Stella Jung gadis keturunan Indonesia Korea sangat tergila-gila kepada seorang pemuda dingin Dave Smith.
Dave Smith seorang pengusaha kafe terkenal dan memiliki banyak cabang dimana mana selalu bersikap ketus pada Stella.
Hingga Stella mengusulkan dalam 100 hari akan mengejar cinta Dave dan kalau tidak berhasil ia akan meninggalkan nya.
Namun sebelum hari ke 100 Stella mengalami kecelakaan yang membuat nya hilang ingatan.Akan kah project cinta Stella berakhir ?
Season 2 - Krystal Dastell Smith putri bungsu Dave dan Stella terobsesi dengan idola favoritnya Dylan Zhang atau dengan nama panggung Lei.Ia rela merubah penampilan nya menjadi culun demi dapat bekerja bersama Dylan.
Dylan Zhang salah satu personil boyband yang terkenal. Namun karena titah sangat kakek sehingga ia terpaksa vacum dari dunia entartainer dan menjadi CEO LY corporation.
Berhasil kah Krystal mengejar Cinta Dylan?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bunda FK, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Amnesia
Sementara itu di rumah sakit Stella sedang ditangani tim medis.Ha Joon nampak sangat khawatir ia terus saja mondar mandir menunggu dokter selesai.Tak lama kemudian dokter keluar dari ruang ICU.
" Bagaimana dok keadaan nya?" tanya Ha Joon cemas.
" Apa anda suaminya?" tanya dokter tersebut.
Sontak Ha Joon mengangguk," Saya tunangannya dok" ujar Ha Joon mengiyakan pertanyaan dokter.
" Benturan di kepala pasien cukup keras sehingga pasien hilang ingatan namun untungnya janin yang ada dalam perut nya bisa selamat,janin kalian sangat kuat ini suatu keajaiban" ucap dokter sembari menggulum senyum.
Deg!!
Ha Joon tercekat ia sangat shock mendengar bahwa Stella sedang mengandung.Namun ada rasa bahagia yang ia dengar Stella hilang ingatan berarti dia tidak akan ingat Dave.
" Boleh saya melihatnya dok?" tanya Ha Joon.
" Silahkan..ingat jangan terlalu dipaksa untuk mengingat" saran dokter.
Ha Joon pun mengangguk lalu masuk ke ruang rawat Stella.Stella yang baru dipindahkan ke ruang rawat kini terbaring lemah di atas brankar rumah sakit.
Ha Joon menghampiri Stella ia menggenggam tangan Stella.
" Kamu kenapa lebih milih pria brengsekk itu sih" ucapnya lirih.
Tak lama kemudian Stella siuman ia menengok ke sekeliling.
" Aku dimana?kamu siapa?" tanya Stella pada Ha Joon.
" Kamu nggak inget aku siapa Stell? " tanya Ha Joon.
Stella menggeleng kan kepalanya.
Ha Joon bingung harus jawab apa ia mengusap wajah nya kasar.Stella nampak berbinar kala melihat gelang yang di pakai Ha Joon gelang pasangan yang ia pakai.
" My baby bear" pekik Stella lalu memeluk Ha Joon.
Ha Joon mengerutkan keningnya, " My baby bear? " tanya Ha Joon.
" Iya, kamu cinta pertama aku, " ujar Stella tersenyum.
Ha Joon terkejut mendapat pelukan dari Stella.Seolah semesta sedang memihak kepada nya kini Ha Joon meng iya kan ucapan Stella.
" Kamu jangan dulu bangun sayang kamu harus istirahat kasian anak kita" ucap Ha Joon seraya mengusap rambut Stella.Denga terpaksa Ha Joon mengakui anak yang di kandung Stella adalah anaknya.
" Anak?apa aku hamil?" tanya Stella pada Ha Joon.
Ha Joon mengangguk,Stella pun begitu senang ia pun mengusap perutnya yang masih rata.
" Setelah kamu udah enakan kita balik ke Korea ya" ajak Ha Joon.
Kini Ha Joon tidak akan menyerah mengejar Stella karena kini keadaan sedang memihak nya. Ia ingin memanfaatkan hilang ingatannya Stella.
Ha Joon berharap Stella bisa mencintainya lambat laun.
Ha Joon ingin cepat-cepat mengajak Stella ke Korea.Ia khawatir Dave akan membuat Stella kembali mengingat nya.
Belum lagi disini banyak teman Stella yang banyak mendukung Dave.Ia takut rencananya untuk memiliki Stella hancur.Rencananya ia akan melangsungkan acara pertunangan dengan Stella disana.
Stella mengangguk,ia pun kembali membaringkan tubuhnya lalu tertidur.
Setelah kondisi Stella membaik Stella dan Ha Joon pun kembali ke Korea.
Mereka berangkat menggunakan pesawat pribadi Ha Joon.
Stella yang bingung kenapa Ha Joon seperti terburu-buru meninggalkan Indonesia.Namun ia tepis kini ia sedang merangkul mesra Ha Joon di dalam pesawat pribadi Ha Joon.
