NovelToon NovelToon
My Big Boss

My Big Boss

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:3M
Nilai: 4.9
Nama Author: sriyani

Pengusaha muda yang Arogan, angkuh dan dingin namun ketampanannya mampu menyihir semua mata wanita,ia adalah Regan Atmaja.

Regan adalah sosok laki-laki idaman semua wanita, parasnya yang tampan dan karirnya yang cemerlang di usianya yang masih muda membuat semua wanita ingin menjadi istrinya.Namun di belakang itu Regan mempunyai sikap yang begitu angkuh dan dingin, ia tak pernah peduli dengan semua orang yang berada di sekitarnya.

Masa lalu yang menyakitkan membuat hati Regan Atmaja tertutup dan menjadi sedingin es,hanya satu wanita yang mampu merubah hidupnya dan meluluhkan hatinya, ia adalah Bintang Ariana Putri yang tak lain adalah sekertaris barunya ..

Bagaimana bisa Regan mendapatkan hati Bintang dengan sifat Angkuh dan Dinginya itu?
yuk kita ikuti kisah mereka ...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sriyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

laporan

Tak apalah aku harus menunggu lama, yang jelas kau sekarang kembali padaku, aku tau pasti si iblis itu sengaja mengulur-ulur waktu untuk mengembalikan mu padaku.

ucap Bintang yang terus menciumi kunci motornya.

Bintang mulai berjibaku dengan semua pekerjaannya. Bintang harus sering bolak-balik ke ruangan Davit karena ada hal-hal yang belum ia mengerti.

Untung saja Tuan Davit mau membantuku menyelesaikan laporan ini , semoga saja suasana hati iblis itu lagi baik.

gumam Bintang sebelum masuk menyerah kan hasil laporannya.

Tok.. tok.. tok..

suara ketukan pintu Bintang.

" Permisi Tuan, bolehkah saya masuk? "

tanya Bintang dari luar pintu.

" Hmmmm.., "

jawab Regan dari dalam.

Dia memang tak punya kosakata lain selain Hmmmm...

gerutu Bintang sambil membuka pintu.

" Ma'af Tuan ini adalah laporan rencana kerja dan anggaran yang harus kita keluarkan untuk proyek baru kita,mohon tuan periksa terlebih dulu sebelum Tuan menyetujuinya, "

ucap Bintang menyerahkan map yang berisi laporan dengan jantung yang berdetak tak karuan, karena ia takut laporannya akan di tolak oleh Regan.

" Laporan apa ini! bahkan anak Tk pun bisa membuatnya! "

ucap Regan marah dengan melempar laporan itu ke arah Bintang.

Deg..

Hati Bintang begitu sakit menerima perlakuan Regan.

Begitu buruk kah hasil kerjaku? hingga kau memperlakukanku seperti ini .

Gumam Bintang dalam hati sambil memunguti kertas laporan yang berserakan di lantai.

" Ma'af Tuan saya akan segera memperbaikinya, "

ucap Bintang bergegas keluar.

Dasar iblis ! kau benar-benar tak punya hati

gerutu Bintang terus berjalan ke arah ruangan Davit.

Sedangkan teman-temannya yang melihat hanya berbisik.

"Kenapa dengan Bintang? "

tanya Livia pada Rita yang kebetulan meja mereka berhadapan.

" Entahlah,yang jelas dia seperti itu setelah keluar dari ruangan Tuan Regan, " jawab Rita berbisik.

Sedangkan Bintang yang sudah berada di ruangan Davit pun mulai memberikan laporannya kepada Davit.

" Ma'af Tuan, kenapa Tuan Regan menolak laporan yang sudah saya buat, saya sudah menghitung anggarannya dengan baik saya juga sudah membuat rencana kerja yang jelas dan mudah di pahami, kenapa Tuan masih menolak? "

ucap Bintang mencoba menjelaskan kepada Davit.

" Coba saya lihat , kau salah di sini, kau jangan menggunakan kata-kata ini kau harus menggantinya dengan kalimat ini , dan untuk masalah anggaran ini sudah benar kau sudah membuat nya sesuai dengan rencana kerja, "

ucap Davit sambil mengoreksi laporan yang Bintang buat.

" Jadi hanya salah di bagian ini saja? "

tanya Bintang tak percaya.

" Iya, laporan mu sudah cukup bagus seharusnya tuan tidak mempermasalahkan itu, "

ucap Davit dengan tenang.

" Terima kasih Tuan atas bantuannya,saya akan segera mengetiknya ulang, "

ucap Bintang pamit keluar ruangan dengan wajah kesal .

Dasar iblis! kau pasti sengaja ingin memarahiku! kau tak tau sedang berhadapan dengan siapa ! apa kau fikir aku akan mundur dengan sikapmu itu!

gerutu Bintang pelan tapi masih bisa di dengar oleh Davit.

Davit yang mendengar hanya tersenyum tipis,Davit sangat berharap jika tuanya tidak memecat Bintang seperti kata-katanya tempo dulu.

Disisi lain Bintang mulai mengetik laporannya yang baru, tak butuh waktu lama untuk Bintang menyelesaikannya.

