NovelToon NovelToon
Lingkaran Setan

Lingkaran Setan

Status: sedang berlangsung
Genre:Spiritual
Popularitas:7.5k
Nilai: 5
Nama Author: JK Amelia

novel ini untuk sementara sedang direvisi mohon maaf kalau ada ketidak nyamanan dalam membacnya🙏🙏,

Dinda,Arin,Dimas,Dani dan Wiira berencana mengisi liburan setelah ujian akhir sekolah,mereka berencana pergi ke naik ke gunung ciremai.
Fadilah dan Farhan teman teman Dani yang mendengarnya ikut bergabung,mereka adalah seorang mahasiswa salah satu perguruan tinggi dikota Jakarta sedang liburan ditempatnya Dani.
Mereka tak menyangka liburan mereka jadi bencada dan mengakibatkan kematian.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon JK Amelia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Malam Persembahan

Mereka berlari keasal sumber suara tapi suaranya hilang entah kemana,mereka semua berhenti.

"Bagaimana ini pak?"tanya Dani pada pak Yitno dan kakeknya Dinda.

Pak Yitno hanya terdiam,ia bingung harus bagaimana,ia balik menatap kearah kakeknya Dinda.

"Aku rasa kita sudah dekat tapi langkah kita ada yang menghalangi,suatu kekuatan atau apapun itu tidak ingin kita sampai kesana,"ujar Kakeknya Dinda.

"Terus kita harus bagaimana pak?"tanya salah seorang dari mereka.

"Iya pak Santoso,apa kita balik dulu besok kita kembali membawa orang yang mengerti dalam hal beginian,"ungkap pak Yitno.

"Enggak bisa pak,kita harus tetap mencari Dinda,aku dengar ritualnya akan diadakan malam ini pas purnama,"sahut Dani.

"Sebentar,aku akan coba berkomunikasi dengan temanku dulu,mudah-mudahan kita bisa menembus pagar gaib dihutan ini,"jawab pak Santoso.

Semua orang akhirnya setuju setelah berdiskusi dengan yang lainnya.

Pak Santoso kemudian mencari tempat duduk yang landai,ia kemudian mengeluarkan tasbih dan mulai berzikir memejamkan matanya.

Sementara itu dipinggir air terjun terlihat Dinda sudah dibaringkan diatas altar,Dimas,Farhan dan Fadilah terlihat sudah siap dengan jubah mereka mengelilingi altar.

Beberapa anggota sekte sudah berdatangan,hanya anggota elit berjumlah sepuluh orang yang mereka undang,Dimas,Fadilah dan Farhan tampak menyambut mereka dan mempersilahkan mereka menempati posisi masing-masing mengelilingi altar.

"Ayo kita mulai ritualnya,"perintah Dimas.

Sementara itu pak Santoso yang sedang bersemedi terlihat berusaha menghubungi kyai Safi'i.

Di pesantren sendiri setelah menyelamatkan para santri yang terluka kyai Safi'i kembali ketempat zikir diarea lapang depan pesantren bersama para santri yang masih bertahan.

Tiba-tiba ia mendengar suara bisikan dari sahabatnya pak Santoso,kemudian kyai Safi'i memejamkan matanya dan berusaha berkomunikasi.

"Yah aku akan membantumu,"gumam kyai Safi'i,ia kemudian membuka matanya membaca doa,tak berapa lama terlihat sinar putih keluar dari telapak tangannya,sinar itu kemudian melesat jauh menembus kegelapan malam.

Para santri-santri yang melihatnya tertegun,mereka baru tahu kehebatan dan kesaktian kyai mereka.

"Jangan berhenti berzikir teruskan,"bentak kyai Safi'i sambil berbalik dan menatap semua santri yang ikut berzikir bersamanya berhenti.

"Ba..baik kyai,"sahut semua santri tergagap mendengar bentakan kyai Safi'i.

Merekapun mulai kembali berzikir,berusaha fokus pada apa yang mereka lafazkan.

"Dengarkan semua,apa yang kita hadapi nanti akan lebih berat,aku harap apapun yang terjadi kalian tetap berada dalam lingkaran api obor dan konsentrasi jangan ada yang melamun,ingat jangan terpancing suara apapun yang membuat kalian keluar dari lingkaran,"perintah kyai Safi'i,"lanjut kyai Safi'i,iapun kembali tengelam dalam zikirnya.

Angin kembali berhembus kencang,suara tawa dan geraman kembali terdengar,obor-obor disekitar lapangan yang mengelilingi mereka begoyang kesana kemari,tapi anehnya obor-obor itu tidak mati.

