Benua Abadi bukanlah tempat yang hangat, banyak kekerasan hingga pembunuhan dimana, tanpa ada peraturan bagi mereka yang kuat dan bagi yang lemah hanya bisa tunduk.
Bercerita tentang seorang generasi muda dari Klan Yuan bernama Yuan Feng, ia tidak begitu menonjol namun dalam beberapa bulan terakhir ia tampil menonjol.
Tidak ada yang tahu bahwa Yuan Feng yang sekarang ada seorang pria dewasa dari zaman modern yang mati karena kecelakaan dan akhirnya jiwanya berpindah kedalam tubuh Yuan Feng.
Yuan Feng yang baru kini menemukan sebuah buku berwarna merah dan buku itu memiliki nama Seni Setan Surgawi.
Dengan bantuan Seni Setan Surgawi Yuan Feng dengan cepat menjadi semakin kuat dan menonjol didalam Klan Yuan.
Yuan Feng kemudian bertekad untuk menjadi ahli yang sangat kuat dengan banyak peri secantik giok disisinya.
Saksikanlah perjalanan Yuan Feng untuk menjadi ahli yang sangat kuat!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fam Vi Reisten, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Meng Zhu Yang Mempesona
Setelah beberapa hari mereka akhirnya sampai di Kota Abadi Kayu, kota ini beberapa kali lebih besar dari Kota Abadi Ju dan bahkan bangunannya cukup kokoh.
Pantas saja disebut salah satu dari tiga kota utama yang ada di Prefektur Kuning! mungkin di kota ini akan ada lebih banyak sumber daya!
Tidak heran Ranah Spirit Profound mudah ditemukan dimana-mana jika berada di Kota Abadi Ju mungkin sudah menjadi seorang Penatua.
Namun di Kota Abadi Kayu Ranah Spirit Profound hanyalah kekuatan menengah saja dan bukan inti dari suatu Klan.
Saat ini mereka sampai di Paviliun Bunga Persik dan seorang gadis cantik sudah menunggu kedatangan mereka.
"Adik kelima bagaimana kabarmu?" Tanya Putri Pedang Ketiga dengan wajah kawathir.
Meng Zhu menghela nafas "Adik baik-baik saja kakak namun masalahnya cukup rumit dan untungnya adik dibantu oleh Kakak Feng"
"Kakak Feng?" Putri Pedang Bunga Ketiga terkejut dan segera melihat empat orang bertopeng dengan aura yang kuat.
Niat membunuh mereka berempat cukup sulit ditutupi dan segera membuat Meng Shi waspada "Adik apa mereka dapat dipercaya?"
"Kakak Feng sudah menyelamatkanku dari Pemimpin Bandit Elang Hitam dan bahkan pemimpin itu dibunuh oleh Kakak Feng tanpa cidera" Meng Zhu sedikit mendeskripsikan kekuatan Yuan Feng.
Yuan Feng tersenyum ramah, Meng Shi sedikit ketakutan saat aura Yuan Feng terhempas kearahnya dan segera membawa masuk Meng Zhu.
Yuan Feng bersama rombongannya menjadi tamu Paviliun Bunga Persik dan kini mereka memasuki kamar yang sudah disiapkan.
Sementara itu di aula bunga persik beberapa gadis cantik sangat marah "Sekte Pedang Giok Sejati kalian benar-benar baik!"
"Master Paviliun kita harus membalas atas perbuatan mereka!" Tegas seorang Penatua dengan wajah jelek dan marah.
Master Paviliun Bunga Persik hanya menghela nafas "Kekuatan kita berada jauh dibawah Sekte Pedang Giok Sejati ditambah lagi ada bantuan dari Tuan Prefektur bukan?"
"Kalian 5 Putri Pedang Bunga Persik dan 5 Penatua ditambah denganku bukankah hanya menyerahkan hidup kita?" Master Paviliun benar-benar sangat sakit kepala sekarang.
Padahal Paviliun Bunga Persik mereka sangat kuat, ada 11 Ranah Earth Profound tapi mengapa harus ditekan sedemikian rupa?
Apa salah mereka? situasi ini sangat kacau dan Master Paviliun sekarang telah menghubungi sekutunya namun hanya beberapa yang menanggapinya.
"Oh ya bukankah Meng Zhu bilang ada empat ahli yang membantu kalian? seberapa kuat mereka?" Tanya Master Paviliun.
Meng Zhu tersenyum "Kakak Feng adalah yang terkuat setidaknya dapat membunuh Pemimpin Bandit Elang Hitam hanya dalam beberapa nafas"
"Untuk tiga lainnya tidak terlalu tau namun aku merasakan kekuatan mereka sangat kuat dan mungkin keempatnya berada di Ranah Earth Profound" Lanjut Meng Zhu.
Semua petinggi terkejut, bagaimana bisa ada empat ahli Ranah Earth Profound yang tidak memiliki pendukung sama sekali? mungkin jenius yang sedang mencari pengalaman.
"Adik Ketiga selalu memanggil Kakak Feng apa kamu tertarik dengannya?" Tanya Meng Yu sambil tertawa ringan.
