanita yang bangkit dari kehancuran.

Sementara Clara menghilang dari dunia hiburan. Semua kontraknya dibatalkan. Hidupnya runtuh dalam sekejap.

Dan di balik semua sorotan kamera, Andin berjalan di karpet merah dengan senyum lembut, menggandeng tangan Hans yang selalu ada di sisinya.

Kini, dunia benar-benar berputar ke arahnya.

.

.

.

Bersambung.

1
Khoerun Nisa
novel yg buruk
Khoerun Nisa
tor si Andin tidk cocok JD peran utama JD Kya sinetron ikn terbang yah oon brputar blik lgi ke awal yg mudh di tipu JD penyesalan Andin kurng greget hrus nya di buat lebih menderita kehilngn laki2 yg di cintainya
Khoerun Nisa
knp Hans GK bilng keandin gmn klu dia di goda SM ibunya masih snggupkh kehilngn untuk yg kedua kalinya
Khoerun Nisa
udh di sakiti brkali2 yg keliatan ktnya GK bodoh ttp aja bodoh..
Saya Sayekti
situa sundel ini maunya d kasih cacat br mungkin tobat buntung kan aja kakinya
Saya Sayekti
bakar rumah sama toko kue nya
𝐵💞𝓇𝒶𝒽𝒶𝑒🎀
berarti ini udh dua tahun kemudian dong yh,kan Andin melahirkan bersamaan waktu di ceraikan si Raka , lumayan lama jg dekat sma Hans tpi baru di lamar
𝐵💞𝓇𝒶𝒽𝒶𝑒🎀
popular boleh tapi goblok ttp sama😭🤣
Dewi Riana
Andin tolol tidak belajar dari kesalahan yg pertama..greget gw sama si andin
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
apa anak ratna?
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
tolol banget mmng...kl.jd hans jarke wae andin hancur lagi...jalang sdh bkn kslhn fatal mlh d prcaya org yg nolong saat susah d ragukan
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
jarke wae hans...mmng otak e bodoh calon mu itu
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
sesuai dugaan q brti queena anak andin..tp ms bs d ambil hak asuh nya kan orgtua qquuena adopsi
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
trnyata sandiwarq..kandani wong tabiat jahat mah g sah d kasihani
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
tidak boleh lah situ krjaane ngapain aja kok g pnya t4 tinggal..nglonte g d hsle
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
ibu nya aja tega kok ..nah gt yg jd anak g tegaan...cb kl d balik sdh pasti ratna bkl menganiaya andin..krn ambisinya dia hdp enak dan andin hrs mndrta
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
nak nak ..ibu kamfret ra kroso dusone akeh
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
jgn2 bayi nya mmg msh hfp d jual raka dan ibu nya paa y
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
dari nol? kamu aja kali raka yg sedari awal mmng g punya apa2...hdp sama wanita serba bisa ky andin bs hdp enk mlh kacang lupa kulit..akrg g bs kan skdr mengelola yg cr duit aja udh g pdli hartanya d kuasai org hina mcm kalian
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
bejo lgsg ketemu cinta lama nya jd g sempet terlunta2 ...kl j d dunia nyata bs kaya gini g d crtanya org d jahati lalu sengsara dan yg jahat makin jaya dr hrta rampasan😬
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!