NovelToon NovelToon
Kamu Milikku

Kamu Milikku

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Cintapertama
Popularitas:27.4k
Nilai: 5
Nama Author: Karinakarin

Hidupku yang sudah sulit ini,berubah menjadi lebih sulit karena menikah dengan seorang pria yang bahkan aku sendiri tidak tau laki_laki seperti apa,dia.

Pernikahan yang tidak aku harapkan.kurasa,ini juga pernikahan yang tidak di inginkan oleh laki_laki itu juga.

Mungkinkah aku harus menjalani kehidupan ini sebagai seorang istri? atau, hubungan ini akan berakhir dengan perceraian.itu artinya,aku akan menyandang gelar sebagai janda!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Karinakarin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 18

"Anggun,kenapa kamu diam saja.biasanya kamu sangat ramah sekali.kenapa sekarang jadi dingin seperti ini"

Ucapan Dani barusan membuat anggun sadar bahwa ternyata dirinya tidak jauh berbeda dengan sean.sikapnya yang saat ini menunjukan ketidaknyamanannya ketika bersama dengan laki-laki yang tidak dia inginkan.sama persis dengan sikap Sean kepada dirinya.sikap dingin ketika bersanding dengan wanita yang tidak sean inginkan juga.

"Sekarang aku mengerti,sikapnya yang selama ini dingin dan tidak peduli padaku itu ternyata wajar.aku saja bisa bersikap seperti itu pada laki-laki yang saat ini di sampingku. aku yang ramah mendadak acuh begitu bersama dengan laki- laki yang tidak aku cintai.jadi seperti ini yang sean rasakan saat bersama ku.dia pasti merasa risih dan tidak nyaman juga,"ucap anggun dalam hatinya.

"Anggun!apakah tidak ada perasaan sedikitpun padamu terhadap ku?"Dani tiba tiba menggenggam tangan anggun.

Anggun lalu menepis tangan Dani dan mengambil jarak darinya.

"Mas dani tahu kan kalo saya sudah menikah!sikapmu membuat saya tidak nyaman mas.kamu mengganggu wanita yang sudah bersuami.yang mas lakukan itu salah."

"Tapi aku sudah terlanjur mencintai kamu.aku yang lebih dulu mencintai kamu.kenapa kamu malah menikah dengan laki-laki lain.kenapa nggun!"

Anggun menarik tangan Dani untuk bicara di luar saja,agar suaranya tidak mengganggu zova yang sedang tidur.

"Mas,tolong jangan bodoh!wanita tidak hanya satu.mas Dani laki-laki yang baik.pastinya juga akan mendapatkan wanita yang baik.tentunya wanita yang mencintai mas juga,"anggun mencoba membuat dani sadar akan perbuatannya.

"Aku tidak ingin wanita lain.aku hanya ingin kamu!"

"Itu tidak mungkin,mas.aku sudah punya suami,dan aku sangat mencintai dia!"Anggun tidak tahu lagi harus memberitahunya dengan cara apa.

"Pergilah dari sini,mas.dan berhenti mencintai aku!"

Anggun kembali masuk ke ruang rawat zova,meninggalkan dani yang masih berdiri di depan pintu.

"Siapa sebenarnya laki-laki yang sudah menikahi anggun.apakah dia laki-laki yang kemarin bertemu denganku di bar.siapapun dia ,aku harus memberinya pelajaran,"fikir Dani yang terbesit sebuah rencana.

Sore harinya,Sean kembali datang ke rumah sakit untuk menjemput anggun.meski sebenarnya, Sean tidak ingin terlalu jauh untuk tahu urusan anggun.tidak ingin terlalu dekat juga dengannya.yang Sean lakukan saat ini,tidak lain hanya untuk menjaga nama baiknya sendiri serta nama baik keluarganya.ibunya anggun sudah terlanjur mengira bahwa Sean adalah laki-laki yang baik dan bertanggung jawab.maka dari itu,Sean hanya melanjutkan permainannya bersama anggun.