Awas saja jika kau melempar laporan ku lagi! aku akan mematahkan semua tulang-tulangmu itu! aku sudah tak peduli lagi jika kau ingin memecat ku!

gumam Bintang yang mulai berjalan masuk ke ruangan regan.

" Permisi Tuan, ini laporan yang Tuan minta,saya sudah memperbaikinya, Tuan bisa mengeceknya ulang, "

ucap Bintang setenang mungkin.

Tanpa mengecek Regan langsung menandatanganinya.

" Ma'af Tuan, apa Tuan tidak mau mengecek ulang laporannya? "

tanya Bintang yang heran kenapa Regan langsung menandatangani laporan nya.

" Laporan ini sudah benar jadi untuk apa aku mengeceknya ulang ".

jawab Regan dengan santainya.

Terus kenapa kau harus melempar laporan yang ku buat jika sebenarnya kau tidak mempermasalahkannya!

gerutu Bintang dalam hati ,kini Bintang benar-benar kesal tingkat dewa karena sikap Regan.

" Serahkan laporan yang sudah ku setujui kepihak penanggung jawab proyek, "

ucap Regan tanpa dosa.

" Baik Tuan, "

ucap Bintang dengan wajah kesalnya,Bintang pun mulai berjalan keluar.

Dasar bos sialan! ingin sekali ku menjambak rambutmu hingga botak! ku sumpahin kau kena batunya!

gerutu Bintang dalam hati yang selalu mengumpati Tuannya.

" Berhenti mengumpat ku! "

ucap Regan yang seakan tau isi fikiran Bintang.

Bintang yang akan membuka pintu pun menoleh dan menunduk hormat,

" Ma'af Tuan saya tidak seberani itu, "

jawab Bintang yang terkejut kenapa Regan bisa tau isi fikirannya.

Bintang pun langsung bergegas keluar.

Apa sekarang dia juga bisa membaca fikiran ku?

gumam Bintang bergidik ngeri.

Bintang kembali ke meja kerjanya, ia disibukan dengan semua pekerjaannya.

tak terasa jam makan siang pun tiba,

" Bi, makan di luar yuk? "

ucap Livia yang menghampiri Bintang di mejanya.

" Di kantin sajalah, "

ucap Bintang yang masih sibuk dengan berkas-berkasnya.

" Dari kejadian kita yang terlambat dulu,kita tu ga pernah makan di luar lagi, bosen lah Bi makan-makanan kantin mulu, "

sahut Rita dengan senyum dibibirnya dan terus mengedip-ngedipkan matanya berharap Bintang mau menuruti kemauannya.

Kini Bintang mulai melihat kedua ekspresi wajah temannya yang mengeluarkan jurus andalan masing-masing.

" Oke, kita makan diluar,"

akhirnya Bintang pun mau mengikuti ajakan temanya. ia kalah jika Teman-temanya itu sudah mengeluarkan ekspresi memelasnya.

" Aku tunggu Tuan Regan keluar dulu, baru kita berangkat ".

ucapnya lagi yang masih sibuk menulis di buku agendanya.

" Ok! kita tunggu di depan ya, "

ucap Rita meninggalkan meja Bintang.

Bintang hanya membalas dengan anggukan kepala karena ia masih sibuk menulis.

Tak lama pun Regan keluar dari ruangannya, Regan hanya berlalu di hadapan Bintang yang masih sibuk di mejanya. Bintang yang sadar Regan sudah keluar pun bergegas membereskan semua berkas-berkasnya, ia segera menyudahi pekerjaannya dan menyusul teman-temannya.

"Hai.. mana Doni? dia gak ikut kita makan? "

tanya Bintang yang sudah menghampiri teman-temannya itu.

" Doni dari pagi kan ada pekerjaan di luar kantor, huh! pasti dia merasa merdeka tak bertemu Tuan Regan hari ini ".

jawab Rita yang iri dengan Doni.

" Kau ini iri atau sedang merindukannya? "

goda Livia pada Rita.

" Hih! amit-amit deh merindukan si tikus got itu ! "

Jawab Rita kesal.

Livia hanya terkekeh mendengar jawaban Rita.

" Awas nanti benci jadi cinta lo? "

celetuk Bintang sambil berjalan menuju mobil Livia.

" ITU TIDAK MUNGKIN!"

Jawab Rita dengan nada kesalnya.

Kini mereka sama-sama menaiki mobil Livia.

" Kita cari tempat makan yang dekat dengan kantor ya ?"

ucap Bintang dalam mobil karena ia tak mau terlambat untuk kembali ke kantor.

" Tenang saja, aku tau tempat makan yang enak dekat kantor ini, "

Jawab Livia yang fokus mengemudi.

Tak lama mereka pun sampai di sebuah rumah makan yang ramai pengunjungnya.

" Kau pesan apa Bi? "

tanya Livia yang mulai melihat-lihat buku menu.

" Aku ikut saja, "

Jawab Bintang yang sibuk dengan ponselnya.

" Kau Rit? "

tanya Livia pada Rita.