Kyai Safi'i melihat kesekeliling

,"hem,ini tidak akan mudah,ya Allah bantu kami melawan kebatilan,"gumam kyai Safi'i kemudian ia mengambil sebilah keris dari pingangnya dan menancapkan ditanah sambil berdoa.

"Ya Allah,aku hanya berlindung kepadamu,beri kekuatan pada kami untuk melawan kebatilan,tiada daya kekuatanku hanya engkau lah maha dari segala kekuatan,hanya kepadamu lah kami meminta perlindungan,"setelah membaca doa dan meminta keselamatan.

Tiba-tiba tanah disekitar bergetar dari keris yang ditancapkan keluar sinar putih yang mengelilingi orang-orang yang sedang berzikir.

Sementara itu pak Santoso yang sedang bertafakur berzikir membuka matanya kembali.

Pak Yitno,Dani dan yang lainnya menghampiri kakeknya Dinda yang tampak kelelahan.

"Bagaimana pak?"tanya pak Yitno sambil memberikan air minum.

"Ayo kita lanjutkan,kali ini kita pasti bisa menemukannya,"ajak pak Santoso.

"Bagaimana pak?"tanya pak Yitno lagi.

"Kita pasti menemukannya,aku rasa kita sudah dekat,aku yakin dengan izin allah kita pasti bisa menemukannya,"sahut pak Santoso lagi.

Akhirnya semua orang kembali berjalan,sepanjang perjalanannya mereka terus berzikir dan tak berapa lama terdengar suara seperti orang-orang membaca mantra suaranya terdengar mengema disekeliling mereka.

"Pak suaranya sudah dekat,"ujar Dani.

"Iya ayo cepat,"sahut pak Santoso.

Semua orang bergegas menuju asal suara itu.

Terlihat Dimas sedang memimpin sebuah ritual,semua orang Yang berkumpul dan membacakan mantra mengelilingi altar.

"Wahai saudara-saudaraku,kalian mintalah apa yang kalian inginkan junjungan kita akan memberikan apapun keinginan kalian asal kalian tetap setia padanya,"ucap Dimas sambil mengangkat tangannya.

"Kami berjanji akan selalu setia pada junjungan kami yang agung,"ujar mereka serempak sambil membungkuk.

Fadilah membawa cawan dan memberikan minuman pada setiap anggota yang hadir,setelah itu semua anggota kembali membaca mantra dipimpin oleh Dimas semakin lama suaranya semakin kencang.

"Duarrrrr....."

"Duarrrrr...."

Suara petir saling bersahutan diudara tiba-tiba langit berubah menjadi merah angin berhembus kencang dan udara semakin pekat,semua anggota sekte melihat keatas sambil terus membaca mantra.

"Datanglah junjunganku yang agung,aku persembahkan jiwa murni untukmu,"Dimas terus memanggil junjungannya.

"Duarrrrr...."

"Duarrrrr..."

Petir kembali menggelegar dan bersahutan dilangit,awan menjadi merah pekat dan semakin pekat.

Pak Santoso dan yang lainnya yang melihat cuaca tiba-tiba berubah terkejut.

"Pak apa yang terjadi?"tanya Dani penuh rasa khawatir.

"Kita harus bergegas,jangan sampai terlambat mereka sudah memulai ritualnya dan iblis junjungan mereka sebentar lagi akan muncul,cepatlah,"ujar Kakeknya Dinda.

Semua orang bergegas berlari kearah suara orang-orang yang sedang membaca mantra.

"Dani apakah jalan ini sudah benar,"tanya pak Yitno sambil ikut berlari bersama yang lain

"Iya pak,kalau daerah sini aku masih ingat jalannya,"ungkap Dani.

"Kalau begitu ayo cepat,"ucap kakeknya Dinda.

Begitu masuk kearea air terjun udara menjadi begitu dingin dan langkah mereka semakin berat.

"Pak bagaimana ini?"tanya pak Yitno dan yang lainnya.

"Maju terus,ayo kita semua berdoa dan berzikir,"sahut kakeknya Dinda.

Dengan gema takbir dan doa yang terus diucapkan semua orang mereka berhasil mendekat.

"Lihat disana,"teriak Dani melihat orang-orang yang berkumpul sambil membaca mantra mengelilingi altar.

Semua orang terkejut mereka menghentikan langkahnya,mereka menyaksikan orang-orang sedang berkumpul mengelilingi sebuah altar dan diatas altar terdapat tubuh Dinda yang tidak sadarkan diri.

"Ayo cepat!!Perintah Pak Yitno.

Semua orang berlari kearah tersebut tapi begitu mereka mendekat tubuh mereka terpental,mereka seperti menabrak tembok yang tak terlihat.