"Itu pasti suaminya anggun,"gumam Dani ketika melihat Sean yang baru saja masuk ke ruang rawat zova.

Dani terus mengawasi,agar tahu siapa laki-laki yang sudah menikahi anggun.hingga ahirnya Dani melihat anggun yang saat ini keluar dari ruang rawat zova bersama dengan Sean.

"Jadi benar ,dia orangnya.dari penampilannya sudah di pastikan kalo dia dari kalangan orang berada.apa karna dia lebih kaya dariku,sehingga anggun lebih memilihnya?"Dani yang hanya menebak nebak.

Saat tiba di rumah.sean mengingatkan pada anggun kembali,bahwa sikap baiknya itu hanya sebatas drama saat di depan ibunya.tidak lebih,karna Sean memang tidak mempunyai perasaan apapun pada anggun.

"belakangan ini kita sering bareng.tapi jangan lupa.kalo ini semua cuma pura-pura.jangan terbawa perasaan apapun.karna aku tidak akan bisa mencintai mu!"

"Jangan kuatir.aku mengerti kok.aku tahu bagaimana rasanya jika bersama dengan orang yang tidak kita harapkan.aku tidak akan membuatmu terbebani karna kepura-puraan ini."

Anggun lalu turun ke lantai bawah.berusaha menepis perasaanya yang sedikit perih ketika Sean kembali mengatakan jika sean tidak akan pernah mencintai nya.bukan yang pertama kali, Sean sudah sering mengatakan hal serupa.tapi entah kenapa,ucapanya kali ini mampu menggores hati anggun.

"Aku tidak mungkin mencintainya secepat ini kan.aku memang pernah mengatakan bahwa mungkin saja suatu saat nanti aku akan mencintainya.tapi kenapa harus secepat ini!apa yang membuatku menyukai laki-laki yang tidak peduli padaku.laki-laki yang tidak mengharapkan diriku.tidak,aku tidak boleh menunjukan perasaan ini padanya.dia pasti akan semakin jijik dan tidak nyaman jika tau ternyata aku menaruh hati padanya,"fikir anggun yang kini tengah berdiri di pinggir kolam.melihat bayangannya sendiri di dalam air sana.

Saat ini,mata anggun tertuju pada Yoona yang duduk di lantai tanpa alas,terlihat sedang mengerjakan sesuatu di depan laptop nya.

Anggun lalu pergi ke dapur.mencari buncis dan telur asin untuk di jadikan cemilan kesukaan adik iparnya itu.

Tidak butuh waktu lama untuk membuatnya.anggun kembali berjalan mendekati Yoona dengan membawa satu piring buncis telur asin krispi.

"Kira- kira,dia bisa diajak bicara serius ga,ya?secara,dia kan tidak suka dengan ku,"ucap anggun dalam hatinya.

"emmm,cemilan ini emang enak banget ya ternyata!"ucap anggun sembari meletakan piring tersebut di meja.

Yoona melirik ke arah piring tersebut.lalu tangannya berusaha mengambil cemilan yang ada di dalam piring.namum ,tiba- tiba,anggun menarik kembali piring itu.

"Kalo mau,kamu harus jawab pertanyaan aku dulu.gimana?"

"Apaan sih harus pake soal segala!"

"Ya mau atau engga? kalo ga mau aku bawa lagi nih cemilanya."

Demi cemilan kesukaan nya itu.yoona bersedia menjawab pertanyaan dari anggun.

"Kamu pasti tau kan,wanita bernama leana itu?"

Yoona menatap anggun dengan heran,lalu berkata,"kenapa kamu menanyakan seseorang yang sudah pergi.kak Sean tidak suka siapapun membahas soal masa lalunya,"

"Dia pergi kemana?apakah dia tidak tau ada laki-laki yang sangat mencintai nya dengan begitu hebat!"

"Apa maksudmu?dia pergi karna tuhan memanggilnya lebih dulu!"