" Aku samain aja, "

Jawab Rita yang juga sibuk dengan ponselnya.

" Kita pesan gulai ikan kakap aja gimana? disini gulai ikannya enak banget lo.., "

ucap Livia memastikan.

" Ya terserah kau saja, "

ucap Bintang dan Rita bersamaan.

" Kalian kompak sekali, "

ucap Livia tersenyum getir.

Sambil menunggu pesanan datang mereka sibuk dengan ponsel masing-masing.

Livia yang sedari tadi memperhatikan Bintang pun merasa aneh dengan sikap dan raut wajah Bintang yang cemberut.

" Kau kenapa sih Bi! dari tadi kau cemberut! "

tanya Livia yang merasa aneh dengan sikap Bintang.

" Lagi kesel aja! "

jawab Bintang dengan nada kesalnya.

" Karena Tuan Regan? "

sahut Rita yang juga penasaran.

" Siapa lagi! "

jawab Bintang singkat.

" Tuan berulah apa lagi? "

tanya Livia yang terus memandang Bintang.

" Kalian tau! tadi dia bilang laporan yang ku buat setengah mati, anak tk juga bisa ngebuatnya, keselnya lagi dia lempar tu laporan ke muka aku cuma gara-gara salah satu kata saja! gila gak sih tu orang!

dan lebih kesalnya lagi, setelah aku kasih laporan yang sudah aku revisi dia tu bilang katanya laporan ku yang tadi sudah benar jadi gak perlu dia cek ulang , kesel ga sih kalian di gituin? aku tuh udah kepingin ngejambak rambut tu orang sampai botak! "

ucap Bintang dengan kesalnya.

Tanpa mereka sadari di sudut lain ada dua pasang telinga yang mendengar ucapan Bintang.

_

_

_

_

_

_

_

Ma'af sedikit typo 😁

jangan lupa dukung Author ya..

kasih Vote untuk novel ini..

dan jangan lupa Like, Komen dan Klik Favorit!

tunggu episode selanjuntya ya guys...

ini karya pertamaku jadi ma'af kalau masih ada kata yang kurang tepat.. Author masih terus belajar..

makasih buat yang udah baca dan yang udah kasih Vote, Like, Komen dan klik Favorit.

happy Reading 😊

1
Rivaldi Slank
ppgy0g9
Rivaldi Slank
9ly
Rivaldi Slank
6y
Rivaldi Slank
y
Rivaldi Slank
g
Anonim
Ya allah author ini buat aq gila..aq di kmr aendirian lgi..ngakak adri kayak udh g waras.ngetik sambil ngakak smp tipo2
Anonim
Wkwlw ya allah part ibi ngakak tok aq
Anonim
Wkwkwk ini pasti ulah ai bintang kan thor.sumpah ngakak terpingkal2 aq😅😅😅😅😅 yg km blg h waras itu bintang davit
Anonim
Wkkwkw bintang2 , tp adh dlm ekpetasiku tor kata2 ini
westi
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Mesri Simarmata
udah sekian bab,kog masih jalan ditempat ya alurnya
Memyr 67
tante nia aja kudet. regan dah nikah kok, masih dituntut. harusnya sebagai wanita bisa merasa, bagaimana kalau suaminya dituntut sama cinta peetamanya, apa rela, suami membantu cinta peryama,? mikir tante nia?
Memyr 67
ini, regan nggak ganti baju? abis basah, nyebur ke kolam, sampai malam mau tidur?
Memyr 67
david? syukuri apa yg ada hidup adalah anugrah. hakhakhak (tertawa jahat)
Memyr 67
ish bala bintang, mirip mirip bala dewa
Memyr 67
regan ada di rumah bintang. apa itu artinya bintang yg mendekati regan? ayo rita, konfirmasi baik baik jangan berburuk sangka
Memyr 67
ibu yg terlalu menjaga agar anaknya tidak menderita dan mendapat perlakuan buruk dari sekitarnya itulah ibu yg merusak anaknya. karena anaknya tidak mengerti tanggungjawab, dan berbuat srkehendak hatinya, karena kalau sesuatu buruk terjadi padanya, ibunya akan membelanya dan membalas orang orang yg berbuat buruk pada anaknya, tidak peduli dan tidak mau dengar kalau kesalahan terbesar adalah pada anaknya, sehingga ia mendapat perlakuan buruk.
Memyr 67
bintang nggak sadar diri. melangkah menuju keclakaannya sendiri. membantah ibu dan calon suami dengan alasan, yg menurut pikirannya sendiri, baik. dan bodo amat dengan alasan orang lain yg juga ingin bintang baik baik saja.
Memyr 67
ternyata bintang juga bodoh. bodigadkan harus melaporkan semua kejadian penyerangan terhadap orang yg disuruh jaga ke tuannya. ngapain kesel? joni ma dadang, lapor ke regan. bener kata stella, bintang itu cewek udik.
Memyr 67
stella bodoh, terlalu sombong untuk mecari tau, wanita seperti apa bintang. jadinya gagal maning gagal maning.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!