Meng Zhu memiliki wajah memerah "T-tidak kakak! aku hanya"
"Hahaha!" Meng Yu tertawa keras saat melihat adiknya yang mulai mencintai seorang laki-laki yang baru pertama kali ditemui.
Meng Zhu Putri Pedang Bunga Pertama, kekuatannya sangat luar biasa dan merupakan jenius tiada tara.
Jika Paviliun Bunga Persik mampu bertahan sampai 1 abad mungkin akan muncul Ranah Heaven Profound! yaitu Meng Yu.
Master Paviliun tersenyum tenang "Tidak perlu malu untuk mengakuinya jika kamu menyukainya tidak apa-apa, lagian kamu tau Paviliun kita sedang kekurangan kekuatan bukan?"
Semua petinggi mengangguk jika Meng Zhu dapat membuat Yuan Feng berada di pihak Paviliun Bunga Persik maka ada 4 Ranah Earth Profound tambahan!
Setelah itu beberapa petinggi keluar hanya menyisakan Master Paviliun dan Meng Yu yang memiliki wajah dingin.
"Bagaimana menurutmu Feng itu? apa dia seorang mata-mata atau penyusup?" Tanya Master Paviliun.
Meng Yu menggelengkan kepalanya "Mustahil jika Feng mata-mata atau penyusup karena Feng membunuh seorang Pemimpin Bandit Elang Hitam yang berada di bawah kekuasaan Sekte Pedang Giok Sejati"
"Aku juga melihatnya ia memiliki cukup banyak rahasia, dalam pengelihatan mata kebenaran Feng ini cukup muda dan memiliki metode untuk membunuh Ranah Earth Profound Puncak!" Mata Meng Yu menjadi berwarna biru keputihan.
Master Paviliun terkejut "Bahkan Mata Kebenaran memperlihatkan hal ini, sungguh keberuntungan Paviliun Bunga Persik! dengan bantuannya kita setidaknya memiliki kekuatan untuk melawan Sekte Pedang Giok!"
Jika Sekte Pedang Giok Sejati memiliki 3 Master yang kuat maka Paviliun Bunga Persik hanya memiliki 2 yaitu Master Paviliun dan Meng Yu!
Keduanya sama-sama memiliki basis Ranah Earth Profound Puncak dan hanya perlu beberapa persiapan serta keberuntungan untuk menerobos Ranah Heaven Profound!
Saat ini Yuan Feng yang dengan santai meminum teh tiba-tiba pintu diketuk "Kakak Feng"
"Oh? masuklah adik Zhu" Yuan Feng membuka pintunya dan tersenyum kecil saat melihat Meng Zhu.
Meng Zhu sedikit malu namun ia harus berani, Yuan Feng terkekeh kecil "Masuklah terlebih dahulu"
"Baik Kakak Feng" Mereka berdua kemudian duduk dan Yuan Feng menuangkan teh untuk Meng Zhu.
Yuan Feng membuka topengnya dan memperlihatkan wajahnya yang tampan "Jadi mengapa adik Zhu kemari?"
Meng Zhu masih tidak percaya bahwa Yuan Feng terlihat masih sangat muda dan pikirnya ia seorang yang sudah tua namun kenyataannya masih muda!
"Emm Kakak Feng bagaimana Paviliun Bunga Persik menurut Kakak Feng?" Tanya Meng Zhu sambil meminum teh.
Yuan Feng tersenyum "Kehidupan di sini cukup baik, teratur dan semua anggota sepertinya berlatih cukup keras"
"Benar itulah yang ada di Paviliun Bunga Persik jadi bagaimana menurut Kakak Feng tentang adik Zhu?" Tanya Meng Zhu dengan wajah yang mempesona.
Yuan Feng tiba-tiba mendekati wajah Meng Zhu dan berbisik "Sangat cantik seindah giok dan sangat mempesona"
"Kakak Feng" Tiba-tiba Yuan Feng mencium bibir merah milik Meng Zhu namun Meng Zhu tidak melawan dan malah membalas ciuman Yuan Feng.
"Mhmm"
Keduanya berciuman cukup lama sampai Meng Zhu kehabisan nafas kemudian Yuan Feng melepaskannya dan tersenyum "Bibir Adik Zhu sangat manis"
"Kakak Feng!" Meng Zhu sangat malu, wajahnya cukup memerah dan nafasnya terengah-engah.
Yuan Feng merasa hal ini cukup nikmat ia kemudian memeluk Meng Zhu dan menciumi lehernya.
"Ah Kakak Feng!" Meng Zhu tidak melawan sama sekali, ia pasrah atas apa yang dilakukan oleh Yuan Feng.
Yuan Feng perlahan-lahan melepas jubah milik Meng Zhu dan tidak lama Meng Zhu kini sudah tidak menggunakan apapun.
"Zhu'er kamu sangat sexy" Yuan Feng tersenyum kemudian mencium bibir Meng Zhu dan mereka melakukan hubungan badan.
To Be Continued
Terimakasih yang sudah membaca novel saya
lanjut thorrr.....