AILEEN LOVATA
seorang gadis yang cerdik dan memiliki prinsip hidup yang tinggi yaitu:
"jika bisa yang mudah kenapa harus pilih yang sulit."
itulah prinsip hidup yang dijunjung tinggi oleh seorang Aileen.
aileen juga memiliki sejuta misteri di balik sikap tenangnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitria ardila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 17
Aileen memilih menutup matanya dari pada mendengarkan ucapan tak berfaedah dari suaminya itu.
melihat Aileen yang menutup matanya membuat Zafir terdiam.
tiba tiba dia tersenyum dan membawa istrinya itu kedalam pelukannya.
Aileen yang belum tidur pun merasakan hangatnya sebuah pelukan.
ehh tunggu dulu!! rasanya Aileen melupakan sesuatu,tapi apa ya?
Aileen kembali membuka matanya dan ternyata Zafir masih memandangi nya .
"ada apa?"
"kucing kucing ku mana?"tanya Aileen yang mengingat kedua kesayangan nya.
"dia ada di lantai bawah ,ada tempat khusus untuk kedua kucing itu."kata Zafir sambil mengeratkan pelukannya.
"apakah kau yakin mereka tak akan terluka?"
"iya ,tempat itu aman kok buat mereka."Zafir mencoba sabar .
"tapi…"
"sudahlah Aileen ,mereka baik baik saja lebih baik sekarang kita tidur bukankah kamu yang bilang kalau kamu letih."
tanpa menjawab lagi Aileen pun menutup matanya dan membalas pelukan Zafir.
rasanya sebuah pelukan ini sudah lama tidak ia rasakan sehingga rasa nyaman itu langsung ia rasakan.
zafir tersenyum melihat Aileen.
.
.
.
di sebuah ruangan yang tak terlalu terang seorang laki laki yang telah berumur 50 tahun duduk terdiam di singgasana nya.
matanya menutup mencoba meredakan rasa sakit dihatinya.
maaf??
apakah kata itu masih bisa ia katakan??rasanya ia terlalu malu untuk mengatakan itu setelah semua yang ia lakukan pada nya.
gleekk
laki laki itu kembali meneguk minuman haram itu entah gelas yang keberapa yang masuk ke kerongkongan nya.
apakah itu mempengaruhi kesehatannya??
ya jelas ,bahkan entah berapa kali ia masuk rumah sakit selama sebulan ini.
tapi untuk meredakan rasa bersalah yang ada di dalam hatinya hanya itu yang dapat ia lakukan.
tiba tiba air mata mengalir dari kelopak matanya.
prang
gelas yang ada ditangannya jatuh begitu saja ,laki laki itu menyugar rambutnya kasar.
"maafkan ayah nak."setelah mengatakan itu ia pun tak sadarkan diri.
.
.
.
zafran memegang dada kirinya yang masih terasa sakit.
brukk brukk
zafran memukul dada nya karena rasa sakit itu belum juga hilang dadanya ditambah lagi rasa sesak yang terus ia rasakan.
"kenapa kamu begitu bodoh zafran,kau memilih sebuah sampah dari pada berlian yang jelas jelas ada di genggaman mu."kata zafran pada dirinya sendiri.
air mata terus mengalir di pipinya dan itu semua karena kebodohannya sendiri.
.
.
.
sambil menutup mulutnya agar tidak mengeluarkan suara gadis kecil itu berjongkok di belakang gudang itu dengan tangis yang tetap mengalir di pipinya.
dari arah luar gadis itu dapat melihat apa yang saja yang terjadi di dalam.
tubuh gadis itu bergetar hebat melihat apa yang terjadi didalam gudang itu.
'ya tuhan ,tolong kami.'lirih gadis itu dalam hati dengan air mata yang tambah deras mengalir.
*jika aku tidak bisa memiliki mu maka tidak ada seorang pun yang akan memiliki mu.*
dorrrr
"MAMA."pekik gadis itu dari luar gudang.
orang orang yang ada diluar gudang itu langsung mengalihkan pandangannya ke arah sumber suara.
"tangkap gadis kecil itu."titah seseorang yang menggenggam sebuah pistol.
dengan cepat gadis itu berlari ke sembarang arah.
gadis kecil itu pun memilih memasuki hutan agar orang orang kesulitan menangkapnya.
dengan luka pada kakinya gadis itu tetap berlari tak tentu arah.
"Aileen ,Aileen bangunn."
.
.
.
bersambung
jangan lupa like and vote ya 😉😉
salam hangat dari author 😘😘😘😘