Di sisi lain Dave nampak hancur hidup nya seolah hampa.Tidak ada lagi makanan enak yang menemaninya berkerja.Tidak ada celoteh manja dari gadis yang sangat ia cintai.Tidak ada lagi suara indah yang mengisi hari-harinya kembali kelabu.
Lagu yang sedang didengar Dave kini seolah ungkapan hatinya saat ini.
***Dahulu kau mencintaiku
Dahulu kau menginginkanku
Meskipun tak pernah ada jawabku
Tak berniat kau tinggalkan aku
… Sekarang kau pergi menjauh
Sekarang kau tinggalkan aku
Di saat ku mulai mengharapkanmu
Dan kumohon, maafkan aku
… Aku menyesal t'lah membuatmu menangis
Dan biarkan memilih yang lain
Tapi jangan pernah kau dustai takdirmu
Pasti itu terbaik untukmu
… Janganlah lagi kau mengingatku kembali
Aku bukanlah untukmu
Meski ku memohon dan meminta hatimu
Jangan pernah tinggalkan dirinya
Untuk diriku***
Sepenggal lirik lagu aku menyesal telah membuat mu menangis milik Rossa.
Dave pun kini menitikkan air matanya,segala kenangan nya bersama Stella terus menghampiri nya.Perkataan Dave yang mengatakan tidak akan mencintai Stella seolah kini ia sesali.Jonas dan Lexy yang melihat Dave si kulkas seperti ini ikut sedih melihatnya.Terlebih Jonas yang selalu menyumpahi nya.
" *Dave kita kayak lagi prewedding ya".
" Dave kamu suka nggak? "
" Dave aku buatin makanan kesukaan kamu"
" Dave.. Dave.. Dave*"
Suara cempreng Stella seolah sedang mengisi pikiran Dave saat ini membuat Dave semakin frustasi.
" Gimana ini?gue denger Stella balik ke Korea sama cowok sipit itu" bisik Jonas kepada Lexy.
" Kenapa gue ngerasa ada yang gak beres" sahut Lexy pelan.
" Gue juga, kayak nya ada sesuatu " ujar Jonas.
" Nanti gue coba Keenan cari tau tentang Stella dia kan gampang banget cari tau apapun, " seloroh Lexy.
" Iya lah secara dia mah Sultan, " sambung Jonas lalu terkekeh.
Dave yang biasanya nampak cool dan tampan kini nampak acak-acakan.
" Beliin gue seblak sama cilok yang pedes" ucap Dave yang kini sudah ada disamping kedua sahabatnya dengan bibir yang mengerucut.
Sontak Lexy dan Jonas tercengang mendengar permintaan aneh dari Dave.Jonas merasa kan hawa tidak enak saat melihat tatapan mata Dave tertuju pada nya.
" Gue mau elo yang beliin Jo" sahut nya lagi.
Jonas mengernyitkan dahinya ia seperti merasa de Javu ia seperti pernah merasakan hal ini namun ia lupa dimana.
" Kenapa jadi kayak si bangkee.. lama-lama gue buka jasa kurir" ujar Jonas berdecak sebal.Ia kini ingat Keenan pernah meminta hal yang sama padanya saat ngidam.
" Cepetan jangan lupa beliin Boba juga yang disebrang ya" teriak Dave saat melihat Jonas yang melenggang pergi dengan malas.
Jonas hanya menjawab dengan lambaian tangan.
Lexy menatap ke arah Dave dengan tatapan aneh," Lo gak pengen deket-deket gue juga kan?' tanya nya ketakutan. Pasalnya Keenan saat ngidam ingin terus didekat Lexy ia geli kalau sampai si kulkas pun sama seperti itu.
" Enak aja gue masih normal" pekiknya sembari memukul Lexy dengan majalah.
" Kali aja lo juga ngidam" ujar Lexy dengan santai.
Deg!!
Dave terkejut mendengar perkataan Lexy pasalnya ia selalu melakukan nya dengan Stella bahkan ia tidak pernah melihat Stella datang bulan.
Apakah Stella kini sedang mengandung anak nya? Namun kalau benar ia kenapa ia meninggal kan nya? Begitu banyak pertanyaan ada di benak Dave kini.
Begitu pun Lexy, ia semakin yakin Dave kini sedang ngidam.Berarti Stella kini sedang hamil, namun mengapa Stella pergi meninggalkan Dave bukannya meminta pertanggungjawaban.
Tapi tunggu berarti Dave pernah meniduri Stella, Lexy pun menepuk pundak Dave dengan keras membuat Dave meringis kesakitan.
" Lo pernah tidur sama Stella ya? " tanya Lexy ambigu.
Dave terkejut, " Kenapa emangnya? "
" Lo kayak lagi ngidam Dave, gue inget si bangkee pernah kayak lo gini waktu itu, " jelas Lexy.
Dave pun terdiam tak bergeming ia takut di ceramahi oleh Lexy.