Jawaban dari Yoona cukup membuat anggun terkejut lantaran wanita yang Sean cintai itu rupanya sudah tiada.anggun sempat berfikir mungkin saja wanita bernama leana itu pergi ke luar negri atau menikah dengan orang lain.tapi ternyata di luar dugaannya.

"Kalo boleh tau,dia meninggal karena apa?"

"Kecelakaan mobil saat perjalanan menuju lokasi dimana kak Sean dan kak Lea akan melakukan foto prewedding!"

"Ternyata sudah sejauh itu hubungan mereka.wajar saja jika Sean belum bisa melupakannya sampai saat ini,"ucap anggun dalam hatinya.

"Udah sini!aku ga mau menjawab apapun lagi,"Yoona dengan cepat mengambil piring berisi cemilan kesukaannya itu dari tangan anggun yang saat ini tengah lengah.

Anggun lalu pergi meninggalkan yoona.masih tidak menyangka dengan apa yang dia dengar barusan.

"Anggun!"Jihan menepuk pundak anggun dari belakang.

"Kamu sedang aja sendirian di halaman belakang?mikirin sesuatu ya!pasti soal Sean,kan.cerita sama mama, siapa tahu mama bisa bantu."

"Apa enggak papa kalo aku menanyakan soal wanita itu pada mama,"fikir anggun menatap mertuanya dengan ragu.

Anggun lalu memberanikan diri untuk menanyakan pertanyaan yang Kini menumpuk di pikirannya.

Jihan tidak keberatan menceritakan masa lalu putranya.jihan berfikir bahwa anggun berhak tahu masalah ini.masalah yang sampai sekarang membuat anaknya tidak tertarik dengan wanita manapun.

Jihan menceritakan pada anggun, bahwa Sean sudah mengenal leana sejak kecil.mulai dari awal saat berada di bimba sampai lulus pendidikan,mereka sudah selalu bersama.hingga ahirnya mereka tumbuh menjadi remaja dan berjanji untuk menikah ketika dewasa nanti.janji itupun mereka tepati.pertunangan sudah terlaksana.hanya tinggal menunggu hari dimana mereka akan bersama dalam ikatan pernikahan.tapi sayangnya,takdir berkata lain.tuhan mengambil leana lebih dulu.

"Kamu tau!,betapa histeris nya Sean begitu tau leana meninggal?dia seperti orang gila.setiap hari selalu datang ke makam kekasihnya dengan keadaan kaki yang patah tulang.kepala yang masih di perban karena luka yang masih basah.dia tidak peduli keadaanya saat itu.dia hanya ingin leana kembali.sean sempat ingin bunuh diri karena merasa bersalah atas kepergian leana.andai saat itu dia lebih berhati-hati saat mengendarai mobilnya.kecelakaan itu pasti tidak akan terjadi.sean berkali-kali menyalahkan dirinya terus menerus.sean sempat menjalani pengobatan ke psikiater beberapa bulan.sampai ahirnya dia perlahan mulai menerima keadaan dan takdir.sean masih berusaha melupakan masa lalunya sampai saat ini.namun,bayangan saat bersama leana tidak bisa hilang dengan mudah.seolah sudah melekat di pikirannya."

Jihan bercerita dengan diiringi tangisan karna mengingat kejadian tiga tahun lalu.

"Anggun,tolong bersabar ya.mungkin ini berat untuk kamu memiliki suami seperti sean.tapi mama mohon ,bantu Sean agar melupakan masalalunya.bantu Sean untuk mengobati luka di masa lalunya."

"Apa aku bisa melakukanya?bahkan sejauh ini,tidak ada sedikitpun perubahan sikapnya terhadapku,"fikir anggun sejenak.

*mohon untuk selalu tinggalkan jejak like dan komen ya, like dan komen yang kalian berikan sangat berarti bagi author.terimakasih*.

1
Trisna Wati
Luar biasa
Agus Irawan
Alur yang menarik ♥️
Novan Novansyah
lanjut KK karyanya bagus tapi saran saya buat lah sekali update 4 sampai 5 bab biar agak seru baca nya
Karinakarin: di tunggu ya kak.
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!