"Akhhhh...."

"Brukhhh...."

"Aduhhh...."

Semua orang yang hendak menerjang terlihat terpental dan berjatuhan kesakitan.

"Bagaimana ini pak,"ujar pak Yitno dan Dani,menghampiri kakeknya Dinda yang terduduk ditanah.

"Kita berdoa dan minta kepada yang diatas,ayo kita gemakan takbir dan sepertinya aku masih menyimpan garam yang diberikan kyai Safi'i,"sahut pak Santoso.

Semua orang mulai mengumandangkan takbir dan pak Santoso terlihat menaburkan garam kearah depan.

Suara dentuman terdengar ketika garam ditaburkan kedepan dan asap hitam keluar dan membumbung keudara lalu hilang.

Dimas dan orang-orang yang sedang mengadakan ritual terlihat terkejut mendengar suara dentuman dan takbir yang bergema.

"Kurang ajar,mereka bisa menembus pagar yang aku buat,ayo kita percepat ritualnya,"perintah Dimas.

Dimas kemudian mengambil tongkat dan membaca mantra,lalu tongkat itu ia tancapkan didepannya.

"Coba saja kalau kalian bisa melewati ini,"ujar Dimas sambil tersenyum sinis.

Tak berapa lama terdengar suara bergemuruh dari berbagai penjuru,tiba-tiba berbagai bentuk mahluk astral berkumpul dan menghadang langkah Kakeknya Dinda dan yang lainnya.

"Ayo cepat kita tuntaskan ritualnya,"perintah Dimas lagi.

Terlihat semua orang sudah kembali berkumpul mengelilingi altar sambil membaca mantra.

Sementara orang-orang yang akan menyelamatkan Dinda diserang oleh mahluk berbagai bentuk.

"Akhhhh....."

"Akhhhh....."

Terdengar suara jeritan orang-orang yang kesakitan.

1
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
sekian lama baru up lagi euy ..hampir aja lupa kisah nya 🤣
Amelia: 🙏🙏...lg repot insyaallah akan sering up sampai selesai..mksh msh setia nungguin /Heart//Heart//Heart//Rose//Rose/
total 1 replies
༄ ᗰᗩᖇ ˢᴵᗰEᒪOᗯ ❀
blm up lagi ya kak
tundra mahkota
dasar pemuja iblis keparat
Abu Yub
aku datang lagi dedek/Beer/
Abu Yub
aneh
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
kurang ajar banget itu para iblis
❤️⃟Wᵃf YULI A
padahal kepsek nya cewek... tapi menganut sekte sesat... mungkin siswanya juga udah banyak yang jadi korban....
⫷ TՏᑌᗰᗩ ⫸
sekte sesat sdh masuk sekolah ,
mana berkuasa pula kepala sekolah
ruwet
tundra mahkota
wah anggota tersembunyi nih
Abu Yub
Lanjut thor
Amelia: mksh Abu ayub udah mampir...🙏❤️❤️❤️❤️
total 1 replies
tundra mahkota
Dinda bisa dititipkan Ama kyai safi tapi saat ditengah jalan pasti dicelakai Ama Fadillah dan Dimas
Abu Yub
sip deh.berlanjut
⫷ TՏᑌᗰᗩ ⫸
kenapa Dinda ngga di titipkan di pondok kyai Syafi'i ,
supaya aman di pesantren kan saja
❤️⃟Wᵃf YULI A
beneran... tapi orang-orang nganggep trauma .
Abu Yub
lanjut thor
⫷ TՏᑌᗰᗩ ⫸
syukur , gagal ritual Dimas
pergilah ke alam baka buat makhluk tekutuk di hutan itu
❤️⃟Wᵃf YULI A
menegangkan... itu semua dijadikan pelajaran untuk Dinda dan untuk semua orang... segala sesuatu harus berhati-hati... dan restu orang tua adalah sesuatu yang penting.. orang tua melarang bukannya nggak sayang... justru mereka menghawatirkan kalian...
jangan sembarang ke tempat orang.. semua tempat ada peraturannya masing-masing. saling menghargai...
⫷ TՏᑌᗰᗩ ⫸
semoga gagal ritual Dimas
kembali jadi ke aslinya kakek peot
❤️⃟Wᵃf YULI A
Alhamdulillah.... sepertinya ada secerah harapan....
dr awal aku juga udah curiga sama Dimas...
❤️⃟Wᵃf YULI A
pasti gagal nih rencana mereka. kiyai Syafi'i pasti bisa menemukan mereka... berarti ini tu aliran sesat y... banyak pengikutnya begitu...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!